29 research outputs found
Utilization of Displaced Land of Former Red Stone Excavation for Milkfish Farming by Stick Net Cage System (A Case Study at Gentungan, Gowa Regency, South Sulawesi, Indonesia)
This study was conducted at Gentungan village, West Bajeng District, Gowa Regency, South Sulawesi Province, Indonesia for four months, i.e., from March to July 2016. The study aimed to (1) determine the feasibility of water quality for nursing at the former land of red stone excavation, (2) analyze the growth rate, and (3) analyze the survival rate. Method used in this study was the stick net cage system which sized 4.0 × 3.0 × 1.5 m, with an average density was 20 fish/m3. The results showed that (1) the measurement and analysis results of water quality during the nursering period were still in the limits of feasibility as presented in Table 1, (2) the analysis results of growth rate were obtained an average growth rate of 117 gram for 160 days, and (3) the survival rate was 86%. </jats:p
Korelasi Mangrove dengan Produksi Perikanan Budidaya
Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Samataring dan Desa Tongke Tongke Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai. Tujuan penelitian ini sebagai berikut : (1) menganalisis korelasi antara persentase rasio mangrove dengan peningkatan produksi budidaya utama, (2) menganalisis korelasi antara persentase rasio mangrove dengan peningkatan produksi budidaya sambilan dan (3) menganalisis korelasi nilai manfaat langsung ekosistem mangrove dengan peningkatan produksi hasil tangkapan perairan pesisir. Hasil penelitian ini sebgai berikut:(1) persentase rasio mangrove dengan produksi budidaya utama berkorelasi negatif dan menghasilkan persamaan Y=8.800-0.091X dengan nilai R2 0.99, (2) persentase rasio mangrove dengan produksi budidaya sambilan berkorelasi positif dan menghasilkan persamaan Y=0.239+0.016X dengan nilai R2 0.99,dan (3) persentase rasio dengan nilai manfaat langsung ekosistem mangrove berkorelasi positif dengan peningkatan produksi tambak dan hasil tangkapan perikanan pesisir dan menghasilkan persamaan Y=0.347+0.458X dengan nilai R2 0.99Kata Kunci: Korelasi produksi budidaya dan nilai manfaatResearch conducted in the Village and Village Samataring Tongke Tongke East Sinjai district, Sinjai. The purpose of this study as follows: (1) analyze the correlation between the percentage ratio of mangrove with increased production of major cultivation, (2) analyze the correlation between the percentage ratio of mangrove with increased aquaculture production sideline and (3) analyze the correlation value of the direct benefits of mangrove ecosystem to boost output catches of coastal waters. The results of this study sebgai the following: (1) the percentage ratio of mangrove aquaculture production and generate major negative correlation equation Y = 8.800-0.091X with R2 0.99, (2) the percentage ratio of mangrove aquaculture production was positively correlated sideline and produce equation Y = 0.239 + 0.016X with R2 0.99, and (3) the percentage ratio of the value of the direct benefits of mangrove ecosystem is positively correlated with an increase in production ponds and coastal fisheries catch and produce the equation Y = 0347 + 0.458X with R2 0.99Keywords: Correlation aquaculture production and value benefits
PEMANFAATAN LAHAN TERLANTAR BEKAS GALIAN BATU MERAH UNTUK BUDIDAYA IKAN NILA SISTEM KARAMBA JARING TANCAP (Studi Kasus Desa Gentungang, Kabupaten Gowa)
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gentungan,Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia selama lima bulan yaitu dari bulan Maret sampai bulan Juli 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk : (1) mengetahui kelayakan kualitas air selama pemeliharaan, (2) menganalisis laju pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup, dan (3) menganalisis kelayakan usaha budidaya ikan pada lahan bekas galian batu merah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode keramba jaring tancap yang berukuran 4.0 x 3.0 x 1.5 meter, dengan kepadatan rata-rata 20 ekor permeter. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) hasil pengukuran kualitas air selama pemeliharaan berlangsung masih dalam batas kelayakan seperti disajikan pada Tabel 1, (2) hasil analisis pertumbuhan diperoleh rata-rata 184 gram selama 160 hari pemeliharaan dengan tingkat kelangsungan hidup sebesar 92,4%,.dan (3) hasil analisis kelaya-kan usaha layak dengan nilai benefit cost ratio sebesar 1:1.3
OPTIMASI PEMBERIAN Skeletonema costatum YANG DIPUPUK CAIRAN RUMEN DENGAN KEPADATAN YANG BERBEDA TERHADAP SINTASAN LARVA UDANG VANNAMEI (Litopenaeus Vannamei) STADIA ZOEA SAMPAI MYSIS
The purpose of this study was to determine the frequency of Skeletonema Costatum fostered optimal rumen fluid in increasing the survival rate of Vannamei shrimp larvae. The method used is Vannamei shrimp larvae stadia zoea obtained from the hatchery in North Galesong. Vannamei shrimp larvae are used as many as 200 birds/container research. Total container study 12 units with a capacity of each container as much as 45 liters of water but only filled with 20 liters of water. The treatments tested was feeding with different densities against Vannamei shrimp larvae survival. In this study, there are three treatments, namely feeding fostered rumen fluid with a density of 300 ml / container (treatment A), feeding fostered rumen fluid with a density of 400 ml / container (treatment B), feeding fostered rumen fluid with a density 500 ml / container (treatment C), and without the provision of rumen fluid (treatment D). Results of research on the best treatment obtained in treatment C (feeding with a frequency of 500 ml/container) with a survival rate of 55.33%. Need to pay attention to water quality parameters in order to stay in decent condition for the survival of Vannamei shrimp larvae
Marketing Communication Strategy Parbaba White Sand Beach Tourism to Increase Visits Tourists in Samosir Regency
74 HalamanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pengelola wisata Pantai Pasir Putih Parbaba dalam meningkatkan strategi komunikasi pemasaran wisata Pantai Pasir Putih Parbaba, untuk mengetahui faktor penghambat strategi komunikasi pemasaran wisata Pantai Pasir Putih Parbaba dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Penelitian ini membahas dan menyajikan deskripsi dari data yang diperoleh melalui hasil penelitian di lapangan melalui metode-metode pengumpulan data yang telah disebutkan pada bab sebelumnya. Di sini penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif
yaitu sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata kata atau lisan dari orang-orang dan perilaku dapat diamati. This study aims to determine the efforts of tourism managers at Pasir Putih Parbaba Beach in improving the tourism marketing communication strategy at Pasir Putih Parbaba Beach, to determine the inhibiting factors of the tourism marketing communication strategy at Pasir Putih Parbaba Beach in increasing tourist visits. This study discusses and presents a description of the data obtained through the results of field research through the data collection methods mentioned in the previous chapter. Here the author uses a descriptive method
with a qualitative approach. Qualitative research is as follows: research procedures that produce descriptive data in the form of words or spoken words from people and observable behavior
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN KOMERSIAL YANG DIINKUBASI CAIRAN RUMEN TERHADAP RETENSI LEMAK DAN PROTEIN UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan yang diinkubasi dengan cairan rumen dan tanpa cairan rumen terhadap retensi lemak dan protein, serta menentukan dosis yang tepat untuk larva udang vannamei (L. vannamei) dari stadium mysis 2 hingga PL13. Wadah penelitian yang digunakan berupa ember yang masing-masing berisi 5 liter air laut steril yang telah ditampung dan didiamkan selama 24 jam, serta dilengkapi dengan aerasi. Penelitian dilakukan pada bulan Mei sampai Juni 2018 di PT. Pertiwi Bahari Tengah, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan. Dosis larutan yang digunakan adalah: tanpa cairan rumen (perlakuan A), 3 ml (perlakuan B), dan 5 ml (perlakuan C). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pemberian pakan komersial yang diinkubasi dengan 5 ml cairan rumen dapat meningkatkan retensi protein dan menurunkan retensi lemak pada larva udang vannamei
ANALISIS KUALITAS FISIKA DAN KIMIA PERAIRAN DI TAMBAK MARGINAL DESA MANAKKU, KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN, PROVINSI SULAWESI SELATAN
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2019 untuk mengetahui parameter fisika dan kimia kawasan marginal tambak di Desa Manakku, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada petani tentang prinsip-prinsip ilmiah dan sifat-sifat air di kolam marginal. Temuan penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam budidaya tambak. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif, dengan pengambilan sampel dilakukan pada tiga titik tertentu: Kolam, Outlet, dan Inlet. Pengukuran dilakukan baik di lokasi maupun di luar lokasi. Parameter yang diuji secara in situ adalah suhu, salinitas, tingkat keasaman (pH), dan oksigen terlarut (DO). Sedangkan karakteristik yang dinilai di luar lingkungan alaminya antara lain amonia, nitrit, nitrat, fosfat, dan kebutuhan oksigen biologis (BOT). Parameter kualitas air diukur di tiga stasiun pengambilan sampel. Suhu berkisar antara 26,30 hingga 29,12℃, salinitas berkisar antara 4,87 hingga 33,12 ppt, pH berkisar antara 5,14 hingga 9,2, oksigen terlarut berkisar antara 2,28 hingga 6,02 mg/l, amonia berkisar antara 0,00325 hingga 1,3641 mg/l, nitrit berkisar kurang dari 0,007 hingga kurang dari 0,0010 mg/l, nitrat berkisar antara 0,13 hingga 0,93 mg/l, fosfat berkisar antara kurang dari 0,0021 hingga 0,0087 mg/l, dan kebutuhan oksigen biologis berkisar antara 14,4 hingga 23,23 mg/l
Peralihan Hak Menempati Rumah Dinas di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia ( Studi di Kodam I Bukit Barisan)
The objective of this research is to determine the procedure for placing official residences for retired Indonesian National Armed Forces in accordance with applicable laws and regulations, arrangements for retired Indonesian National Armed Forces' official residences, and the transfer of rights to occupy official residences for retired TNI (Indonesian National Armed Forces) at the Kodam (Military Command) I Bukit Barisan. This research uses a descriptive normative legal approach, using secondary data sourced from primary legal materials and secondary legal materials. The placement of the TNI's official residence is divided into Class I starts when the official concerned officially assumes the position and ends when the official concerned officially no longer holds that position. Class II begins when the member concerned obtains a placement permit. The right to occupy an official residence ends if the person concerned is dishonorably discharged, and the person concerned is honorably discharged. Class III official houses can be transferred or sold to their occupants and become property rights, provided that the house is not in a state of dispute, the applicant must be a civil servant, retired, civil servant widow/widower, hero widow/widower, state official. and must be based on the provisions legislation" The exchange of houses or the transition of official residences into property rights within the area of the TNI Kodam 1 Bukit Barisan have never happened before Currently, the Kodam has only made the transfer of land, which was transferred to the community The author also does not find any clear classification. When concerning matter is questioned to the Kodam, the response is it is confidential, the statement shows the non-disclosure of information from the Kodam regarding things that should be public, so it could not be known clearly113 HalamanTesis Magiste
Marketing Communication Strategy of the Tourism Office in Increasing the Number of Visitors to the Tangkahan Tourist Attraction in Langkat Regency (Case Study in the Marketing Sector of the Culture and Tourism Service of North Sumatra Province)
78 HalamanWisata Tangkahan merupakan Objek Wisata yang bergerak pada potensi
ekowisata dengan keterlibatan masyarakat yang cukup baik. Konsep CBT
(Community Based Tourism) yang di terapkan untuk mewujudkan pengelolaan
pariwisata yaitu denga melibatkan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahi bagaimana upaya Dinas dalam pengembangan Pariwisata
Tangkahan yang ada di kabupaten Langkat. Dimana Wisata tersebut Belum terlalu
banyak yang tau , faktor nya karna minimnya sarana dan prasarana saat
berkunjung ke Tangkahan. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui bagaimana
Strategi Komunikasi Dinas Untuk meningkatkan pengunjung. Metode yang
digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data penelitian
kualitatif Deskriptif ini datanya diperoleh langsung dari informan atau subjek
penelitian, melalui wawancara, observasi, dan Dokumentasi. Teori yang
digunakan adalah IMC (integrated marketing communication). Hasil penelitian
menunjukan bahwa Strategi Dinas Pariwisata lakukan adalah sosialisai ke
Tangkahan, komunikasi pemasaran wisata yang dilakukan Dinas Pariwisata yaitu
memanfaatkan media sosial sebagai strategi promosi wisata. Komunikasi
pemasaran dengan membuat booklet, web-web,dan Aplikasi instagram, youtube,
facebook. Faktor penghambatnya adalah kurangnya dana untuk membangun
sarana dan prasarana menuju Tangkahan. Strategi komunikasi ini dapat
mempengaruhi jumlah pengunjung dengan upaya memberikan rancangan
bagaimana mempengaruhi wisatawan dengan berbagai cara agar tertarik
berkunjung. Tangkahan Tourism is a tourist attraction that operates on ecotourism
potential with quite good community involvement. The CBT (Community Based
Tourism) concept which is applied to realize tourism management is by involving
local communities. This research aims to find out how the Department is trying to
develop Tangkahan Tourism in Langkat district. Not too many people know where
this tourist attraction is, the reason is the lack of facilities and infrastructure when
visiting Tangkahan. Therefore, researchers want to know how the Department's
Communication Strategy is to increase visitors. The method used by the author in
this research is a qualitative method. This descriptive qualitative research data is
data obtained directly from informants or research subjects, through interviews,
observation and documentation. The theory used is IMC (integrated marketing
communication). The results of the research show that the Tourism Department's
strategy is to socialize to Tangkahan, tourism marketing communications carried
out by the Tourism Department, namely utilizing social media as a tourism
promotion strategy. Marketing communications by creating booklets, websites
and applications for Instagram, YouTube, Facebook. The inhibiting factor is the
lack of funds to build facilities and infrastructure towards Tangkahan. This
communication strategy can influence the number of visitors by providing plans
on how to influence tourists in various ways to be interested in visiting
PENGARUH VARIASI DOSIS BOSTER AMINO LIQUID TERHADAP PERTUMBUHAN DAN EFISIENSI PAKAN PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus)
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimum amino liquid terhadap Efisiensi pakan, pertumbuhan, dan sintasan ikan nila. Sedangkan manfaat dari hasil penelitiaan ini memberikan informasi kepada masyarakat tentang penggunaan Boster Amino Liquid pada pakan dalam bidang akuakultur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2019 di Balai Benih Ikan (BBI) Limbung, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Perlakuan yang digunakan yaitu (A) tanpa pengkayaan atau kontrol, (B) Pemberian Boster Amino Liquid 2 ml, (C) 3 ml dan (D) 4 ml/kg pakan. Benih ikan nila yang digunakan yaitu sebanyak 20 ekor/wadah dengan bobot rata-rata ±0,46 g/ekor ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan D menghasilkan pertumbuhan mutlak rata‐rata 26,97 gr, pertumbuhan spesifik 3,51%, dengan sintasan 100%, dan efisiensi pakan mencapai 35,80%. Parameter kualitas air selama penelitian dalam kondisi yang layak bagi pertumbuhan benih ikan nila
