1,721,694 research outputs found
NILAI KARAKTER TOKOH CERPEN “JUARA YANG CURANG” KARYA YOSEP RUSTANDI
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana karakter pada setiap tokoh dalam Cerpen “Juara yang Curang" karya Yosep Rustandi. Penelitian memiliki tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk memahami Karakter dari setiap Tokoh dalam Cerpen “Juara yang Curang" karya Yosep Rustandi. penelitian ini, penulis menggunakan sumber sekunder dan subjek penelitian adalah cerpen Juara Yang Curang karya Yosep Rustandi. Objek penelitian dalam penelitian ini adalah karakter tokoh yang terdapat dalam cerpen Juara Yang Curang karya Yosep Rustandi. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dapat menggunakan sumber primer dan sumber sekunder. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai-nilai karakter seperti ramah-tamah, rendah hati, pintar, kreatif, rajin, berbesar hati, bijaksana, pemaaf, peduli dan lain sebagainya
ASPÉK ROMANTIS DINA NOVEL SABOBOT SAPIHANÉAN SABATA SARIMBAGAN KARYA MH. RUSTANDI KARTAKUSUMA (Ulikan Psikologi Sastra)
Objek penelitian ini yaitu novel Sabobot Sapihanéan Sabata Sarimbagan karya Mh. Rustandi Kartakusuma, Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori romantis cinta dari Robert Sternberg dengan pendekatan psikologi sastra dan struktural Robert Stanton. Tujuan penelitian ini untuk: (1) menjelaskan mengenai struktur novel Sabobot Sapihanéan Sabata Sarimbagan karya Mh. Rustandi Kartakusuma, (2) mendeskripsikan aspek romantis cinta novel Sabobot Sapihanéan Sabata Sarimbagan karya Mh. Rustandi Kartakusuma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis dan teknik studi pustaka. Data dalam penelitian ini adalah kutipan dialog dan narasi yang menggambarkan aspek romantis cinta di novel Sabobot Sapihanéan Sabata Sarimbagan karya Mh. Rustandi Kartakusuma. Hasil dari penelitian ini yaitu Tema novel ini adalah masalah rumah tangga dan cinta. Fakta cerita yang terdapat dalam novel ini terdiri dari alur, tokoh dan latar; alur dalam cerita ini ada 13 episode dengan alur bertahap awal-tengah-ahir; ada 12 tokoh utama dan tambahan, juga memiliki sifatnya masing-masing; latar dalam cerita pun terbagi menjadi enam latar tempat dan tiga belas latar waktu. Sarana sastra yang terdapat dalam novel ini terbagi menjadi judul, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat; judul Sabobot Sapihanean Sabata Sarimbagan menggambarkan isi cerita; sudut pandang yang digunakan penulis merupakan sudut pandang orang pertama sebagai tokoh utama; gaya bahasa yang ditemukan di antaranya personifikasi, hiperbola, simile, pleonasme, babasan dan paribahasa. Aspek romantis Cinta Ir. Tatang Danudireja dan Anah dalam kehidupan rumah tangganya digambarkan dengan teori cinta segitiga Robert Sternberg. Dalam rumah tangga pasti ada masalah-masalah nya, untuk menjauhi masalah rumah tangga dibutuhkan keintiman, gairah, dan komitmen.
The object of this research is the novel Sabobot Sapihanéan Sabata Sarimbagan by Mh. Rustandi Kartakusuma. The theory used in the research is Robert Sternberg's romantic theory of love with Robert Stanton's literary and structural psychology approach. The aim of this research is to: (1) explain the structure of the novel Sabobot Sapihanéan Sabata Sarimbagan by Mh. Rustandi Kartakusuma, (2) describes the romantic aspects of love in the novel Sabobot Sapihanéan Sabata Sarimbagan by Mh. Rustandi Kartakusuma. This research uses a qualitative approach with descriptive analysis methods and literature study techniques. The data in this research are dialogue and narrative excerpts that describe the romantic aspects of love in the novel Sabobot Sapihanéan Sabata Sarimbagan by Mh. Rustandi Kartakusuma. The results of this research are that the theme of this novel is household problems and love. The story facts contained in this novel consist of plot, characters and setting; The plot of this story consists of 13 episodes with a gradual beginning-middle-end plot; there are 12 main and additional characters, each with their own characteristics; The setting in the story is divided into six settings and thirteen settings in time. The literary devices contained in this novel are divided into title, point of view, language style, and message; the title Sabobot Sapihanean Sabata Sarimbagan describes the content of the story; the point of view used by the author is a first person point of view as the main character; Language styles found include personification, hyperbole, simile, pleonasm, babasan and proverbs. Romantic aspects of Love Ir. Tatang Danudireja and Anah in her domestic life is described using Robert Sternberg's love triangle theory. In a household there are bound to be problems, to stay away from household problems requires intimacy, passion and commitment
ANALISIS PSIKOLOGI SASTRA DALAM NOVEL TEMUKAN AKU DALAM ISTIKHARAHMU KARYA ADI RUSTANDI SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR APRESIASI SASTRA DI KELAS XII
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan struktur kepribadian tokoh, psikologi pengarang, unsur penokohan, unsur ekstrinsik, sampai kepada relevasinya sebagai alternatif bahan ajar apresiasi sastra pada novel Temukan Aku dalam Istikharahmu karya Adi Rustandi. Dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pada penelitian deskriptif kualitatif, hasil dari data berupa kata-kata dan dideskripsikan secara teliti dan analisis. Sumber data pada penelitian ini ialah novel Temukan aku dalam Istikharahmu karya Adi Rustandi, wawancara dengan penulis, beberapa buku sumber, jurnal terkait, dan penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah studi kepustakaan, studi dokumentasi, dan wawancara. Adapun hasil dari penelitian ini berupa struktur kepribadian tokoh dalam novel Temukan Aku dalam Istikharahmu dengan jumlah Id, Ego, dan Superego, unsur psikologi pengarang pada saat menulis karyanya, unsur penokohan berupa protagonis, antagonis, dan tritagonis, dan unsur ekstrinsik berupa latar belakang penulis, latar belakang masyarakat, sampai nilai-nilai kehidupan. Selanjutnya, hasil analisis disesuaikan dengan tuntunan Kurikulum 2013 yaitu Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar 3.9 Menganalisis Isi dan Kebahasaan Novel, dan dijadikan sebagai alternatif bahan ajar apresiasi sastra dalam bentuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Modul Pembelajaran yang dapat digunakan peserta didik kelas XII dalam pembelajaran Bahasa Indonesia mengenai materi Teks Novel
NILAI-NILAI RELIGIUS PADA NOVEL ‘’HADIAH KECIL DARI TUHAN’’ KARYA ADI RUSTANDI DAN IMPLIKASI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA
WIDIASTUTI, 2022. Nilai-Nilai Religius pada Novel Hadiah Kecil dari Tuhan Karya Adi Rustandi dan Implikasi Pembelajaran di SMA. Skripsi. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Pancasakti Tegal.
Pembimbing 1 : Syamsul Anwar, M.Pd.
Pembimbing 2 : Wahyu Asriyani, M.Pd.
Kata Kunci: Nilai-Nilai Religius, Implikasi Pembelajaran di SMA.
Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai religius pada novel Hadiah Kecil dari Tuhan karya Adi Rustandi dan implikasi pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai religius yang terkandung di dalam novel Hadiah Kecil dari Tuhan yang nantinya hasil penelitian diimplikasikan terhadap pembelaran bahasa Indonesia di SMA.
Metode yang digunakan pada penelitian adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dari novel Hadiah Kecil dari Tuhan karya Adi Rustandi . Wujud data pada penelitian ini merupakan penggalan kalimat dalam novel Hadiah Kecil dari Tuhan karya Adi Rustandi. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik studi pustaka, analisis data, catat. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif analisis. Teknik penyajian hasil data menggunakan metode informal.
Berdasarkan hasil penelitian dalam novel Hadiah Kecil dari Tuhan karya Adi Rustandi ditemukan data yang mengandung nilai religius sebanya 52 data. Hubungan manusia dengan Tuhan terdapat 27 data, hubungan manusia dengan manusia terdapat 10 data, hubungan manusia dengan diri sendiri terdapat 6 data, hubungan manusia dengan alam lingkungan terdapat 9 data. Kesimpulan pada penelitian ini adalah nilai-nilai religius pada novel Hadiah Kecil dari Tuhan karya Adi Rustandi dapat diimplikasikan pada pembelajaran di SMA khususnya materi yang berkaitan dengan isi dan kebahasaan novel. Hal tersebut sesuai dengan silabus SMA kelas XII semester 2 dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel
Nilai-Nilai Religius pada Novel ‘’Hadiah Kecil dari Tuhan’’ Karya Adi Rustandi dan Implikasi Pembelajaran di SMA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius dalam novel Adi Rustandi “Hadiah Kecil dari Tuhan” dan mendeskripsikan implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Novel Adi Rustandi “Hadiah Kecil dari Tuhan” menjadi sumber datanya. Data dalam penelitian ini berupa penggalan kalimat dari novel Adi Rustandi Hadiah Kecil dari Tuhan. Teknik pengumpulan data meliputi studi pustaka, analisis data, dan pencatatan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara informal. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa jumlah data yang ditemukan adalah 53. Ada 27 data hubungan manusia dengan Tuhan, 10 data hubungan manusia dengan manusia, 7 data hubungan manusia dengan diri sendiri, dan 9 data hubungan manusia dengan alam lingkungan. Nilai-nilai religius dalam novel Hadiah Kecil dari Tuhan menjadi kesimpulan penelitian ini. Karya Adi Rustandi dapat diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Hal ini sesuai dengan silabus SMA kelas XII semester 2 dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel.
 
Buku latihan membuat desain kreatif dengan coreldraw X3/ Rustandi
viii, 112 hal.: ill.; 21 cm
Buku latihan membuat desain kreatif dengan coreldraw X3/ Rustandi
viii, 112 hal.: ill.; 21 cm
NOVEL SÉRIAL CARITA SILAT ANJAR KARANGAN ACHMAD RUSTANDI : Ulikan Struktural Jeung Psikologi Humanistik
NOVEL SÉRIAL CARITA SILAT ANJAR
KARYA ACHMAD RUSTANDI
(KAJIAN STRUKTURAL JEUNG PSIKOLOGI HUMANISTIK)1
Purnamawati2
ABSTRACT
This research is based on the lack of children psychological integrity factor in which when they do children, it can affect themselves. The purpose of this research was to describe the structure of the story and humanistic psychology of the main character in the Carita Silat Anjar serial novel by Achmad Rustandi. The method used in this research was descriptive method with using qualitative approach, then the observation technique with using literature study, and in analyzing the discussion with using direct analysis technique. The source of data used in this research was Carita Silat serial novel by Achmad Rustandi. The structures contained in Carita Silat Anjar serial novel by Achmad Rustandi were themes, facts, and literature means. In the theme was found that serial novel narrated about the condition of colony life in the post-independence (Orde Baru 1966). In addition, there were the forward and backward plots in this serial novel. Whereas, the place and time settings support on the growth of the main character. Moreover, the social settings used in the story were upper and lower casts. The main character of the story was Anjar because he can attract a reader sympathy. The title was related to the content of the story. The point of view used was the third person who was knowledgeable. The writer uses a general basicity which is easy to be understood. The results of analysis from humanistic psychology, all of them fulfill the five basic level of human needs which appropriate with the transformation of Anjar’s soul, only in the first novel which is not fulfilled in which it is in the need of self-esteem and the self-actualization in the main character. Based on the results of the overall analysis, it can be concluded that in the serial novel of Silat Anjar, there was a complete structure of the story. The main character (Anjar) in the story fills the five of basic level of human needs.
Keywords: carita silat serial novel; humanistic psychology; and structur
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING (GUIDE INQUIRY) DAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI (FREE INQUIRY MODIFIED) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANALISIS SISWA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR: Eksperimen Pada Pelajaran Ekonomi Kelas XI di SMAN I Banjaran Kabupaten Bandung
Rustandi, Judul Penelitian: PENGARUH METODE PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN INKUIRI BEBAS TERMODIFIKASI TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANALISIS SISWA DITINJAU DARI MINAT BELAJAR. Dengan Pembimbing Prof. Dr. H. Agus Rahayu., M.P. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif analisis siswa di sekolah menengah. Tujuan penelitian ini untuk menemukan metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif analisis siswa pada pelajaran ekonomi di SMA. Penelitian ini menggunakan metode Factorial experimental dengan rancangan Factorial Design yaitu desain dengan kelompok kontrol secara random diberi tes awal dan tes akhir analisis statistik yang digunakan yaitu analisis uji beda komparasi dan analisis ANOVA dua jalur. Populasi dalam penelitian ini yaitu kelas XI SMAN I Banjaran dengan sampel kelas XI IPS-1, XI IPS-2 dan XI IPS-6. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan kognitif analisis siswa pada pelajaran ekonomi meningkat lebih tinggi setelah pembelajaran menggunakan metode inkuiri terbimbing dan metode inkuiri bebas termodifikasi. Peningkatan kemampuan kognitif analisis siswa yang belajar dengan metode inkuiri terbimbing lebih tinggi dari pada metode ekspositori. Peningkatan kemampuan kognitif analisis siswa pada pelajaran ekonomi yang belajar dengan menggunakan metode inkuiri bebas termodifikasi lebih rendah dari pada metode pembelajaran ekspositori. Peningkatan kemampuan kognitif analisis siswa pada pelajaran ekonomi siswa yang menggunakan metode inkuiri terbimbing lebih tinggi dari pada metode pembelajaran inkuiri bebas termodifikasi. Minat belajar berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan kognitif tingkat analisis siswa
- …
