1,720,981 research outputs found

    Kontrol PID untuk Pengaturan Putaran Penjatah Pupuk Granular Dosis Variabel

    No full text
    Variable Rate Applicator (VRA) merupakan salah satu komponen penting pada aplikasi\ud pertanian presisi. Aplikator ini mampu memberikan perubahan dosis aplikasi yang\ud fleksibel dengan perubahan secara cepat. Mesin pemupuk yang umum digunakan saat ini\ud adalah untuk aplikasi dengan dosis seragam, sehingga tidak fleksibel untuk perubahan\ud dosis. Selain itu sumber penggeraknya berasal dari PTO traktor, sehingga laju keluaran\ud pupuk dipengaruhi oleh kecepatan enjin. Penjatahan yang presisi dapat diperoleh dengan\ud menggunakan sumber penggerak sendiri, yang dapat berupa motor. Pada penelitian ini\ud bagian penjatah diputar dengan menggunakan motor DC. Kecepatan putar motor DC\ud dikontrol secara digital dengan menggunakan kontrol PID. Unit pengontrol menggunakan\ud modul mikrokontrol AVR 128. Penjatah berupa rotor tipe bintang dengan 6 sirip, rotor\ud yang digunakan mampu menjatahkan pupuk dengan volume 26 cm3 per putaran.\ud Koefisien Kp,Ti, dan Td ditentukan dengan menggunakan metoda internal control (MIC).\ud Pengujian kinerja kontrol dilakukan dengan memberikan pembebanan berupa pupuk urea,\ud sp 36, dan NPK pada beberapa tingkat kecepatan pada stair-step respon. Hasil pengujian\ud yang diperoleh menunjukkan bahwa sistem dapat mempertahankan kecepatan putar\ud motor sesuai dengan setpoin yang diberikan pada pembebanan dengan pupuk urea, SP 36\ud dan NPK. Koefisien Kp, Ti, dan Td yang diperoleh berturut-turut 0.289, 0.026, dan 0.003.\ud Pupuk dapat dijatah dengan presisi dan mempunyai hubungan linear antara kecepatan\ud putaran motor dengan keluaran pupuk mengikuti persamaanberturut-turut untuk urea, SP\ud 36, dan NPK adalah y = 0.622x + 0.0372, y = 1.376x + 0.931, dan y = 0.939x + 0.325 dengan\ud koefisien determinasi untuk ke tiga jenis pupuk lebih dari 99%. Kedepannya sistem\ud penjatah ini dapat dikembangkan dan digunakan untuk perkembangan alsintan dalam\ud aplikasi pertanian presisi di Indonesia, khususnya untuk desain Variable Rate Applicator

    PengembanganAlatUkur Kadar Air Tanah BerbasisMikrokontrolerAVR

    No full text
    Pengukurankadar air tanahbelummenjadikebiasaandalamkegiatanpertanian. Kendalaumum yang dihadapiadalahketersediaanalatukurkadar air tanah. Untukmengatasimasalahinimakaperludikembangkansebuahalat yang dapatmendeteksiperubahankadar air tanahsetiapsaat. Denganmemanfaatkanteknologiinstrumentasidanelektronikakitadapatmerancangalat yang dapatmengukurtingkatkadar air tanah. Denganmenggunakankabeldetektorsebagai sensor, danmikrokotroler AVR untukpembacaansinyal sensor makakitadapatmengetahuitingkatkadar air tanahsecara digital padalayar LCD (Liquid Crystal Display). Tujuan yang ingindicapaipadapenelitianiniyaitumenghasilkansebuahalat yang dapatmembacaperubahankadar air tanahsecara digital. PenelitiandilaksanakandenganmetodePerancanganSsistem, PerancanganPerangkatKeras (Hardware), PerancanganPerangkatLunak (Software), UjifugsiAlat, pengambilan data ADC(Analog to Digital Converter), proses linierisasi, danujikinerjaalat. Hasil pengujian alat menunjukkan bahwa tingkat kesalahan pembacaan alat (Error) cukup kecil dengan keakuran berdasarkan nilai koefisien determinasi (R2) lebih besar dari 0,9

    DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN JAGUNG MENJADI JAGUNG MARNING BERBAGAI RASA

    Full text link
    Program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat di Kabupaten Bulukumba melalui mitra yang terpilih (Kelompok Wanita Tani Kalikia dan Tim Penggerak PKK Desa Manyyampa) dalam mengolah jagung menjadi produk jagung marning dengan kualitas yang lebih baik dan tahan lama dengan perbaikan pada proses produksi khususnya pada tahap pengemasan serta adanya penganekaragaman rasa jagung marning. Berdasarkan analisis dari beberapa permasalahan yang ditemui pada kedua mitra, program ini akan diproritaskan pada permasalahan produksi yaitu penggunaan mesin pengemas. Dengan adanya aplikasi mesin pengemas ini jagung marning yang dihasilkan lebih tahan lama. Penambahan peralatan untuk peningkatan produksi, serta memberikan pelatihan tentang cara penanganan dan pengolahan jagung menjadi jagung marning dengan berbagai rasa yaitu rasa balado, rasa jagung bakar, rasa BBQ, rasa keju. Sedangkan untuk permasalahan manajemen, diprioritaskan pada penguatan jiwa entrepreneurship, peningkatan kemampuan pengelolaan usaha serta pembukuan dan keuangan. Luaran yang dihasilkan adalah penambahan penganekaragaman rasa dari jagung marning dengan rasa balado, rasa jagung bakar, rasa BBQ, dan rasa keju; penggunaan peralatan produksi yang memadai,dan penggunaan mesin pengemas pada produk akhir dari produk jagung marning yang dihasilkan, serta pembinaan manajemen meliputi penguatan jiwa enterprenuership, peningkatan kemampuan pengelolaan usaha serta pembenahan administrasi pembukuan dan keuangan. Kata kunci: jagung, jagung marning, pengemasan, pengolahan

    Analisis Ketersediaan Air pada DAS Kelara dalam Mendukung Program Percetakan Sawah Baru di Kabupaten Jeneponto

    Full text link
    Upaya pemerintah dalam mendukung pencapaian swasembada pangan khususnya untuk komoditi beras, diturunkan melalui program ekstensifikasi lahan dalam bentuk percetakan sawah baru. Namun program tersebut tidak diiringi dengan analisis ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan air pertanian pada daerah percetakan sawah baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan air pada DAS Kelara dalam upaya pemenuhan kebutuhan air pada areal pertanian khususnya pada daerah percetakan sawah baru. Selain itu, penelitian ini dapat memberikan gambaran pola tanam yang sesuai pada DAS Kelara sesuai dengan ketersediaan air pada DAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan air pada DAS Kelara untuk budidaya padi atau jagung dengan mengandalkan curah hujan, hanya mampu memenuhi kebutuhan air tanaman sekali dalam setahun. Namun, untuk meningkatkan pemanfaatan lahan budidaya, kekurangan air pada DAS Kelara dapat diambil dari sungai Kelara. Hasil analisis ketersediaan air di DAS Kelara, maka direkomndasikan sistem pertanaman yang paling efektif yaitu Padi – Jagung – Bero, dimana awal pertanaman dilakukan di Bulan Desember dan priode bero di bulan Agustus – Oktobe

    Penjatah Pupuk Granular Laju Variabel Untuk Tanaman Jagung

    Full text link
    The need for corn has increased along with population growth. The increase in needs must of course be accompanied by an increase in corn production, one of which is by meeting the needs of plant nutrients during growth. In order to optimize plant growth, precision fertilization Need to be apply. However, the unavailability of precision fertilizer applicator for corn plants is an obstacle. This research is expected to be able to provide a precision rationing unit design for granular fertilizer in corn cultivation. The rationing unit is built using a 24 V 200 rpm DC motor and is controlled using an Arduino mega module. Allotment uses a rotor with a volume of 26.52 cm3 / rotation. Control using PID. The fertilizer used is NPK fertilizer. The test results show that the system can control fertilizer rationing with a 96% determination coefficient. And able to aplly NPK fertilizer up to 2 tons / ha.Kebutuhan jagung mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan penduduk. Peningkatan kebutuhan tersebut tentunya harus dibarengi dengan peningkatan produksi jagung, salah satunya dengan pemenuhan kebutuhan hara tanaman selama pertumbuhan. Perlu pengaplikasian pupuk yang sesuai dengan kebutuhan tanaman (pemupukan presisi) agar dapat mengoptimalkan pertumbuhan tanaman. Namun demikian belum tersedianya aplikator pemupukan presisi tanaman jagung menjadi kendala. Penilitan ini diharapkan mampu memberikan desain unit penjatah presisi untuk pupuk granular pada budidaya tanaman jagung. Unit penjatah dibuat menggunakan motor DC 24 V 200 rpm dan dikontrol menggunakan modul Arduino mega. Penjatahan menggunakan rotor dengan volume 26.52 cm3/rotasi. Pengontrolan menggunakan PID. Pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK. Hasil pengujian menunjukkan bahwa system dapat mengontrol penjatahan pupuk dengan koefisien determinisasi sebesar 96 %. Dan dapat menjatah pupuk NPK hingga 2 ton/ha

    Analisis Pengaruh Suhu dan Kelembaban Ruang terhadap Kadar Air Benih Padi di Gudang Penyimpanan PT. Sang Hyang Seri

    Full text link
    Peningkatan produksi pangan membutuhkan ketersediaan benih yang bermutu. Salah satu masalah dalam penyediaan benih bermutu yaitu viabilitas benih yang menurun dalam masa penyimpanan, penelitian mengenai hal tersebut masih jarang dilakukan, Selama proses penyimpanan suhu dan kadar air benih merupakan faktor penting yang mempengaruhi masa simpan benih. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu dan kelembaban terhadap kadar air pada benih selama penyimpanan pada gudang  PT Sang Hyang Seri (Persero). Benih padi merupakan benih orthodox yaitu benih yang dapat disimpan dalam waktu yang relatif lama dengan kadar air dapat diturunkan sampai dibawah 10%, Dalam pengumpulan data khususnya data temperatur gudang penyimpanan digunakan area sampling, area sampling merupakan cara pengambilan sampel dengan menetapkan area secara equally spaced (bagian yang sama). Data sampel yang diperoleh terdiri dari sejumlah nilai-nilai pengamatan yang rata-rata hitungnya (arithmatic mean) dapat langsung dicari dari data yang bersangkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi suhu interstisial bulk benih 28-29˚C dan suhu ruang penyimpanan tidak menunjukkan pengaruh terhadap kadar air benih padi 13-14% selama 15 hari penyimpanan, tingkat kelembaban ruang 45-50% merupakan faktor yang berpengaruh terhadap penurunan kadar air benih sebesar 1% selama penyimpanan

    Pengembangan Alat Ukur Kadar Air Tanah Berbasis Mikrokontroler AVR

    No full text
    Pengukuran kadar air tanah belum menjadi kebiasaan dalam menjalankan praktek pertanian. Kendala umum yang dihadapi adalah ketersediaan alat ukur kadar air tanah. Untuk mengatasi masalah ini maka perlu dikembangkan sebuah alat yang dapat memonitoring perubahan kadar air tanah setiap saat. Dengan memanfaatkan teknologi instrumentasi dan elektronika kita dapat memonitoring perubahan kadar air tanah setiap saat. Dengan menggunakan kabel detektor sebagai sensor, dan mikrokontroler AVR untuk pembacaan sinyal sensor maka kita dapat melihat hasil pengukuran kadar air tanah secara digital pada layar LCD (Liquid Crystal Display). Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini yaitu menghasilkan sebuah alat yang dapat membaca perubahan kadar air tanah secara digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni perancangan sistem, perancangan perangkat keras (Hardware), perancangan perangkat lunak (Software), uji fungsi alat, pengambilan data ADC (Analog to Digital Converter), proses linerisasi, dan uji kinerja alat. Hasil pengujian menunjukkan tingkat kesalahan pembacaan ukuran (Error) cukup kecil

    Rancang Bangun Sistem Kendali Kecepatan Putar Motor DC menggunakan PID Controller pada Mesin Pengaduk

    Full text link
    Kegiatan pengadukan bahan-bahan pertanian menjadi berbagai macam produk pangan ataupun non pangan membutuhkan mesin pengaduk. Mesin pengaduk dalam penelitian ini memiliki masalah saat digunakan yaitu bahan yang diaduk melumpah dari wadah, suara yang dihasilkan berisik dan motor cepat panas. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sistem kendali yang baik pada mesin pengaduk agar dapat meningkatkan kinerja dari mesin pengaduk. Metode yang dilakukan yaitu perancangan sistem perangkat keras dan perangkat lunak. Sistem perangkat keras menggunakan komponen mikrokontroler, Solid State Relay (driver motor), Motor DC (aktuator), rotary encoder (sensor) dan power supplay (sumber tegangan) sedangkan sistem perangkat lunak berisi algoritma bahasa program kendali PID. Prinsip kerja sistem yaitu lup tertutup dimana kecepatan motor akan terbaca oleh sensor dan diinformasikan ke mikrokontroler untuk membandingkan dengan kecepatan yang diinginkan, kemudian memperbaiki kesalahan yang terjadi. Berdasarkan hasil tuning dengan menggunakan metoda internal control (MIC) diperoleh konstanta PID sebesar Kp: 0.259, Ki:5.647 dan Kd: 0.200. Nilai konstanta yang diperoleh sudah dapat memberikan kestabilan pada berbagai kecepatan (62,130,190 dan 252 rpm). Pengujian kecepatan motor DC pada mesin pengaduk dengan mengunakan beban yaitu adonan roti dan kedelai menghasilkan kecepatan yang dapat mengikuti set point (kecepatan yang diinginkan) dan respon sistem menunjukkan settling time yang pendek, overshoot bernilai 0 dan nilai error steady state yang masih berada pada batas toleransi yaitu 2% atau 5%

    Pengaruh Lintasan Combine Harvester Terhadap Pemadatan Tanah Saat Beroperasi

    Full text link
    Combine harvester sebagai alat panen sudah digunakan sampai saat ini, namun penggunaan alat ini hanya difokuskan kepada kinerja produktivitasnya. Sementara dampak penggunaan alat combine harvester yang dapat menimbulkan kerusakan tanah seperti pemadatan tanah kurang diperhatikan. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian terhadap pengujian combine harvester untuk mengetahui pengaruh lintasan combine harvester terhadap pemadatan tanah saat beroperasi. Metode yang digunakan adalah dengan mengambil sampel tanah sebelum dan sesudah lintasan pada saat pemanenan untuk menganalisis nilai kadar air, bulk density, partikel density dan porositas guna melihat pengaruh lintasan combine harvester terhadap pemadatan tanah pada saat beroperasi. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan maka dapat disimpulkan bahwa dari ketiga sampel perlakuan lintasan combine harvester pada saat beroperasi mengakibatkan nilai kadar air dan nilai porositas menurun sehingga nilai bulk density setiap sampel bertambah akibat dari tekanan combine harvester
    corecore