1,720,954 research outputs found

    Pengajian Makrifat di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan

    No full text
    Makrifat puncak keilmuan kelezatan tingkat tinggi bagi orang yang mendapatkannya di dalam ilmu tasawuf salah satu ajaran yang eksis di tengah masyarakat dari dulu hingga sekarang bahkan terus turun temurun selalu di kaji orang dengan penyampayan yang mudah paham sesuai ajaran Al-Ghazali atau ajaran Ibn Arabi yang begitu kontroversi dikalangan masyarakat dari dulu sampai sekarang, sebagaimana yang di sampaikan oleh para pendakwah, jika ajara itu lemah dalam syariat maka tidak menutup kemungkinan akan peroleh pemahamanpemahaman yang keliru bahkan bisa tersesat. Sehingga dari jajaran pemerintah Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan selalu mengawasi dan mengeluwarkan SK kepada guru yang bersangkutan mengajarkan ilmu makrifat kepada masyarakat awam dikira ditimbang menyimpang dari ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah. ilmu tasawuf ini diajarkan di Majelis taklim Masjid maupun di rumah-rumah tuan guru sampai kepelosok desa, dampak setelah mengkaji ilmu ini bermacam macam, diantaranya hati semakin tenang dekat kepada sang pencipta merasa selalu diawasi oleh Allah SWT, sehingga tidak mudah untuk berbuat yang tidak baik kepada makhluk. Dan jika Allah memberi kepada hamba yang dipilihnya bisa memperoleh kasyaf, melalui riyadoh atau amal yang dia istiqamahkan dan ilmu laduni, serta mendapat ilham dari Tuhan yang maha kuasa juga memperoleh keramat, dan saat meninggal juga memperoleh keramat. Maka dari penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai ilmu makrifat dan penerapannya, dalam kehidupan sehari hari menurut guru-guru tasawuf di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan. Pada penelitian ini adalah penelitian lapangan, dalam rangka pengumpulan data dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumenter. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui penelusuran karya-karya ilmiah berupa disertasi, tesis, skripsi dan bukubuku yang relevan dengan tema kajian penulis, juga diperoleh melalui media sosial seperti youtube setelah data terkumpul, maka akan dianalisis perbandingan tetap dengan mengkategori, dan sintesisasi data dangan langkah terakhir membuat hipotesis kerja. Hasil dari menunjukkan bahwa kajian makrifat banyak pendapat dan perbedaan ajarannya seperti Wahdatul Wujud susah dipaham oleh pikiran tapi tidak pula salah kembali kepada orang yang menafsirkan ajaran itu sehingga tidak terjadi kegaduhan di orang banyak, jalan yang selamat Wahdatus Syuhud karna jalan ini tidak menimbulkan kegaduhan, tidak bertentangan dengan syariat Islam

    Pengajian Makrifat di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Makrifat puncak keilmuan kelezatan tingkat tinggi bagi orang yang mendapatkannya di dalam ilmu tasawuf salah satu ajaran yang eksis di tengah masyarakat dari dulu hingga sekarang bahkan terus turun temurun selalu di kaji orang dengan penyampayan yang mudah paham sesuai ajaran Al-Ghazali atau ajaran Ibn Arabi yang begitu kontroversi dikalangan masyarakat dari dulu sampai sekarang, sebagaimana yang di sampaikan oleh para pendakwah, jika ajara itu lemah dalam syariat maka tidak menutup kemungkinan akan peroleh pemahamanpemahaman yang keliru bahkan bisa tersesat. Sehingga dari jajaran pemerintah Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan selalu mengawasi dan mengeluwarkan SK kepada guru yang bersangkutan mengajarkan ilmu makrifat kepada masyarakat awam dikira ditimbang menyimpang dari ajaran Ahlussunnah Wal Jama'ah. ilmu tasawuf ini diajarkan di Majelis taklim Masjid maupun di rumah-rumah tuan guru sampai kepelosok desa, dampak setelah mengkaji ilmu ini bermacam macam, diantaranya hati semakin tenang dekat kepada sang pencipta merasa selalu diawasi oleh Allah SWT, sehingga tidak mudah untuk berbuat yang tidak baik kepada makhluk. Dan jika Allah memberi kepada hamba yang dipilihnya bisa memperoleh kasyaf, melalui riyadoh atau amal yang dia istiqamahkan dan ilmu laduni, serta mendapat ilham dari Tuhan yang maha kuasa juga memperoleh keramat, dan saat meninggal juga memperoleh keramat. Maka dari penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai ilmu makrifat dan penerapannya, dalam kehidupan sehari hari menurut guru-guru tasawuf di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan. Pada penelitian ini adalah penelitian lapangan, dalam rangka pengumpulan data dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumenter. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui penelusuran karya-karya ilmiah berupa disertasi, tesis, skripsi dan bukubuku yang relevan dengan tema kajian penulis, juga diperoleh melalui media sosial seperti youtube setelah data terkumpul, maka akan dianalisis perbandingan tetap dengan mengkategori, dan sintesisasi data dangan langkah terakhir membuat hipotesis kerja. Hasil dari menunjukkan bahwa kajian makrifat banyak pendapat dan perbedaan ajarannya seperti Wahdatul Wujud susah dipaham oleh pikiran tapi tidak pula salah kembali kepada orang yang menafsirkan ajaran itu sehingga tidak terjadi kegaduhan di orang banyak, jalan yang selamat Wahdatus Syuhud karna jalan ini tidak menimbulkan kegaduhan, tidak bertentangan dengan syariat Islam

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore