1,747,222 research outputs found

    roh

    No full text
    The Muscovy duck is a poultry for its cost-effective breeding and significant economic importance. It has undergone a systematic process of artificial domestication and natural selection, resulting in the emergence of distinct characteristics among different lines of Muscovy duck. Our comparative genomic analysis, encompassing ROH, HBD, and selective sweep in the Crimo and Fujian populations, provides valuable insights for the breeding of Muscovy ducks in the Fujian population. This study contributes to the understanding of the genetic basis among different Muscovy duck lines, providing knowledge for their breeding and genetic improvement.</p

    Hyun Woong Roh

    No full text
    학위논문(석사)--아주대학교 일반대학원 :의학과,2015. 2Maste

    Hydrofoiling Honeybee velocity field data

    No full text
    This data set contains results of particle image velocimetry for the publication "Hydrofoiling Honeybee". The data set is supplementary to the Figure 5 of the paper. Each .dat file is structure with fields data and textdata. Each column of data represents different variable. A total of 19 variables are included in the data file. Description of 19 variables can be found in the textdata.Contact person: Roh Chris [email protected]

    Psyche yeongwolensis Byun and Roh 2015, sp. nov.

    No full text
    Psyche yeongwolensis Byun and Roh sp. nov. Distribution Korea. Description of new species and unrecorded speciesPublished as part of Roh, Seung Jin, Banasiak, Grzegorz & Byun, Bong-Kyu, 2015, A new and an unrecorded species of the family Psychidae (Lepidoptera) from Korea, with an annotated catalogue, pp. 669-680 in Journal of Natural History 50 on page 673, DOI: 10.1080/00222933.2015.1082654, http://zenodo.org/record/398969

    Penggunaan Kata Roh Sang Hyang Pengardi Sebagai Terjemahan Kata Roh Kudus Dalam Alkitab Bahasa Bali

    Get PDF
    In the process of translating the word Holy Spirit into the Balinese Bible, there are differences in concepts with the understanding of balinese people in general. Therefore it is necessary to put forward the proper concept of the Holy Spirit in accordance with the correct meaning as the concept of the Bible itself. Thus the author conducted research on the meaning of the word about the Holy Spirit that can be used in the context of the Balinese language so that the meaning in question is actually understood as intended by the Bible itself, so that the translation of the Bible into Balinese does not deviate from the original meaning. The research approach that the authors use is qualitative research. After conducting the analysis, the author found the word Roh Sang Pengardi as a relevant word for the word Holy Spirit. The word Roh Sang Pengardi can actually provide an understanding that is more in accordance with the concept of the Bible. The word describes the creator person, of which the Holy Spirit is the third person of the Trinity who is the creator of the universe. AbstrakDalam proses penerjemahan kata Roh Kudus ke Alkitab bahasa Bali, terdapat perbedaan konsep dengan pemahaman masyarakat Bali pada umumnya. Oleh sebab itu perlu dikemukakan konsep yang tepat tentang Roh kudus sesuai dengan makna yang benar seperti konsep Alkitab itu sendiri. Dengan demikian penulis mengadakan penelitian makna kata tentang Roh Kudus yang dapat dipakai dalam konteks bahasa Bali agar makna yang dimaksud benar-benar dipahami seperti yang dimaksudkan oleh Alkitab itu sendiri, sehingga penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa Bali tidak menyimpang dari makna yang asli. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif. Setelah melakukan analisis, penulis menemukan kata Roh Sang Hyang Pengardi sebagai kata yang relevan untuk kata Roh Kudus. Kata Roh Sang Hyang Pengardi justru dapat memberikan pemahaman yang lebih sesuai dengan konsep Alkitab. Kata tersebut menggambarkan tentang pribadi pencipta, dimana Roh Kudus adalah pribadi ketiga Tritunggal yang pencipta semesta

    Comparisons of ROH-DPR, ROH-SCS and ROH-FPED.

    No full text
    <p>On each chromosome, red (upper), orange (middle) and blue (lower) bar display the significant associations of ROH-SCS, ROH-FPED, and ROH-DPR, respectively. The chromosome number is shown on the left side of each chromosome. Horizontal scale on top and bottom indicates genomic position (Mb) on a chromosome.</p

    Berhubungan dengan Roh

    No full text
    xii, 115 hlm; 20,5 c

    Roh

    No full text
    Hampir bisa dipastikan, setiap orang apakah dia orang awam maupun cendikiawan, golongan materialis maupun spiritualis, dibuat penasaran oleh masalah roh. Karena alam roh merupakan hakikat yang ada tetapi tidak ada, atau tidak ada tapi ada. Jadi semacam alam maya, antara ada dan tiadaYang pasti menurut Islam, roh itu ada dan memiliki hakikat, karakter dan sifat, bisa merasakan kesedihan dan kegembiraan, bisa bergerak ke sana ke mari, naik turun dan berbagai macam aktivitas.Tapi apa yang adan tahun tentang roh itu? Apa beda roh dengan jiwa? Apa beda roh dengan kehidupan? Dan, mungkin masih ada setumpuk pertanyaan yang tidak terjawab tentang semua ini.Anda tak perlu penasaran, Karena buku inii sarat dengan penjelasan, yang menggambarkan kedalaman pengetahuan pengarang yang sudah dikenal dengan kelurusan akidahnya, dan disertai kejelasan keterangan tentang berbagai masalah terkait. Di sana dijelaskan pula macam-macam jiwa, alam, barzah, alam mimpi, pertemuan dan dialog antara orang hidup dengan orang yang sudah meninggal, sampai-sampai ada pemberitahuan yang disampaian orang yang sudah membujur sekian lama di dalam kuburnya, dan ternyata kejadiannya sama persis. Ini sebuah kenyataan dan bukan ilusi. Jika adan haus ilmu, Anda bisa meneguk dari gelas yang sudah dihidangkan pengarang ini.415 hlm; 15.7 x 24.5 Cm

    Roh Kudus

    No full text
    Buku Roh Kudus ini mengupas salah satu pribadi dalam Tritunggal Allah Mahakudus yang sering kali dianggap misterius oleh banyak orang Kristen. Melalui tulisan yang mendalam dan penuh wawasan, buku ini menjelaskan peran Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya, mulai dari kehadiran-Nya yang memberi penghiburan hingga kuasa-Nya yang mengubah kehidupan manusia. Roh Kudus dianggap sebagai sumber kekuatan, hikmat, dan kehadiran Allah yang aktif bekerja di dalam dunia ini, dan di dalam kehidupan orang percaya. Dalam ajaran Kristen, Roh Kudus berperan sebagai Penghibur, Penolong, dan Pembimbing yang diberikan kepada umat Allah setelah Kebangkitan dan Kenaikan Yesus Kristus. Roh Kudus berfungsi sebagai Pembimbing Rohani kepada orang percaya agar hidupnya sesuai dengan kehendak Allah. Dia akan menuntun umat manusia untuk Insaf akan dosa-dosa yang telah dilakukan dan menghantar umat manusia kepada pertobatan. Roh Kudus juga memberikan hikmat karunia roh kepada orang percaya seperti hikmat, iman, dan kasih, serta buah-buah roh lainnya seperti kesabaran, kebaikan, dan penguasaan diri. Roh Kudus juga memampukan orang percaya untuk melakukan pelayanan dengan memberikan kuasa dalam menyampaikan Injil, kabar tentang Kerajaan Sorga dan segala pekerjaan baik. Buku ini ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, sangat cocok bagi pembaca yang secara teologis dan praktis ingin mengenal lebih dekat lagi tentang Roh Kudus, sehingga dapat mengalami pertumbuhan iman dan merasakan kuasa Allah secara nyata dalam kehidupan sehari-hari

    Menggali dan Menemukan Roh Pancasila Secara Kontekstual

    No full text
    Kehadiran buku ini dimaksudkan sebagai referensi yang memudahkan mahasiswa dalam mencerna materi kuliah Pendidikan Pancasila yang penulis ampu. Karena berdasarkan pengalaman penulis selama ini, mahasiswa menemui berbagai kendala dalam memahami Pancasila. Adapun faktor utama yang ditenggarai menghambat dan mempersulit struktur kognitif mahasiswa dalam meresapi Pancasila, yaitu materinya yang kurang kontekstual dan terlampau filosofis. Dua faktor tersebut tanpa disadari telah mengaburkan pandangan obyektif mahasiswa terhadap kelebihan Pancasila dibanding ideologi lainnya. Hal itu berimplikasi negatif pada persepsi mahasiswa, yang merasa tidak memperoleh manfaat apapun setelah mempelajari Pancasila. Parahnya lagi, mahasiswa keliru menginternalisasikan Pancasila dalam kepribadiannya. Pemahaman yang keliru tentunya mengantarkan mahasiswa pada aras implementasi dan aktualisasi Pancasila yang gagal pula. Pada tataran praktisnya, Pancasila tidak termaknai dengan baik dalam kehidupan mahasiswa. Kegagalan mahasiswa dalam meng integrasikan Pancasila dengan pola pikir, sikap, dan perilakunya menandakan telah terjadinya pergeseran orientasi yang mengarah pada kemunduran peradaban bangsa Indonesia. Tidak dapat dibayangkan betapa mengerikannya kondisi Indonesia, bila Pancasila yang notabene ideologi bangsa tidak mengakar kuat sebagai fondasi intelektual generasi penerusnya. Sebagai langkah antisipatif menghadapi problematika futuristik tersebut, penulis berusaha menuangkan pemikiran ideologis dalam bentuk buku kecil yang sangat sederhana ini. Penggalian dan penemuan roh Pancasila dalam buku ini dilakukan dengan mengedepankan/mengetengahkan kondisi bangsa Indonesia yang secara sosiologis dan kontekstual begitu majemuk. Mahasiswa harus menginsapi, bahwa kemajemukan bangsa Indonesia merupakan kerangka berpikir the founding father dalam menggali, merumuskan, dan menetapkan Pancasila sebagai dasar negara. Guna memperkuat dalil argumentasi tersebut, penulis berupaya menggali dan menemukan roh Pancasila dengan menggunakan metode historis-empiris sebagai pisau analisisnya
    corecore