27 research outputs found
STUDI PENERAPAN DESAIN EKSPERIMENTAL FAKTORIAL UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap rendahnya kualitas produk paving blok, menganalisa sejauh mana pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap kualitas produk paving blok, dan menentukan komposisi material yang paling optimal berdasarkan desain eksperimental faktorial.\ud
Pada penelitian ini digunakan metode desain ekperimental faktorial dengan tiga faktor utama yaitu faktor perlakuan terhadap material pasir dengan tiga level, faktor proses pengeringan dengan dua level, dan komposisi perbandingan material semen, pasir dan agregat tambahan berupa abu batu (abu cipping) dengan lima level.\ud
Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh kekuatan tekan rata-rata yang optimal dan ekonomis dari paving blok adalah : Untuk kualitas A adalah 470,82 KN, untuk kualitas B adalah 350,76, untuk kualitas C adalah 250,02 KN dan utuk kualitas D adalah 150,46 KN,semua kekuatan tekan rata-rata tersebut lebih besar dibandingkan dengan kekuatan tekan rata-rata yang telah distandarkan oleh SNI tentang kualitas paving blok
PENERAPAN TELAAH METODE KERJA DAN ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS KERJA MASYARAKAT PENGRAJIN BATU BATA
Produktivitas merupakan perbandingan (rasio) antara output per-inputnya. Peningkatan produktivitas diperlukan perancangan metode kerja yang baik meliputi, pengukuran waktu kerja yang akhirnya digunakan untuk menghitung waktu standar, output standar, dan lain-lain. Dalam penelitian ini mencoba menelaah metode kerja pada operator pembuatan batu bata sehingga natinya produktivitasnya semakin meningkat, dari hasil,pengambilan data dapat diperoleh waktu kerja operator yang terjadi saat ini, kemudian membuat metode kerja yang baik melalui pemetaan alur kerja yang efektif dan efisien serta memperbaikai gerakan-gerakan yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ergonomis, sehingga dapat meningkatkan produktivitasd kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengukuran langsung dengan jam, kemudian melakukan uji keseragam data.\ud
Dengan meredesain ulang penempatan alat/bahan percetakan serta sikap kerja, maka alur lintasan aliran bahan serta gerakan-gerakan operator lebih efektif dan efisien didapatkan waktu kerja yang lebih singkat ??? 1,06 detik, dari 12,11 detik menjadi 11,05 detik. Serta dapat meningkatkan produktivitas batubata dari 1,466 unit/hari menjadi 1.600 unit/hari atau prosentase 8,4%. Di mana waktu kerja yang diperoleh lebih singkat ??? 1,06 detik, dari 12,11 detik menjadi 11,05 detik
Sosialisasi Bahaya Abrasi Pantai dan Sampah Laut (Marine Debris)
Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Hasanuddin Gelombang 108 adalah KKN yang dilaksanakan pada 27 Juni 2022 hingga 20 Agustus 2022 dalam rangka optimalisasi peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat sesuai tridarma perguruan tinggi. Sistem KKN periode ini kembali dilaksanakan secara luring. Untuk wilayah Takalar 3 di Kecamatan Galesong Selatan Khusunya Takalar 12, memiliki satu tema yaitu masalah mitigasi bencana abrasi pantai. Setelah melakukan observasi, terdapat problematika yang dihadapi masyarakat di lokasi KKN, yakni kurangnya edukasi kepada anak terkait masalah bencana abrasi pantai padahal lokasi Desa secara geografis sangat dekat dari daerah pesisir yang rawan akan bencana abrasi pantai. Permasalahan ini dinilai cukup krusial sehingga dirasa perlu untuk ditemukan cara untuk mengatasinya. Atas dasar itulah, dibentuk program kerja “Sosialisasi Bahaya Abrasi Pantai dan Sampah Laut (Marine Debris) di kelas IV SDN Inpres No. 146 Bontokanang Desa Kalebentang. Kegiatan ini ditujukan sebagai bentuk pengabdian terhadap problematika yang dihadapi anak terkait peningkatan pengetahuan bencana abrasi pantai
PENERAPAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT PADA PROSES PERANCANGAN PRODUK MARKISA DI KABUPATEN TANA TORAJA
Kabupaten Tana Toraja adalah daerah penghasil buah markisa terbesar setelah Malino di Kabupaten Gowa. Buah markisa yang terdapat di Kabupaten Tana Toraja jumlah dan kualitasnya tidak kalah dengan markisa dari Malino sehingga sangat cocok dikembangkan industri rumah tangga di daerah tersebut. Penelitian ini membahaas tentang salah satu home industri yang terdapat di Tana Toraja. Pabrik ini merupakan industri rumah tangga yang bergerak dibidang pembuatan sirup markisa. Pangsa pasar sirup markisa yang diproduksi oleh perusahaan ini masih sangat rendah dan terbatas pemasarannya, ini disebabkan oleh sistem pembuatan produk tersebut belum memperhatikan keinginan dari konsuimen, hal tersebut tentu saja sangat menyulitkan perusahaan tersebut untuk berkembang, oleh karena itu penelitian ini mencoba untuk mengintegrasikan suiara konsumen ke dalam perancangan produk markisa melalui quisioner.\ud
Metode yang dapat mengintegrasikan antara suara konsumen dengan produk yang akan dibuat adalah metode QFD (Quality Function Deployment) dimana metode tersebut manjabarkan fungsi-fungsi kualitas dalam penegembangan suatru produk tanpa melupakan keinginan pelanggan/masyarakat.\ud
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan pada salah satu pabrik markisa diperoleh kesimpilan bahwa terdapat perbedaan persepsi antara pihak manajemen persahaan dan kunsumen mngenai perancangan karakteristik kualitas produk sirup markisa
ARABICA COFFEE PRODUCTIVITY IMPROVEMENT STRATEGY WITH VALUE CHAIN ANALYSIS APPROACH (CASE STUDY: SAPAN VILLAGE, NORTH TORAJA
Coffee is a farm commodity that has an important role in economic activities in Indonesia. The Indonesian coffee sector is dominated by small producers. North Toraja Regency, including in Sapan Village, is known as a producer of high quality coffee but low production. This study aims to examine the strategy of increasing coffee productivity in Sapan Village using value chain analysis. Data were collected through observation and interviews with cultivators in the value chain. This study shows that the productivity of coffee produced is still relatively low. The basic cause of low coffee productivity is that cultivation techniques are not good because information on good agriculture practices is still limited and there is a thought that the selling price of coffee is still low. To increase productivity, farmers need the role of the government. Farmers need counseling on coffee cultivation techniques that are in accordance with the application of GAP and price transparency from the government. If farmers have applied coffee cultivation techniques well, coffee productivity will increase so that farmers' income will also increase
ANALYSIS OF CONTINUOUS QUALITY IMPROVEMENT USING WASTE ASSESSMENT MODEL AND DEMING CYCLE METHOD (STUDY CASE: TAPIOCA STARCH MANUFACTURING)
This study explains what waste occurs in the manufacturing industry, where there are 7 wastes, namely excess production, waiting time, unnecessary transportation, excessive processes, excess inventory, unnecessary movements, and defective products. As a result of this waste, the company has lost an output of 46 tons in 1 semester. The purpose of this research is to find out the critical waste and the source of the waste that occurs in the manufacturing industry and then reduce the waste using the waste assessment model and the deming cycle method. The method used to identify waste is the waste assessment model. The waste assessment model consists of 2 stages, namely the waste relationship matrix to determine the relationship between waste and a waste assessment questionnaire to identify the causes of waste. The results of this study obtained critical waste from 7 wastes, namely defect waste with a percentage of 27.94% and the cause of the waste is the frequency of machine breakdowns that occur in area 2 production. It can be concluded that the critical waste in this research is defect waste that originates from engine damage in the production area and within a quarter the waste has been eliminated so that it can maximize the production process
ANALYSIS OF FACTORS INFLUENCING THE USAGE OF MYTELKOMSEL APPLICATION IN MAKASSAR
This study aims to analyze factors influencing the usage of MyTelkomsel application based on Technology Acceptance Model (TAM) theory. Data are collected using offline questionnaires distributed to MyTelkomsel application users in Makassar region and its surrounding areas. Data analysis is performed using multiple linear regression after conducting tests for validity, reliability, and classical assumptions. The results of the F-test indicate that overall, all variables collectively influence the usage variable. The results of the partial t-test show that trust, habit, perceived usefulness, and attitude are proven to be influential factors in the usage of MyTelkomsel application, while perceived ease of use and subjective norm do not have a significant impact. This study obtains an adjusted R-Square of 0.577, indicating that the examined factors can explain approximately 57.7% of the variation in the usage of MyTelkomsel application
Controlling Unmanned Surface Vehicle Rocket using GPS Tracking Method
An unmanned surface vehicle (USV) is
operated on the water surface for specific purposes. USV can be used in waters
that cannot be entered by crewed boats, such as environments with high levels
of threat or that are contaminated by nuclear, biological, or chemical waste.
USVs can also be used for surveys in shallow waters, escorting military
weapons, collecting environmental data, and coordinating with other underwater
vehicles such as automated underwater vehicles. This study designs and develops
simple USV rockets for maneuvering on the water surface. First, a simple USV
system is designed. Next, mechanical and electronic components are selected,
and the control program is implemented using the Arduino Mega 2560
microcontroller. Finally, the USV motion kinematics are analyzed, rocket thrust
force is tested, and torque generated by the electric ducted fan (EDF) motor is
measured. Ultimately, a rocket system with weight of 3920 g and length, width,
and height of 720 mm, 500 mm, and 420 mm, respectively, is developed. The USV
rocket is driven by an EDF motor with voltage and current of 1600 kV and 160 A,
respectively, an electronic speed control, 6X Turnigy FHSS remote control, and
two 18.5 V Li-Po 5500 mAh batteries as a power source. The USV has a maximum
thrust of 40.7 N with torque of 1.41 Nm. Kinematics parameters such as angular
acceleration and linear acceleration were also determined
Implementasi Metode Triz Terhadap Peningkatan Kualitas Proses Roasting Kopi Pada UMKM Di Makassar
Anoa coffee merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengolahan dan produksi kopi yang berlokasi dikota makassar. Tingginya jumlah peminat kopi dan menjamurnya usaha coffeeshop dimakasssar menjadikan peluang yang sangat baik untuk penjualan produk dari anoa coffee yang mampu memproduksi 50kg-70kg kopi/hari. Dalam menjaga kualitas produk kopi dibutuhkan pengawasan yang ketat dalam setiap prosesnya sehingga dapat terhindar dari kecacatan produk, dengan pengawasan yang ketat dapat membantu dalam menerapkan standar kualitas dalam setiap proses produksi. Metode TRIZ telah menjadi metode yang dapat diandalkan untuk mencapai inovasi yang sistematis dan membantu menghindari proses yang tidak efisien dalam memecahkan masalah, dalam tren terbarunya metode TRIZ diientregasikan dengan metode lainnya untuk memperkuat proses pemecahan masalah. Metode New Seven Tools bersifat mendifinisikan masalah dengan data herbal dan mengumpulkan ide serta memformulasikan rencana, metode ini digunakan untuk mengendalikan dan memperbaiki kualitas produk suatu perusahaan pada jumlah produk cacat setiap produksinya dapat berkurang terdapat tiga jenis kecacatan dalam proses roasting, yaitu biji kopi terbuang atau tidak matang, biji kopi pecah atau berlubang, dan biji kopi hitam atau hangus. Penyebab kecacatan kopi dalam proses roasting dapat dipengaruhi beberapa hal seperti manusia, material, mesin, metode dan lingkungan. Penerapan TRIZ menghasilkan kontradiksi-kontradiksi dalam proses roasting berdasarkan jenis kecacatan biji kopi, dari kontradiksi-kontradiksi tersebut menghasilkan rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh metode TRIZ seperti penambahan pasak pada silinder, pemberian pelumas pada bearing, persediaan cadangan bearing, menyediakan alat sortir otomatis, penambahan Batangan plastik pada mixer, jadwal monitoring perbaikan mixer, perubahan volume saluran exhaust, dan membersihkan saluran exhaust.
Kata kunci: UMKM, TRIZ, New Seven Tools, Peningkatan Kualita
