1,720,974 research outputs found

    DISRUPSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MENUJU MERDEKA BELAJAR DI ERA KENORMALAN BARU

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk membedah disrupsi kebijakan merdeka belajar dalam menghadapi era kenormalan baru pada pembelajaran Bahasa  Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka atau literature research. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa merdeka Belajar adalah kebijakan yang diterapkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia guna mendorong siswa untuk mampu berpikir literasi, numerasi dan berkarakter. Namun Pelaksanaan merdeka belajar di masa kenormalan baru  masih terdapat kendala sehingga kebijakan merdeka belajar harus dievaluasi untuk disempurnakan. Penerapan merdeka belajar merupakan kebijakan yang tepat dalam mempersiapkan dan membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter yang siap menghadapi pembelajaran yang tidak biasanya

    EVALUASI PEMBELAJARAN DARING KRITIK SASTRA MELALUI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan evaluasi pembelajaran daring pada mata kuliah kritik sastra melalui Learning Management System di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Muhammadiyah Tangerang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah mengumpulkan data, melakukan perekaman data, menganalisis data dan mendeskripsikan hasil penelitian. Objek penelitian ini adalah evaluasi pembelajaran daring melalui Learning Management System. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pembelajaran Kritik Sastra yang dilakukan secara daring ini bermuara pada Learning Management System, 2) Learning Manjement System dapat menjadikan alternatif pembelajaran terbaik dalam situasi pandemi COVID-19, 3) Penggunaan LMS mudah dilaksanakan dalam pembelajaran Kritik Sastra, 4) Mahasiswa dapat mengahasilkan karya sendiri berupa buku antalogi kritik sastra, 5) Tujuan pembelajaran mata kuliah Kritik Sastra tercapai dengan penggunaan Learning Management System, 7) Merangsang sikap kritis dan kreatif mahasiswa untuk dapat mengkritik suatu karya sastra dalam pembelajaran Kritik Sastra, 8) Nilai pembelajaran Kritik Sastra menggunakan Learning Management ement System (LMS) menunjukkan nilai yang baik dan memuaskan, dan 9) Evaluasi pembelajaran yang dilihat melalui taksonomi bloom dapat tercapai dan respon mahasiswa terhadap pembelajaran daring mata kuliah Kritik Sastra menggunakan media pembelajaran Learning Management System (LMS) dikatakan baik. Kata kunci: evaluasi pembelajaran, kritik sastra, LM

    Critical Discourse of the Van Dijk Model on Roasting Marshel Widiyanto in the Mata Najwa Program Youth in Power Episode

    Full text link
    This study discusses Marshel Widianto's roasting video broadcast on Najwa Shihab's Youtube media with the title "Young Power: What Happens If Young People Have Power". The purpose of this study is to analyze the elements of discourse using the Teun A. Van Dijk model on Marshel Widianto's roasting show that aired on Najwa Shihab's Youtube media with the title "Young Power: What Happens If Young People Have Power". The research method used in this research was descriptive qualitative. The data analysis technique used by the researcher was using content analysis. The technique used in data collection is the note-taking technique. Based on the results of the study, it can be concluded that there are four different elements. Among them are semantic elements (background, details, intent) which discuss in detail the meaning to be conveyed in a discourse. Furthermore, the syntactic elements (sentence forms, pronouns, stylistics, and rhetorical) these four elements are used to analyze the form or sentence structure used by Marshel Widianto and the researchers found an emphasis made by using the inclusion of pictures, word order in the title, letter thickening. , the use of capital letters, colons and so on on the cover (clickbait) of videos that air on Najwa Shihab's youtube channel. The results of the analysis that have been carried out by researchers are of course different from other videos that appear on YouTube, this is due to ideological differences, the message to be conveyed in the discourse, packaging in a video and so on.Keywords: Youtube, Teun Van. Dijk, Critical discourse analysis, Marshel Widianto

    TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA CERPEN LAILA KARYA PUTU WIJAYA

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam cerpen Laila Karya Putu Wijaya berdasarkan kajian pragmatik, dalam kajian pragmatik terdapat tindak tutur ilokusi yang muncul dan jenis tindak tutur ilokusi yang dominan dalam cerpen tersebut. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik simak dan catat. Penelitian ini menerapkan teori pragmatik tentang tindak tutur yang dikemukakan oleh Searle. Data dianalisis dari kategori tindak tutur ilokusi yaitu: asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Kelima kategori ilokusi tersebut ditemukan di dalam cerpen Laila Karya Putu Wijaya (1) asertif terdapat 7 data, (2) direktif terdapat 9 data, (3) ekspresif terdapat 2 data, (4) komisif terdapat 1 data, (5) deklaratif terdapat 2 data. Jenis tindak tutur yang paling banyak ditemukan dalam cerpen Laila Karya Putu Wijaya adalah tindak tutur Direktif sebanyak 9 tuturan.Kata Kunci : pragmatik, tindak tutur, ilokusi, cerpe

    TINDAK TUTUR ILOKUSI PADA UNGGAHAN AKUN INSTAGRAM @SANDIUNO

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi implementasinya. Kelancaran Tindak Tutur (Persuasif, Preskriptif, Ekspresif, Komisif, Deklaratif) dari akun Instagram @Sandiuno. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian yaitu unggahan akun instagram @Sandiuno. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang melibatkan teknik observasi dan teknik mencatat. Analisis data melibatkan beberapa langkah yaitu 1) Reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan simpulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan memasukkannya ke dalam kategori tindak tutur nonverbal. Peneliti juga menarik kesimpulan dari hasil analisis tersebut. Terdapat 28 materi, a) bentuk tindak tutur persuasif dengan fungsi ekspresif dan sugestif, b) bentuk tindak tutur direktif dengan fungsi perintah, pertanyaan, saran dan anjuran, c) ucapan terima kasih, permintaan maaf dan teguran. Terdapat bentuk tindak tutur ekspresif dengan , d) Diupload ke format suara proxy hilang akun Instagram @Sandiuno, e) Format baterai suara notifikasi dengan fungsi kirim. kategori, dan ucapan ilokusi yang paling sedikit adalah kategori persuasif.Kata Kunci : Tindak Tutur, Ilokusi, Instagra

    Sikap Berbahasa, Pemertahanan Bahasa, dan Peran Generasi Milenial terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap pemertahanan bahasa dan peran generasi milenial terhadap perkembangan bahasa Indonesia. Metode penulisan menggunakan tinjauan pustaka dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber data dari beberapa referensi. Dari hasil analisis bahwa bahasa Indonesia merupakan bahasa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia mencerminkan jati diri bangsa Indonesia. Oleh karena itu, bahasa Indonesia perlu dipelihara dan digunakan dalam berkomunikasi pada generasi milenial yang telah banyak terkontaminasi bahasa asing, sikap, dan pemertahanan bahasa perlu digalakkan. Sikap bahasa yang baik adalah sikap yang positif yaitu sikap menghormati bahasa terhadap peran dan kedudukan bahasa Indonesia, pemertahanan bahasa yang baik adalah pemertahanan bahasa yang aktif artinya mengutamakan bahasa Indonesia, meningkatkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia dan menjaga bahasa Indonesia dengan cara selalu menggunakannya. Selain itu, sikap pemertahanan bahasa Indonesia juga bisa dilakukan dengan mengembangkan bahasa Indonesia yaitu membangun eksistensi bahasa Indonesia dalam dunia Internasional melalui pemanfaatan karakter generasi milenial yang visioner dan menguasai teknologi. Kata kunci: sikap berbahasa, pemertahanan bahasa, peran generasi milenial, perkembangan bahasa Indonesi

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
    corecore