1,721,000 research outputs found
Peningkatan Kemampuan Kreatifitas Anak Mengaplikasikan Alat Peraga Edukatif Menggunakan Metode Loose Parts
Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan kreatifitas anak dalam belajar sambil bermain selama ini. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan kreatifitas anak bermain dengan menggunakan metode loose parts. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terrdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di KB Al Farisi Ngemplak Boyolali kelompok B yang terdiri dari 20 siswa pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa presentase ketuntasan belajar pada tahap pra siklus sebesar 9%. Setelah menerapkan bermain dengan metode loose parts, maka didapatkan hasil persentase ketuntasan belajar pada siklus I sebesar 27%, selanjutnya terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus II sebesar 93%. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bermain dengan menggunakan barang- barang bekas yang ada di sekitar (loose parts) dapat meningkatkan kemampuan kreativitas anak KB Al farisi Kelompok B
Jaringan Sosial Gereja Kristen Jawi Wetan (Gkjw) dengan Pondok Pesantren di Malang Jawa Timur
The relation of Moslems and Christians in Indonesia is always interesting to be discussed since it is riddled with dynamics and conflicts. The data are directly obtained from the Muslims (Moslem Boarding Schools) and Christians (East Java Christian Churches) in Malang, East Java, by using indepth interviews, participatory observation and are supported with bibliographical studies. Data analysis is carried out in the descriptive qualitative method. The theory used in this research is the social network. GKJW (East Java Christian Churches) and Pondok Pesantren (Moslem Boarding Schools) have succeeded in establishing realtions and nertworks resulting in the forces to bridge inter-religions relation in East Java. The fact shows that local resources play major roles in establishing relations thatallow inter-religion cooperation to take place. The Moslem-Christian network established by the Pondok Pesantren and the GKJW shows the growing awareness of the importance of establishing relations among Moslems and Christians. SIKI program (Intensive Study of Christians and Moslems) has started and learnt to understand other religions. This social network is a good starting point to solve the problems that had been the burden of inter-religions lives. SIKI has conducted the dialogue of life directly involving Moslems and Christians with the presence, fellowship, and live in activity . This is the importence of whyinter-religion and or religion institutions cooperation and network need to be carried out and maintained
PEMBENTUKAN IDENTITAS TOKOH IAN DALAM NOVEL 5 CM KARYA DONNY DHIRGANTORO: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur dan pembentukan identitas tokoh Ian dalam novel 5 Cm karya Donny Dhirgantoro dengan tinjauan psikologi sastra. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu data yang dianalisis dan hasil analisisnya berbentuk deskripsi fenomena. Objek dalam penelitain ini adalah pembentukan identitas tokoh Ian dalam novel 5 Cm karya Donny Dhirgantoro. Data yang digunakanberupa kalimat, dan wacana. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer, yang berupa novel 5 Cm karya Donny Dhirgantoro dan sumber data sekunder yang diperoleh dari hasil penelitian yang telah dilakukan orang lain sebelumnya dan artikel yang berhubungan dengan penelitian ini. Teknik analisis data menggunakan model pembacaan semiotik, yang terdiri dari pembacaan heuristik, yaitu menganalisis struktur fisik novel, dan hermeneutik yaitu menafsirkan makna atau peristiwa yang terjadi dalam novel. Secara struktural dapat disimpulkan bahwa tema dalam novel 5 Cm adalah perjuangan yang sungguh-sungguh pasti akan menghasilkan kesuksesan. Alur yang digunakan alur maju. Tokoh dalam novel 5 Cm terdiri dari Genta, Arial, Ian, Zafran, Riani, dan Arinda. Latar tempat dalam novel 5 Cm terdapat di Jakarta, Bogor, Madiun, Blitar, dan Malang. Latar waktu dalam novel 5 Cm terjadi pada tahun 1998-2012. Latar sosial digambarkan dengan kehidupan masyarakat yang modern. Secara psikologis analisis proses pembentukan identitas tokoh Ian dilalui dengan dua proses (1) imitasi, keinginan untuk meniru orang lain dan (2) identifikasi, dorongan untuk menjadi identik dengan orang lain. Faktor yang mempengaruhi pembentukan identitas tokoh Ian yaitu (1) orang tua, tokoh yang penting dalam pembentukan identitas, (2) lingkungan sosial, faktor penting dalam pembentukan ciri khas kejiwaan dan norma manusia, (3) media, merupakan alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televisi, film, poster, dan spanduk,(4) tokoh idola, tokoh yang disorot banyak orang karena prestasinya yang prima, dan (5) sahabat, orang yang bisa memahami, hadir saat membutuhkan, serta mau berbagi. Saran untuk pembaca adalah penelitian ini dapat memperluas ilmu pengetahuan dan diharapkan dapat motivasi bagi peneliti selanjutnya dalam bidang psikologi satra
Shia Community (A Research Everyday Lives of the Shia Community In Salatiga, Central Java
This research seeks to explain the existence of Shia community at Pancuran village, in Salatiga, Central Java, Indonesa, and how their strategies to survive in the midst society in that region. To obtain data on the Shia community at Pancuran, Salatiga, it was done through in-depth interviews, and observations are preceded by a close observation prior to the study. This research also examines some relevant literatures and documents to the research problem as the secondary data. The theory of religious freedom and cultural identity of religious pluralism in the Shia community are used to describe and to analyze the problem of research based on the obtained data. The results show that the Shia community in Salatiga is not discriminated, and they can live in Salatiga freely along with other religious communities and Salatiga society at large. This is supported by an inclusive attitude among Shia community and society Salatiga in building relationships and communication with people of other faiths. Local knowledge possessed by people of Salatiga can be a social capital for implementing inter-religious harmony
Peer Review "Tell Tale Increasing Skill: Increasing Indonesian Student Reading Comprehension through Indonesian Folklore"
Peer Review "Symbols and Sexual Perversion of Laura Wingfield in Tennesse Williams's the Glass Menagerie"
The History of American Frontier and Its Record in Literary Works
The spirit of frontier brought by the first settlers to America, has changed in American continent and it was differently applied by the American government, especially when it became the motivation behind the expansion and anexation. This American frontier became the motivation of the American government to rule over the world. In the history of the American expansion, the spirit of American frontier was recorded in the literary works such as poerty, film, and novel. </jats:p
PERBANDINGAN KADAR ALKOH9OL ANTARA TAPE BERAS (Oryza sativa) DENGAN TAPE JAGUNG (Zea mays) DENGAN PENAMBAHAN SARI BUAH NANAS (Ananas comosus )
Beras dan jagung merupakan bahan makanan yang mengandung karbohidrat.
Semua bahan pangan yang meng andung karbohidrat dapat diolah menjadi makanan
khas yang disebut tape. Tape merupakan salah satu jenis makanan dari hasil
fermentasi bahan baku yang diberi ragi sebagai sumber mikrobanya. Tape sebagai
hasil fermentasi menghasilkan alkohol dan glukosa. Pen elitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbandingan kadar alkohol tape beras dengan tape jagung dengan
penambahan sari buah nanas. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia
Universitas Muhammadiyah Surakarta pada bulan Oktober 2006. metode yang
digunakan untuk penelitian ini adalah ekperimen dengan menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) pada Faktorial yang terdiri dari 2 Faktor, yaitu faktor 1 (sari
buah nanas) dengan konsentrasi 0 ml, 25 ml, 37,5 ml, dan 50 ml. Dan faktor 2 (bahan
baku) yaitu beras (B1) dan jagung (B2). Dari data penelitian diperoleh data yaitu
kadar alkohol pada tape beras, pada penambahan sari buah nanas pada konsentrasi 0
ml adalah 7,57 %, pada konsentrasi 25 ml adalah 9,4 %, pada konsentrasi 37,5 ml
adalah 12,1 % dan pada kons entrasi 50 ml adalah 17,37 %. Sedang pada tape jagung,
pada penambahan sari buah nanas pada konsentrasi 0 ml adalah 5,5 %, pada
konsentrasi 25 ml adalah 8,1 %. Pada konsentrasi 37,5 ml adalah 9,27 % dan pada
konsentrasi 50 ml adalah 9,87 %. Berdasarkan hasil penelitian dapat diperoleh bahwa
pada tape beras mempunyai kadar alkohol lebih tinggi bila dibandingkan dengan tape
jagung dan semakin tinggi konsentrasi sari buah nanas, kadar alkohol yang dihasilkan
semakin tinggi
- …
