1,727,143 research outputs found
Keynote Address by Sanusi L. Sanusi
Keynote address by the Central Bank of Nigeria Governor Sanusi Lamido Sanusi at the 2012 Executive Seminar jointly organized by the Research and Human Resource Departments of the CBN titled Macro-Prudential Framework and Financial System Stability in Nigeria
Pemikiran Dan Perjuangan Politik K.H Ahmad Sanusi Pada Periode 1915-1950
Penelitian ini membahas mengenai kontribusi K.H.Ahmad Sanusi dalam bidang politik pada periode 1915-1950.K.H. Ahmad Sanusi sendiri merupakan salah seorang ulamaberaliran tradisional di wilayah Sukabumi, Jawa Barat yangsangat dikenal pada masa itu. Permasalahan yang akandijawab nantinya dalam penelitian ini ialah mengenaiketerlibatan serta kontribusi yang Ahmad Sanusi berikanselama beliau berkiprah dalam bidang politik pada tahun1915-1950. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosialmilik Burke dengan menggunakan teori dari Burke pula yaituteori peranan sosial dan gerakan sosial. Menurut Burke, polapolaatau norma-norma perilaku yang diharapkan dari orangyang menduduki suatu posisi tertentu dalam struktur sosial.Gerakan sosial (social movement) merupakan fenomenapartisipasi sosial (masyarakat) dalam hubungannya denganentitas-entitas eksternal. Peran Ahmad Sanusi sebagai seorangulama yang dididik serta diarahkan secara langsung oleh sangayah diharapkan nantinya ilmu serta bentuk pemikirannyadapat dijadikan sebagai sebuah panutan bagi masyarakat.Selain itu kecerdasan Ahmad Sanusi mampu menggerakanmasyarakat Sukabumi untuk bangkit melawan penjajah.Temuan dalam penelitian ini terbagi menjadi beberapahal diantaranya: keterlibatan Ahmad Sanusi dalam berbagaiorganisasi-organisasi seperti Sarikat Islam (SI), Al-Ittihadijatoel Islamijjah (AII) hingga Masyumi. Dan yangterakhir ialah keterlibatan beliau secara langsung kepadanegara dengan ikut menyumbang ide dan tenaganya secaralangsung seperti di dalam sidang BPUPKI.vii.; 61hlm
Keynote address at the CBN Executive Seminar , December 2009
This is the keynote address delivered by the Governor, Mallam Sanusi, Lamido Sanusi in December 2009 at the CBN Executive Seminar titled Cross-border banking challenges and implications for monetary management
Retorika Dakwah AGH. Sanusi Baco
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) adapun konsep dakwah dari AGH. Sanusi Baco yaitu konsep dalam metode dakwah bi al-lisan dan metode dakwah bi al-hal. (2) yaitu retorika dakwah AGH. Sanusi Baco bahwa ethos AGH.
Sanusi Baco dapat kita lihat bahwa kredibilitas yang dimilki oleh AGH. Sanusi Baco itu sudah melekat ketika awal beliau pulang menuntut ilmu dari Universitas Al-Azhar Cairo Mesir, sebab di lihat dari latar belakang keilmuannya AGH. Sanusi
Baco menjadi seorang dai dengan ciri khas penyampaian dakwahnya. Pathos AGH. Sanusi Baco Daya tarik dakwah AGH. Sanusi Baco karena memiliki ciri khas, meskipun terkadang ada isi ceramah yang berulang beberapa kali di tempat yang
berbeda dengan tema yang sama tapi tetap saja menarik. Ciri khas dakwah beliau yaitu pelan dalam menyampaikan, kata-katanya yang runtun, memberikan keteduhan, kenyamanan, kedamaian hati, dan sangat jauh dari hal-hal yang sifatnya
provokatif, atau hal-hal yang mengarah kepada ataupun mengantar kepada kekerasan. Logos AGH. Sanusi Baco yaitu membangun kesadaran audiensnya dengan menyesuaikan bahasa dan materi yang di gunakan beliau ketika bercermah.
Maka bahasa dakwah yang dilakukan oleh pendakwah adalah bahasa yang mudah dipahami dan diterima secara logis pada pikiran mad’u. Bukan dengan bahasa manipulatif yang mendramatisir kebohongan dan di luar nalar logis mad’unya. (3) adapun salah satu respon mad’u menganggap bahwa retorika dakwah AGH. Sanusi Baco memiliki khas tersendiri yang dapat menyentuh langsung hati pendengarnya.
Implikasi penelitian ini yaitu hendaknya dai atau muballigh di era sekarang mampu menjadikan AGH. Sanusi Baco sebagai contoh atau role model dalam menjalankan kegiatan dakwahnya. Dai atau muballigh dituntut agar dakwah bi al-lisannya sejalan dengan dakwah bi al-halnya, agar mad’u dapat melihat bahwa ada contoh yang bisa ditiru serta di aplikasikan dalam kehidupan sehari-harinya dari apa yang disampaikan oleh seorang dai atau muballigh. Kedua Hendaknya dai atau muballigh dapat memiliki ketiga unsur retorika Aristoteles di dalam pribadinya, yaitu ethos, pathos, dan logos sebagaiamana dari hasil penelitian ini bahwa AGH.
Sanusi Baco adalah sosok yang memiliki ketiga unsur retorika tersebut. Sehingga dalam proses dakwah, antara objek (dai) dan subjek (mad’u) ada feedback dari sajian dakwah yang telah disampaikan
Retorika Dakwah AGH. Sanusi Baco
This study uses a qualitative research type with literature research or library research focusing on the Rhetoric of AGH. Sanusi Baco's Da'wah. The approach used is the da'wah and communication approach. In this research, the researcher took primary sources in the form of lecture videos on YouTube and recorded lectures of AGH. Sanusi Baco. Secondary data sources are from other informants who are close to and understand the figure or results from other people's writings about the figure. In this research, the researcher took secondary sources from the results of other people's writings concerning AGH. Sanusi Baco. Data collection methods go through several stages, namely: collecting documents and videos on YouTube. Data analysis was done through three stages: taxonomic analysis, interpretative analysis, and synthetic analysis.
The results of this study indicate that the da'wah rhetoric of AGH. Sanusi Baco's ethos can be seen that the credibility possessed by AGH. Sanusi Baco was attached from the beginning when he returned from studying at Al-Azhar University, Cairo, Egypt. Given his educational background, AGH. Sanusi Baco became a preacher with a unique style of conveying his da'wah. AGH. Sanusi Baco's pathos lies in the appeal of his da'wah, which has a distinct character, although sometimes the content of the lecture is repeated several times in different places with the same theme but remains captivating. His unique preaching style is calm, provides coolness, comfort, peace of mind, and is far from provocative matters or things leading to violence. AGH. Sanusi Baco's logos build his audience's awareness by adjusting the language and material he uses when lecturing. Thus, the language of da'wah carried out by the preacher is a language that is easily understood and logically accepted in the audience's mind. Not with manipulative language that dramatizes falsehoods and is beyond the logical reasoning of the audience.
The implication of this research is that preachers or missionaries in today's era should be able to make AGH. Sanusi Baco as an example or role model in carrying out their da'wah activities. Preachers or missionaries are expected to align their verbal da'wah with their behavioral da'wah so that the audience can see that there is an example to be followed and applied in their daily life from what is conveyed by a preacher or missionary. Secondly, it's necessary for a preacher or missionary to possess the three rhetorical elements of Aristotle in his personality, namely ethos, pathos, and logos, as from this research, AGH. Sanusi Baco is a figure who possesses these three rhetorical elements. So, in the da'wah process, between the object (preacher) and the subject (audience), there is feedback from the presented da'wah.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan penelitian kepustakaan atau library research dengan fokus penelitian tentang Retorika Dakwah AGH. Sanusi Baco. Pendekatan yang gunakan adalah pendekatan dakwah dan komunikasi. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil sumber primer dalam bentuk video ceramah di youtube dan rekaman-rekaman ceramah AGH. Sanusi Baco. Sumber data sekunder adalah dari informan lain yang dekat dan mengerti dengan tokoh tersebut atau hasil dari tulisan orang lain tentang tokoh tersebut. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil sumber sekunder dari hasil tulisan orang lain yang menyangkut tentang ketokohan AGH. Sanusi Baco. Metode pengumpulan data melalui beberapa tahapan yaitu: pengumpulan dokumen dan video di youtube Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: analisis taksonomi, analisis interpretativ dan analisis sintetis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa retorika dakwah AGH. Sanusi Baco bahwa ethos AGH. Sanusi Baco dapat kita lihat bahwa kredibilitas yang dimilki oleh AGH. Sanusi Baco itu sudah melekat ketika awal beliau pulang menuntut ilmu dari Universitas Al-Azhar Cairo Mesir, sebab di lihat dari latar belakang keilmuannya AGH. Sanusi Baco menjadi seorang dai dengan ciri khas penyampaian dakwahnya. Pathos AGH. Sanusi Baco Daya tarik dakwah AGH. Sanusi Baco karena memiliki ciri khas, meskipun terkadang ada isi ceramah yang berulang beberapa kali di tempat yang berbeda dengan tema yang sama tapi tetap saja menarik. Ciri khas dakwah beliau yaitu pelan menyampaikannya, memberikan keteduhan, kenyamanan, kedamaian hati, dan sangat jauh dari hal-hal yang sifatnya provokatif, atau hal-hal yang mengarah kepada ataupun mengantar kepada kekerasan. Logos AGH. Sanusi Baco yaitu membangun kesadaran audiensnya dengan menyesuaikan bahasa dan materi yang di gunakan beliau ketika bercermah. Maka bahasa dakwah yang dilakukan oeh pendakwah adalah bahasa yang mudah dipahami dan diterima secara logis pada pikiran mad’u. Bukan dengan bahasa manipulatif yang mendramatisir kebohongan dan di luar nalar logis mad’unya.
Implikasi penelitian ini yaitu hendaknya dai atau muballigh di era sekarang mampu menjadikan AGH. Sanusi Baco sebagai contoh atau role model dalam menjalankan kegiatan dakwahnya. Dai atau muballigh dituntut agar dakwah bi al-lisannya sejalan dengan dakwah bi al-halnya, agar mad’u dapat melihat bahwa ada contoh yang bisa ditiru serta di aplikasikan dalam kehidupan sehari-harinya dari apa yang disampaikan oleh seorang dai atau muballigh. Kedua Hendaknya dai atau muballigh dapat memiliki ketiga unsur retorika Aristoteles di dalam pribadinya, yaitu ethos, pathos, dan logos sebagaiamana dari hasil penelitian ini bahwa AGH. Sanusi Baco adalah sosok yang memiliki ketiga unsur retorika tersebut. Sehingga dalam proses dakwah, antara objek (dai) dan subjek (mad’u) ada feedback dari sajian dakwah yang telah disampaika
Peran K.H Ahmad Sanusi dalam pendidikan Islam
Dalam penulisan skripsi ini, penulis mengambil judul tentang Peran K.H Ahmad Sanusi Dalam Pendidikan Islam. Alasan penulis memilih judul tersebut karena, Pertama: Para ulama sekarang ini kurang produktif dalam mengembangkan ilmunya pada suatu karya tulis, yang diterapkan dari kebanyakan para ulama saat ini hanya berceramah dan mengajar. Kedua: Masih kurangnya pembahasan mengenai peran K.H Ahmad Sanusi dalam pendidikan Islam. Ketiga: Minimnya kajian tokoh Islam di Indonesia dan minimnya kajian tokoh Islam tradisional di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran K.H Ahmad Sanusi dalam pendidikan Islam. Diketahui bahwa, K.H Ahmad Sanusi adalah seorang ulama tradisional yang membentengi umat dan melahirkan pendidikan Islam yang maju pada masanya. Dari beberapa peran K.H Ahmad Sanusi dalam pendidikan Islam, memiliki kesan yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat pada umumnya dan masyarakat kota Sukabumi pada khususnya. Untuk mengetahui beberapa peran K.H Ahmad Sanusi dalam pendidikan tersebut, beliau masih memiliki peninggalan atau pun berkas K.H Ahmad Sanusi yang ada di pesantren yang didirikannya di Sukabumi, Jawa Barat. Dari sinilah, penulis merasa perlu untuk mengemukakan dari beberapa perjuangan seorang tokoh sekalipun ulama tradisional yang sangat gigih dari K.H Ahmad Sanusi semasa hidupnya dalam pendidikan Islam. Penulisan skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif (qualitatif research). Dan metode penelitian yang digunakan yaitu metode historis yang ditopang dengan beberapa metode antara lain: Metode Kepustakaan (Library Reseach) dan metode Lapangan (Field Reseach). Adapun dalam teknik pengumpulan data penulis menggunakan tiga cara antara lain: Observasi, Wawancara, dan Dokumenter. Hasil penelitian yang penulis dapat, tentang Peran K.H Ahmad Sanusi Dalam Pendidikan Islam diantaranya meliputi: Keaktifan K.H Ahmad Sanusi pada dunia pendidikan dan penerbitan K.H Ahmad Sanusi dengan banyaknya karya-karya beliau hingga seratus lebih, diantaranya: Kitab Tafsir al-Qur?an, Kitab Hadits, Kitab Ilmu Tauhid, Kitab Ilmu Fiqh, Kitab Ilmu Bahasa Arab, Kitab Akhlak, Kitab Ilmu Mantiq, Kitab Ilmu Bade?, Kitab Ilmu Bayan, Kitab Sejarah, Kitab Jum?ah, Kitab Munadoroh, dll; Serta Keaktifan K.H Ahmad Sanusi pada organisasi yang didirikannya sendiri dengan nama Al-Ittihadiat al-Islamiyah (AII) yang merupakan organisasi masa hasil fusi antara PUI dan PUII; dan adanya perluasan pesantren yang K.H Ahmad Sanusi dirikan dengan menjadikan suatu lembaga hingga berdiri sampai sekarang ini. Sedangkan pelajaran yang berharga dari K.H Ahmad Sanusi adalah dapat memberikan semangat atau motivasi pada generasi umat maupun penerus ulama selanjutnya dengan cara mengikuti jejak langkah beliau dalam memajukan pendidikan Islam antara lain, yaitu semangat untuk mendirikan pesantren, semangat dalam memberikan pengajaran yang lebih baik dan semangat dalam berkarya sendiri pada bidang keagamaan. Karena K.H Ahmad Sanusi tidak hanya dikenal sebagai ulama tradisional melainkan ulama yang produktif dalam karya-karyanya. Dan dari beberapa perannya beliau yang sangat kharismatik menjadi kaca berbandingan bagi kita saat in
The Sanusi of Cyrenaica
Fonte EA - Fábio Ribeiro e Rafael Hupsel Permanecendo ainda desconhecida para grande parte dos leitores do antropólogo britânico Edward Evans Evans-Pritchard (1902-1973), The Sanusi of Cyrenaica (1949) é um estudo histórico sobre o desenvolvimento político da fraternidade islâmica conhecida como Ordem Sanusiya na região da Cyrenaica, na costa da Líbia. No período em que o autor viveu no Egito, lecionando na Universidade do Cairo (1932-1934), quando veio a conhecer alguns exilados Sanusi,..
Keynote Address by Sanusi L. Sanusi
The keynote address of the Governor, Central Bank of Nigeria at the CBN Executive seminar with the theme Global Capital Flows, Financial Markets and Macroeconomic Stability at Golden Tulip Hotel, Festac Town, Lagos, December 2-5, 2013
Keynote Address by Mallam Sanusi, Lamido Sanusi
The keynote address delivered by the Governor, Central Bank of Nigeria at the Executive Seminar on Financial Sector Development, Economic Growth and the Nigerian Economy for CBN executive staff held in Eko Hotel and Suites, Victoria Island, Lagos State, May 7-10, 201
PEMIKIRAN KALAM SYAIKH MUHAMMAD SANUSI
AbstrakWujud, Qidam, Baqa, Mukhalafatuhu lil hawadits, Qiyamuhu bin Nafsih, Wahdaniat, Qudrat, Iradat, Ilmu, Hayat, Sama, Bashar, Kalam, Qaadiran, Muridan, Aliman, Hayan, Samian, Bashiran, Mutakaliman”. Kalimat tersebut adalah satu di antara redaksi yang sering dibaca oleh kalangan santri ketika hendak melakukan sholat fardhu. Jenis ”sholawatan” dalam istilah pesantren tersebut ternyata adalah hasil temuan Syaikh Muhammad Sanusi. Ia dikenal sebagai seorang ulama sekaligus teolog terkemukan pada masanya. Sunusi hidup pada saat muncul dan berkembangnya bibit pemahaman taklid. Dari argumentasi yang dibangun oleh Syaikh Muhammad Sanusi, nampaknya Sanusi mempunyai kecenderungan yang sama dengan pendapat Ahl Sunna wa al-Jama’ah, dan berbeda dengan pandangan Bathiniyah, Murji’ah, dan Mu’tazilah.Kata kunci : Pemikiran, Kalam, Muhammad Sanus
- …
