356 research outputs found

    PENGARUH PROFITABILITAS,LIKUIDITAS,STRUKTUR MODAL,DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN NILAI TUKAR SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN NON KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA / SUPARMIN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, likuiditas, struktur modal, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan nilai tukar sebagai variabel moderasi pada perusahaan non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2015 baik secara parsial maupun simultan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 1.270 sampel yang terdiri dari 254 perusahaan non keuangan dalam periode 5 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa regresi dengan metode Robust Least Square (M-Estimation) dengan menggunakan program Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial yang memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan adalah variabel profitabilitas (return on asset(, likuiditas (current ratio), struktur modal (debt to asset ratio), dan ukuran perusahaan (Ln total assets). Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memoderasi hubungan profitabilitas, likuiditas, struktur modal terhadap nilai perusahaan. Pengujian secara simultan dari semua variabel penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas, likuiditas, struktur modal, ukuran perusahaan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata Kunci : profitabilitas, likuiditas, struktur modal, ukuran perusahaan, nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS, nilai perusahaan

    Translation in the Teaching of a Foreign Language As a Means and As an End

    No full text
    Abstract: In the history of foreign language teaching translation has alternately been praised and condemned. Unfortunately, the praise and condemnation were based on a rather simplistic, biased, and extreme view of the role of translation. In this view no clear, explicit distinction was made between translation as a means and as an end although in practice people already showed a tendency to be more concerned with one aspect than the other. Moreover, in their treatment of translation people tended to take an "either ... or ..." position. Either take it or leave it. This paper proposes a more explicit, balanced, and moderate attitude towards translation and its two aspects. It is suggested that a clear distinction be made between translation as a means and as an end and that each be treated accordingly in a better programmed way. The treatment should consider the level of instruction. At the beginning level translation should be treated more as a means than as an end. Gradually, as the level of instruction progresses the role of translation as a means is reduced, while its role as an end is increased so that at the more advanced levels translation will be treated more as an end than as a means. Accordingly, translation should not be totally abandoned or too liberally used. However, the use and disuse should be based on a careful and well-prepared program. In line with the idea that translation be treated as an end at the more advanced level, and considering its importance for a developing nation, it is also proposed here that translating be adopted as a "fifth skill" to be pursue

    BAHASA INGGRIS SEBAGAI SALAH SATU SARANA PENUNJANG KEGIATAN PROMOSI WISATA ALAM DI TAMAN NASIONAL MERU BETIRI

    No full text
    Taman Nasional adalah suatu bentuk kawasan konservasi yang dapat dikembangkan tnenjadi salah satu bentuk wisata minat khusus. Taman Nasional dalam kegiatannya mempunyai beberapa fungsi, yaitu fungsi pendidikan, penelitian, pariwisata dan konservasi sebagai fungsi utamanya. Fungsi pariwisata atau rekreasi yang ada di Taman Nasional diwujudkan dalam bentuk wisata alam yang tidak semua orang suka dan bisa melakukannya. Adapun aktivitas dan wisata alam adalah seperti pengamatan plasma nutfah, pengamatan burung, satwa endemik, tanaman endemik dan lain-lain. Selain hal tersebut wisatawan dapat melakukan kegiatan rekreasi seperti memancing, berenang, menyelam, berjemur dan lain-lain. Dalam upaya pengembangan wisata alam khususnya untuk menarik wisatawan mancanegara Taman Nasional melakukan beberapa upaya promosi, yang diwujudkan dalam bentuk leaflet wisata, buku infonnasi wisata dan pemasangan papan reklame. Selain itu pembangunan saran dan prasarana wisata serta kegiatan-kegiatan lain seperti perlombaan memancing, windsurfing juga terus ditingkatkan. Dalam upaya promosi tersebut diatas bahasa inggris berperan penting sebagai saran komunikasi internasionaL Bahasa inggris sangat dibutuhkan mengingat banyaknya wisatawan asing yang datang untuk melakukan kegiatan wisata alam. Para wisatawan membutuhkan informasi tentang segala sesuatu yang ada didalatn kawasan Taman Nasional. Para wisatawan akan lebih mudah mendapatkan informasi apabi la Taman Nasiunal mempunyai cukup banyak leaflet atau brosur maupun buku panduan wisata yang berbahasa inggris. Peningkatan sumber daya manusia di bidang bahasa Inggris juga sangat mempermudah penyampaian informasi. Disinilah bahasa Inggris sangat berperan dalam upaya peningkatan promosi wisata alam

    Rekonsiliasi Hukum Dan Hak Asasi Manusia Dari Perspektif Hukum Agama

    No full text
    Reconciliation , " Ham Serious Violation " is one form of " political crime " , in which between the perpetrator and the victim there is a relationship of power , the perpetrator was a " ruler " while the victim is " people" . Settlement will not be finished , as long as the structure and power systems perpetuate oppression and arbitrary action . According to Galtung , ' violence is also referred to as structural violence ' , which is unlawful . God's Word , the placement of man as caliph in the earth is Allah 's mandate was responsible for creating consensus for peace , tranquility , order and welfare of the nation and stateRekonsiliasi, “Pelanggaran Ham Berat” adalah salah satu bentuk “Kejahatan Politik”, dimana antara pelaku dan korban ada hubungan kekuasaan, yaitu pelaku adalah “penguasa” sedangkan korban adalah “rakyatnya”. Penyelesaian tidak akan selesai, selama struktur dan sistem kekuasaan melanggengkan penindasan dan tindakan sewenang-wenang. Menurut Galtung, ‘kekerasan yang terjadi juga disebut sebagai kekerasan struktural', yang melanggar hukum. Firman Allah, penempatan manusia sebagai khalifah dimuka bumi adalah amanat Allah untuk bertanggung jawab menciptakan musyawarah untuk mewujudkan perdamaian, ketenteraman, ketertiban dan kesejahteraan hidup dalam berbangsa dan bernegar

    Reorientasi Peran Polri dalam Penanganan Konflik Sosial dari Perspektif Penegakan Hukum

    No full text
    Reorientation of Police who played the role in conflict resolution must be done. Another aim is to understand the strategies and social conflict handling mechanisms to achieve peace is in line with the demands of law, democracy , justice and truth, as well as human rights. The research found that the handling of social conflicts, Police as law enforcement responsible for maintaining security in the country are required to have expertise and skills professionally and proportionately in line with the demands of law, democracy, justice and truth, as well as human rights

    PENGARUH KENAKALAN SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR BIDANG STUDI AQIDAH AKHLAQ DI MADRASAH ALIYAH ASSALAM KECAMATAN BANGILAN KABUPATEN TUBAN

    No full text
    Gagalnya pendidikan tersebut akan menjadikan anak remaja yang nakal. Sebagaimana yang terjadi akhir-akhir ini di beritakan dimedia masa banyak anak usia sekolah sering berkelahi, mabuk-mabukan menggunakan obat-obatan terlarang dan sebagainya. Dengan adanya kenyataan tersebut, akan menghambat tujuan pendidikan yang di cita-citakan dalam UUSPN. Untuk menanggulangi permasalahan remaja itu di perlukan keija sama antara orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan pemerintah untuk mencari factor-faktor penyebab teijadinya krisis moral yang melanda para remaja dan sekaligus mencari jalan keluamya untuk memperbaiki masalah tersebut. Namun demikian, seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang membawa dampak pada semua dimensi dan aspek kehidupan manusia, antaralain idiologi, politik, ekonomi, sosial-budaya, pertahanan dan keamanan, interaksi tersebut telah mengantarkan semua bangsa di dunia menuju ke era globalisasi. Terpaan gelombang modemisasi dan budaya global yang terus kian teijadi, menyebabkan tersisihkannya sendi-sendi kehidupan termasuk terkikisnya nilai-nilaireligi pada sebagian besar masyarakat remaja dan anak-anak. Fenomena tersebut, memaksa secara perlahan sebagian peserta didik mengalami krisis “kehampaan nilai”, yang pada ujungnya mereka akan tumbuh tanpa sentuhan nilai-nilai normatif dalam hidupnya. Dilihat dari sisi transformasi nilai dalam konteks komunikasi massa, maka hampir sepanjang waktu, film dan televisi menghadirkan perilaku bebas di lingkungan keluarga, kekerasan, dan aurat yang dengan bebas dipertontonkan. Semua kenyataan tersebut memberikan pengalaman tersendiri pada anak-anak, yang pada ujungnya terakumulasi dalam berbagai bentuk penyimpangan perilaku sehYngga munculah kenakalan-kenakalan remaja. Baik itu kenakalan yang melanggar hukum dan kenakalan yang melanggar kaidah Agama Islam. Berpijak dari uraian di atas permasalahan penelitian mi adalah (1) bagaimanakah kenakalan siswa MA Assalam Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban, (2) bagaimanakah prestasi belajar bidang studi Aqidah Akhlaq siswa MA Assalam Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban, dan (3) adakah pengaruh kenakalan siswa terhadap prestasi belajar bidang studi Aqidah Akhlaq MA Assalam Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui kenakalan siswa MA Assalam Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban,(2) Untuk mengetahui prestasi belajar bidang studi Aqidah Akhlaq siswa MA Assalam Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban, dan (3) Mengetahui ada tidaknya pengaruh kenakalan siswa terhadap prestasi belajar bidang studi Aqidah Akhlaq MA Assalam Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 siswa di MA Assalam Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban. Setelah penelitian ini dilakukan terhadap 30 siswa anggota sampel, dan data analisis dengan teknik korelasi product moment menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara kenakalan siswa terhadap prestasi belajar bidang studi Aqidah Akhlaq MA Assalam Kecamatan Bangilan Kabupaten Tuban

    BAHASA INGGRIS SEBAGAI SARANA PENUNJANG PROMOSI OBYEK WISATA DAN PEMENTASAN BUDAYA DI KABUPATEN PROBOLINGGO

    No full text
    Dari berbagai macam kegiatan yang dilaksanakan oleh penulis, maka penulis dapat memberikan kesimpulan bahwa : 1. Obyek wisata dan pementasan budaya mempunyai peranan yang sangat penting untuk memperluas dan meningkatkan kepariwisataan di Kabupaten Probolinggo. 2. Setelah melaksanakan Praktik Kerja Nyata pada Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Probolinggo, penulis dapat memperoleh beberapa tambahan wawasan dan pengetahuan baru tentang kepariwisataan, khususya pada bidang Obyek Wisata dan Pementasan Budaya, serta sekaligus dapat ikut secara langsung dalam kegiatan yang dilakukan pada bidang tersebut. 3. Salah satu usaha promosi yang harus dilakukan adalah pengadaan bahan promosi cetak maupun visual, yang dalam hal ini sangat diperhatikan agar semaksimal mungkin dapat menarik para wisatawan. 4. Dalam rangka menunjang kegiatan Promosi, peranan Bahasa Inggris sebagai bahasa asing mutlak diperlukan sebagai media informasi bagi wisatawan mancanegara, untuk menampilkan suatu produk wisata

    PERANAN FRONT OFFICE DEPARTMENT DALAM MENINGKATKAN OPERASIONAL HOTEL PADA HOTEL TAMPIARTO PLAZA PROBOLINGGO

    No full text
    Berdasarkan hasil Praktek Kerja Nyata (PICN) yang telah dilakukan di Hotel Tampiarto Plaza Probolinggo mengenai kegiatan kerja Front Office Department ini, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : a) Front Office Department merupakan alur lalu lintas keluar masuknya tamu. Oleh karena itu, maka departemen ini hendaknya harus memperhatikan kebersihan dan kerapian di lingkungan counter reception, yang mans berhubungan langsung dengan para tamu yang lewat. b) Front Office Department merupakan wakil dari perusahaan dan mencakup kegiatan awal pelayanan di area hotel bagian depan bagi tamu menginap dan pengguna jasa lainnya serta memberikan palayanan-pelayanan berupa: Tempat penerimaan tamu Pusat informasi dan pecan (informasin source) Pembayaran kredit tunai Penitipan barang berharga tamu Komunikasi lewat telpon hotel Pemesanan kamar tiket Penanganan keluhan tamu (guest complaint) c) Pelayanan terbaik yang diberikan kepada tamu akan membuat rasa bangga dan puas yang mana akan sangat menguntungkan pihak hotel sebagai bahan promosi sekaligus untuk penjualan pada tahap selanjutnya
    corecore