1,720,981 research outputs found

    Kontribusi status gizi dan kemampuan motorik terhadap kesegaran jasmani siswa sekolah dasar

    Get PDF
    Penelitian ini didasarkan karena masih rendahnya kesegaran jasmani siswa Sekolah Dasar. Hal ini disebabkan berbagai faktor diantaranya gizi dan motorik. Penelitian ini bertujuan mengetahui: (1) kontribusi status gizi terhadap kesegaran jasmani Siswa Sekolah Dasar. (2) kontribusi kemampuan motorik terhadap kesegaran jasmani Siswa Sekolah Dasar, dan (3) kontribusi status gizi dan kemampuan motorik terhadap kesegaran jasmani Siswa Sekolah Dasar. Jenis penelitian adalah rancangan penelitian observasional dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Sekolah Dasar Negeri 06 Pulai Anak Air Kota Bukittingi. Teknik pemgambilan sampel dalam penelitian ini digunakan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan adalah Tes Kesegaran Jasmani Indonesia untuk mengukur kesegaran jasmani siswa, Status gizi dengan Indeks Massa Tubuh berdasarkan Usia (IMT/U) dan Kemampuan Motorik dengan tes kemampuan motorik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi dan regresi sederahana serta ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Status gizi memberikan kontribusi terhadap Kesegaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar sebesar 14.08%. (2) Kemampuan motorik memberikan kontribusi terhadap Kesegaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar sebesar 64.32%, dan (3) Status gizi dan kemampuan motorik memberikan kontribusi secara bersama-sama terhadap Kesegaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar sebesar 69.38% The Contribution of Nutritional Status and Motor Skill on Physical Fitness of Student in Elementary School AbstractThis research is based on the low physical fitness of elementary school students. This is due to various factors such as nutrition and motoric. The Study aimed determine: (1) the contribution between nutritional status on Physical Fitness of The Students at Elementary School, (2) the contribution between motor skill on Physical Fitness of The Students at Elementary School, and (3) the contribution of Nutritional status and Motor skill on Physical Fitness of The Students at Elementary School. The research is analysis corelational design. The population of the research was students at Public Elementary school 06 Pulai Anak Air Bukittinggi. The samples were taken with purposive sampling technique. The data were collected Indonesian Physical fitness test for measuring physical fitness, Nutritional status as well as body mass index and motor skill by using motor skill test.  The data analysis technique used is correlation analysis and simple and double regression. The results of thi study indicate that:  (1) Nutritional status contributed toward physical fitness of students at Elementary school 06 Pulai Anak Air Bukittinggi about 14.08%. (2) motor skill contributed toward physical fitness about 64.32 %, and (3) nutritional status and motor skill contributed along toward physical fitness of students at Elementary school 06 Pulai Anak Air Bukittinggi about 69.38%.</jats:p

    Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Skabies pada Warga Binaan di Rumah Tahanan Cabang Lubuk Sikaping Talu Pasaman Barat Tahun 2013

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit skabies pada warga binaan pemasyarakatan. Penelitian dilaksanakan di poliklinik Rumah Tahanan Cabang Lubuk Sikaping Talu Pasaman Barat selama bulan Januari sampai April 2013, dengan menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada 81 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Analisis yang dilakukan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan warga binaan (p=0,001, 95%CI=2,12-14,71), pengetahuan (p=0,001, 95%CI=1,93-13,23), sikap (p=0,003, 95%CI=1,78-11,94), perilaku personal hygiene (p=0,006, 95%CI=1,56- 10,24), dan kondisi fisik rumah tahanan (p=0,02, 95%CI=l,30-8,35) dengan kejadian scabies pada Rumah Tahanan Cabang Lubuk Sikaping Talu, Pasaman Barat. Kesimpulan dari hasil penelitian menyatakan bahwa: pendidikan warga binaan, pengetahuan, sikap, perilaku personal hygiene, dan kondisi fisik rumah tahanan menunjukkan adanya hubungan yang bermakna dengan kejadian scabies. Disarankan Diharapkan agar Rumah Tahanan Cabang Lubuk Sikaping melakukan kerjasama lintas sektoral dengan Puskesmas Talu, Pasaman Barat untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga binaan pemasyarakatan dan juga memberikan penyuluhan kepada warga binaan pemasyarakatan tentang pengenalan penyakit scabies, bahaya penyakit skabies, cara penularan dan pencegahannya

    Identifikasi Indeks Kekeringan Hidrologi di Kabupaten Lima Puluh Kota

    Get PDF
    Kekeringan merupakan bencana yang dapat menimbulkan kerugian seperti gagal panen pada sektor pertanian. Salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Barat yang menjadi sentra pertanian ialah di Kabupaten Lima Puluh Kota. Kabupaten Lima Puluh Kota memiliki luas sawah 38.519,74 Ha yang beririgasi dan 4.836,22 Ha masih berupa sawah tadah hujan (BPS Lima Puluh Kota, 2010). Sebagai sentra pertanian, kekeringan akan menjadi ancaman serius karena dapat menimbulkan kerugian dan mengurangi pendapat daerah. Untuk mengetahui indeks kekeringan di Kabupaten Lima Puluh Kota digunakan metode Thornthwaite Mather yang di visualisasikan secara spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi indeks kekeringan hidrologi di Kabupaten Lima puluh Kota. Analisis spasial sebaran kekeringan hidrologi di Kabupaten Lima Puluh Kota divisualisasikan dengan 3 stasiun curah hujan dan dibantu dengan menggunakan ArcGIS 10.3. Hasil yang diperoleh bulan kering di kabupaten lima puluh kota terjadi dari bulan mei sampai agustus. Sedangkan indeks kekeringan terbesar terjadi dari bulan mei sampai september. Kecamatan yang sering mengalami kekeringan berat yaitu kecamatan Suliki, Gunung Omeh dan Bukit Barisan dengan indeks kekeringan sebesar 58,19% sampai 98,77% yang terjadi pada tahun 2008 dan 2009. Luas lahan sawah yang sering mengalami kekeringan berat 23.497,41 Ha dan luas lahan yang sering mengalami kekeringan sedang yaitu 8.346,41 Ha. Kata kunci-Kekeringan Hidrologi, Neraca Air Thornthwite-mather, Peta Sebaran Kekeringa

    Pengembangan media pembelajaran fisika berbasis exe- learning sebagai penunjang belajar siswa pada pokok bahasan suhu dan kalor

    Get PDF
    Penelitian ini bertolak dari diperlukannya penggunaan media dalam proses pembelajaran. Berdasarkan informasi yang diperoleh melalui wawancara bersama guru fisika SMAN-1 Mentaya Hulu diperoleh informasi bahwa fasilitas e-learning pada sekolah tersebut sudah ada, akan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan mengembangkan produk pendidikan berupa media pembelajaran berbasis aplikasi eXe-Learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran yang dapat diketahui profil medianya, hasil validasi media, serta tanggapan guru dan siswa terhadap media yang dikembangkan. Metode penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan model Dick and Carey. Tahapan-tahapannya adalah analisis kebutuhan, analisis pembelajaran, analisis peserta didik, merumuskan tujuan, mengembangkan instrumen penilaian, mengembangkan strategi pengembangan, mengembangkan bahan, evaluasi formatif, dan revisi. Hasil penelitian ini adalah: 1) Profil media ini terdiri atas bagian cover, pendahuluan, materi pembelajaran, dan penutup. 2) Hasil validasi ahli media diperoleh persentase 82,5% dengan kriteria layak digunakan dan hasil validasi ahli materi diperoleh persentase 78,44% dengan kriteria layak digunakan. 3) Respon guru terhadap produk pengembangan ini sangat positif serta respon siswa sebesar 86,58% dengan kriteria sangat baik. Sehingga media pembelajaran ini dapat digunakan dalam pembelajaran. Abstract This research stems from the need for the use of media in the learning process. Based on information obtained through interviews with physics teachers at SMAN-1 Mentaya Hulu, information was obtained that the e-learning facilities at the school already exist, but have not been used optimally in learning activities. This research was conducted by developing educational products in the form of learning media based on the eXe-Learning application. The purpose of this research is to produce learning media that can be known the media profile, the results of media validation, and the responses of teachers and students to the media developed. This research method is the method of Research and Development (R&D) with the Dick and Carey model. The stages are needs analysis, learning analysis, student analysis, formulating objectives, developing assessment instruments, developing development strategies, developing materials, formative evaluation, and revision. The results of this study are: 1) The profile of this media consists of the cover, introduction, learning material, and cover. 2) The results of the validation of the media expert obtained a percentage of 82.5% with criteria suitable for use and the results of validation of material experts obtained a percentage of 78.44% with criteria suitable for use. 3) The teacher's response to this development product is very positive and the student response is 86.58% with very good criteria. So that this learning media can be used in learning

    UPAYA SERIKAT PEKERJA SELURUH INDONESIA (SPSI) DALAM MEMPERJUANGKAN HAK BURUH DI PT. BUMI SARIMAS INDONESIA (BSI) PADANG PARIAMAN - SUMATERA BARAT

    No full text
    Gerakan pekerja PT. BSI belakangan ini menjadi sorotan di berbagai media dikarenakan aktivitas organisasi RTMM-SPSI PT. BSI yang terus meningkat dalam kegiatan memperjuangkan hak mereka di perusahaan. Sebagai serikat pekerja dalam perusahaan baru saat inilah serikat pekerja ini benar-benar berjalan seperti filosofi dari, oleh dan untuk pekerja. Gerakan buruh yang dimaksud adalah gerakan yang bertujuan untuk memperjuangkan hak mereka diperusahaan seperti penolakan-penolakan terhadap pemotongan upah, meminta agar hak mereka dipenuhi, serta tuntutan mereka apabila terjadi perlakuan diluar Undang-Undang ketenagakerjaan. Kesuksesan serikat pekerja hingga sampai ke tahap ini menjadi latar belakang penelitian yang bertujuan untuk melihat cara dan upaya yang dilakukan bersama demi pemenuhan hak-hak mereka yang terabaikan untuk kesejahteraan pekerja. Metode dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik purpossive sampling. Informan diambil berdasarkan keaktifan dan keterlibatan pengurus dan anggota dalam organisasi SPSI di PT. BSI. Penarikan informan dilakukan dengan cara purposive sampling dimana ada ketentuan yang ditetapkan untuk seseorang dapat menjadi informan dalam penelitian. Teori yang mengarahkan penelitian ini adalah teori konflik Ralf Dahrendorf bahwasanya perjuangan kelas tidak akan terjadi jika tidak ada kesadaran kelas, dan perjuangan kelas yang dimaksud tidak datang begitu saja dalam kehidupan pekerja. Ada prasyarat yang benar-benar harus ada agar sebuah kelompok tersebut bisa mewujudkan perjuangan kelasnya prasyarat tersebut adalah kondisi teknis, kondisi politis dan kondisi sosial. Berdasarkan hasil penelitian, cara yang mereka gunakan untuk membangun kesadaran kelas pekerja diawali dengan hadirnya pemimpin yang berpengaruh. Kemudian cara selanjutnya adalah dengan terus menjalin komunikasi dengan pendekatan “mulut ke mulut” yang berarti komunikasi secara langsung dan berantai, pertemuan kelompok-kelompok tertentu diluar jam kerja, mereka juga menggunakan handphone sebagai aksi cepat tanggap, mereka juga memanfaatkan jam kerja sebagai bentuk rapat dalam kelompok-kelompok kecil para pekerja. Kemudian upaya yang mereka lakukan untuk memperjuangkan hak pekerja adalah dengan menggunakan cara yang sistematis dengan menghubungi perusahaan dengan alur surat menyurat. Surat yang dikirimkan diberi tenggang waktu dan dikontrol perkembangannya setiap saat hingga menemukan penyelesaian atas permasalah pekerja

    APLIKASI LIMBAH MESOCARP SAWIT ( SOLID ) DALAM MEMACU PERTUMBUHAN DUA VARIETAS BIBIT KELAPA SAWIT PADA TAHAP PRE-NURSERY

    Get PDF
    Penelitian tentang aplikasi limbah mesocarp sawit (solid ) dalam memacu pertumbuhan dua varietas bibit kelapa sawit pada tahap pre-nurserydengan pemberian beberapa dosis limbah mesocarp sawit pada tahap pre-nursery telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumbar, kenagarian Gunung Medan, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april sampai juli 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk : melihat interaksi antara dua varietas tanaman kelapa sawit dengan pemberian beberapa dosis limbah mesocarp terhadap pertumbuhan pada tahap pre-nursery, mendapatkan pertumbuhan varietas tanaman kelapa sawit yang terbaik yang diperlakukan dengan limbah mesocarp pada tahap pre-nursery, dan mendapatkan dosis limbah mesocarp yang terbaik terhadap pertumbuhan dua varietas tanaman kelapa sawit.Rancangan yang digunakan pada percobaan ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dalam bentuk faktorial. Faktor pertama adalah varietas kelapa sawit yaitu Dumpy dan Simalungun. Faktor kedua adalah beberapa dosis limbah mesocarp sawit dengan perlakuan 0 g/ 2 kg tanah, 40 g/ 2 kg tanah, 60 g/ 2 kg tanah, 80 g/ 2 kg tanah, dan 100 g/ 2 kg tanah. Data hasil pengamatan dianalisis dengan uji F pada taraf nyata 5%, jika F hitung lebih besar dari F tabel 5% maka dilanjutkan dengan uji DNMRT pada taraf nyata 5%.Dari hasil penelitian menunjukan bahwa adanya interaksi berpengaruh tidah nyata antara varietas dengan dosis limbah mesocarp sawit, adanya pengaruh nyata varietas terhadap panjang daun, lebar daun, diameter bonggol dan panjang akar sedangkan tidak ada pengaruh nyata varietas terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun. Dosis limbah mesocarp 100 gram merupakan dosis terbaik dalam mendorong pertumbuhan kedua varietas bibit kelapa sawit. Kata kunci : pembibitan sawit, varietas, limbah mesocarp sawit

    Rekruitmen Politik Caleg Perempuan Partai Demokrat Di Kabupaten Padang Pariaman Pada Pemilu Legislatif Tahun 2014.

    Get PDF
    Proses rekruitmen politik caleg perempuan yang dilakukan oleh Partai Demokrat Kabupaten Padang Pariaman pada pelaksanaan Pemilu Legislatif tahun 2014 menjadi hal yang menarik untuk di teliti. Dasarnya proses rekruitmen politik yang dilakukan oleh Partai Demokrat Kab. Padang Pariaman tidaklah sesuai dengan aturan dan ideologi partai tersebut. Sebagai partai yang besar dan merupakan pemenang pemilu legislatif dan eksekutif di tahun 2009, Partai Demokrat sangatlah mudah untuk menarik para caleg-caleg perempuan untuk ikut bergabung. Fenomena yang terjadi dalam proses rekruitmen caleg perempuan adalah banyaknya keterlibatan petinggi partai dalam menentukan dan memilih caleg-caleg perempuan yang tidak memiliki kompetensi sebagai seorang politisi dan bahkan tidak memiliki pengalaman serta latar belakang berpolitik. Berawal dari fenomena tersebut, maka tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis proses rekruitmen caleg perempuan Partai Demokrat Kab. Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan teori rekruitmen politik Norris dengan tiga tahapan, yaitu sertifikasi, penominasian, dan pemilu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, lokasi penelitian dilakukan di Kab. Padang Pariaman. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan studi dokumenter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses rekruitmen caleg perempuan yang dilakukan oleh Partai Demokrat Kabupaten Padang Pariaman masih buruk kualitasnya. Campur tangan dari elit-elit Partai Demokrat Kab. Padang Pariaman menyebabkan mekanisme partai dalam proses rekruitmen politik menjadi lemah. Sehingga proses rekruitmen politik caleg perempuan di Partai Demokrat Kabupaten Padang Pariaman hanya merupakan proses politik menjelang pelaksanaan pemilihan umum semata. Buruknya kualitas para caleg perempuan terjadi akibat adanya dominasi kuat dari ketua partai. Hal ini justru semakin menyebabkan minimnya tingkat keterwakilan perempuan di DPRD Kab. Padang Pariaman. Kata Kunci: Rekruitmen Politik, Caleg Perempuan, Partai Demokrat. ABSTRACT Sepriadi (BP.0910832015) Department of Political Science, Faculty of Social and Political Sciences, University of Andalas, Padang. 2015. Thesis Title Recruitment of Women's Political Candidates of the Democrat Party in Padang Pariaman In legislative Elections 2014. Supervisor: Prof. Dr. Sri Zulchairiyah, M.A, and Supervisor II: Dewi Anggriani, S.IP, M.Si. The process of political recruitment of female candidates are conducted by the Democratic Party Padang Pariaman as the implementation of legislative elections in 2014 be interesting to investigate. Essentially political recruitment process conducted by the Democratic Party district. Pariaman is not in accordance with the rules and ideology of the party. As a large party and was the winner of the legislative and executive elections at 2009, the Democratic Party is very easy to attract female candidates-candidates to join. Phenomena that occur in the recruitment process is the number of female candidates engagement party officials in determining and selecting candidates-female candidates who do not have the competence as a politician and not even have the experience and background in politics. Starting from the phenomenon, the purpose of this study is to describe and analyze the process of recruitment of female candidates of the Democratic Party district. Pariaman. This study uses the theory of political recruitment Norris with three stages, namely certification, nomination and election. This study used qualitative methods, the location of research carried out in the district. Pariaman. Informant selection techniques using purposive sampling, data collection is done with interviews and documentary studies. The results of this study indicate that female candidates recruitment process conducted by the Democratic Party district. Pariaman still bad quality. The interference of the Democratic Party elite district. Pariaman causing mechanisms in the recruitment process of political parties . So that the process of political recruitment of women candidates in the Democratic Party Padang Pariaman only a political ritual process ahead of elections alone. The poor quality of the female candidates are the result of the strong dominance of the party chairman. It is even more cause low level of female representation in parliament district. Pariaman. Keywords: Political Recruitment, Female candidates, Democrat Party

    Correlation of Sport Activities with Dismore Priminore to College Students of Sport Science Faculty Universitas Negeri Padang

    Get PDF
    Regular exercise and physical activity have been introduced as effective methods for preventing and treating dysmenorrhea. Exercise can increase the endorphin hormone which causes an increase in the recovery system and reduces the sympathetic system, resulting in a decrease in the effects of demeanor. The purpose of this study was to prove that there was correlation between sports and dysmenorrhea among students at the Faculty of Sport Science Universitas Negeri Padang. This research was an observational study. There were 38 female students of Universitas Negeri Padang who met the inclusion criteria during September to October 2019 filled out the questionnaire. The type of exercise data, frequency, duration and incidences of dysmenorrhea were obtained through interviews with questionnaires created specifically for this study. The Data was described in tabular form, Chi-square test and correlation data was analyzed using computer programs. The results showed that 27 samples, (10.26%) out of 38 study samples, did not have dysmenorrhea. In this study, p value> 0.05 or disapproved on the frequency, duration, and type of sports variables for dysmenorrhea at Universitas Negeri Padang. From this data, it can be concluded that there were no correlation beetween dysmenorrhea and sport among  sport science students Universitas Negeri Padang

    Peningkatan Pemahaman Tes dan Pengukuran Kondisi Fisik Pelatih dan Pemain Persatuan Sepakbola Air Bangis

    No full text
    Tes dan Pengukuran, merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam berbagai kegiatan manusia, demikian pula halnya dalam kegiatan pelatihan olahraga. Karena dengan melaksanakan hal tersebut kita dapat mengetahui perkembangan dan kekurangan, sehingga akhirnya dapat membuat suatu keputusan yang tepat. Semakin teliti  informasi yang diperoleh (melalui tes dan pengukuran) akan semakin baik keputusan yang diambil. Setiap pelatih akan memberikan latihan fisik sesuai dengan cabang yang digelutinya. Oleh sebab itu, dalam memberikan latihan fisik pelatih harus mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan fisik atlitnya sedangkan bagi pemain dapat mengetahui keadaan fisiknya sendiri dengan melaksanakan tes dan pengukuran kondisi fisik. Mitra yang dilibatkan dalam kegiatan ini adalah Pelatih dan pemain sepakbola Air Bangis. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih belum memiliki kemampuan dalam melaksanakan tes dan pengukuran kondisi fisik yang baik dan benar. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah melalui beberapa tahapan, yaitu tahap pertama adalah pelatihan. Tahap yang kedua memberikan pendampingan dalam pelaksanaan tes dan pengkuran secara langsung. Dan yang ketiga adalah evaluasi dari tahap kedua. Hasil yang diperoleh setelah pelatihan ini adalah pelatih dan pemain sepakbola Air Bangis memiliki kemampuan dan pengetahuan dalam melakukan tes dan pengukuran kondisi fiisk khususnya bagi cabang sepakbola

    Minat Siswa SMP Terhadap Pembelajaran PJOK Secara Daring Pada Masa New Normal

    Get PDF
    Pembelajaran pendidikan jasmani mengalami perubahan selama periode pandemi Covid 19 dan pada masa New Normal, sehingga menjadi penting untuk mengetahui minat siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani pada masa New Normal Covid 19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana minat siswa terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan pada Masa New Normal. Jenis penelitian ini digolongkan pada penelitian deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan angket yang diberikan kepada siswa, dari beberapa pernyataan yang akan diisi oleh siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII Sekolah Menengah Pertama Negeri 29 Padang yang terdiri dari 264 orang. Sampel dalam penelitian diambil sebanyak 15% dari setiap kelas dan memakai teknik purposive sampling sehingga sampel berjumlah 40 orang siswa. Untuk mengukur variabel minat siswa maka digunakan instrumen penelitian berupa angket, sedangkan analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian ini mengkungkapkan bahwa Minat siswa terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan secara daring pada masa New Normal di Sekolah Menengah Pertama Negeri 29 Padang termasuk ke dalam klasifikasi baik dengan persentase minat belajar 76%. Jadi dapat disimpulkan bahwa minat siswa dalam penelitian ini berada dalam kategori bai
    corecore