1,720,954 research outputs found
Manajemen Pengelolaan Sarana dan Prasarana di Masjid Keramat Pelajau Kecamatan pandawan Kabupaten Hulu sungai Tengah
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sarana dan prasarana yang tersedia di
masjid Keramat Palajau dan bagaimana mengelola sarana dan prasarana itu sudah
cukup memenuhi dan memadai, serta fasilitas yang cukup baik. Untuk mencapai
tujuan dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang
berguna untuk mendiskripsikan atau menggambarkan pada kegiatan atau peristiwa
dari adanya manajemen pengelolaan sarana dan prasarana masjid Keramat Palajau.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis data primer dan sekunder yang
diperloleh dari informan serta dokumen mengenai jenis data-data yang dibutuhkan.
Dalam menggali data penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan manajemen pengelolaan sarana dan
prasarana di Masjid Keramat Pelajau yang terletak di Kecamatan Pandawan,
Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Fokus utama penelitian ini adalah perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi pengelolaan fasilitas masjid guna
mendukung kegiatan ibadah dan sosial keagamaan masyarakat.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di
Masjid Keramat Pelajau dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dan pengurus
masjid, dengan perencanaan yang bersifat musyawarah, pelaksanaan berbasis
gotong royong, serta evaluasi yang dilakukan secara teratur. Meskipun terdapat
keterbatasan dana dan sumber daya, semangat kebersamaan masyarakat menjadi
kunci utama dalam menjaga dan mengembangkan fasilitas masjid. Kelebihan
Masjid Keramat Palajau adalah Arsitektur jawa yang otentik pada bangunan,
memiliki tradisi Batumbang, tempat ziarah, symbol perlawanan terhadap penjajah,
bangunan dikelola oleh masyarakat, dan Kapasitas yang luas hingga 700 jamaah.
Peneliti menyarankan perlunya menyediakan fasilitas masjid yang dirasa masih
kurang seperti pos keamanan, untuk memudahkan kordinasi dan menjaga
keamanan masjid agar Jemaah merasa aman dalam lingkungan masjid serta
dukungan dari pemerintah daerah untuk pengembangan sarana dan prasarana yang
lebih optimal
Manajemen Pengelolaan Sarana dan Prasarana di Masjid Keramat Pelajau Kecamatan pandawan Kabupaten Hulu sungai Tengah
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sarana dan prasarana yang tersedia di
masjid Keramat Palajau dan bagaimana mengelola sarana dan prasarana itu sudah
cukup memenuhi dan memadai, serta fasilitas yang cukup baik. Untuk mencapai
tujuan dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang
berguna untuk mendiskripsikan atau menggambarkan pada kegiatan atau peristiwa
dari adanya manajemen pengelolaan sarana dan prasarana masjid Keramat Palajau.
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis data primer dan sekunder yang
diperloleh dari informan serta dokumen mengenai jenis data-data yang dibutuhkan.
Dalam menggali data penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Untuk menguji keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan manajemen pengelolaan sarana dan
prasarana di Masjid Keramat Pelajau yang terletak di Kecamatan Pandawan,
Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Fokus utama penelitian ini adalah perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi pengelolaan fasilitas masjid guna
mendukung kegiatan ibadah dan sosial keagamaan masyarakat.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana di
Masjid Keramat Pelajau dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dan pengurus
masjid, dengan perencanaan yang bersifat musyawarah, pelaksanaan berbasis
gotong royong, serta evaluasi yang dilakukan secara teratur. Meskipun terdapat
keterbatasan dana dan sumber daya, semangat kebersamaan masyarakat menjadi
kunci utama dalam menjaga dan mengembangkan fasilitas masjid. Kelebihan
Masjid Keramat Palajau adalah Arsitektur jawa yang otentik pada bangunan,
memiliki tradisi Batumbang, tempat ziarah, symbol perlawanan terhadap penjajah,
bangunan dikelola oleh masyarakat, dan Kapasitas yang luas hingga 700 jamaah.
Peneliti menyarankan perlunya menyediakan fasilitas masjid yang dirasa masih
kurang seperti pos keamanan, untuk memudahkan kordinasi dan menjaga
keamanan masjid agar Jemaah merasa aman dalam lingkungan masjid serta
dukungan dari pemerintah daerah untuk pengembangan sarana dan prasarana yang
lebih optimal
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist
We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.
Author-wise bibliometric analysis based on entropy.</p
- …
