33 research outputs found

    KEEFEKTIFAN KALIMAT DALAM TAJUK RENCANA SURAT KABAR

    No full text
    ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan kalimat dalam tajuk rencana surat kabar berdasarkan tiga aspek keefektifan kalimat, yaitu kehematan, kesejajaran, kesatuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Dari 362 kalimat yang diteliti, diperoleh 290 (80,1%) kalimat efektif dan 72 (19,8%) kalimat tidak efektif. Secara rinci temuan penelitian adalah kalimat tidak efektif berdasarkan aspek kehematan terdapat 30 (41,6%) kalimat, berdasarkan aspek kesejajaran terdapat 26 (36%) kalimat, dan berdasarkan aspek kesatuan terdapat 16 (22,2%)  kalimat

    Sistem Informasi Penentu Loyalitas Calon Pengguna Jasa Asuransi Kesehatan Menggunakan Algoritma C5.0 (Studi Kasus PT Prudential Life Assurance Jember)

    No full text
    Terbukanya persaingan dengan perusahaan sejenis membuat perusahaan asuransi harus memiliki manajemen strategi khusus untuk mendapatkan maupun mempertahankan pengguna asuransi di perusahaannya agar tidak berpindah ke perusahaan kompetitor. Strategi yang bisa digunakan untuk mempertahankan pengguna jasa asuransi adalah dengan cara memprediksi loyalitas pengguna jasa asuransi (Ratna, 2011). Melihat permasalahan tersebut maka dibangunlah sistem informasi penentu loyalitas calon pengguna jasa asuransi yang bertujuan untuk membantu PT. Prudential Life Assurance Jember dalam memprediksi loyalitas calon penggunanya berdasarkan data pribadi pada saat pendaftaran. Sistem informasi ini digunakan sebagai alat bantu bagi administrator untuk menentukan loyalitas calon pengguna yang mendaftar pada perusahaan terkait. Implementasi metode C5.0 ini terletak pada Data Prediksi Calon Pengguna yang dikelola oleh admin. Data Prediksi Terletak pada Data Prediksi Pengguna yang terletak pada fitur Melihat Hasil Prediksi Data Pengguna. Fitur tersebut digunakan untuk memprediksi loyalitas calon pengguna menggunakan rule dari Algoritma C5.0. Rule atau aturan yang dihasilkan berasal dari perhitungan Algoritma C5.0. Perhitungan Algoritma C5.0 berdasarkan pada data pengguna yang pernah dilakukan sebelumnya selama 3 bulan, yaitu pada bulan Februari, Maret dan April 2018. Sebelum melakukan perhitungan ini, maka data pengguna pada bulan tersebut akan menjadi data set. Selain itu pengujian terhadap algoritma yang digunakan menghasilkan Penguian metode menggunakan uji Confussion Matrix menghasilkan nilai Pression = 88.88%, Recall = 88.88% dan accuracy = 86.66 %

    Keefektifan Kalimat dalam Tajuk Rencana Surat Kabar Jawa Pos

    No full text
    ABSTRAK   Kalimat tulis harus memperhatikan kaidah bahasa. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah keefektifan kalimat. Kalimat yang efektif mempunyai satu ide, hemat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Kalimat efektif diperlukan dalam tajuk rencana karena informasi yang dibuat harus mudah dipahami oleh pembaca. Aspek yang diteliti dalam penelitian ini adalah (1) kehematan, (2) kesejajaran, dan (5) kesatuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan disusun dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada surat kabar Jawa Pos edisi Maret 2015. Data penelitian ini berupa kalimat-kalimat yang terdapat pada tajuk rencana surat kabar Jawa Pos pada tahun 2015. Proses pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Secara rinci prosedur pengumpulan data yang dilakukan adalah (1) mengumpulkan surat kabar Jawa Pos edisi Maret 2015, (2) memisahkan dan membaca seluruh kalimat pada tajuk rencana, (3) mengidentifikasi keefektifan kalimat tajuk rencana berdasarkan indikator kehematan, kesejajaran, dan kesatuan, (4) memberikan kode pada kalimat tajuk rencana yang telah diidentifikasi. Selanjutnya dilakukan penyajian data, penarikan simpulan sementara, dan pengecekan keabsahan temuan. Dari 362 kalimat yang diteliti, diperoleh 290 (80,1%) kalimat efektif dan 72 (19,8%) kalimat tidak efektif. Secara rinci temuan penelitian adalah kalimat tidak efektif berdasarkan aspek kehematan terdapat 30 (41,6%) kalimat, berdasarkan aspek kesejajaran terdapat 26 (36%) kalimat, dan berdasarkan aspek kesatuan terdapat 16 (22,2%)  kalimat. Berdasarkan hasil penelitian keefektifan kalimat dalam tajuk rencana surat kabar Jawa Pos edisi Maret 2015 terdapat tiga simpulan. Pertama, keefektifan kalimat berdasarkan kehematan, yakni menghindari penggunaan subjek ganda dalam satu kalimat atau klausa, menghindari pemakaian sinonim dalam satu kalimat, tidak menjamakkan kata-kata yang bermakna jamak, dan menghindari penggunaan preposisi yang tidak perlu. Kedua, keefektifan kalimat berdasarkan kesejajaran, yakni penggunaan gagasan-gagasan yang paralel dalam satu kalimat atau klausa, penggunaan imbuhan yang sejajar dalam satu kalimat atau klausa, dan kesejajaran bentuk dan makna dalam induk kalimat dan anak kalimat. Ketiga, keefektifan kalimat berdasarkan kesatuan, yakni setiap kalimat mayor harus mempunyai S dan P yang tidak diantarkan oleh partikel lain, penggabungan kalimat dengan partikel dan dan yang, penggabungan yang menyatakan hubungan sebab dan hubungan waktu, penggabungan kalimat yang menyatakan hubungan akibat dan hubungan tujuan, dan perincian hubungan logis antara subjek dan predikat. Berdasarkan kesimpulan tersebut, dikemukan dua saran. Pertama, penulis tajuk rencana surat kabar diharapkan menambahkan wawasan tentang keefektifan kalimat dalam mengolah kata-kata. Kedua, masyarakat sebagai konsumen agar lebih objektif dalam memahami makna yang terkandung dalam tajuk rencana surat kabar.

    Konsentrasi NH3 Dan Estimasi Sintesis Protein Mikroba Dalam Kondisi In Vitro Silase Pakan Lengkap Berbasis Kulit Nanas Dengan Berbagai Leguminosa

    No full text
    Sumber pakan hijauan dipengaruhi oleh faktor musim, dimana pada musim penghujan tersedia dalam jumlah besar dan melimpah, sedangkan ketika musim kemarau tiba ketersediaannya terbatas dan sulit diperoleh. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyimpanan bahan pakan hijauan. Kulit nanas merupakan salah satu limbah pertanian yang belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Kulit nanas diambil manfaatnya sebagai sumber serat dan energi bagi ruminansia. Namun dalam pemanfaatannya perlu ditambahkan bahan pakan lain seperti konsentrat dan leguminosa. Pengolahan yang dapat dilakukan pada kulit nanas adalah menggunakan teknologi pakan lengkap. Selain itu dapat diaplikasikan sebagai silase pakan lengkap guna meningkatkan daya simpan. Penelitian ini dilakukan mulai tanggal 28 November 2016 sampai 28 Februari 2017 di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi NH3 cairan rumen dan estimasi sintesis protein mikroba dalam kondisi in vitro pada silase pakan lengkap berbasis kulit nanas dengan berbagai leguminosa. Materi yang digunakan adalah kulit nanas, konsentrat, Calliandra caloyhyrsus, Gliricidia sepium, Leucaena leucocephala dan Indigofera zollingeriana. Metode penelitian ini yaitu pengataman dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. P1 = 40% konsentrat + 49,3% kulit nanas + 10,7% Calliandra calothyrsus; P2 = 40% konsentrat + 48,7% kulit nanas + 11,3% Gliricidia sepium; P3 = 40% konsentrat + 50% kulit nanas + 10% Leucaena leucochepala; dan P4 = 40% konsentrat + 48% kulit nanas + 12% Indigofera zollingeriana. Variabel yang diamati meliputi konsentrasi NH3 cairan rumen dan estimasi sintesis protein mikroba. Data yang diperoleh dianalisis ragam dengan metode percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daun leguminosa pada silase pakan lengkap berbasis kulit nanas tidak ada perbedaan nyata (P>0,05) terhadap konsentrasi NH3 pada semua pakan perlakuan dengan waktu inkubasi berbeda. Perlakuan terbaik ditunjukkan P2 dengan fluktuasi konsentrasi NH3 yang cenderung konstan pada tiap jam pengamatan. Waktu inkubasi 3 jam 11,72 ± 1,19 mM; 6 jam 11,95 ± 1,80 mM; 12 jam 11,93 ± 1,60 mM; dan 24 jam 11,87 ± 1,68 mM. Sedangkan estimasi sintesis protein mikroba menunjukkan tidak ada perbedaan nyata (P>0,05) pada semua pakan perlakuan dengan waktu inkubasi 24 jam. Nilai rata-rata P1 108,13 ± 2,49 g N/kg BOTR; P2 122,00 ± 9,94 g N/kg BOTR; P3 110,06 ± 11,33 g N/kg BOTR; dan P4 100,32 ± 21,99 g N/kg BOTR. Kesimpulan dari penelitian ini adalah silase pakan lengkap berbasis kulit nanas dengan penambahan berbagai leguminosa berbeda tidak memberikan perbedaan yang nyata (P>0,05) pada konsentrasi NH3 cairan rumen dan sintesis protein mikroba. Silase pakan lengkap berbasis kulit nanas dengan penambahan Gliricidia sepium memiliki kecenderungan sebagai perlakuan terbaik. Saran dari penelitian ini yaitu pengolahan kulit nanas sebagai pakan ternak sebaiknya dengan pengeringan atau disilase tanpa penambahan leguminosa

    3D Geomechanical Model In the Lower Germanic Triassic Group of De Lier Field the Netherlands

    No full text
    As the world’s population continues to increase, the demand for energy also increases. However, the use of fossil fuel energy has resulted in disadvantageous impacts for humans and the Earth. This condition becomes a good momentum to find a clean and more sustainable energy resources, given the fact that fossil fuel energy is a non-renewable resource that someday, in the future, its availability becomes scarce. Additionally, environmental awareness concerning energy-mix use and combating climate change also increases globally. Geothermal energy is one of the better alternatives for energy sources, as it is renewable as well as clean and green. A study from the Netherlands Organization for Applied Scientific Research (TNO) says that deeper Triassic sandstones, with possibly higher temperatures, could also potentially contain geothermal reservoirs. Therefore, this condition has paved the way for the exploration of the deep reservoir. The assessment of geothermal production usually faces considerable uncertainty due to, among other things, lack a comprehensive geomechanical model. Therefore, knowledge of the current state of stress is essential to address a wide range of problems that might arise during geothermal exploration and production—those problems such as wellbore stability, fault reactivation, induced seismicity, and deformation in depleting reservoirs. This study aims to construct a 3D geomechanical model in the Lower Germanic Triassic group, in De Lier field. By using the effective stress ratio concept, a 3D geomechanical model is constructed to describe the principal stresses distribution. The principal stresses distribution determines how the faulting stress regime will be formed. The vertical stress, as one of the principal stresses, is controlled by depth and density. On the other hand, the minimum horizontal stress is controlled by Poisson’s ratio. Four models are constructed based on several assumptions. In the model where gravity is the only source of stress, the maximum principal stress σ1 is always vertical. Whereas, in the models where tectonic stress is included, three depth intervals related to the faulting stress regime are observed. Imposing greater tectonic stress to the model will shift the depth of transition downward. Cross-section analysis shows that the local principal stresses variation due to the presence of different stratigraphic units and geological structures (faults and fractures). Fractures and faults at particular depth are inactive under the current stress field. Furthermore, pore pressure and friction coefficient have a significant impact on faults and fractures stability.Applied Earth Science

    PEMBATALAN PUTUSAN ARBITRASE SYARIAH OLEH PENGADILAN AGAMA JAKARTA PUSAT DALAM SENGKETA EKONOMI SYARIAH DI INDONESIA: ANALISIS PUTUSAN NOMOR 792/PDT.G/2009/PA.JP DAN BANDING NOMOR 188 K/AG/2010

    No full text
    The application for annulment of sharia arbitration award by the parties to the Dispute to the Court of Religion has led to various interpretations by the judge in deciding the case. Article 49 letter (i) of Law No. 3 of 2006 concerning Religious Justice states that the Religious Court is in charge and authorized to examine, decide and resolve cases at the first level among people who are Muslims in the field of Sharia economy. And Article 72 paragraph (1) of Law No. 30 of 1999 concerning Arbitration and Alternative Dispute Resolution states that the request for annulment of arbitration shall be submitted to the chairman of the District Court. Sharia arbitration which is also subject to Law No. 30 of 1999 certainly causes legal chaos when faced with Law No. 3 of 2006. in the study the author discussed the sharia arbitration award annulled by the Central Jakarta Religious Court in the case No. 792/Pdt.G/2009/PA. JP then the decision of the Central Jakarta Religious Court was revoked and declared invalid by the Supreme Court at the appeal level. This study uses the method of literature study, how to test the Law and other related regulations and attract the root of the problem that there are contraindications between the Law and the regulation. The laws referred to are Law No. 3 of 2006 on Religious Justice, Law No. 21 of 2008 on Sharia Banking, and Law No. 48 of 2009 on The Power of Justice

    PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN CHEMICAL DENGAN PENDEKATAN METODE CONTINUOUS REVIEW (s,S) SYSTEM

    No full text
    Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui email [email protected] Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 202

    MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH PADA PEMBELAJARAN IPS

    Full text link
    Penelitian ini didasarkan pada hasil observasi yang dilakukan penulis di kelas IV SDN 4 Tugu yang menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran yang diterapkan di sekolah tersebut belum menggunakan model pembelajaran inovasi yang memanfaatkan media pembelajaran sehingga mengakibatkan siswa pasif, kurang bersemangat dan menganggap bahwa mata pelajaran IPS adalah mata pelajaran yang sulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match pada mata pelajaran IPS kelas IV SDN 4 Tugu. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan di kelas IV SDN 4 Tugu yang terdiri dari 22 siswa pada mata pelajaran IPS dengan menggunakan 2 siklus. Instrument dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan belajar yang dapat dilihat dari persentase rata-rata keaktifan belajar pada kondisi awal sebesar 53,97%, lalu pelaksanaan siklus 1 dengan persentase 74,04% dan pelaksanaan siklus 2 dengan persentase 85,22%. Terjadi peningkatan 11,18%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas IV SDN 4 Tugu selama tahun ajaran 2022/2023. This study is based on the results of observations made by the author in grade IV of SDN 4 Tugu which shows that the use of the learning model applied in the school has not used an innovative learning model that utilizes learning media, resulting in students being passive, less excited and assuming that social studies subjects are difficult subjects. The purpose of this study is to increase student learning activity using the Make A Match type cooperative learning model in grade IV social studies subjects of SDN 4 Tugu.This research is a Classroom Action Research (PTK) conducted in grade IV SDN 4 Tugu consisting of 22 students in social studies subjects using 2 cycles. The instruments in this study are observation, interviews and documentation.The results showed an increase in learning activity which can be seen from the average percentage of learning activity in the initial condition of 53.97%, then the implementation of cycle 1 with a percentage of 74.04% and the implementation of cycle 2 with a percentage of 85.22%. There was an increase in percentage of 11.18%. Based on the results of this study, it can be concluded that using the Make A Match type cooperative learning model can increase student learning activity in grade IV social studies subjects at SDN 4 Tugur during the 2022/2023 school year
    corecore