2 research outputs found
Pengaruh Metode Dongeng Interaktif untuk Meningkatkan Moral Judgement Pada Anak Usia 5-6 Tahun
ABSTRAK Krisfida, Ribut. 2013. Pengaruh Metode Dongeng Interaktif Untuk Meningkatkan Moral Judgement Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Psikologi Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Anies Syafitri, S.Psi, M.Psi, (II) Indah Suhanti, S.Psi, M.Psi. Kata Kunci: dongeng interaktif, moral judgement, anak usia 5-6 tahun. Pada masa ini anak-anak belum memiliki pandangan pertimbangan-pertimbangan tentang perbuatan benar dan salah. Anak-anak perlu dibimbing dan didampangi dalam mengembangkan konsep tentang pertimbangan moralnya. Dongeng sebagai media pembelajaran moral sangat sesuai dengan dunia anak yang bebas dan penuh imaginasi. Dongeng dapat menambah pengalaman anak untuk belajar moral dari cerita yang didongengkan. Berkaitan hal itu, maka diperlukan penelitian tentang dongeng interaktif untuk meningkatkan moral judgement tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh metode dongeng interaktif untuk meningkatkan moral judegment pada anak usia 5-6 tahun. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimen. Rancangan penelitian ini menggunakan desain penelitian nonrandomized pretest-posttest control group design. Adapun instrumen dalam penelitian ini adalah berupa wawancara semi terstruktur dengan cerita dilema-dilema moral. Penelitian ini adalah penelitian nonparametrik dengan subjek penelitian yaitu 20 subjek. Analisis data dilakukan dua kali yaitu dengan analisis statistik deskriptif dan analisis uji hipotesa. Analisis uji hipotesa menggunakan formula wilcoxon signed rank test dan uji eta. Hasil uji wilcoxon signed rank test pada kelompok kontrol didapatkan nilai dengan signifikansi .088. Oleh karena itu signifikansi thitung lebih dari 0,05 (sig >0,05), maka dapat diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari mean skor pretest dan posttest pada kelompok kontrol. Sementara itu, hasil uji wilcoxon signed rank test pada kelompok eksperimen didapatkan nilai dengan signifikansi 0,028. Oleh karena itu signifikansi thitung kurang dari 0,05 (si
EFEKTIVITAS PELATIHAN SKRINING PERKEMBANGAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU TK DALAM MELAKUKAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK USIA DINI (PENELITIAN PADA TK “X” DI SURABAYA)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelatihan skrining
perkembangan untuk meningkatkan keterampilan guru TK dalam melakukan
deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini. Pelatihan skrining perkembangan
merupakan proses yang didesain dalam menfasilitasi pengalaman belajar guru TK
melalui metode presentasi, diskusi serta role play mengenai materi tumbuh
kembang, deteksi dini serta praktik dalam melakukan deteksi dini terhadap
perkembangan. Keterampilan guru TK dalam melakukan deteksi dini tumbuh
kembang merupakan kemampuan melakukan pemeriksaan penyimpangan
perkembangan pada anak prasekolah berdasarkan serangkaian prosedur tes secara
tepat.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan jumlah subjek 8
orang. Alat ukur yang digunakan adalah soal pengetahuan dan pedoman observasi
keterampilan dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini. Data
dianalisis menggunakan perhitungan statistik nonparametrik.
Berdasarkan perhitungan effect size menunjukkan bahwa intervensi pelatihan
skrining perkembangan efektif untuk meningkatkan keterampilan guru dalam
melakukan deteksi dini tumbuh kembang. Hal ini didasarkan perhitungan nilai
0,595 pada aspek pengetahuan dan nilai 0,631 pada aspek keterampilan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pelatihan skrining perkembangan dapat dijadikan
solusi dalam mengembangkan keterampilan guru, khususnya dalam meningkatkan
kemampuan deteksi dini tumbuh kembang
