1,720,957 research outputs found
Kundungga edisi khusus bangunan keraton dan rumah tradisional kalimantan volume 1 tahun 2012
Terdapat lima karya tulis yang coba kami kaji melalui pendekatan historis dan arkeologis yang
mengacu kepada konsep pelestarian pada ketentuan dan amanah Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010
tentang Cagar Budaya. Tinggalan bersejarah tersebut adalah Keraton Sadurangas di Paser, Keraton
Mulawarman di Kutai Kartanegara, Keraton Kesultanan Pontianak di Pontianak, Rumah Tradisional Bubungan di
Martapura Kalimantan Selatan. Analisa terhadap kelima bangunan tersebut mengacu kepada teori kajian budaya
yaitu terhadap bentuk, fungsi dan makna bangunan, yang diharapkan mampu menjelaskan secara menyeluruh
tentang pemaknaan terhadap kekinian
Dupikasi koleksi cagar budaya yang berasal dari Kalimantan
BPCB Kalimantan Timur melakukan kegiatan duplikasi koleksi cagar budaya yang berasal dari kalimantan berupa prasasti yupa dengan nomor inventaris D.2d , D.2a, D.176, pecahan gerabah dan alat batu
Studi teknis bangunan yang diduga cagar budaya Masjid Jami' Adji Amir Hasanoeddin
Kajian studi teknis pemugaran pada prinsipnya adalah tahapan kegiatan untuk menetapkan tata cara dan teknik pelaksanaan pemugaran berdasarkan penilaian atas setiap perubahan atau kerusakan yang terjadi pada cagar budaya dan cara penanggulangannya melalui pendekatan sebab akibat. Studi teknis merupakan rangkaian kegiatan penilaian kondisi kelayakan teknis cagar budaya untuk menetapkan detail-detail tata cara dan teknis pelaksanaan pemugaran. Pelaksanaan studi teknis pemugaran dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, pengolahan data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Data yang dikumpulkan meliputi data arsitektural, struktural, keterawatan dan lingkungan. Pengolahan data dilakukan dengan cara menyusun data hasil pengumpulan sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan sehingga siap untuk dianalisis. Analisis data adalah suatu proses atau upaya untuk mengolah data menjadi informasi baru sehingga karakteristik data menjadi lebih mudah dipahami dan berguna untuk solusi masalah, terutama yang terkait dengan penelitian.
Salah satu bangunan yang diduga cagar budaya adalah Masjid Jami’ Adji Amir Hasanoeddin yang terletak di Kelurahan Panji, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Bangunan ini telah dilakukan pemugaran pada tahun anggaran 2019 oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Kalimantan Timur berdasarkan Studi keterawatan Masjid Jami Sultan Hasanoeddin dan Komplek Makam Kesultanan Kutai Kartanegara tahun anggaran 2018. Kegiatan yang dilakukan berupa perbaikan lantai ruang jamaah dan sebagian serambi. Sebagai tindak lanjut kegiatan tersebut maka pada tahun anggaran 2020 dilaksanakan Studi Teknis Pemugaran pada
bagian yang mengalami kerusakan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Laporan Kajian fasilitas pemanfaatan cagar budaya studi kasus Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara
Pada tahun 2018, BPCB Kalimantan Timur telah melaksanakan kegiatan Kajian Fasilitas Pemanfaatan Cagar Buday Dipelihara di Provinsi Kalimantan Timur, yaitu di Kota Balikpapan dan Kabupaten Paser. Tahun 2019, BPCB Kalimantan Timur telah melaksanakan kegiatan Kajian Fasilitas Pemanfaatan Cagar Budaya Dipelihara di Provinsi Kalimantan Timur, yaitu di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Kutai Barat. Selanjutnya pada tahun anggaran 2020, BPCB Kalimantan Timur telah melaksanakan kegiatan kajian fasilitas pemanfaatan di Kota Samarinda dan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Pada tahun 2020 ini juga dilaksanakan kegiatan Kajian Fasilitas Pemanfaatan Cagar Budaya Dipelihara di Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan,
Provinsi Kalimantan Utara. Kajian tersebut dilaksanakan dengan cara melakukan observasi dan wawancara terhadap pengunjung, juru pelihara, organisasi atau kelompok masyarakat yang tinggal di sekitar situs, yang kemudian ikut mengelola cagar budaya sebagai objek wisata
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
