2 research outputs found
Pengaruh Model Pembelajaran Pliometrik Menggunakan Alat X Jump terhadap Hasil Belajar Keterampilan Long Pass Sepakbola pada Sekolah Sepakbola Tunas Inti Usia 10-12 Tahun Kabupaten Blitar.
ABSTRAK Sepakbola adalah salah satu olahraga permainan yang sering dimainkan di berbagai penjuru dunia. Keterampilan menendang bola merupakan keterampilan yang penting bagi sebuah tim untuk memperoleh sebuah kemenangan. Setiap pemain dituntut untuk memiliki kemampuan menendang bola dengan baik dan akurat hasilnya serta jauh jangkauan jaraknya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi pembelajaran pliometrik terhadap prestasi long pass sepakbola di Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar.Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini adalah 24 siswa di Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar. Sampel penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen kombinasi pembelajaran pliometrik berjumlah 12 siswa dan kelompok komando berjumlah 12 siswa. Analisis data dari penelitian ini yaitu berupa teknik analisis varians satu jalur.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian. Pertama, kombinasi pembelajaran pliometrik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi long pass siswa Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar (F hitung = 5,42 > F tabel 4,30). Kedua, pembelajaran komando tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi long pass siswa Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar (F hitung = 0,232 F tabel 4,30). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bentuk kombinasi pembelajaran pliometrik ini dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan prestasi long pass di Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar, hendaknya menggunakan kombinasi pembelajaran pliometrik sebagai bentuk pembelajaran untuk meningkatkan prestasi keterampilan long pass sepakbola
. Pengaruh Model Pembelajaran Pliometrik Menggunakan Alat X Jump terhadap Hasil Belajar Keterampilan Long Pass Sepakbola pada Sekolah Sepakbola Tunas Inti Usia 10-12 Tahun Kabupaten Blitar
Sepak bola adalah salah satu olahraga permainan yang sering dimainkan di berbagai penjuru dunia. Keterampilan menendang bola merupakan keterampilan yang penting bagi sebuah tim untuk memperoleh sebuah kemenangan. Setiap pemain dituntut untuk memiliki kemampuan menendang bola dengan baik dan akurat hasilnya serta jauh jangkauan jaraknya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi pembelajaran pliometrik terhadap prestasi long pass sepakbola di Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar.Rancangan penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen. Sampel penelitian ini adalah 24 siswa di Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar. Sampel penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen kombinasi pembelajaran pliometrik berjumlah 12 siswa dan kelompok komando berjumlah 12 siswa. Analisis data dari penelitian ini yaitu berupa teknik analisis varians satu jalur.Dari hasil analisis data, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian. Pertama, kombinasi pembelajaran pliometrik memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi long pass siswa Sekolah Sepak bola Tunas Inti Kabupaten Blitar (F hitung = 5,42 > F tabel 4,30). Kedua, pembelajaran komando tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi long pass siswa Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar (F hitung = 0,232 F tabel 4,30). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bentuk kombinasi pembelajaran pliometrik ini dapat digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan prestasi long pass di Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar. Saran yang dapat diberikan kepada pelatih Sekolah Sepakbola Tunas Inti Kabupaten Blitar, hendaknya menggunakan kombinasi pembelajaran pliometrik sebagai bentuk pembelajaran untuk meningkatkan prestasi keterampilan long pass sepak bol
