53 research outputs found
Tinjauan Atas Perhitungan Harga Pokok Penjualan Pada Myoo Yogurt
Sebuah perusahaan pastinya ingin mendapatkan laba sesuai dengan yang diharapkan sehingga, informasi harga pokok penjualan menjadi sangat penting bagi suatu usaha dalam mencapai efisiensi biaya. Harga pokok penjualan itu sendiri dipengaruhi oleh harga pokok produksi yang memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan pada saat produksi.
Dalam studi ini penulis menggunakan metode deskrriptif dalam proses pemecahan masalahnya. Jenis data yang digunakan yaitu data primier yang diperoleh melalui observasi dan wawancara.
Berdasarkan hasil studi dapat disimpulkan bahwa perusahaan Myoo yogurt sudah menghitung harga pokok penjualan menggunakan rumus yang sesuai dengan teori akuntansi.dan terdapat kenaikan harga pokok penjualan pada tahun 2017 dan 2018.Diky Sutrisna - NPM : C00160040 ; Pembimbing : Dani Ramdani, SE., M.Ak.;
Sebuah perusahaan pastinya ingin mendapatkan laba sesuai dengan yang diharapkan sehingga, informasi harga pokok penjualan menjadi sangat penting bagi suatu usaha dalam mencapai efisiensi biaya. Harga pokok penjualan itu sendiri dipengaruhi oleh harga pokok produksi yang memperhitungkan biaya-biaya yang dikeluarkan pada saat produksi.
Dalam studi ini penulis menggunakan metode deskrriptif dalam proses pemecahan masalahnya. Jenis data yang digunakan yaitu data primier yang diperoleh melalui observasi dan wawancara.
Berdasarkan hasil studi dapat disimpulkan bahwa perusahaan Myoo yogurt sudah menghitung harga pokok penjualan menggunakan rumus yang sesuai dengan teori akuntansi.dan terdapat kenaikan harga pokok penjualan pada tahun 2017 dan 2018
Pedoman Repository Universitas Medan Area untuk Pengguna
Puji syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan hidayah-Nya Pedoman Repository untuk pengguna ini dapat diterbitkan, semoga bermanfaat bagi perpustakaan dan civitas akademika Universitas Medan Area. Pedoman Repository untuk pengguna ini dipergunakan sebagai pedoman pemustaka dalam mencari local konten pada Repository Universitas Medan Area.
Pengurus Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim selaku pelaksana harian Universitas Medan Area senantiasa mendukung segala program kerja yang dilaksanakan oleh Universitas Medan Area dalam rangka untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dengan selalu menyempurnakan dan meningkatkan kualitas perpustakaan untuk dapat menjadi sumber informasi utama bagi seluruh civitas akademika Universitas Medan Area.
Pedoman Repository untuk pengguna ini kiranya dapat memenuhi kepentingan pengguna dalam segala aktivitasnya memanfaatkan Repository Universitas Medan Area dan kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyusunan pedoman ini, kami ucapkan terima kasih
Perancangan Kampanye Sosial Menjaga Wudhu Melalui Poster
Wudhu merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT karena sang pencipta menyukai orang-orang yang menyucikan diri. Wudhu juga salah satu ��Amaliyah Ta��abbudiy sebagai syarat sahnya melaksanakan Ibadah Shalat. Selain menjadi perintah agama, wudhu adalah ritual pengkondisian seluruh aspek hidup, mulai dari psikologis hingga fisiologis. Permasalahan saat ini banyak masyarakat muslim yang menganggap wudhu hanya sekedar ritual ketika akan melaksanakan sholat, padahal wudhu memiliki nilai, arti, fungsi dan manfaat yang begitu tinggi dalam agama islam. Untuk mengembalikan cara pandang itu, maka dibuatlah sebuah kampanye sosial melalui poster yang berisi ajakan kepada masyarakat muslim untuk selalu menjaga wudhu karena wudhu memiliki manfaat yang begitu besar bagi tubuh, psikis, serta rohani
Evaluation of tea and spent tea leaves as additives for their use in ruminant diets
PhD ThesisAnimal scientists have been challenged to improve animal production systems with respect not only to competitiveness and efficiency but at the same time producing products which are healthy for the consumers and friendly to the environment. Plant secondary metabolites such as tannins, saponins, and essential oils have been investigated for their advantageous outcomes as ‘natural’ additives to manipulate rumen fermentation via decreased ammonia (NH3) and methane (CH4) production, improved animal health and vitality, and increased meat quality. Tea leaves is one of native plants being rich in secondary metabolites and widely known to have health benefits for human consumption. However, the information on chemical characteristics of tea leaves and their spent tea leaves (STL) as residues along with their prospective as additives for ruminants is still inadequate. Therefore, a series of four studies aimed to evaluate chemical characteristics of tea and their STL as additives for their use in ruminant diets through in-vitro and in-vivo experiments.It can be concluded that tea leaves can be potentially used as additives for ruminants to improve the degradability of low quality forage and to decrease in-vitro rumen NH3 and CH4 productions but their ability to do so by their STL depends upon their tannin and saponin contents. In addition, GTL can improve some mineral digestibility and meat fatty acids quality without affecting animal performance.Directorate General of Higher Education, Indonesian Ministry of Education and Culture
DESAIN APLIKASI "GEMAR BUDAYA" SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TARI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA PLUS DAMAR BANGSA
Perkembangan teknologi sudah mencapai masa dimana hal-hal dapat dilakukan melalui sistem automasi rorbot. Hal ini mempengaruhi berbagai aspek seperti bidang ekonomi, kesehatan, dan juga pendidikan. Dalam pendiidkan teknologi digunakan sebagai media untuk pembelajaran, media pembelajaran merupakan sarana pendukung dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasi aplikasi mobile dan menambah referensi guru dalam pengggunaan media untuk inovasi pembelajaran. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah design based research, penggunan metode ini dilihat dari masalah yang akan diteliti. Sample yang digunakan adalah siswa kelas X, pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria siswa memiliki samrtphone versi 6.0 dan diatasnya. dari penelitian ini didapatkan bahwa media pembelajaran merupakan hal yang krusial dalam meningkatkan motivasi awal pembelajaran khsususnya dalam kondisi pandemi yang mengharuskan siswa untuk belajar secara online. rancangan aplikasi dibuat dengan perangkat lunak android studio, pembuatan aplikasi dimulai dengan pembuatan storyboard, latar belakang, ikon dan gambar. Setelah aplikasi dibuat di uji terlebih dahulu dengan teknik penilaian ahli dengan beberapa ahli yang kemudian menilai. Sebelum menerapkan aplikasi gemar budaya terlebih dahulu dibuat sintak pembelajaran, model yang digunakan project based learning, penerapan aplikasi gemar budaya dilakukan oleh guru seni budaya di SMA PLUS DAMAR BANGSA dan dilakukan secara berani, tatap muka dan titik kumpul (tikum). Untuk mengetahui efektifitas penerapan dilakukan pre-test dan post-test, hasil penilaian di uji menggunakan teknik gain ternormalisasi (N-gain). Penelitian ini dilakukan untuk menambah wawasan guru terhadap penggunaan media pembelajaran
Alkaloid and polyphenol analysis by HPLC in green and black tea powders and their potential use as additives in ruminant diets
Adding green and black teas in a rice straw-based sheep diet improves in vitro dry matter degradability without affecting gas production and pH
Rice straw (RS) is widely available in South East Asia and it can be used as a source of fibres for ruminant animals. However, RS has poor palatability and nutritional values. Thus, the use of concentrate (CON) as a dietary supplement is required to increase the utilisation of RS. Green (GT) and black (BT) teas can act as natural dietary additives in a CON. This study evaluated nutrient compositions of the diet ingredients and the impact of supplementing GT and BT in a rice straw-based sheep diet on in vitro dry matter degradability (IVDMD), total gas production (TGP) and pH during more than 24 hours of incubations. The CON, GT, and BT had higher crude protein, organic matter, and metabolizable energy but lower fibre fractions than RS. The GT and BT had greater total tannins than CON and RS confirming that they could potentially be used as natural dietary additives. In addition, GT supplementation improved IVDMD without affecting TGP and pH values. Conversely, BT supplementation did not improved IVDMD. Thus, BT is less preferable as a ruminant dietary supplement than GT
Application of probiotics and different size of sodium bicarbonate powders for feedlot sheep fattening
A Narrative Review of the Biological Activities of Anredera cordifolia (Ten). Steenis for Its Potential as a Natural Feed Additive for Livestock: Bridging Phytochemical Profile and in silico, in vitro, and in vivo Studies
Ken Ratu Gharizah Alhuur,1,2,* Diky Ramdani,2,* Indah Suasani Wahyuni,3,* Yaya Rukayadi,4,* Jutti Levita5,* 1Doctoral Program in Livestock Production, Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran, Sumedang, West Java, Indonesia; 2Department of Livestock Production, Faculty of Animal Husbandry, Universitas Padjadjaran, Sumedang, West Java, Indonesia; 3Department of Oral Medicine, Faculty of Dentistry, Universitas Padjadjaran, West Java, Indonesia; 4Department of Food Science, Faculty of Food Science and Technology, Universiti Putra Malaysia, Selangor, Malaysia; 5Department of Pharmacology and Clinical Pharmacy, Faculty of Pharmacy, Universitas Padjadjaran, Sumedang, West Java, Indonesia*These authors contributed equally to this workCorrespondence: Indah Suasani Wahyuni, Department of Oral Medicine, Faculty of Dentistry, Universitas Padjadjaran, West Java, Indonesia, Email [email protected]: Antibiotic growth promoters (AGPs) are commonly used as feed additives to enhance livestock productivity; however, their side effects, such as antimicrobial resistance in both animal and human bacterial pathogens, have arisen, thus leading to the discovery of safer alternatives. Plants added to the basal diet have been explored for their effectiveness in animal nutrition and health, particularly to replace AGPs. Anredera cordifolia (Ten). Steenis, which contains numerous secondary metabolites, is believed to contribute significantly to its biological activities. This review aims to identify the potential of A. cordifolia to be utilized as a natural feed additive for livestock and poultry, through exploration of its in silico, in vitro, and in vivo studies, as well as its application as a feed additive in various animal species. The Scopus and PubMed databases were used to initially search for articles published between 2015 and 2025, written in English. The resulting articles were further screened for their eligibility. The main biological properties of this plant studied in rodents were wound healing, anti-inflammatory, antioxidant, and antimicrobial, which, related to its application to goats, poultry, rabbits, and guinea pigs, confirmed antiprotozoal and anthelmintic properties, a reduction of methane production, and a decrease of cholesterol in egg yolk. The plant extract has no acute toxic effects or mortality in guinea pigs. Secondary metabolites contained in the leaves, such as flavonoids, have shown antioxidant and antimicrobial properties, while tannins can reduce methane and ammonia production in ruminants. Therefore, A. cordifolia leaves have the potential to be used as a feed additive, replacing AGP, to increase livestock productivity, with more benefits and fewer side effects.Keywords: Anredera cordifolia, animal nutrition, antibiotic growth promoters, flavonoids, tannin
The Effect of Turmeric Extract (Curcuma longa l.) As a Potential Anthelmintic on Reducing Endoparasites in Naturally-Infected Sheep
ABSTRACT. Turmeric extract (Curcuma longa L.) has the potential to be a natural anthelmintic and alternative to commercial deworming drugs for naturally-infected local sheep. A completely randomized design was used to compare the effect of 5 different oral treatments of turmeric extract tablets at 0 (TET-0), 200 mg (TET-200), 400 mg (TET-400), 800 mg (TET-800), and commercial Oxfendazole 225mg (Oxfen-225) on reducing endoparasites (fecal egg counts, FEC) of naturally-infected local yearling ewes at day-0 (before treatments), day-7, day-14, and day-21 (after treatments) using 4 replicates (n = 4). At day-0, all experimental ewes were naturally infected by FEC Strongyles nematode ranging from 85.0 ± 32.8 to 638 ± 230 eggs/g. Meanwhile, FEC Fasciola spp. and Paramphistomum spp. (Trematode), Monieza spp. (Cestode), dan Eimeria spp. (coccidia) were found a little in a small number of ewes. Therefore, further analysis focused on FEC Strongyles. On day-7, only Oxfen-225 and TET-800 treatments reduced (P0.05) FEC Strongyles by 100% and 64%, respectively. There was no difference (P0.05) in the increased or reduced percentages of FEC Strongyles infections among group treatments during day-14 and day-21 although only Oxfen-225 treatment showed a constant decrease. It seems that orally administering turmeric extract tablet at 800 mg have the potential to reduce FEC Strongyles in sheep by 64% although its anthelmintic potential is still weaker than commercial oxfendazole 225 mg.
(Pengaruh Ekstrak Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Antelmintik terhadap Penurunan Endoparasit pada Domba yang Terinfeksi secara Alami)
ABSTRAK. Ekstrak kunyit (Curcuma longa L.) mempunyai potensi sebagai antelmintik alami pengganti obat cacing komersial pada domba lokal yang terinfeksi cacing. Rancangan acak lengkap digunakan untuk membandingkan pengaruh 5 perbedaan perlakuan ekstrak kunyit dalam bentuk tablet dengan dosis: 0 (TET-0), 200 mg (TET-200), 400 mg (TET-400), 800 mg (TET-800), dan Oxfendazole komersil 225mg (Oxfen-225) terhadap penurunan jumlah telur cacing pada feses (Fecal egg counts, FEC) domba betina muda yang terinfeksi cacing secara alami pada hari ke-0 (sebelum perlakuan), hari ke-7, hari ke-14, dan hari ke-21 setelah perlakuan menggunakan 4 ulangan (n = 4). Pada hari ke-0, semua domba eksperimen terinfeksi secara alami oleh nematoda Strongyles sebanyak 85.0 ± 32.8 sampai 638 ± 230 telur/gram feses. Sedangkan FEC Fasciola spp. dan Paramphistomum spp. (Trematoda), Monieza spp. (Cestoda), dan Eimeria spp. (Koksidia) hanya ada di beberapa domba saja dalam jumlah yang sedikit. Sehingga Analisa selanjutnya difokuskan kepada FEC Strongyles. Pada hari ke-7, hanya perlakuan Oxfen-225 dan Cur-800 yang dapat mengurangi (P0.05) persentase FEC Strongyles sebanyak 100% dan 64%, secara berurutan. Tidak ada perbedaan (P0.05) pada peningkatan atau penurunan persentase FEC Strongyles pada semua perlakuan selama hari ke-14 dan hari ke-21 walaupun perlakuan Oxfen-225 memperlihatkan pengurangan persentase FEC Strongyles secara konstan. Ekstrak kunyit dalam bentuk tablet pada dosis 800 mg mempunyai potensi menurunkan infeksi FEC Strongyles sekitar 64% pada minggu pertama, tetapi kemampuan antiparasitiknya masih di bawah oxfendazole 225 mg
- …
