1,720,978 research outputs found
PENGARUH METODE OUTDOOR LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SANTRI DI PONDOK PESANTREN QODRATULLAH LANGKAN
Pesantren Qodratullah Langkan sangat cocok untuk dijadikan sebagai sumber belajar. Namun, guru masih menggunakan metode konvensional yaitu metode ceramah, tanya jawab dan diskusi di dalam kelas yang membuat santri terlihat kurang tertarik mengikuti kegiatan pembelajaran. Potensi alam yang terkandung di sekitar sekolah yang dapat dijadikan sumber belajar antara lain gedung madrasah, kelas, perpustakaan, laboratorium bahasa laboratorium komputer, masjid dan lapangan.
Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh santri kelas VIII MTs Pondok Pesantren Qodratullah Putra Langkan dan sampel penelitian berjumlah 70 santri yaitu 35 santri putra kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan 35 santri putra kelas VIII.2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data berupa tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t yaitu uji prasyaratan: uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis untuk mengetahui pengaruh metode outdoor learning terhadap hasil belajar santri. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: a. Untuk mengetahui pelaksanaan metode outdoor learning terhadap hasil belajar santri putra pada materi waktu shalat kelas VIII MTs Pondok Pesantren Qodratullah Langkan. b. Untuk mengetahui pengaruh metode outdoor learning terhadap hasil belajar santri putra pada materi waktu shalat kelas VIII MTs di Pondok Pesantren Qodratullah Langkan. c. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi metode outdoor learning terhadap hasil belajar santri pada materi waktu shalat kelas VIII di MTs Qodratullah Langkan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaannya melalui 3 tahap yaitu: observasi; berdiskusi dan evaluasi. Pengaruhnya menggunakan pengujian nilai rata-rata hasil belajar santri dengan menggunakan uji-t, diperoleh harga thitung = 4,56. Dengan taraf signifikan 0,05 dan derajat kebebasan (db=68) diperoleh nilai ttabel= 1,668. Sehingga thitung berada diluar penerimaan Ho atau dengan kata lain Ho ditolak. Adapun faktor pendukung yaitu: sarana dan prasarana yang memadai yang dimiliki oleh madrasah dan seluruh tenaga kerja yang bersangkutan. Sedangkan faktor penghambat yaitu: selalu ada santri yang tidak mengikuti intruksi dari guru mata pelajaran; sulit mengawasi sistem pembelajaran karena terlalu luas terutama saat pembelajaran di siang hari.
Kata Kunci: Metode Outdoor Learning, Hasil Belajar dan Ala
The Influence Of Brand Trust, Service Quality And Perceived Value On Customer Loyalty At Sicepat Ekspress In Medan City
The objective of this study is to ascertain the impact of brand trust, service quality,
and perceived value on customer loyalty at SiCepat Ekspress in Medan City.This
research employs an associative research approach, and the type of data utilized is
quantitative.The data was collected through the administration of questionnaires,
and the analytical methods employed include descriptive analysis and multiple
linear regression analysis.The population of this study comprises SiCepat Ekspress
customers in Medan City. The study's sample size was determined using a
convenience sample of 125 respondents.The findings of this study suggest that
Brand Trust, Service Quality, and Perceived Value collectively exert a significant
influence on Customer Loyalty at SiCepat Ekspress in Medan City. Furthermore,
the study partially supports the hypothesis that Brand Trust, Service Quality, and
Perceived Value have a positive and significant impact on Customer Loyalty at
SiCepat Ekspress in Medan City104 PagesSkripsi Sarjan
Using peer-assisted learning strategies to improve reading ability of the second year students of public senior high school 1 Malang
Analisis Pengaruh Rules Of Origin Terhadap Foreign Direct Investment Di ASEAN-5
Krisis ekonomi global 2008 memberikan efek pada penurunan aliran modal masuk yang cukup besar sehingga berdampak pada rendahnya pertumbuhan ekonomi di ASEAN. Pada tahun 2010 AFTA menerapkan adanya penurunan tarif impor di bawah 5% dengan syarat penggunaan kadungan lokal sebesar 40%, aturan itu disebut Rules of Origin (RoO). Penelitian bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh kebijakan RoO terhadap FDI di lima negara ASEAN dan melihat bagaimana pengaruh FDI terhadap pertumbuhan ekonomi terutama setelah penerapan RoO. Metode analisis penelitian ini menggunakan regresi data panel untuk melihat pengaruh kebijakan RoO terhadap (FDI) dan PVAR (Panel Autoregresive) untuk melihat pengaruh FDI terhadap pertumbuhan ekonomi terutama setelah penerapan kebijakan RoO. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan RoO berdampak positif signifikan terhadap RoO, namun masih belum mampu dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi
Partisipasi Politik Asosiasi India Muslim Indonesia (AIMI) dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Medan Tahun 2015
Salah satu komunitas etnis India di Kota Medan adalah Asosiasi India Muslim Indonesia (AIMI). Dasar dibentuknya AIMI, disebabkan di Kota Medan sendiri banyak kelompok-kelompok organisasi India Tamil (umumnya bergama Hindu) maupun India Muslim,melihat persaingan yang sangat besar antara warga negara keturunan India yang Hindu dan Muslim maka timbullah niat untuk mempersatukan warga negara keturunan India Muslim yang ada di Indonesia ini dalam suatu organisasi kemasyarakatan yang diberi nama Asosiasi India Muslim Indonesia yang dikukuhkan pada tanggal 23 Mei 2013 dengan Kedudukan Dewan Pimpinan Pusat yang berkedudukan di Medan. Sejak berdirinya AIMI pada tanggal 23 Mei 2013 sampai sekarang ini AIMI tetap eksis dalam mengemban tugas sosial kemasyarakatan karena AIMI berkomitmen tidak terjun langsung dalam bidang Politik walaupun ada anggota AIMI yang terjundalam politik langsung tapi tidak membawa nama AIMI tapi membawa nama pribadi.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Partisipasi politik masyarakat komunitas AIMI di Kota Medan dalam pemilihan Walikota periode 2015-2020 dipengaruhi oleh faktor pendorong dan faktor penghambat. Faktor pendorong meliputi kesadaran politik dan faktor lingkungan. Faktor penghambat meliputi kesibukan kegiatan sehari-hari dan tidak menerima undangan, dan 2) Bentuk-bentuk partisipasi politik masyarakat komunitas AIMIdalam Pemilihan Walikota Medan Periode 2015-2020 terdiri dari pemberian suara (voting), membicarakan masalah politik, mengikuti kampanye, menjadi tim sukses dan menjadi pengurus partai. Namun hanya pemberian suara (voting) yang optimal dilakukan masyarakat komunitas AIMI.One of India's ethnic communities in Medan City is the Indonesian Muslim Indian Association (AIMI). The foundation of the establishment of AIMI, due to the fact that in Medan City itself, many Indian Tamil (mostly Hindu) and Indian Muslim groups of organizations, see the enormous competition between Hindu and Muslim Indian citizens, the intention to unite Muslim Indian is present in Indonesia within a community organization named Asosiasi Muslim Indonesia Indonesia which was confirmed on May 23, 2013 with the position of the Central Executive Board domiciled in Medan. Since the establishment of AIMI on 23 May 2013 until now AIMI still exists in carrying out social duties because AIMI is committed not to plunge directly in Politics although there are members of AIMI who plunge into direct politics but do not carry AIMI name but carry personal name.
The research was conducted by using qualitative method with normative approach. The results showed that: 1) Political participation of community of AIMI community in Medan City in Mayor election 2015-2020 period influenced by pushing factor and obstacle factor. Driving factors include political awareness and environmental factors. Inhibiting factors include daily activities and not receiving invitations, and 2) Forms of political participation of AIMI community members in the Mayor of Medan Selection The period 2015-2020 consists of voting, discussing political issues, following campaigns, becoming successful teams and become party officials. However, only the optimal voting (voting) is conducted by AIMI community communities.Skripsi Sarjan
Perbandingan Performa Progressive Web Apps dan Mobile Web Terkait Waktu Respon, Penggunaan Memori dan Penggunaan Media Penyimpanan
Saat ini banyak teknologi-teknologi baru yang bermunculan di bidang pengaksesan Internet pada perangkat bergerak, salah satunya Progressive Web App. Progressive Web App adalah Mobile Web yang menggunakan teknologi-teknologi terbaru guna menghasilkan Mobile Web yang memiliki pengalaman pengguna yang jauh lebih baik dari Mobile Web tradisional. Untuk menghasilkan aplikasi web dengan pengalaman pengguna yang baik, tentu tidak lepas dari performa dari aplikasi dan teknologi-teknologi dibaliknya. Berbicara tentang performa, banyak hal yang dapat diperhitungkan, beberapa diantaranya adalah waktu respon, penggunaan memori dan penggunaan media penyimpanan. Pada penelitian ini akan membahas mengenai perbandingan antara Progressive Web Apps dan Mobile Web terkait waktu respon, penggunaan memori dan penggunaan media penyimpanan agar dapat memberikan bahan pertimbangan dan referensi untuk penerapan teknologi yang baru dikenalkan ini. Dari pengujian yang dilakukan pada penelitian ini didapatkan beberapa kesimpulan, yaitu kecepatan dalam memuat data menyesuaikan dengan ukuran berkas dan cache yang digunakan serta frekuensi pengaksesan halaman aplikasi. Pada ukuran berkas dan cache yang kecil Mobile Web masih lebih unggul dibandingkan dengan Progressive Web Apps, sedangkan pada ukuran berkas dan cache yang cukup besar Progressive Web Apps mampu mengungguli Mobile Web. Untuk performa terkait penggunaan memori, Mobile Web menggunakan memori yang lebih sedikit dibandingkan dengan Progressive Web Apps dikarenakan adanya proses tambahan pada Progressive Web Apps (Service Worker). Sedangkan untuk performa terkait penggunaan media penyimpanan, pada Mobile Web tidak menggunakan media penyimpanan sama sekali, sedangkan pada Progressive Web Apps penggunaan media penyimpanan menyesuaikan dengan cache yang disimpan pada peramban
Penerapan metode double movement Fazlur Rahman pada ayat tentang kekalahan kaum muslimin di Perang Uhud dalam Qs. Ali Imran
Perkembangan penafsiran Alquran dari zaman Nabi Muhammad SAW. sampai zaman Kontemporer berjalan sangat pesat. Pada zaman Kontemporer melahirkan banyak pemikir-pemikir Islam, salah satunya adalah Fazlur Rahman yang menawarkan metodologi penafsiran Alquran yang dikenal dengan metode Double Movement. Maka dari itu, penulis tertarik untuk meneliti mengenai ayat tentang kekalahan kaum Muslimin di perang Uhud dalam QS. Ali Imra>n dengan menggunakan metode Double Movement yang dapat mengaktualisasikan makna-maknanya dan menerapkan ideal moralnya dalam kehidupan manusia masa kini.
Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui proses penafsiran ayat tentang kekalahan kaum Muslimin di Perang Uhud dalam QS. Ali Imra>n dengan menggunakan metode Double Movement dan ditemukan nilai ideal moral yang bisa dikontekstualisasikan ke masa kini.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yakni metode penelitian yang digunakan untuk meneliti kondisi objek dan menggunakan data-data kepustakaan (Liblary Research) dan bersifat deskriptif-analisis.
Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan dalam proses penafsiran menggunakan metode Double Movement Fazlur Rahman. Pertama, memahami historisitas atau konteks sosio-historis yang akan menghasilkan nilai ideal moral pada ayat tentang kekalahan kaum Muslimin di perang Uhud dalam QS. Ali Imra>n. Kedua, nilai ideal moral tersebut ditubuhkan dalam konteks masa sekarang sehigga menjadi pedoman atau petunjuk bagi kehidupan manusia pada masa kini.
Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya nilai ideal moral pada ayat tentang kekalahan kaum Muslimin di perang Uhud dalam QS. Ali Imra>n yakni, kepatuhan terhadap pemimpin menjadi suatu keharusan dalam tatanan suatu bangsa bagi setiap individu atau kelompok. Kepatuhan tersebut merupakan manifestasi atau cerminan dari buah kesabaran atas solidaritas terhadap sesamanya dan komitmen dalam menjalankan aturan-aturan dan perintah yang diberikan, dibarengi dengan keteguhan hati agar terhindar dari sikap hubbu ad-Dunya>. Pada akhirnya bisa menciptakan persatuan untuk manjadikan Bangsa dan Negara yang bersih, aman, kuat dan kokoh. Nilai ideal moral tersebut bisa dijadikan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di masa kini. Perwujudannya adalah bisa meminimalisir atau bahkan menghilangkan tindak korupsi yang marak terjadi di Indonesia, mencegah terjadinya kudeta terhadap pemerintah seperti yang terjadi di Turki dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan di Indonesia yang disebabkan limbah industri. Kemudian menciptakan Bangsa dan Negara yang bersih, aman, kuat dan kokoh
Integration of Spatial Finance-Multi Criteria Decision Analysis with Monte Carlo Risk Simulation for Measuring Credit Risk in the Fisheries Aquaculture Sector
Sektor akuakultur di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar, namun disisi lain, dihadapkan pada risiko kredit yang tinggi akibat bencana alam seperti banjir, yang berkontribusi pada tingginya NPL. Penilaian risiko kredit yang umum digunakan saat ini belum sepenuhnya mempertimbangkan faktor risiko geografis. Oleh karena itu, penelitian ini memposisikan diri dalam mengembangkan model untuk mengukur risiko kredit akibat banjir. Model ini mengintegrasikan pendekatan Spatial Finance, Spatial Multi-Criteria Decision Analysis (AHP-GIS), dan simulasi risiko Monte Carlo untuk mengukur risiko kredit pada sektor Akuakultur, sebuah domain yang belum pernah dieksplorasi sebelumnya dengan pendekatan ini. Sebagai studi kasus, penelitian ini menggunakan data historis kerugian kredit akibat banjir periode 2020-2022 dari Kabupaten Kampar, Riau. Model ini memetakan zona kerentanan banjir berdasarkan kriteria geospasial yang telah diberi bobot melalui AHP. Hasil utama penelitian ini menunjukkan bahwa penggabungan faktor spasial secara signifikan memengaruhi proyeksi kerugian. Portofolio kredit di zona risiko banjir tinggi menunjukkan estimasi kerugian maksimum (Value at Risk - VaR) sebesar 4,67% lebih tinggi dibandingkan dengan skenario penilaian konvensional. Dengan demikian, model yang diajukan ini memberikan kerangka kerja baru bagi lembaga keuangan. Tujuannya adalah untuk menilai risiko kredit, mengurangi potensi gagal bayar, dan mendukung keberlanjutan pembiayaan di sektor akuakultur dengan mempertimbangkan faktor lingkungan dan geografis.
===================================================================================================================================
Indonesia's aquaculture sector, despite its significant economic potential, faces high credit risk due to natural disasters like floods, contributing to high Non Performing Loans (NPLs). Current credit risk assessments do not fully account for geographical risk factors. Therefore, this study aims to develop a model to measure credit risk caused by floods. This model integrates a Spatial Finance approach, Spatial Multi-Criteria Decision Analysis (AHP-GIS) and Monte Carlo risk simulation to measure credit risk in the aquaculture sector, a domain that has not been previously explored using this approach. As a case study, this research uses historical credit loss data due to floods from 2020-2022 in Kampar Regency, Riau. The model maps flood vulnerability zones based on geospatial criteria weighted through AHP. The main results of this study show that incorporating spatial factors significantly impacts loss projections. Credit portfolios in high flood risk zones
exhibit a maximum loss estimate, Value at Risk, 4.67% higher than conventional assessment scenarios. Thus, the proposed model provides a new framework for financial institutions. Its purpose is to assess credit risk, reduce potential defaults, and support the sustainability of financing in the aquaculture sector by measurably considering environmental factors and geographical factors
- …
