1,721,047 research outputs found

    SORONG SERAH (STUDI ANALITIK PERUBAHAN KEPATUHAN BUDAYA)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meneliti dan mengungkapkan secara deskriftif analitik fenomenologis perubahan kepatuhan dalam budaya Sorong Serah pada masyarakat di Kecamatan Selong yang dipengaruhi oleh beberapa variable seperti pendidikan, pemahaman agama dan globalisasi sebagai variabel yang merubahnya. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologis dengan teknik pengumpulan data melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian diantaranya: Dalam aspek pendidikan, perubahan tersebut secara umum disebabkan oleh faktor yang  determinan yaitu faktor kebahasaan yang digunakan dalam prosesi Sorong serah. Dalam aspek pengetahuan agama, banyak memberikan penanaman dan pembiasaan dalam masyarakat di Kecamatan Selong untuk  kembali kepada ajaran yang di ajarkan dalam agama melalui proses pendidikannya. Dalam aspek globalisasi, adanya pemikiran masyarakat untuk lebih menyederhanakan delapan step proses adat merariq. Dimaklumi bahwa prosesi pernikahan baik dalam proses sebelum dan sesudah akad nikah membutuhkan kesibukan yang cukup banyak untuk semua keluarga, maka untuk mengurangi itu semua maka penyederhanaan proses merariq menjadi sebuah keniscayaan. This study aims to examine and reveal descriptively the phenomenological analysis of compliance change within the Sorong Serah culture in the community in Kecamatan Selong that is influenced by some variables such as education, religious understanding and globalization as the variables that change it. The approach used is qualitative by using phenomenological method with data collection technique through Observation, Interview and Documentation. The results of research include: In the aspect of education, the change is generally caused by a determinant factor is the language factor used in the procession Sorong handing. In the aspect of religious knowledge, many provide planting and habituation in the community in Kecamatan Selong to return to the teachings that are taught in religion through the process of education. In the aspect of globalization, the thought of the community to further simplify the eight steps of customary merariq process. It is understandable that the procession of marriage both in the process before and after the marriage ceremony requires a lot of busyness for all families, so to reduce it all then simplifying the process merariq be a necessity

    Effect of Layout Trimming And Urea Fertilizer Dose On Productivity Of Rice (Oryza sativa L.) Varieties Ciherang System Salibu (Ratoon Modification)

    Get PDF
    This study aims to determine the effect of layout trimming and urea fertilizer dose, and their interaction on the growth and yield of rice (Oryza sativa L.) varieties Ciherang on salibu system. The study was conducted by using Split Plot Design factorial. First factor is Urea fertilizer application consists of 4 levels. Ie. A0 = 0 kg ha-1 (control), A1 = 125 kg ha-1, A2 = 250 kg ha-1, A3 = 375 kg ha-1. Second factor is trimming layout consists of 3 levels. Ie. B0 = 5 cm from the base, B1 = 10 cm from the base, B2 = 15 cm from the base. Position trimming very significant effect on high Clump aged 4, 8 and 12 weeks after planting (WAP); the number of tillers per Clump aged 4, 8 and 12 WAP; the number of panicles per Clump; the production of dry grain. Urea fertilizer very significant effect on high Clump aged 4, 8 and 12 WAP; the number of tillers per Clump aged 4, 8 and 12 WAP; the number of panicles per Clump; the production of dry grain. Interaction trimming positions and urea fertilizer significant effect on the number of tillers per Clump age 8 WAP

    Pengaruh Pemberian Fermentasi Air Leri Dan Pupuk NPK Phonska Terhadap Pertumbuhan Tanaman Bunga Kupu-Kupu (Oxalis Triangularis)

    Get PDF
    Penelitian ini dilaksanakan di Lingkungan Kampung Tangnga, Kelurahan Matakali, Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar Propinsi Sulawesi Barat yang berlangsung pada bulan Desember 2014 sampai Maret 2015 yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon pertumbuhan Bunga Kupu-Kupu dengan melakukan Pemberian Fermentasi Air Leri dan Pupuk NPK Phonska. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok yang di susun dalam bentuk Faktorial terdiri dari dua faktor yaitu Faktor pertama pemberian Fermentasi Air Leri dengan tiga taraf yaitu:  A0 = Kontrol,  A1= penyiraman 15 ml/ polybag, A2= penyiraman 20 ml/ Polybag, Dengan aplikasi penyiraman 2 kali seminggu,kecuali telah terjadi hujan maka  Penyiraman air leri tidak dilakukan, Faktor kedua pemberian pupuk NPK Phonska dengan dua taraf yaitu : N1= 6 gram/polybag, N2 = 9 gram/polybag,pemupukan dilakukan pada hari ke 21 setelah tanaman tumbuh. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa pengaruh pemberian fermentasi Air Leri 20 ml / tanaman (A2) memberikan pengaruh lebih  baik dan berbeda nyata dibanding dengan tanpa pemberian fermentasi Air Leri /tanaman (A0) dan pemberian fermentasi  Air Leri  15 ml /tanaman (A1) pada waktu kecepatan tumbuh tanaman, demikian pula dengan pemberian pupuk NPK Phonska  dengan takaran 9 gram (N2) memberikan  pengaruh lebih baik dan berbeda nyata dibanding dengan pemberian pupuk NPK Phonska  dengan takaran 6 gram (N1) terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN IPS BERBASIS KEARIFAN LOKAL MAJA LABO DAHU UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SMP

    No full text
    Untuk memperluas kesadaran dan perspektif siswa, diperlukan sumber daya untuk bahan ajar yang dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran IPS. Bahan ajar yang solusinya sejalan dengan latar belakang sosial-budaya siswa dan dapat meningkatkan kepekaan siswa terhadap keberlanjutan bidang budaya dan pengetahuan lokal mereka. Generasi muda yang tumbuh pada masa ini perlu berevolusi dalam sejarah manusia lebih dari satu generasi, tatanan yang lebih tinggi yang cenderung meningkat dalam konteks etnis, sosial, bahasa, dan budaya yang berbeda. penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan analisis literatur dengan urutan pengumpulan data, mendokumentasikan, memeriksa dari berbagai perpustakaan, dan dianalisis sebagai sumber penelitian (Zeid, 2004). Hasil penelitian menunjukan bahwa kearifan lokal Maja Labo Dahu yang dimiliki masyarakat akan menumbuhkan karakter anak-anak sebagai generasi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, generasi sekarang perlu mengenali dan mengembangkan budaya daerah. Keahlian yang dimiliki masyarakat setempat akan mengacu pada karakter anak-anak Indonesia. Alternatif yang perlu peneliti gunakan adalah mengembangkan bahan ajar sesuai dengan teori, kebutuhan dan karakteristik lingkungan siswa, dan bahan ajar yang dapat meningkatkan pemahaman siswa, bahan ajar yang dapat meningkatkan karakter siswa, dan kesadaran masyarakat lokal akan pengetahuan budaya lokal

    The Catch of Little Tuna (Euthynnus sp.) in Relation to Thermal Front in the Makassar Strait

    Get PDF
    The Makassar Strait waters area is a potential area for the utilization of marine fishery resources in Indonesia especially for large pelagic fisheries because it is one of the migration trajectories of little tuna (Euthynnus sp.). In order to optimally utilize tuna resources, remote sensing technology based on oceanographic satellite imagery can be relied upon to facilitate identification, prediction, and spatial and temporal mapping of potential fishing areas. This study aims to study the phenomenon of oceanography (thermal front) as an indicator of potential for little tuna fishing areas in the Makassar Strait. Primary data was obtained through in-situ data collection (direct observation in the field by following fishing operations using the purse seine, while secondary data consisting of oceanographic data such as sea surface temperature and sea surface chlorophyll-a concentrations sourced from satellite imagery data (Aqua satellite with MODIS sensor). The distribution of the thermal front was analyzed using ArcGIS 10.4 software to determine the relationship between little tuna fishing productivity and the oceanographic phenomenon. Based on the analysis results, total of 61 positions for little tuna fishing using a purse seine, five (5) fishing positions were in the thermal front area, where the catch of little tuna is higher than the average catch outside the area. These results indicate that the thermal front can be used as an indicator of potential for little tuna fishing areas in the Makassar Strait

    KONSEP HUKUM TENTANG RADHA’AH DALAM PENENTUAN NASAB

    Get PDF
    Abstrak Tulisan ini membahas tentang Konsep Radha’ah dalam Penentuan Nasab disertai dalil dan alasan Wahbah Zuhaily dan Sayyid Sabiq mengenai kemahraman dalam radha’ah serta apa saja syarat dan rukun dalam Radha’ah dalam penentuan nasab. Penulisan ini menganilisa tentang radha’ah dalam konsep fikih adilatu dan fikih sunnah tentang radha’ah dalam penentuan nasab menurut pandangan Wahbah Zuhaily Dan Sayyid Sabiq Penelitian ini menggunakan bentuk penelitian kepustakaan (Library Research) bahan primernya kitab fikih Adilatu karangan prof Wahbah Zuhaily dan Fikih Sunnah karangan Sayyid Sabiq, sedangkan untuk bahan sekundernya penulis mengunakan literatur-literatur yang terkait tentang pembahasan yang akan dibahas, adapun metode analisa menggunakan metode deskriptif. hasil dari penelitian ini penulis menemukan adanya perbedaan antara kitab fikih adilatu dan fikih sunnah,   perbedaannya terletak pada jumlah ukuran susu yang menyebabkan mahram Sayyid Sabiq memahami bahwa satu susuan maksudnya maksudnya susuan dalam ukuran yang sedikit sedangkan wahbah Zuaily mensyaratkan kemahraman sepersusuan ukuranya lima kali susua

    KONSEP HUKUM TENTANG RADHA’AH DALAM PENENTUAN NASAB

    Get PDF
    AbstrakTulisan ini membahas tentang Konsep Radha’ah dalam Penentuan Nasab disertai dalil dan alasan Wahbah Zuhaily dan Sayyid Sabiq mengenai kemahraman dalam radha’ah serta apa saja syarat dan rukun dalam Radha’ah dalam penentuan nasab.Penulisan ini menganilisa tentang radha’ah dalam konsep fikih adilatu dan fikih sunnah tentang radha’ah dalam penentuan nasab menurut pandangan Wahbah Zuhaily Dan Sayyid SabiqPenelitian ini menggunakan bentuk penelitian kepustakaan (Library Research) bahan primernya kitab fikih Adilatu karangan prof Wahbah Zuhaily dan Fikih Sunnah karangan Sayyid Sabiq, sedangkan untuk bahan sekundernya penulis mengunakan literatur-literatur yang terkait tentang pembahasan yang akan dibahas, adapun metode analisa menggunakan metode deskriptif.hasil dari penelitian ini penulis menemukan adanya perbedaan antara kitab fikih adilatu dan fikih sunnah,   perbedaannya terletak pada jumlah ukuran susu yang menyebabkan mahram Sayyid Sabiq memahami bahwa satu susuan maksudnya maksudnya susuan dalam ukuran yang sedikit sedangkan wahbah Zuaily mensyaratkan kemahraman sepersusuan ukuranya lima kali susuan

    PENGARUH BERBAGAI JENIS MEDIA TANAM DAN WARNA NAUNGAN TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT JAHE MERAH (Zingiber officinalevar.Rubrum) DI POLIBAG

    No full text
    ABSTRAK The research was conducted on Jalan Cendana, Kisaran Naga Village, Kisaran Timur District, Asahan Regency, North Sumatra Province with a flat topography ± 10 m above sea level. This research was conducted from January to March 2020. The materials used in this study were old ginger rhizome, top soil, sand, cow manure and water, while the tools used were polybags 25 cm x 20 cm in size, white and black shading plastic, rope bamboo for shade frames, Plastic rope and tarpaulin, hoe, shovel, gembor, knife, paranet, transparent white plastic and jet black plastic and stationery, calculator, meter. This research was prepared based on a factorial randomized block design (RBD) consisting of 2 treatment factors and 3 replications, where the first factor was various types of growing media consisting of 3 levels, namely: M1 = soil, M2 = sand + cow dung (1: 1) and M3 = soil + sand + cow dung fertilizer (1: 1: 1) and the second factor is the effect of shade which consists of 3 levels, namely: N1 = no shade, N2 = black and N3 = white. There is an effect of the planting medium on the percentage of growth, plant height and number of leaves of red ginger. The best planting medium was obtained from topsoil growing media + sand + cow chalk fertilizer (M3) with a growth percentage of 94.44%, plant height at 7 MST15.89 cm and number of leaves 10.17. There is an effect of shade color on the percentage of growth, number of shoots, plant height and number of leaves of red ginger. The best shade color was obtained from transparent white (N3) with a growth percentage of 97.22%, the number of shoots 1.89 shoots, 16.89 cm plant height and 10.67 leaves number and there was an influence of the interaction between planting medium and shade color on the number of shoots and number of leaves at the age of 3 MST and 7 MST. The best interaction was shown by the treatment of topsoil growing media + cow dung fertilizer and transparent white shade (M2N3) with 2.50 shoots and topsoil + sand + cow dung fertilizer and transparent white shade (M3N3) with 10 leaves. 83 strands. Kata kunci: Growing medium, Shade color, Ginger re

    Spatial and Temporal Distribution of Skipjack and Little Tuna in Fisheries Management Area 713

    Get PDF
    Indonesian Fisheries Management Area (IFMA) 713 is a strategic and potential area for utilizing large pelagic fishery resources. In general, there are no fixed fishing grounds for large pelagic fish, and they are always changing and moving following the movement of environmental conditions, which naturally causes fish to choose a more suitable habitat. This study examines the distribution and abundance of skipjack tuna (Katsuwonus pelamis) and little tuna (Euthynnus sp) in relation to oceanographic conditions such as the distribution of sea surface temperature and sea surface chlorophyll-a concentrations in Indonesian Fisheries Management Area 713, which includes the Makassar Strait, Flores Sea, and Bone Bay. Based on the findings, skipjack tuna tends to be caught at warmer temperatures and higher chlorophyll-a concentrations than little tuna. Skipjack tuna tended to be distributed at a temperature of 29.84°C-30.28°C, which was associated with a chlorophyll-a concentration of 0.3 mg m-3, in contrast to little tuna, which was distributed at a temperature of 27.92°C-28.66°C with the most productive chlorophyll-a concentration (relatively high CPUE) of 0.2 mg m-3. This information on habitat distribution and optimum conditions of oceanographic parameters is very useful for the sustainable management of skipjack tuna and little tuna in the IFMA 713. in contrast to little tuna, which was distributed at a temperature of 27.92°C-28.66°C with the most productive chlorophyll-a concentration (relatively high CPUE) of 0.2 mg m-3. This information on habitat distribution and optimum conditions of oceanographic parameters is very useful for the sustainable management of skipjack tuna and little tuna in the IFMA 713. in contrast to little tuna, which was distributed at a temperature of 27.92°C-28.66°C with the most productive chlorophyll-a concentration (relatively high CPUE) of 0.2 mg m-3. This information on habitat distribution and optimum conditions of oceanographic parameters is very useful for the sustainable management of skipjack tuna and little tuna in the IFMA 713

    KONSEP HUKUM TENTANG RADHA’AH DALAM PENENTUAN NASAB

    No full text
    AbstrakTulisan ini membahas tentang Konsep Radha’ah dalam Penentuan Nasab disertai dalil dan alasan Wahbah Zuhaily dan Sayyid Sabiq mengenai kemahraman dalam radha’ah serta apa saja syarat dan rukun dalam Radha’ah dalam penentuan nasab.Penulisan ini menganilisa tentang radha’ah dalam konsep fikih adilatu dan fikih sunnah tentang radha’ah dalam penentuan nasab menurut pandangan Wahbah Zuhaily Dan Sayyid SabiqPenelitian ini menggunakan bentuk penelitian kepustakaan (Library Research) bahan primernya kitab fikih Adilatu karangan prof Wahbah Zuhaily dan Fikih Sunnah karangan Sayyid Sabiq, sedangkan untuk bahan sekundernya penulis mengunakan literatur-literatur yang terkait tentang pembahasan yang akan dibahas, adapun metode analisa menggunakan metode deskriptif.hasil dari penelitian ini penulis menemukan adanya perbedaan antara kitab fikih adilatu dan fikih sunnah,   perbedaannya terletak pada jumlah ukuran susu yang menyebabkan mahram Sayyid Sabiq memahami bahwa satu susuan maksudnya maksudnya susuan dalam ukuran yang sedikit sedangkan wahbah Zuaily mensyaratkan kemahraman sepersusuan ukuranya lima kali susuan </jats:p
    corecore