1,721,003 research outputs found
Pengembangan Profesi Keberlanjutan Bagi Guru Produktif di Sekolah Kejuruan
Guru Produktif SMK dituntut mengikuti kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) dan diharapkan memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan IPTEK dan tuntutan dunia kerja. Tuntutan tersebut dapat dipenuhi terutama melalui kegiatan magang industri bagi guru produktif SMK pada berbagai industri atau dunia kerja yang relevan. Jika hal tersebut tidak mungkin, maka SMK bisa mendatangkan SDM adli dari industri untuk memberikan diklat bagi guru-guru produktifnya, atau memberikan kesempatan kepada guru produktif junior untuk magang kepada guru produktif senior
Perancangan Sistem Pengkondisian Udara (AC) pada Ruang Aula Teknol Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar
Penggunaan AC memerlukan perhitungan beban pendinginan yang tepat sesuai denganbeban di ruangan, sehingga pemanfaatannya menjadi lebih efektif dan efisien, karena apabilapemanfaatannya tidak tepat akan berakibat pada kenyamanan udara yang diperoleh tidakoptimal. Penelitian ini bertujuan melakukan perhitungan untuk menentukan besarnya bebankalor ruangan Aula Teknol Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar dan mengetahuibesarnya daya AC yang dibutuhkan untuk mengkondisikan udara pada ruangan Aula TeknolFakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juni,September dan desember 2011. Pelaksanaan penelitian dilakukan pada ruang Aula TeknolFakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Setelah perhitungan beban kalor selesaiselanjutnya hasil perhitungan digunakan untuk menentukan daya AC yang akan digunakanpad Aulah Teknol Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Dari hasil perhitungandiperoleh beban kalor ruangan aula Teknol Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassardengan jumlah penghuni maksimal 205 orang adalah 19359,25 Watt. Sehingga diketahuibahwa ruangan tersebut seharusnya dipasangi AC 7 buah dengan daya AC masing-masing 2PK setiap AC
Continuous Professional Development Profile of Mechanical and Automotive Teacher at Vocational High School in South Sulawesi Indonesia
This study aims to describe profile of continuous professional development (CFD) followed by mechanical and automotive productive teacher at vocational high school (SMK) in South Sulawesi. The research method used is survey research. The total population of 606 teachers scattered in 24 regencies/cities in South Sulawesi. Proportional random sampling technique use in this research to carry out 252 respondent. Data analysis in this research is quantitative descriptive analysis technique. Statistical analysis is used to obtain answer from the objectives that proposed in this study. The result shows for CFD in training form that most frequently attended teacher is in house training (IHT), followed by internal school coaching, tiered and special training, school partnerships, further education, distance learning, short courses in educational institutions (LPTK) and internship programs. While for CFD non-training form in a row is the creation of media and technology works, classroom action research, learning workshop, writing teaching materials, educational discussions and Conferences and conferences
Pengujian Bahan Teknik
Material dalam penggunaanya biasanya di bawah pengaruh gaya atau pembebanan; sebagai contoh paduan alumunium yang merupakan bahan konstruksi sayap pesawat terbang dan baja dalam penggunaannya sebagai proses pada kendaraan. Dalam situasi seperti ini sangat perlu untuk mengetahui karakteristik dari material untuk mendesain komponen-komponen dari bahan tersebit sehingga tidak akan terjadi. Sifat mekanis dari material menggambarkan hubungan antara respons atau deformasi bahan terhadap beban atau gaya yang bekerja
Analisis Kesetaraan Nilai Kalor LPG dengan Biogas dari Biodigester Skala Rumah Tangga
Gas metana terbentuk karena proses fermentasi secara anaerobik oleh metan atau disebut juga bakteri anaerobik yang mengurai sampah-sampah yang mengandung bahan organik sehingga terbentuk gas metan (CH4) yang apabila dibakar dapat menghasilkan energi panas. Gas metana sama dengan gas LPG (Liquid Petroleum Gas), perbedaanya adalah gas metana mempunyai satu atom C, sedangkan elpiji memiliki atom C yang lebih banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesetaraan nilai kalaor LPG dengan biogas dari biodigester skala rumah tangga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan agustus sampai dengan November 2011 di Laboratorium Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai kalor bersih biogas yang dihasilkan dari biodigester skala rumah tangga sebesar 19,8 Joule/cm3, setara dengan 0,33 kg LPG dan masih jauh di bawah nilai kalor LPG, demikian pula dengan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan biogas. akan tetapi cukup menguntungkan karena dapat mengurangi ketergantungan akan bahan bakar fosil yang ketersediaannya terbatas dan dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Selain itu bahan bakar gas bio bersih tidak menghasilkan asap.Kata kunci: Nilai kalor, Biogas, LP
Proses Pembuatan Beton dengan penambahan agregat slag nikel
Invensi ini berkaitan dengan suatu komposisi bahan untuk beton dengan penambahan agregat slag nikel dan proses pembuatannya. Komposisi bahan sesuai invensi ini terdiri dari kombinasi slag nikel, semen, pasir dan air, sedangkan proses sesuai invensi ini meliputi langkah-langkah berikut: membuat agregat slag nikel seusai ukuran; mencampurkan slag nikel dengan semen portland dan air sampai terbentuk pasta beton; mencetak pasta beton dengan menuang pasta ke dalam cetakan dan menutup rapat cetakan dan mengeringkan serta mengeraskan pasta beton. Produk beton yang dihasilkan dari komposisi dan proses pembuatan sesuai invensi ini memiliki kuat tekan sebesar 12,99 MPa sampai dengan 42,42 MPa bergantung persentase agregat slag yaitu dari 0%, 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%
Analisis Sifat Mekanik Material Chopped Strand Mat Fiber Composite Perahu Fiber Berbahan Dasar Tripleks
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat mekanik material chopped strand mat fiber composite perahu fiber berbahan dasar tripleks. penelitian ini terdiri dari bahan Tripleks 3 mm dengan standar spesimen ASTM D3039 sebanyak 5 buah sampel, serat Fiber jenis Chopped Strand Mat 450, 1 kg, katalis, dan resin. Sampel diuji mekanik dengan menggunakan uji tarik mesin A & D Tensilon Machine Tipe RTF-2425 dengan kapasitas maksimum 250 kN, yakni material composite yang berjumlah 5 sampel sesuai standar ASTM. Sifat mekanik pada material composite menggambarkan kekuatan dan ketangguhan, kekuatan tarik dari material chopped strand mat fiber composite dalam pembuatan perahu fiber composite berbahan dasar tripleks adalah sebesar 113,676 MPa. Terdapat perbedaan kekuatan tarik sebesar 33% terhadap material Chopped Strand Mat Fiber Composite berbahan dasar tripleks dengan material Chopped Strand Mat Fiber Composite berbahan dasar plat fiber
- …
