66 research outputs found
Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Hasil Penalty Stroke Pada Permainan Hoki (Studi Deskriptif Pada UKM Hoki Universitas Majalengka)
Endi Rustandi Universitas Majalengka ABSTRAK Kegagalan dalam melakukan penalty stroke masih banyak terjadi di UKM hoki Universitas Majalengka, hal ini diindikasi karena teknik dorongan yang masih kurang dan dipengaruhi juga oleh faktor psikologis yaitu tingkat kecemasan. Maka dari itu tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara tingkat kecemasan terhadap hasil tembakan penalti pada permainan hoki. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif jenis korelasi, Populasi pada penelitian ini sebanyak 15 anggota UKM Hoki Universitas Majalengka dengan populasi yang berjumlah 15 orang diambil keseluruhan sebagai sampel dengan menggunakan sampel total yang berarti sampel dalam penelitian ini yaitu 15 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner berupa angket kecemasan dan tes tembakan penalty pada permainan hoki. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu terdapat angka korelasi 0.561 berarti berada dikategori sedang yaitu antara 0.40 hingga 0.599. Dari hasil uji hipotesis juga diketahui thitung = 2,439. Sedangkan untuk menentukan ttabel dilihat dari tabel distribusi T dengan dk = 15-2 = 13 untuk kesalahan 5% melalui uji dua pihak, pada taraf signifikan diperoleh ttabel = 2,160. Maka daripada itu hipotesis diketahui ternyata thitung lebih besar dari ttabel (2,439> 2,160) dengan demikian hipotesis yang peneliti ajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Bahwa terdapat hubungan yang positif antara tingkat kecemasan dengan hasil penalty stroke pada permainan hoki di UKM hoki Universitas Majalengka. Kata Kunci : Kecemasan, Penalty Stroke dan Permainan Hoki
PENGARUH METODE DRILL TERHADAP HASIL SMASH SISWA EKSTRAKULIKULER PERMAINAN BULUTANGKIS SMK NEGERI 1 LEMAHABANG KECAMATAN LEMAHABANG KABUPATEN CIREBON
Endi Rustandi dan Safitri Penddikan Jasmani, Universitas Majalengka [email protected] ABSTRAK This study was conducted to determine the effect of the drill method on the smash results of students in badminton extracurricular games at SMK Negeri 1 Lemahabang, Lemahabang sub-district, Cirebon distri. Where extracurricular students play badminton the training process tends to not be varied or less effective, the method provided has not varied so that the drill method in badminton games has not been used. So there are still some students who are not good at doing badminton smash games. This study uses a quantitative approach with experimental methods (eksperiment) with the desigen of one group pretes posttest desigen.in this design there was a pretest before being given treatment and posttest after being given treatment with samples in this study totaling 20 students 9 daughters and 11 sons. Based on the results of the analysis of the study showed that there was a significant effect, the drill method had an effect on the smash results of the extracurricular students of badminton game SMK Negeri 1 Lemahabang, Lemahabang Sub-district, Cirebon district. The pretest smash score gets a minimum score of 30, a maximum score of 46, an average of 36.80 with a standard deviation of 4.420. students who have receivedtreatment with the drill method exercise results increase with the results of the posttest smash getting a minimum score of 34, a maximum value of 48, an average of 42.30 with a standard deviation of 3.962. Keywords : Drill Method, Smash Results, Badminton Games ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh metode drill terhadap hasil smash siswa ekstrakulikuler permainan bulutangkis SMK Negeri 1 Lemahabang Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon. Dimana siswa ekstrakulikuler permainan bulutangkis proses latihannya cenderung belum bervariasi atau kurang efektif, metode yang diberikan kbelum bervariasi sehingga metode drill dalam permainan bulutangkis belum digunkan. Sehingga masih ada beberapa siswa yang kurang baik dalam melakukan smash permainan bulutangkis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen (eksperiment) dengan desain one groups pretest posttest desigen. Dalam desain ini terdapat pretest sebelum diberikan perlakuan dan posttest setelah diberikan perlakuan dengan sempel dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa, 9 putri dan 11 putra. Berdasarkan hasil analisis penelitian menunujukan bahwa ada pengaruh yang signifikan metode drill berpengaruh untuk hasil smash siswa ekstrakulikuler permainan bulutangkis SMK Negeri 1 Lemahabang Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon. Hasil smash pretest mendapatkan nilai minimal 30, nilai maksimal 46, rata-rata 36.80 dengan standar deviasi 4.420. siswa yang telah mendapatkan perlakuan dengan metode drill hasil latihan meningkat dengan hasil smash posttest mendapatkan nilai minimal 34, nilai maksimal 48, rata-rata 42.30 dengan standar deviasi 3.962. Kata Kunci : Metode Drill, Hasil Smash, Permainan Bulutangki
EVALUASI PENYELENGGARAAN PROGRAM SARJANA PENDAMPING PENGGERAK PEMBANGUNAN OLAHRAGA
The deployment of Sarjana Pendamping Penggerak Pembangunan Olahraga (SP3Or) is expected to be able to mobilize and encourage the community to adopt an active lifestyle. This study aims to determine and explain the effectiveness of the implementation of the SP3Or program which is principally oriented to program improvement and refinement. The author uses an evaluation research method with a Mixed methods approach. The CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model was chosen for this evaluation because this model emphasizes completeness in evaluation within the larger framework. Data collection techniques using documentation, interviews and questionnaires. Based on the data analysis, the results of the study indicate that the Context evaluation is very appropriate based on the legal basis, objectives and analysis of community needs. Input evaluation shows that it is very appropriate based on human resource support, financial support, infrastructure, and program strategy. Process evaluation shows that it is very appropriate based on the implementation of the planned program. Product evaluation shows that it is very appropriate based on the results of monitoring and evaluation of program implementation. Until the period of 2019 in 108 sub-districts, the participation rate of the people of West Java in exercising reached an average of 51.6%. This shows that in general, the implementation of the SP3Or program is in accordance with the objectives, although in its implementation there are still many things that need to be improved.
Keywords: Sports Participation, SP3Or, Evaluation, CIP
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN DENGAN HASIL BELAJAR PENJAS SISWA KELAS VI SDN SUKASARI
AbstractParenting is a way or effort of parents to educate their children and build children's character from an early age in this case, namely to educate discipline in physical education learning. However, in reality the process of Physical Education learning activities carried out at SDN Sukasari 2014/2015 has not shown the maximum results of Physical Education learning. There are still many students who are often late, do not do the work and often fight the teacher and do not bring sports clothes. The low level of discipline in the physical education learning process needs to be explored. Is it because the environment is not good or improper parenting. The purpose of this study was to determine: Relationship between Parenting and Discipline of Parenting with Physical Education Learning Outcomes of Class VI Students of SDN Sukasari 2014/2015 Academic Year. The research method that I use in this study is the correlation method. The population of this study was the parents of SDN Sukasari students, amounting to 16 students. Based on the research data, it can be concluded that there is a relationship between Parenting Parenting and High Discipline with Physical Education Learning Outcomes of Class VI Students of SDN Sukasari, 2014/2015 Academic Year.Keyword: Parenting, Discipline, Learning Outcomes. AbstrakPola asuh merupakan salah suatu cara atau upaya orang tua untuk mendidik anak- anaknya dan membangun karakter anak sejak usia dini dalam hal ini yaitu untuk mendidik kedisiplinan dalam pembelajaran penjas. Namun, pada kenyataannya proses kegiatan pembelajaran penjas yang dilaksanakan di SDN Sukasari 2014/2015 belum menunjukkan hasil pembelajaran penjas yang maksimal. Masih banyak siswa yang sering terlambat, tidak mengerjakan tugas dan sering melawan kepada guru dan tidak membawa pakaian olahraga. Rendahnya tingkat disiplin dalam proses pembelajaran penjas tersebut perlu ditelusuri faktor penyebabnya. Apakah karena lingkungan yang kurang baik atau pola asuh yang kurang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Kedisiplinan dengan Hasil Belajar Penjas Siswa Kelas VI SDN Sukasari Tahun Ajaran 2014/2015. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasi. Populasi dari penelitian ini adalah orang tua siswa SDN Sukasari yang berjumlah 16 siswa. Berdasarkan data hasil penelitian diperoleh kesimpulan terdapat hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Kedisiplinan yang tinggi dengan Hasil Belajar Penjas Siswa Kelas VI SDN Sukasari Tahun Ajaran 2014/2015.Kata Kunci: Pola Asuh, Kedisiplinan, Hasil Belajar
IMPLEMENTASI MODEL TEACHING GAME for UNDERSTANDING (TGfU) DALAM MENINGKATKAN INTENSITAS LATIHAN GERAK DAN KEMAMPUAN GERAK DASAR
Proses pembelajaran pada dasarnya merupakan interaksi pedagogis antara guru, siswa, materi, dan lingkungan. Muara dari proses pembelajaran adalah siswa belajar. Dalam menjalankan proses pembelajaran penjas, seorang guru harus mampu memerankan fungsi mengajarnya pada saat proses pembelajaran. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa, salahsatu masalah dalam proses pembelajaran penjas terutama di sekolah dasar adalah rendahnya kualitas pembelajaran. Dampak dari permasalahan tersebut adalah intensitas siswa dalam mengikuti pembelajaran penjas menjadi rendah.
Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh data respon siswa mengenai pengaruh penerapan model TGfU terhadap intesitas latihan gerak dan kemampuan gerak dasar siswa SD Negeri Cijati Kecamatan Majalengka.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari 3 siklus, yaitu diawali dengan kegiatan prasiklus, siklus 1, siklus 2, siklus 3. Hasil penelitian dianalisis dan disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Sampel penelitian adalah siswa kelas 4 SD Negeri Cijati Kecamatan Majalengka dengan jumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, lembar wawancara, tes kemampuan gerak dasar dan penghitungan denyut nadi.
Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa, 1) Respon siswa terhadap penerapan model TGfU di SD Negeri Cijati Kecamatan Majalengka rata-rata memberikan respon yang positif; 2) Terdapat pengaruh penerapan model TGfU terhadap intensitas latihan gerak siswa SD Negeri Cijati Kecamatan Majalengka; 3) Terdapat pengaruh penerapan model TGfU terhadap kemampuan gerak dasar siswa SD Negeri Cijati Kecamatan Majalengka.
Actually learning process is a pedagogic interaction among teachers, students, learning materials, and environment. The purpose of learning process is student learning activity. Learning process in physical education, the teacher has to be the role as a teacher but in the fact shows that one of the problems in the learning process in physical education in elementary school in learning quality is poor. The effect from this problem is student participation in learning physical education is poorly.
The purposes of this research to getting data about the influence from TGfU method on intensity of motor exercises and basic motor ability in SD Negeri Cijati Kecamatan Majalengka.
The use of method in this research with using action research classroom. This research consist of three cycles. There are the first cycles is pra-cycles, cycles one, cycles two, and cycles three. The result of this research have analyze and presented in form of descriptive qualitative. Sample of research is student in four grade of SD Negeri Cijati Kecamatan Majalengka with 26 students. Techniques of collecting data using observation sheet, interview sheet, test of basic motor ability and pulse counting.
The conclusion from this research that is, 1) students’ respond of using application TGfU method in SD Negeri Cijati Kec. Majalengka give the positive respond. 2) there are influence of using application TGfU method on intensity student basic motor ability at SD Negeri Cijati Kecamatan Majalengka.. 3) there are influences using application TGfU method on students’ basic motor ability at SD Negeri Cijati Keamatan Majalengka
PENGARUH PENERAPAN METODE BERMAIN TERHADAP PENGUASAAN TEKNIK DASAR LOMPAT JAUH SISWA KELAS VI SDN 2 PANUNGGUL KECAMATAN GEGESIK KABUPATEN CIREBON
Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode bermain terhadap penguasaan teknik dasar lompat jauh di sdn 2 panunggul kecamatan gegesik kabupaten cirebon. Dengan tujuan penerapan metode bermain dalam penelitian ini dapat digunakan menjadi salah satu pembelajaran yang efektif, kreatif dan berpengaruh positif terhadap menurunya tingkat kejenuhan siswa. Jenis penelitian ini menggunakan desain eksperimen (eksperimen) dengan menggunakan sampel berjumlah 25 sampel (total sampling) dan dari 25 sampel tersebut yaitu siswa kelas VI dan kemudian dilakukan treatment selama 13 kali pertemuan. Instrumen dalam penelitian ini adalah menggunakan pretest-post test dengan skala pengukuran dengan teknik pengolahan data menggunakan uji normalitas dan uji paired sample T tes. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berpengaruh terhadap penerapan metode bermain terhadap penguasaaan teknik dasar lompat jauh. Karena nilai T = -6.263 hasil penelitian membuktikan bahwa metode bermain memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap penguasaan teknik dasar lompat jauh. Kata Kunci : Metode Bermain, Lompat Jau
Peran Psikologi terhadap Keterampilan Bermain Sepak Bola Sebelum Bertanding pada Team “Postar' dalam Kompetisi Liga Askab PSSI Kabupaten Majalengka
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui seberapa besar peran psikologis terhadap keterampilan bermain sepakbola sebelum bertanding pada team sepak bola (2) Sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui hasil yang diharapkan (3) Memperoleh data empiric tentang peran psikologis terhadap keterampilan bermain sepak bola sebelum bertanding. Penelitian ini menghasilkan pengetahuan dan pemahaman untuk diterapkan pada saat latihan dan sebagai acuan untuk pembinaan prestasi atlit. Untuk menghasilkan proses pembinaan yang efektif ditempuh dengan studi pendahuluan, pengembangan instrument, uji kelayakan instrumen,. Penelitian ini adalah penelitian korelasi dan regresi tentang peran psikologis terhadap keterampilan bermain sepakbola sebelum bertanding, dengan menggunakan metode survei. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh Pemain pada team sepak bola POSTAR yang berjumlah 22 orang. Psikologis diukur menggunakan angket yang terdiri atas tujuh faktor psikologis, yaitu: faktor psikologis motivasi, optimis, self-talk, percaya diri, konsep diri, konsentrasi, dan emosi, untuk mengukur keterampilan bermain sepakbola menggunakan tes David Lee yang telah dimodifikasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif persentase dan regresi korelasi. Hasilnya di dapati sumbanga efektif konsentrasi paling besar 13,28% dan sumbangan efektif paling kecil motivasi 8,27%
OLAHRAGA MIXED MARTIAL ARTS (MMA) DI KABUPATEN MAJALENGKA: OLAHRAGA MIXED MARTIAL ARTS (MMA) DI KABUPATEN MAJALENGKA
Beladiri merupakan salah satu kegiatan olahraga yang memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing Mixed Martial Arts (MMA) merupakan seni olahraga beladiri yang menggabungkan olahraga beladiri lainnya. Fighter pada Mixed Martial Arts (MMA) memiliki ciri khas, yaitu dituntut memiliki kesiapan mental dan fisik yang sangat tinggi karena saat bertanding hanya menggunakan sarung tangan tipis serta Groin Protector saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat olahraga MMA karena di dapati cabang olahraga Muaythai sudah ada. Penelitian ini menghasilkan pengetahuan dan pemahaman untuk diterapkan pada lingkup masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan Untuk menghasilkan penelitian tentang survai olahraga MMA di Kabupaten Majalengka ini ditempuh dengan studi pendahuluan ,pengembangan instrumen, uji kelayakan instrument, Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif sesuai dengan permasalahan dan tujuan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Partisispan dari jumlah yang diwawancara hanya ada 1 sumber yakni atlet seklaigus pelatih, alat ukur yang digunakan yaitu metode wawancara dan observasi menggunakan alat bantu. Alat bantu yang digunakan adalah pedoman wawancara dan alat perekam. Adapun luaran yang ditargetkan Publikasi ilmiah di jurnal nasional (berISSN), pemakalah dalam pertemuan ilmiah, Capaian target utama pada penelitian ini adalah berorientasi pelatih dan atlet serta perkemangan olahraga MMA di Kabupaten Majalengka.Beladiri merupakan salah satu kegiatan olahraga yang memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing Mixed Martial Arts (MMA) merupakan seni olahraga beladiri yang menggabungkan olahraga beladiri lainnya. Fighter pada Mixed Martial Arts (MMA) memiliki ciri khas, yaitu dituntut memiliki kesiapan mental dan fisik yang sangat tinggi karena saat bertanding hanya menggunakan sarung tangan tipis serta Groin Protector saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat olahraga MMA karena di dapati cabang olahraga Muaythai sudah ada. Penelitian ini menghasilkan pengetahuan dan pemahaman untuk diterapkan pada lingkup masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan Untuk menghasilkan penelitian tentang survai olahraga MMA di Kabupaten Majalengka ini ditempuh dengan studi pendahuluan ,pengembangan instrumen, uji kelayakan instrument, Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif sesuai dengan permasalahan dan tujuan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Partisispan dari jumlah yang diwawancara hanya ada 1 sumber yakni atlet seklaigus pelatih, alat ukur yang
Beladiri merupakan salah satu kegiatan olahraga yang memiliki keunikan dan kelebihan masing-masing Mixed Martial Arts (MMA) merupakan seni olahraga beladiri yang menggabungkan olahraga beladiri lainnya. Fighter pada Mixed Martial Arts (MMA) memiliki ciri khas, yaitu dituntut memiliki kesiapan mental dan fisik yang sangat tinggi karena saat bertanding hanya menggunakan sarung tangan tipis serta Groin Protector saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat olahraga MMA karena di dapati cabang olahraga Muaythai sudah ada. Penelitian ini menghasilkan pengetahuan dan pemahaman untuk diterapkan pada lingkup masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan Untuk menghasilkan penelitian tentang survai olahraga MMA di Kabupaten Majalengka ini ditempuh dengan studi pendahuluan ,pengembangan instrumen, uji kelayakan instrument, Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif sesuai dengan permasalahan dan tujuan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Partisispan dari jumlah yang diwawancara hanya ada 1 sumber yakni atlet seklaigus pelatih, alat ukur yang digunakan yaitu metode wawancara dan observasi menggunakan alat bantu. Alat bantu yang digunakan adalah pedoman wawancara dan alat perekam. Adapun luaran yang ditargetkan Publikasi ilmiah di jurnal nasional (berISSN), pemakalah dalam pertemuan ilmiah, Capaian target utama pada penelitian ini adalah berorientasi pelatih dan atlet serta perkemangan olahraga MMA di Kabupaten Majalengka.
Kata Kunci : Olahraga, Mixed Martial Arts
yaitu metode wawancara dan observasi menggunakan alat bantu. Alat bantu yang digunakan adalah pedoman wawancara dan alat perekam. Adapun luaran yang ditargetkan Publikasi ilmiah di jurnal nasional (berISSN), pemakalah dalam pertemuan ilmiah, Capaian target utama pada penelitian ini adalah berorientasi pelatih dan atlet serta perkemangan olahraga MMA di Kabupaten Majalengka
PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT DI MASA PANDEMI COVID 19
Kesehatan merupakan salah satu aspek fundamental dalam pembangunan bangsa.Tanpa kesehatan, manusia tidak bisa mengurus dirinya sendiri dan membantu serta membangun daerahnya masing-masing. PBB sebagai lembaga internasional tertinggi didunia membuat MDGs (Millenium Development Goals) yang mencakup 8 poin yang digunakan sebagai indikator kemajuan pembangunan suatu negara. Salah satu poin penting dalam MDGs point pertama yaitu to halve the number of under nourished people. Sehingga apabila poin ini kurang terpenuhi,maka pembangunan pun akan berjalan lambat. Sehingga, pada program PKM ini kami berkeinginan membentuk suatu pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan. Daerah yang akan menjadi binaan PKM kami adalah Kelurahan Cijati, Kecamatan Majalengka Kulon, Kabupaten Majalengka, desa ini dekat dengan perkotaan termasuk menjadi salah satu desa dengan populasi yang padat. Selain itu, disana juga belum berjalan pemberdayaan kesehatan dengan lancar sebagai forum untuk berbagi satu dengan yang lainnya, mayoritas dari warga di desa ini merupakan pedagang kaki lima. Program ini lebih menekankan kepada peningkatan kualitas kesehatan di masa pandemic. Melihat permasalahan dunia dan Indonesia terhadap pandemi, kami merasa perlu untuk mengadakan peningkatan kualitas kesehatan untuk meningkatkan kondisi tubuh dan kesehatan yang baik khususnya di Majalengka yaitu Kelurahan Cijati. Sehingga, harapan kami warga dapat mencegah penyebaran virus covid 19 di lingkungan masyarakat sekitar
MENINGKATKAN IMINUTAS MELALUI SENAM AEROBIK DI MASA PANDEMIK COVID-19 DI DESA CIKONENG KABUPATEN MAJALENGKA
Olahraga yang terukur dan terprogram dengan asupan gizi seimbang merupakan faktor penting untuk menjaga imunitas tubuh dimasa pandemik Covid 19. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan kegiatan olah raga untuk mengajak masyarakat agar memelihara kesehatan jasmani mereka melalui kegiatan senam aerobik yang bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat berolahraga selama pandemik Covid-19, sehingga daya tahan tubuhnya lebih baik.metode pengabdian ini menggunakan action reaserch, yakni persiapan, praktek senam aeronik dan penyuluhan mengenai olahraga sehat di masa pandemik, analisis data akhir dan evaluasi. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini merupakan kegiatan Tridarma Prodi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Majalengka di Desa Cikoneng Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.Dengan melakukan senam aerobik teratur diharapkan menjadi alat ukur dalam upaya pencegahan Covid-19, serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19. Target luaran yang diharapkan dari pengabdian ini yaitu jurnal nasional terakreditasi
- …
