1,727,836 research outputs found
Pelatihan Pengembangan Karakter Agen Perubahan Anti Tindakan Koruptif Pada Siswa SMA Dr. Soetomo
Upaya pemberantasan korupsi tidak bisa dengan memangkas yang terlihat saja, melainkan harus dengan gerakan sosial, mendalam dan mengarah kepada perubahan sosial budaya. Berbicara soal sikap antikorupsi tidak terlepas dari kata "integritas". Seseorang yang menjaga integritas akan memiliki sikap yang mencegahnya untuk melakukan tindak pidana korupsi. Karena itulah, nilai-nilai integritas menjadi salah satu hal penting dalam pencegahan korupsi. Integritas adalah bertindak dengan cara yang konsisten dengan apa yang dikatakan.Nilai integritas merupakan kesatuan antara pola pikir, perasaan, ucapan, dan perilaku yang selaras dengan hati nurani dan norma yang berlaku. Kesembilan nilai itu adalah jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. Untuk itu melihat prestasi prestasi anak didik SMA Dr. Soetomo yang banyak maka perlu terus dibekali dengan sembilan nilai sehingga dalam kehidupan sehari hari siswa tetap tercermin nilai-nilai yang sejalan dengan visi misi dan tujuan dari SMA Dr. Soetomo, sehingga tercermin generasi mudah yang diharapkan
Cost-Effectiveness Pelaksanaan Program Peningkatan Pelayanan Blud di RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Pada tahun 2015 RSUD Dr Soetomo mempunyai 8 program yang sumber dana yang diperoleh dari dana APBD dan APBN. Penggunaan dana tersebut belum dilakukan pengukuran kinerja terhadap program yang dilakukan di Rumah Sakit. Pengukuran kinerja dapat diukur menggunakan metode Cost-Effectiveness yaitu perbandingan antara cost-outcome dengan biaya program. Pengukuran Cost-Effectiveness dilakukan terhadap pelaksanaan program peningkatan pelayanan Badan Layanan Umum Daerah di RSUD Dr. Soetomo tahun 2015. Rancang bangun penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan telaah dokumen yang dilakukan terhadap dokumen SAKIP tahun 2015. Penelitian ini mengkaji efektifitas outcome yang dihasilkan dengan input (dana) yang dianggarkan. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah Dokumen Sistem Akuntabilitas Kinerja Instalasi Pemerintah yaitu Rencana strategis RSUD Dr. Soetomo Tahun 2015, Dokumen Rencana Kinerja Tahunan Tahun 2015, Dokumen Perubahan Pelaksanaan Anggaran Tahun 2015, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2015. Analisa data yang digunakan adalah secara deskriptif yaitu analisis yang didasarkan pada perhitungan untuk mengetahui tingkat rasio. Hasil dari identifikasi input diketahui bahwa dana yang digunakan yaitu 87%dari total dana yang dianggarkan. Output pada penelitian ini adalah jumlah sub kegiatan yang dilakukan untuk mendukung kegiatan yang dilakukan oleh setiap Bidang/Bagian. Output dapat juga berupa jumlah dokumen yang dihasilkan dari kegiatan tersebut. Outcome yang akan dicapai pada tahun 2015 adalah 14 IKU direktur. Outcome ini dicapai dalam waktu satu tahun dan pengukurannya dalam jangka waktu yang lama. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 14 IKU Direktur ada 1 IKU termasuk dalam kategori Efektif, 11 IKU yang termasuk dalam kategori cukup efektif, 1 IKU termasuk dalam kategori kurang efektif, dan 1 IKU termasuk dalam kategori tidak efektif. Pelaksanaan kegiatan yang mendukung outcome 14 IKU tersebut berasal dari program peningkatan pelayanan Badan Layanan Umum Daerah di RSUD Dr. Soetomo tahun 2015, maka dapat disimpulkan bahwa pengukuran Cost-Effectiveness pelaksanaan program peningkatan pelayanan Badan Layanan Umum Daerah di RSUD Dr. Soetomo tahun 2015 termasuk dalam kategori cukup efektif
Analisis TIME Series Metode Winter Jumlah Penderita Gastroenteritis Rawat Inap Berdasarkan Data Rekam Medis di RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Masalah Gastroenteritis (GE) ialah masalah kesehatan masyarakat yang penanggulangannya tidak hanya dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja, melainkan dengan melakukan pemahaman tentang kebersihan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi setiap harinya juga menyangkut aspek pengetahuan dan perilaku yang kurang mendukung pola hidup sehat.Analisis time series dan proyeksi tentang morbiditas bisa memberikan informasi yang berkaitan dengan angka kesakitan yang terjadi. Di RSUD Dr. Soetomo Surabaya jumlah penderita GE perbulan rata-rata mencapai 200 pasien. Dengan tingginya jumlah pasien GE tersebut, maka akan dilakukan analisis time series pada penderita GE di bagian unit rekam medis rawat inap RSUD Dr. Soetomo Surabaya berdasarkan data bulanan tahun 2011 sampai 2014, dilihat dari kejadian setiap bulannya. Hasil prediksi jumlah penderita GE rawat inap bulan Mei 2014 terjadi peningkatan jumlah penderita menjadi 95 penderita; bulan Juni-Agustus terjadi penurunan jumlah penderita menjadi 80, 59, dan 16 penderita; September-November terjadi peningkatan menjadi 62, 103, dan 142 penderita; Mei-November 2014 Laki-laki mengalami peningkatan jumlah penderita pada bulan Mei sebanyak 54 penderita; bulan Juni-Agustus 2014 mengalami penurunan jumlah penderita menjadi 48, 38, dan 10 penderita; bulan September-November 2014 mengalami peningkatan jumlah penderita sebanyak 29, 65, dan 83 penderita sebanyak di RSUD Dr. Soetomo
Perhitungan portal bertingkat dengan cara takabeya bag. 1 (pengenalan metode takabeya)/ Soetomo
67 hal.: ill.; 27 cm
Pendekatan Bayesian untuk Analisis Survival pada Kasus Demam Berdarah Dengue Pasien RSUD Dr. Soetomo Surabaya
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Indonesia menjadi negara Asia Tenggara tertinggi dengan kasus DBD. Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah kasus DBD tertinggi kedua pada 2017 dan 2018. Salah satu analisis statistika yang digunakan untuk mengetahui ketahanan hidup adalah analisis survival, sehingga akan dianalisis model survival faktor karakteristik pasien yang mempengaruhi laju kesembuhan (lama rawat inap) pasien DBD di RSUD Dr. Soetomo. Analisis Bayesian memperlakukan semua parameter yang tidak diketahui sebagai variabel random dan memiliki distribusi. Estimasi parameter dengan pendekatan bayesian untuk mengatasi kasus jumlah data terbatas karena mempertimbangkan distribusi prior (informasi sebelumnya). Model survival parametrik yang digunakan mengikuti pola distribusi Weibull 3 dan 2 parameter. Model terbaik dengan WAIC terkecil adalah model survival Weibull 2 parameter dengan faktor yang berpengaruh signifikan adalah usia pasien, pendidikan terakhir (SMA), pekerjaan (tidak bekerja), diagnosis masuk rumah sakit (II), suhu tubuh, denyut nadi, dan kadar sel darah putih
Hubungan Motivasi Kerja terhadap Kepatuhan dalam Pengembalian Berkas Rekam Medis di Seksi Rekam Medis Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo
Pengembalian berkas rekam medis adalah sistem yang cukup penting di seksi rekam medis, karena pengembalian berkas rekam medis dimulai dari berkas tersebut berada diruang rawat sampai kembali ke seksi rekam medis sesuai dengan kebijakan batas waktu pengembalian yaitu 2x24 jam. Berdasarkan data evaluasi pada bulan Februari 2016 dapat dilihat adanya keterlambatan yaitu dari 3451 berkas rekam medis pasien Keluar Rumah Sakit (KRS) terdapat 859 atau sekitar 24,9% berkas rekam medis belum masuk pada seksi rekam medis. Penelitian dilakukan pada bulan Mei 2016 – Juli 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner tertutup yang ditujukan pada dokter, perawat/bidan dan petugas rekam medis di Instalasi Rawat Inap RSUD Dr. Soetomo. Sampel dalam penelitian ini yaitu 81 orang responden yang terdiri dari dokter, perawat/bidan dan petugas rekam medis. Analisis data menggunakan teknik korelasi spearman dan crosstab dengan hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan tanggung jawab dengan kepatuhan (p=0,388), tidak ada hubungan beban kerja dengan kepatuhan (p=0,206), tidak ada hubungan penghargaan prestasi dengan kepatuhan (p=0,213), namun ada hubungan motivasi dari pimpinan terhadap kepatuhan (p=0,029) karena dari 4 faktor motivasi yang memiliki hubungan dengan kepatuhan hanyalah 1 faktor dan 3 faktor lainnya tidak memiliki hubungan maka pada penelitian ini motivasi tidak memiliki hubungan terhadap kepatuhan (p=0,250). Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan motivasi (meliputi: tanggung jawab, beban kerja, motivasi dari pimpinan dan penghargaan prestasi) terhadap kepatuhan pengembalian berkas rekam medis di seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo. Saran yang diberikan adalah lebih meningkatkan lagi tanggung jawab terhadap setiap pekerjaan, pemahaman pengetahuan tentang tupoksi yang akan berhubungan dengan beban kerja dan pemberian penghargaan berupa reward secara berkala kepada ruangan yang telah patuh dalam hal pengembalian berkas rekam medis dari ruang rawat inap ke seksi rekam medis RSUD Dr. Soetomo
Analisis Faktor Penyebab Keterlambatan Pengumpulan Sasaran Kerja Pegawai Administrasi Kesehatan Bagian Kepegawaian di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo
Awal tahun 2014 sistem penilaian prestasi kinerja pegawai di RSUD Dr. Soetomo dirubah sesuai dengan perintah Peraturan Undang-Undangan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Negeri Sipil pada pasal 75 dijelaskan bahwa penilaian prestasi kinerja didasarkan pada sistem prestasi dan sistem karier, hal ini menyebabkan persentase keterlambatan pengumpulan sasaran kerja pegawai mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis faktor penyebab keterlambatan pengumpulan sasaran kerja pegawai administrasi kesehatan bagian kepegawaian di RSUD Dr. Soetomo. Penelitian ini bersifat penelitian deskriptif (deskriptive research). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability sampling yaitu sebanyak 31 pegawai administrasi kesehatan di bagian kepegawaian dan jumlah responden yang didapatkan pada penelitian ini sebanyak 25 pegawai administrasi kesehatan. Hasil penelitian ditemukan dari indikator penelitian yaitu faktor yang mempengaruhi kepatuhan seseorang (individu) diantaranya pengetahuan, sikap, tindakan dan motivasi pegawai administrasi kesehatan di bagian kepegawaian perlu diperbaiki, karena ada ketidak seimbangan yang akhirnya menyebabkan keterlambatan dalam pengumpulan sasaran kerja pegawai administrasi kesehatan di bagian kepegawaian. RSUD Dr. Soetomo khususnya pada bagian kepegawaian disarankan menyelenggarakan sosialisasi terkait dengan isi dari Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 1 Tahun 2013 Tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 Tentang Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Negeri Sipil guna menambah pengetahuan tenaga administrasi kesahatan di bagian kepegawaian tentang batas waktu pengumpulan sasaran kerja pegawai dan memperlancar proses penyusunan sasaran kerja pegawai dan diharapkan adanya ketegasan pimpinan dalam memberikan penghargaan (reward) dan hukuman (punisment) sesuai dengan standar prosedur operasional penilaian prestasi kerja pegawai yang berlaku terkait ketepatan waktu pengumpulan sasaran kerja prgawai. Selain itu, diharapkan pula keterlibatan pimpinan atas kesulitan yang dialami bawahannya
Perhitungan portal bertingkat dengan cara takabeya, jil. 2 (perluasan metode takabeya)/ Soetomo H.M
70 hal.; 28 cm
Perhitungan portal bertingkat dengan cara takabeya, jil. 2 (perluasan metode takabeya)/ Soetomo H.M
70 hal.; 28 cm
Analisis Tingkat Beban Kerja Terhadap Stres Kerja Perawat Di Instalasi Diagnostik Intervensi Kardiovaskular Rsud Dr. Soetomo
ABSTRAKPenelitian ini dilakukan di Instalasi Diagnostik Intervensi Kardiovaskular (IDIK) Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo merupakan Rumah Sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tipe A Pendidikan. Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo telah menyediakan pelayanan dan fasilitas terlengkap untuk pasien bayi sampai dengan para lansia dengan berbagai masalah kesehatan. Berbagai jenis pelayanan kesehatan yang diberikan, salah satu jenis pelayanan RSUD Dr. Soetomo adalah pelayanan kardiovaskuler terdapat di Instalasi Diagnostik Intervensi Kardiovaskular (IDIK). IDIK merupakan suatu unit pelaksana atau instalasi yang melakukan prosedur invasive pada penderita penyakit jantung baik bertujuan diagnostic maupun terapetik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat beban kerja perawat di IDIK Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo, untuk mengetahui gambaran tingkat stress kerja perawat di IDIK RSUD Dr. Soetomo dan mengetahui tingkat beban kerja terhadap stress kerja perawat di IDIK RSUD Dr. Soetomo. Jenis penelitian ini dikategorikan dalam penelitian deskriptif dengan rancangan Cross sectional (potong lintang) dan instrumen penelitiannya menggunakan kuesioner (angket) untuk mengetahui tingkat beban kerja dan tingkat stress kerja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di Instalasi Diagnostik Intervensi Kardiovaskular (IDIK) RSUD Dr. Soetomo sebanyak 4 perawat. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampling jenuh atau sensus. Hasil penelitian menunjukan bahwa 4 perawat (100%) merasakan beban kerja berat dengan tingkat stress kerja pada kategori ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah untuk menyeimbangkan beban kerja perawat di IDIK dan meminimalkan timbulnya stress pada saat bekerja agar stress yang dirasakan oleh perawat tidak bertamba
- …
