27 research outputs found

    RESPON PERTUMBUHAN BEBERAPA VARIETAS TANAMAN BAYAM (Amarathus sp) TERHADAP KONSENTRASI NUTRISI PADA SISTEM HIDROPONIK

    No full text
    Penelitian ini mempunyai tujuan sebagai berikut : (1) Untuk mengetahui kadar nutrisi pada pertumbuhan dan produksi tanaman bayam (Amarathus hibridus L), (2) Untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi macam macam varietas tanaman bayam (Amarathus hibridus L), (3) Untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi interaksi antara kadar nutrisi dan macam varietas tanaman bayam (Amarathus hibridus L). Penelitian ini dilaksanakan di Greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember yang bertempat Di Jalan Karimata Kecamatan , Kabupaten Jember. Dimulai pada April - Mei 2018 dengan ketinggian tempat + 89 meter di atas permukaan laut (dpl). Penelitian ini menggunakan rancangan Splitplot RAL yaitu dengan sistem petak terbagi yang terdiri dari dua faktor (3 x3) yaitu faktor utama (sebagai petak utama) Pemberian konsentrasi (K) yang terbagi dalam tiga taraf : K1 = 1200 ppm, K2 = 1400 ppm, dan K3 = 1600 ppm dan faktor kedua (sebagai anak petak) varietas bayam (V) terdiri dari tiga varietas : V1 = Bayam Merah, V2 = Bayam cabut, dan V3 = Bayam itik, yang masing – masing di ulang tiga kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pemberian nutrisi konsentrasi (K3) 1600 ppm berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman bayam dan sebagai perlakuan yang terbaik. Perlakuan varietas terdapat pengaruh yang nyata terhadap pertumbuhan bayam dengan perlakuan varietas (V2) bayam cabut sebagai perlakuan yang terbaik pada tinggi tanaman dan perlakuan varietas (V1) bayam merah sebagai perlakuan terbaik pada berat berangkasan kering, sedangkan perlakuan varietas (V3) bayam itik sebagai perlakuan terbaik pada panjang akar. Dan Interaksi antara konsentrasi dan varietas terhadap morfologi tanaman pada sistem hidroponik tidak berpengaruh terhadap produksi tanaman bayam

    Keanekaragaman dan tutupan terumbu karang di Pulau Giligenting Kabupaten Sumenep Madura

    No full text
    INDONESIA: Terumbu karang merupakan suatu ekosistem dasar laut tropis yang terbentuk dari asosiasi berbagai biota yang hidup dalam komunitas laut tropis oleh aktifitas biologi. Terumbu karang merupakan komponen ekosistem utama pesisir dan laut yang mempunyai peran penting dalam mempertahankan fungsi pesisir dan laut. Terumbu karang berperan sebagai pelindung pantai dari hempasan ombak dan arus kuat selain itu terumbu karang memiliki nilai ekologis dan ekonomis yang cukup tinggi. Data penelitian di Pulau Giligenting Kabupaten Sumenep Madura sampai saat ini masih belum ada satupun data yang mengungkap tentang keanekaragaman jenis dan kondisi terumbu karang yang terdapat di Pulau Giligenting. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, persentase tutupan, keanekaragaman dan pola sebaran terumbu karang di Pulau Giligenting Kabupaten Sumenep Madura. Diharapkan temuan dari penelitian ini dapat memberikan gambaran terkait ekosistem terumbu karang di Pulau Giligenting Kabupaten Sumenep Madura. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif, sampel diambil pada empat stasiun dengan menggunakan metode line intercept transect, kemudian pada masing – masing stasiun dibuat enam transek. Sampel diidentifikasi di laboratorium Ekologi Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Pulau Giligenting Kabupaten Sumenep Madura ditemukan 45 Spesies yang terbagi dalam sembilan Famili yaitu Acroporidae, Agariciidae, Favidae, Fungiidae, Mussidae, Pectiniidae, Pocilloporidae, Poritidae dan Helioporidae, dari genus Acropora, Anacropora, Montipora, Coeloeseris, Pavona, Favites, Goniastrea, Leptastrea, Leptoria, Montastrea, Oulastrea, Pleseastrea, Ctenactis, Cycloseris, Fungia, Loboyphyllia, Symphyllia, Pectinia, Pocillopora, Stylophora, Goniopora, Heliopora. Nilai persentase (%) tutupan lifeform terumbu karang di Pulau Giligenting Kabupaten Sumenep Madura sebesar 14,50%, menurut kriteria dari UNEP (United Nations Enviroment Programe) 1993, hal ini termasuk dalam kategori rusak/hancur. Nilai indeks keanekaragan terumbu karang di Pulau Giligenting Kabupaten Sumenep Madura sebesar 1,77, menurut kriteria dari Shanon-Wiener, hal ini termasuk dalam kategori indeks keanekaragaman sedang. Pola sebaran di Pulau Giligenting Kabupaten Sumenep Madura sebesar 0,05, menurut kriteria dari Soegianto (1994) pola sebaran tersebut Uniform atau seragam. ENGLISH: Coral reefs are tropical marine ecosystems that form the basis of the association of a variety of organisms that live in tropical marine communities by biological activity. Coral reefs are one of the major coastal and marine ecosystems that have an important role in maintaining the function of coastal and marine. Coral reefs act as coastal protection from waves waves and strong currents in addition to the coral reef has ecological and economic values are quite high. Research data In Giligenting island of Sumenep Madura until now there is still no single data reveal about species diversity and reef conditions contained in Giligenting Island.Therefore, this study aims to determine the type, percent cover, diversity and distribution patterns of coral reef on the Giligenting island of Sumenep Madura. It is expected that the findings of this study can provide an overview of related coral reef ecosystem on the Giligenting island of Sumenep Madura. This research is descriptive quantitative, samples were taken at four stations using the line intercept transect method, then on each - each made six transect stations. Samples identified in the laboratory Ecology Department of Biology, Faculty of Science and Technology of the State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang . The results showed that on the Giligenting island of Sumenep Madura. found 45 species that are divided into nine Family Acroporidae, Agariciidae, Favidae, Fungiidae, Mussidae, Pectiniidae, Pocilloporidae, Poritidae dan Helioporidae, of the genus Acropora, Anacropora, Montipora, Coeloeseris, Pavona, Favites, Goniastrea, Leptastrea, Leptoria, Montastrea, Oulastrea, Pleseastrea, Ctenactis, Cycloseris, Fungia, Loboyphyllia, Symphyllia, Pectinia, Pocillopora, Stylophora, Goniopora, Heliopora. Percentage ( % ) cover reefs lifeform on the Giligenting island of Sumenep Madura. of 14.50 % , which according to the criteria of the Environment Decree No.4, 2001, it is included in the category of damaged / destroyed. Index diversity value of coral reefs on the Giligenting island of Sumenep Madura. is 1.77, which according to the criteria of the Shannon - Wiener , it is included in the category of moderate indexdiversity. The distribution pattern on the Giligenting island of Sumenep Madura of 0.05 , which according to the criteria of Soegianto (1994 ) The distribution pattern of uniform

    RANCANG BANGUN ALAT PENGERING TEMBAKAU OTOMATIS DENGAN METODE PENGOLAHAN CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN KONTROL HYBRID FUZZY-PID

    No full text
    Tembakau adalah tanaman yang digunakan sebagai bahan baku utama pembuatan rokok. Sehingga pemerintah telah menetapkan bahwa industri rokok adalah sebagai salah satu industri prioritas nasional (Anonim, 2010a

    PROTOTYPE ALAT PENGUKUR KECEPATAN ALIRAN DAN DEBIT AIR (FLOWMETER) DENGAN TAMPILAN DIGITAL

    No full text
    Perkembangan teknologi saat ini sangat pesat sekali, hal ini ditandai dengan adanya berbagai penemuan, pengembangan dan applikasi teknologi baru yang dapat di gunakan di dalam dunia industri maupun rumah tangga. Dalam pengukuran, alat ukurpun tak luput dari penerapan teknologi digital. Alat ukur yang tadinya masih manual, sekarang sudah banyak yang menggunakan sistem digital. Sehingga kita mendapatkan kemudahan untuk membaca nilai hasil pengukuran, dan itu pun lebih akurat dari pada alat ukur yang manual, karena tampilan berupa angka. Pada penelitian kali ini, dicoba untuk menerapkan teknologi mikrokontroler pada flowmeter manual dengan tampilan digital dengan memanfaatkan optocoupler sebagai sensor masukan untuk AT89S52 yang berfungsi untuk menghitung putaran piringan flowmeter yang selanjutnya diproses oleh AT89S52 yang sudah diisi program kemudian hasilnya ditampilkan pada display. terdapat 2 tampilan, yaitu tampilan untuk kecepatan aliran yang merupakan kecepatan putaran dari piringan dalam rpm dan yang lain adalah tampilan untuk debit dalam liter/deti

    KONSEP KHOLIFATULLAH SEBAGAI MODEL IDEAL KEPEMIMPINAN ORGANISASI SOSIAL

    No full text
    Example and belief is certainly more devastating impact than on the energy crisis, food, health, transport and water. Because, this is testament to the confidence crisis will be the absence of visionary leaders, competent, and have integrity as well as credible. This is precisely the leadership crisis will exacerbate the nation of Indonesia next and will cause an energy crisis, health, food, even the quality of education any join plummeted, politics and so on will be more severe. In this regard according to Quran conception of man is also often referred to as the Caliph in the sense of power (mandataris, not ruler). In the status that is associated with a variety of human rights, obligations, and responsibilities, all of which constitute the mandate for him. The khalifatullah concept was mentioned explicitly in the Qur'an is a reflection for man how to become leader of the trustful, intelligent, creative, callous, have integrity and are responsible for enforcing all the rules of law and made all the potential and of the natural and human resources as the power to lead. This concept will be examined in this article, how the spirit and values contained in the concept of the khalifatullah it could grow, evolve, and be the spirit of a leadership organization, be it a religious organizations, educational organizations, the political organization, the Organization of regional device (OPD)/dinas, the Organization of the company, as well as State organizations. &nbsp

    SURVEI INVENTORI KERUSAKAN BADAN JALAN DAN IRIGASI DESA SUMBER KOKAP KECAMATAN TAMAN KROCOK KABUPATEN BONDOWOSO

    No full text
    Survey ini melakukan survei mengenai kerusakan badan jalan dan irigasi di Desa Sumber Kopak Kecamatan Taman Krocok Kabupaten Bondowoso. Letak geografis desa berada di sebelah utara kota bondowoso. Hasil survei total panjang jalan 11295, terdapat 4 jenis jalan yaitu. (a). Jalan aspal sepanjang 5000 meter dengan prosentase kerusakan 53% mengalami kerusakan dan 47% dalam kondisi baik. (b). Jalan tanah dengan panjang 6025 meter yang semuanya dalam kondisi baik, (c). Jalan paving dengan panjang 120 meter yang semua dalam kondisi baik, (d). Jalan Rabat dengan panjang 150 mengalami rusak ringan. Adapun penyediaan air irigasi masih kurang. Panjang total saluran irigasi 6085 meter.prosentase pada jenis salurang plengseng 51%, dan Alami 59%. Survey ini diharapkan memberikan informasi kepada masyarakat luas untuk memberikan solusi dalam pemecahan masalah mengenai kerusakan Badan jalan dan irigasi di Desa Sumber kokap Kecamatan Taman Krocok Kabupaten Bondowoso. Setelah dilakukan survei inventori kerusakan badan jalan desa Sumber Kokap Kecamatan Taman Krocok Kabupaten Bondowoso memiliki Infrastruktur jalan aspal 5000 meter,dimana 19% dalam kondisi baik, 6% dalam kondisi sedang, 16% dalam kondisi rusak ringan, dan 59% dalam kondisi rusak berat, jalan tanah memiliki panjang 6025 meter yang semua dalam kondisi baik, jalan paving 120 meter dalam kondisi baik, jalan rabat 150 meter dalam kondisi rusak ringan. Sedangkan infrastruktur irigasi 6085 meter. 51% Sudah plengsengan 49% dan kondisi alami. Saluran irigasi primer memiliki panjang 2350 meter, saluran sekunder memiliki panjang 1250 meter dimana 20% dalam kondisi baik dan 80% dalam kondisi rusak. Sedangkan untuk tersier memiliki panjang 2485 meter. Ditinjau dari kondisi fisik 54% dalam keadaan baik dan 46% dalam kondisi rusak, ditinjau dari segi fungsi diperoleh data 90% dalam kondisi baik dan 10% tidak baik

    Peranan KH Wasil Syirbini dalam Implementasi Toleransi Beragama di Kabupaten Jember Tahun 1980-2009

    No full text
    ABSTRAK Skripsi ini membahas tentang biografi KH. Wasil Syirbini tahun 1980-2009. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini yaitu (1) Bagaimana latar belakang kehidupan KH. Wasil Syirbini sebagai seorang tokoh, (2) Siapa tokoh yang menjadi inspirasinya, dan (3) Bagaimana peranan dan pengaruh KH. Wasil Syirbini dalam implementasi toleransi di Kabupaten Jember Tahun 1980-2009. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah antropologi sosial dan teori yang digunakan adalah teori perspektif fungsionalisme yang dicetuskan oleh Emile Durkheim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini mengenai KH. Wasil Syirbini yang lahir pada tanggal 10 Desember 1955 di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Sumberwringin, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember. Pendidikan pondok pesantren dan dukungan keluarga menjadi pembentukan karakter dalam diri KH. Wasil Syirbini. Pemahaman tentang humanisme menjadikan KH. Wasil Syirbini sangat menjunjung tinggi keberagaman. Peranannya dimulai pada tahun 1980, ketika menjalin pertemanan dekat dengan komunitas Musyawarah Antargereja (MAG). Setelah itu berturut-turut KH. Wasil Syirbini melakukan dialog antariman melalui Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa (FKKB), di mana KH. Wasil Syirbini sebagai penasehatnya dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), secara kultural KH. Wasil Syirbini juga sebagai penasehatnya. Bentuk implementasi toleransi KH. Wasil Syirbini, juga dibuktikan dengan peranannya sebagai narasumber dalam suatu acara di gereja-gereja tertentu. Wafatnya KH. Wasil Syirbini pada tahun 2009 menjadi akhir dari peranannya dalam implementasi toleransi. Kata kunci: KH. Wasil Syirbini, Implementasi, Toleransi.Suharto, S.S., M.A. (Dosen Pembimbing) Drs. IG Krisnadi, M.Hum. (Dosen Pembimbing

    Qasidah cinta: puisi & prosa

    No full text
    Buku ini memuat kumpulan puisi dan prosa yang terdiri dari 7 kategori dengan lebih dari 10 prosa dan puisi. Tema-tema tersebut antara lain: Aduhai Allah, Bahasa Cinta, Mengenal-MU Melalui Diri, Manusia Dan Cinta, Bahasa Cinta, Ya Muhammad, Ramadha

    Upaya Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Aspek Literasi Siswa Melalui Perpustakaan

    No full text
    Di era pendidikan 4.0 banyaknya penurunan minat baca siswa dikarenakan beberapa hal, diantaranya berkembangnya IT, tersedianya geogle yang bisa membantu siswa menjawab segala pertanyaaan dan tersedianya beberapa akun media social yang digemari siswa-siswi seperti, Fb, Ig, Wa, Telegram, Line, Twitter dan bebrapa varian game online serta sepak bola sangat berdampak pada minat siswa dalam membaca.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tentang “Upaya Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Aspek Literasi Siswa Melalui Perpus SMA Tunas Luhur”, dengan menggunakan metodelogi penelitian Kualitatif  jenis study kasus di SMA Tunas Luhur tahun 2022. instrumen yang peneliti gunakan data dokumen, penggunaan hp dan recorder ketika wawancara berlangsung.  Berdasarkan hasil penelitian tersebut   upaya yang dilakukan kepala sekolah untuk mengembangkan aspek literasi siswa melalui perpustakaan SMA Tunas Luhur ada empat yaitu koleksi buku, program perpustakaan, system dan manajemen penyelenggaraan serta sarana  prasarana . Empat cara ini di upayakan oleh kepala sekolah untuk mengembangkan aspek litersai siswa di SMA Tunas Luhur terutama dalam hal membaca.
    corecore