1,720,978 research outputs found

    Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Outbound Untuk Meningkatkan Minat Belajar Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling

    No full text
    Penelitian ini bertujuan mencari tahu minat belajar mahasiswa sebelum serta setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok memakai teknik outbound untuk meningkatkan minat belajar sehingga diketahui efektifitas teknik tersebut untuk diterapkan ke mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling FKIP UNCEN. Peneliti memakai model penelitian pre-experiment dengan proses treatment dalam layanan bimbingan kelompok dengan teknik outbound. Populasi pada penelitian ini yakni Mahasiswa Bimbingan dan Konseling FKIP UNCEN semester IV (Angkatan 2020) & semester II (Angkatan 2021) yang berjumlah 43 mahasiswa dari 2 kelas atau angkatan dengan sampel penelitian memakai teknik purposive sampling sebanyak 19 mahasiswa. Hasil dari penelitian ini sebanyak 19 mahasiswa dengan rerata kategori sedang yang terdiri atas 8 mahasiswa dengan minat belajar rendah, serta 11 mahasiswa memiliki minat belajar kategori sedang. Tingkat perubahan minat belajar mahasiswa setelah ikut layanan bimbingan kelompok memakai teknik outbound yakni meningkat minat belajar mahasiswa secara statistik sebesar 23%. Data pre-test awal yang secara rerata dengan nilai 56% berada pada kategori sedang. Lalu sesudah diberi perlakuan oleh peneliti serta diperoleh data post-test akhir, maka didapati rerata nilai post-test sebesar 79% pada kategori tinggi. Dengan demikian perbandingan data statistik tersebut perlakuan (treatment) bimbingan kelompok memakai teknik outbound dinyatakan efektif menaikkan minat belajar mahasiswa

    SEMINAR DAN PELATIHAN PENULISAN PROPOSAL PTKBK BAGI MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING FKIP UNCEN

    Full text link
    The objectives of the present study are to: 1) find knowledge and understanding of the concept of CAR related to guidance and counseling, 2) define professional competencies that support profession as a prospective counselor/professional counseling teacher, 3) systematically and scientifically understand the stages of classroom action research related to guidance and counselling. The research activities apply the lecture, discussion/question and answer method, and training in writing class action research proposals related to guidance and counseling. Seminars and training for writing class action research proposals related to guidance and counseling involve guidance and counseling students in semesters 4, 6 and 8 of Guidance and Counseling Program of FKIP UNCEN. The results of the study found that students who answered ‘strongly agree’ were 22.86% and those who answered ‘agree’ were 77.14%. In conclusion, all students who attend seminars and training in writing CAR proposals related to guidance and counseling can understand and comprehend well the importance and benefits of CAR related to BK material for prospective guidance and counseling teachers in schools.Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang konsep PTK BK, 2) memiliki kompetensi profesional yang mendukung profesi mereka sebagai calon konselor/guru bk yang professional, 3) Memahami secara sistematik dan ilmiah tahap-tahap penelitian tindakan kelas bimbingan dan konseling. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi/Tanya jawab, dan pelatihan penulisan proposal penelitian tindakan kelas bimbingan dan konseling. Kegiatan seminar dan pelatihan penulisan proposal penelitian tindakan kelas bimbingan dan konseling melibatkan mahasiswa bimbingan dan konseling semester 4, 6 dan 8 di lingkungan Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UNCEN. Hasil dari penelitian ini sebagian mahasiswa yang menjawab sangat setuju sebesar 22,86%, yang jawab setuju sebesar 77,14%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua Mahasiswa yang mengikuti seminar dan pelatihan penulisan proposal PTK BK dapat mengerti dan memahami dengan baik betapa penting dan bermanfaatnya materi PTK BK bagi mereka sebagai calon guru BK di sekolah

    Hubungan antara gaya mengajar guru dan efikasi diri dengan kedisiplinan siswa SMA di Kota Jayapura

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara gaya mengajar guru dan efikasi diri dengan kedisiplinan peserta didik SMA YPPK Taruna Dharma Kota Jayapura. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 203 peserta didik, dengan sampel penelitian 34 yang ditentukan dengan teknik Proportionate Statified Random Sampling.  Hasil dari penelitian yaitu adanya hubungan antara gaya mengajar guru dan efikasi diri dengan kedisiplinan peserta didik SMA YPPK Taruna Dharma Kota Jayapura. Efikasi diri dan gaya mengajar guru secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap variabel kedisiplinan diri sebesar 82,2%, sisanya 17,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Efikasi Diri dan Gaya Mengajar Guru secara simultan atau bersama-sama berpengaruh terhadap variabel Kedisiplinan Diri sebesar 82,2%, sisanya sebesar 17,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain

    Layanan Informasi dengan Media Brosur untuk Meningkatkan Pemahaman Karier Siswa

    Full text link
    This study aimed to determine the effectiveness of information services through brochure media to improve students\u27 career understanding. It applied a quantitative approach with pre-experimental research method. Then, the researcher used a one-group pretest-posttest design. The research population was students of class XII IPA1 & XII IPA2 of SMA Muhammadiyah Jayapura City, totaling 60 students from 2 classes. The research sample was the total sample because the number was less than 100. Based on the previous statistical data obtained from the pre-test and post-test data, there was a significant increase between the initial pre-test and the final post-test. In the pre-test data, it obtained an average of 74.79 which was included in the medium category. Then, after giving treatment of information services through brochure media, it obtained post-test data with an average of 84.48 which was included in the high category. Thus, the increase in students\u27 career understanding from pre-test to post-test increased by 9.35. Based on the previous statistical test data, it obtained a (z) value of 6.684. Then, Asymp. Sig. (2-tailed) showed 0.000 which meant significant. This indicated that information service using brochure media was effective in increasing students\u27 career understanding

    Penyesuaian Diri Akademik Mahasiswa Ditinjau dari Regulasi Emosi dan Self-Esteem

    No full text
    This study aims to analyze the effect of Emotional Regulation and Self-esteem on Academic Self-Adjustment. The method used is quantitative correlational. This research was conducted in the counseling study program in January-February 2021. The population of this study were students of the Guidance and Counseling Study Program at Cenderawasih University Class of 2016,2017,2018,2019 and 2020 with a total of 115 students. Based on the Slovin formula, 89 samples were obtained using the Proportionate Stratified technique. Random Sampling. The data collection technique used an emotional regulation questionnaire, a self-esteem questionnaire and an academic adjustment questionnaire with a Likert scale assessment. This study uses simple and multiple regression data analysis. The results of this study indicate that: there is an effect of emotional regulation on academic self-adjustment with the results of R2 = 38.9% and the effect of self-esteem on academic self-adjustment with the results of R2 = 62.6%. There is an effect of emotional regulation and self-esteem on academic self-adjustment, with the result of R2 = 69.3%, while the remaining 30.7% is influenced by other variables outside of this study

    PELATIHAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM MENYUSUN BAHAN PEMBELAJARAN BAGI GURU PAUD DI KABUPATEN JAYAPURA

    Full text link
    The educational challenges in Sentani, Jayapura Regency, cannot be overlooked. PAUD (Early Childhood Education) teachers in Sentani face several obstacles that impact the quality of learning, including limited human resources, insufficient training, and restricted use of technology. This activity aims to provide training to PAUD teachers in Sentani, Jayapura Regency, to enable them to utilize Artificial Intelligence (AI) technology in preparing adaptive learning materials tailored to the needs of early childhood education. The training was conducted at Kindergarten Kemala Bhayangkari 04 Sentani, Jayapura, from June 6 to June 8, 2024. The target group consisted of PAUD teachers in Jayapura Regency, with a total of 31 participants in attendance. The methods employed in this service activity included training sessions and workshops. The training covered fundamental AI concepts, AI applications in education, and practical implementation in the context of early childhood education. The evaluation methods used were observations and participant feedback. The results of the activity indicate that: 1) Participants were active and successfully completed the training sessions with excellent outcomes, 2) Participants\u27 understanding of the basic concepts of AI and its application in education significantly improved, 3) There was a notable increase in participants\u27 ability to implement AI technology, 4) The quality of the learning materials produced was rated 100% at a minimum standard of "good," 5) The training was deemed effective by the participants, 6) Participants\u27 confidence in using AI in their teaching practices increased.   ---   Tantangan pendidikan di Sentani, Jayapura tidak dapat diabaikan. Guru PAUD di Sentani dihadapkan pada beberapa tantangan yang mempengaruhi kualitas pembelajaran, seperti keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pelatihan, dan keterbatasan penggunaaan teknologi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru PAUD yang ada di Sentani Kabupaten Jayapura sehingga dapat memanfaatkan teknologi Artificial intelligence (AI) dalam menyusun bahan pembelajaran yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di TK Kemala Bhayangkari 04 Sentani Jayapura pada tanggal 6-8 Juni 2024. Kayalak sasaran adalah guru PAUD di Kabupaten Jayapura dengan jumlah yang hadir sebanyak 31 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode pelatihan dan workshop. Pelatihan mencakup konsep dasar AI, aplikasi dalam pembelajaran, dan praktik penggunaannya dalam konteks pendidikan anak usia dini. Metode evaluasi yang dilakukan adalah observasi dan tanggapan peserta. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa: 1) Peserta aktif dan berhasil menyelesaikan sesi pelatihan dengan sangat baik, 2) Tingkat pemahaman peserta tentang konsep dasar AI dan aplikasi AI dalam pendidikan meningkat, 3) Terjadi peningkatan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan teknologi AI, 4) Kualitas bahan/perangkat pembelajaran yang dihasilkan 100% berada pada penilaian minimal cukup baik, 5) Pelaksanaan pelatihan dinyatakan efektif oleh peserta, dan 6) kepercayaan diri peserta meningkat untuk menggunakan AI dalam pembelajarannya

    Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Pembelajaran Berbasis Masalah Siswa Sekolah Dasar Manokwari Papua Barat

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara kelas V SDN 69 Amban Manokwari Papua Barat. Penelitian ini dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart, penelitian tersebut dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, implementasi tindakan pengamatan dan refleksi tindakan. Subjek penelitian peserta didik adalah siswa kelas V SD. Proses pengumpulan data melalui tes keterampilan berbicara dan non tes berupa hasil observasi, pelaksanaan metode pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan lembar observasi dan aktivitas guru dan siswa catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan berbicara. Hal ini dibuktikan siswa yang tuntas pada tindakan siklus I yaitu 48% dan pada siklus II meningkat menjadi 92%. Adapun hasil pengamatan siklus I pada aktivitas guru mencapai 71% dan aktivitas siswa mencapai 62,5%. Pada siklus II aktivitas guru mengalami peningkatan 89% dan aktivitas siswa juga mencapai 89%. Dengan demikian penggunaan metode pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas V SD Negeri 69 Amban Manokwari Papua

    Hubungan Antara Pembelajaran Andragogi dan Keterampilan Belajar dengan Hasil Belajar Mahasiswa

    Full text link
    This research aimed to determine the correlation between andragogy learning as well as learning skill and student learning outcome. The present research applied a quantitative research approach with multiple correlational analysis method where the data collection was carried out through questionnaire technique in the form of questionnaires and documentation. The research population involved students from the Guidance and Counseling Program, Faculty of Teacher Training and Education, Cenderawasih University batch 2018, 2019, 2020 and 2021 as many as 101 students. The determination of the sample was performed by total sampling technique in which the researcher used the entire sample with a total of 101 students. The research findings showed a correlation between andragogy learning and learning outcome with a Pearson correlation value of 0.502, a correlation between learning skill and learning outcome with a Pearson correlation value of 0.445 and a correlation between andragogy learning and learning skills and learning outcomes where the correlation coefficient was indicated by an R value of 0.573. Meanwhile, the simultaneous contribution of andragogy learning as well as learning skill and learning outcome was 32.8% (0.328) while the other 67.2% were determined by other variables not examined in this research. The conclusion of this research was that there was a fairly strong correlation between andragogy learning as well as learning skill and student learning outcome

    Hasil Belajar Ditinjau Dari Manajemen Waktu Dan Pergaulan Teman Sebaya Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling

    No full text
    Penelitian ini bertujuan dalam (1) mengetahui apakah terdapat korelasi antara keterampilan manajemen waktu mahasiswa dengan prestasi akademiknya, (2) mengetahui apakah terdapat korelasi antara keterampilan manajemen waktu mahasiswa dengan prestasi akademiknya, dan (3) mengetahui apakah terdapat korelasi antara keterampilan manajemen waktu mahasiswa dengan prestasi akademiknya. Penelitian ini adalah studi kuantitatif yang dilakukan setelah fakta. Penelitian ini dilakukan di Universitas Cenderawasih Jayapura pada Program Bimbingan dan Konseling (JIP), Jurusan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan Jalan Raya Sentani, Jayapura, Papua. Terdapat 57 partisipan dalam penelitian ini, mewakili angkatan 2017, 2018, 2019, dan 2020. Penelitian mengungkapkan bahwasanya 1) pengaruh manajemen waktu terhadap hasil belajar memiliki nilai t-hitung sebesar 2,856 > 2,007 t-tabel dan nilai sig 0,006 0,05. Manajemen waktu telah terbukti mempengaruhi kemampuan belajar mahasiswa, dan nilai thitung sebesar 3,098 > 2,007 dalam t-tabel dan nilai sig 0,0030,05 menunjukkan bahwa teman sebaya mahasiswa berdampak pada kemampuan belajarnya di Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Cenderawasih. Hal ini menunjukkan bahwa interaksi mahasiswa dengan teman sebayanya secara signifikan mempengaruhi prestasi akademiknya. Ketiga, pengaruh manajemen waktu dan hubungan teman sebaya terhadap hasil belajar memiliki nilai t hitung 52,895 > t tabel 3,18 dan nilai sig 0,000 0,05, menunjukkan pengaruh yang signifikan dari hubungan teman sebaya terhadap hasil belajar. Hal berikut mengungkapkan bahwasanya kemampuan siswa dalam mengatur waktu secara efektif dan hubungan mereka dengan teman sebaya secara signifikan mempengaruhi keberhasilan akademik mereka

    Kejenuhan Belajar Mahasiswa Ditinjau dari Self Efficacy dan Regulasi Emosi

    No full text
    Permasalahan mengenai perkembangan individu yang masih sering di bahas ialah mengenai perkembangan kognitif manusia. Salah satu aktifitas yang melibatkan kognitif manusia ialah belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kontribusi self efficacy dan regulasi emosi terhadap kejenuhan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif korelasional dengan populasi sebanyak 153 orang  mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling FIP UNIMED yang terdaftar pada Agustus-Desember 2021 dan sampel penelitian sebanyak 111 orang siswa dan ditentukan dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Alat ukur pada penelitian ini berupa instrumen self efficacy, instrument regulasi emosi dan instrumen kejenuhan belajar dengan menggunakan skala model Likert. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa semakin tinggi self efficacy pada diri mahasiswa akan mampu mengurangi kejenuhan belajar, selain itu rendahnya regulasi emosi negatif pada diri mahasiswa akan mampu mengatasi kejenuhan belajar pada mahasiswa.
    corecore