1,720,965 research outputs found
Tafsir Ilmi
Buku daras ini hanya mengungkap sedikit ayat-ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan. Apa yang mengemuka dalam pembahasan mengenai teori-teori ilmiah dan temuantemuan modern mendapatkan posisinya dalam berbagai ungkapan al-Qur’an. Tetapi seperti yang dikemukakan di atas, ini bukan sebagai justifikasi terhadap al-Qur’an bahwa al-Qur’an merupakan kitab ilmu pengetahuan. Kajian terhadap ayat-ayat ini akan semakin mendapat tempat karena ditemukannya berbagai hal yang dianggap misterius sebelumnya menjadi kenyataan
MENYELAMI MAKNA HARI AKHIR DALAM AL-QUR’AN
Hari akhir adalah sebuah istilah yang dipakai oleh al-Qur’an untuk menunjuk kepada waktu kehidupan yang panjang sesudah kehidupan ini hancur lebur dan berakhir, termasuk di dalamnya semua proses dan peristiwa yang terjadi pada hari itu. Kesadaran manusia untuk mengarahkan perbuatan-perbuatan mereka kepada kebajikan dan menjadi tameng dari keinginan untuk melakukan kemaksiatan. Hari akhir sangat penting untuk menumbuhkan kesiapan mental dalam menghadapi kehadirannya. Penggunaan term yawm yang diikuti kata al-akhir mengindikasikan waktu yang panjang tetapi kemungkinannya juga bisa berakhir. Hal penting lainnya dari kepercayaan ini adalah bahwa ketaatan dan ketundukan kepada Allah harus semakin ditingkatkan seiring dengan kepercayaan bahwa semua perbuatan yang dilakukan manusia akan dibalas oleh Allah swt. Penerapan pengambilan makna berdasarkan kronologis turunnya ayat sangat membantu di dalam melihat tahapan-tahapan perkembangan makna dari sebuah tema pokok yang ada di dalam al-Qur’an
HADIS-HADIS TENTANG TAWAF
Tawaf yang dilakukan oleh kaum muslimin pada hakikatnya adalah mengelilingi Ka’bah tujuh kali dengan syarat tertentu disertai niat mendekatkan diri kepada Allah swt., dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir disana, tiga diantaranya harus dilakukan dengan lari-lari kecil ketika kondisi memungkinkan dan bertakbir ketika sampai di sudut Hajar Aswad. Termasuk pula dalam pengertian ini adalah kegiatan ritual sa’i antara Shafa dan Marwah. Wujud tawaf dapat dilihat pada bagian-bagian tawaf yang terdiri atas tawaf qudūm, ifadhah, dan wada’. Manfaat tawaf yang berasal dari hadis Rasulullah adalah barangsiapa yang melakukan tawaf di Baytullāh selama tujuh hari, maka nilai pahalanya sama dengan memerdekakan seorang budak
MEMAKNAI KISAH ASHAB AL-KAHFI DALAM AL-QUR’AN
Sayyid Quthub adalah tokoh yang tidak saja diakui keulamaannya tetapi juga kegigihannya dalam memperjuangkan tegaknya Islam, dengan pemberontakan melawan penguasa sekalipun. Dengan gaya dakwahnya yang demikian keras maka pengamat gerakan Islam menjulukinya radikalis Islam generasi al-Banna'. Dibalik "kekerasannya" dalam berdakwah Quthub sangat produktif dalam menulis dan salah satu karya monumentalnya adalah Tafsir Fi Zhilal al-Qur'an yang ia tulis selama menjalani hukuman di penjara atas tuduhan makar. Inilah kemudian yang menjadi fokus kajian dalam artikel ini, apakah kehidupan Quthub dalam kancah politik dan situasi pergolakan sosial ketika tafsirnya ditulis berpengaruh teradap kontent tafsirnya? Melalui pendekatan historis dan content analysis (analisis wacana) penelitian ini menemukan bahwa situasi kebatinan Quthub ketika menulis tafsir, serta situasi sosial-politik di Mesir letika itu sangat terasa ketika membaca tafsir Fi Zhilal al-Qur'an. Akibatnya tafsir itu sering di sebut Tafsir Harakah (Tafsir Gerakan)
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
