54 research outputs found
Batik Rifa\u27iyah Sebagai Dokumen
Batik is a work of visual art in the form of traditional clothing, and intangible cultural heritage has become an inseparable part of the daily life of the Indonesian people. One of the motives is the famous Rifa\u27iyah batik with a pattern inspired by the teachings of Sheikh Ahmad Rifa\u27i which shows evidence of the beliefs, deeds, and identity of Sheikh Ahmad Rifa\u27i\u27s followers. In this study, the author aims to discuss Batik Rifa\u27iyah as a document using conceptual analysis based on document theory such as the concept of meaningful, indexicality, and documents as a broader system to explore the meaning contained in Batik Rifa\u27iyah styles. This study provides an alternative understanding of batik cloth, especially batik rifa\u27iyah which is not limited to cloth and visual arts but also provides an in-depth analysis of how to treat colors, shapes, and patterns as documents that refer to the daily life of the Rifa\u27iyah people. This research also extends the use of document theory in analyzing various information objects in the neodocumentation movement tradition. The results show that batik rifa\u27iyah has enriched our view of documents, which are symbolic representations, not only expressed through words that have long been known, but lines, colors, and shapes are indeed essential things of a document
Fayzi's Illuminationist Interpretation of Vedanta: The <i>Shariq al-ma`rifa</i>
The Mogul court poet Fayzi (AD 1547–95) is credited with the composition of the Shariq al-ma`rifa, a Persian text offering an interpretation of Indian philosophy drawing on Sufi and Neoplatonic (Illuminationist) terms and categories. This article examines how the author subordinates Vedantic thought to an Islamicate framework.</jats:p
EFEKTIFITAS KONSUMSI RUMPUT LAUT UNTUK MENINGKATKAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL ANEMIA
PERBEDAAN POLA ASUH ANAK ANTARA IBU YANG MENIKAH USIA DINI DENGAN IBU YANG MENIKAH USIA DEWASA DI WILAYAH KERJAPUSKESMAS TAPUNG HILIR 2 KABUPATEN KAMPAR
<p>pola asuh merupakan pola interaksi orang tua dengan anak dalam pendidikan karakter anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola asuh anak yang menikah usia dini dengan ibu yang menikah usia dewasa diwilayah kerja puskesmas tapung hilir 2 kabupaten Kampar. Metode penelitian jenis penelitian <em>kuantitatif </em>dengan desain <em>analitik komparatif</em>. Pendekatan <em>cross sectional</em>. Sampel penelitian adalah ibu yang menikah usia dini 73 renponden dan ibu yang menikah usia dewasa 73 responden. Teknik pengambilan sampel <em>proportional stratifit random sampling</em>. Instrumen penelitian menggunakan keusioner. Analisa data yang digunakan dengan menggunakan <em>Paired Sampel T Test.</em> Hasil penelitian 73 responden ibu menikah usia dini 72,60 % menerapkan pola asuh anak permisif. 73 responden ibu menikah usia dewasa 54,8 % menerapkan pola asuh anak demokrasi. Uji statistik <em>Paired Sampel T Test </em> didapatkan <em>p value </em>0,001&lt; 0,05, maka ada perbedaan pola asuh anak antara ibu yang menikah usia dini dengan ibu yang menikah usia dewasa diwilayah kerja puskesmas tapung hilir 2 kabupaten Kampar. Diharapkan penelitian ini dapat memberi informasi kepada ibu dalam memberikan pola asuh anak sehingga kepribadian anak terbentuk.</p><p> </p></jats:p
KETERAMPILAN SADARI DAN PERAWATAN PAYUDARA PADA REMAJA PUTRI
Masa remaja adalah fase penting dalam proses tumbuh kembang individu, proses perubahan yang signifikan ini membuat remaja rentan terhadap berbagai masalah psikososial, yaitu tantangan dalam aspek kejiwaan yang muncul akibat perubahan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Salah satu masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi remaja adalah kanker payudara, yang meskipun sering dianggap sebagai masalah bagi perempuan dewasa, juga perlu mendapat perhatian sejak dini. Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan, dengan lebih dari 1,7 juta perempuan terdiagnosis kanker payudara dalam lima tahun terakhir. Ini menjadikannya sebagai penyebab kematian paling umum di kalangan perempuan, dengan sekitar 522.000 kematian setiap tahunnya. Keterampilan SADARI sangat penting sebagai langkah deteksi dini kanker payudara. Melalui pemeriksaan SADARI dapat mengenali perubahan yang terjadi pada payudaranya sehingga dapat mengambil tindakan lebih awal jika ditemukan gejala yang mencurigakan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Pebatun, Kecamatan Tenayan Raya Kulim, bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para remaja tentang pentingnya keterampilan SADARI dan perawatan payudara. Dalam kegiatan ini menggunakan berbagai metode untuk memaksimalkan pemahaman peserta, seperti penyuluhan, praktik langsung, sesi tanya jawab, dan diskusi interaktif. Hasil menunjukkan bahwa para peserta remaja putri di desa tersebut, mampu memahami dengan baik tentang keterampilan SADARI dan cara-cara merawat payudara dengan benar dimana sebelum diberikan edukasi keterampilan SADARI serta cara merawat payudara sebanyak 67,3%, setelah diberikan edukasi dan praktik tentang keterampilan SADARI serta cara merawat payudara dengan baik, terjadi peningkatan sebanyak 87,7%. Pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara, serta memotivasi mereka untuk menjaga kesehatan payudara mereka sejak usia muda. Dengan demikian, diharapkan bahwa pengetahuan ini dapat membantu menurunkan angka kejadian dan kematian akibat kanker payudara di masa depan.Masa remaja adalah fase penting dalam proses tumbuh kembang individu, proses perubahan yang signifikan ini membuat remaja rentan terhadap berbagai masalah psikososial, yaitu tantangan dalam aspek kejiwaan yang muncul akibat perubahan sosial yang terjadi di sekitar mereka. Salah satu masalah kesehatan yang dapat mempengaruhi remaja adalah kanker payudara, yang meskipun sering dianggap sebagai masalah bagi perempuan dewasa, juga perlu mendapat perhatian sejak dini. Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan, dengan lebih dari 1,7 juta perempuan terdiagnosis kanker payudara dalam lima tahun terakhir. Ini menjadikannya sebagai penyebab kematian paling umum di kalangan perempuan, dengan sekitar 522.000 kematian setiap tahunnya. Keterampilan SADARI sangat penting sebagai langkah deteksi dini kanker payudara. Melalui pemeriksaan SADARI dapat mengenali perubahan yang terjadi pada payudaranya sehingga dapat mengambil tindakan lebih awal jika ditemukan gejala yang mencurigakan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Pebatun, Kecamatan Tenayan Raya Kulim, bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para remaja tentang pentingnya keterampilan SADARI dan perawatan payudara. Dalam kegiatan ini menggunakan berbagai metode untuk memaksimalkan pemahaman peserta, seperti penyuluhan, praktik langsung, sesi tanya jawab, dan diskusi interaktif. Hasil menunjukkan bahwa para peserta remaja putri di desa tersebut, mampu memahami dengan baik tentang keterampilan SADARI dan cara-cara merawat payudara dengan benar dimana sebelum diberikan edukasi keterampilan SADARI serta cara merawat payudara sebanyak 67,3%, setelah diberikan edukasi dan praktik tentang keterampilan SADARI serta cara merawat payudara dengan baik, terjadi peningkatan sebanyak 87,7%. Pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya deteksi dini kanker payudara, serta memotivasi mereka untuk menjaga kesehatan payudara mereka sejak usia muda. Dengan demikian, diharapkan bahwa pengetahuan ini dapat membantu menurunkan angka kejadian dan kematian akibat kanker payudara di masa depan
Penuhi gizi bayi, optimalkan asi
Buku “Penuhi Gizi Bayi, Optimalkan ASI” merupakan panduan lengkap mengenai pentingnya pemberian ASI bagi bayi untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Buku ini membahas: tentang kebutuhan nutrisi bayi, peran ASI eksklusif, serta teknik-teknik menyusui yang tepat untuk memastikan keberhasilan menyusui.Terdapat bab khusus yang menjelaskan akan pentingnya Inisiasi Menyusui Dini (IMD), manfaat ASI, faktor yang mempengaruhi produksi ASI, serta bagaimana keluarga, terutama suami, dapat mendukung ibu dalam memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Selain itu, buku ini juga menjelaskan tentang cara menyimpan ASI perah dan pentingnya perawatan kesehatan bayi melalui pemantauan pertumbuhan.Buku ini ditujukan bagi para ibu, tenaga keschatan, dan mahasiswa kebidanan, buku ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara ibu dan keluarga’ untuk mengoptimalkan pemberian ASI, yang secara langsung berdampak pada kesehatan dan kecerdasan bayi di masa depan
PENGARUH AUDIT OPERASIONAL DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN TERHADAP EFEKTIVITAS AUDIT INTERNAL (STUDI PADA PT TOYOTA ASTRA FINANCE)
Tujuan dari penelitian ini adalah pertama, untuk memberikan bukti empiris tentang pengaruh Audit Operasi terhadap Efektivitas Audit Internal. Kedua, berikan bukti empiris Pengaruh Pengendalian Persediaan terhadap efektivitas Audit Internal. Sedangkan audit internal dalam organisasi perusahaan mengendalikan internal perusahaan secara optimal dan efektif. Penelitian ini dilakukan di PT Toyota Astra Finance dengan data yang diperoleh dari kuesioner. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mempelajari audit operasi dan pengendalian persediaan mempengaruhi efektivitas audit internal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif asosiatif dengan pendekatan survei dan uji statistik. Penelitian ini terdiri dari variabel dimana audit operasi dan pengendalian persediaan X1 dan X2 atau variabel independen dan efektivitas audit internal sebagai variabel Y atau variabel terikat. Uji statistik dilakukandengan mengolah data dari hasil jawaban kuesioner. Uji hipotesis penelitian, penulis melakukannya dengan uji t untuk masingmasing variabel X1 dan X2 dan Y. Dari hasil uji thitung Audit Operasional terhadap efektivitas audit internal titung (2,584) lebih besar dari ttabel (2,21), khalayak Kontrol memasok t hitung (17.323) lebih besar dari ttabel (0,21). Jadi dari hasil pengujianhipotesis penulis menyimpulkan bahwa hipotesis penelitian yang diterima (Ho diterima, Ha ditolak) berarti ada pengaruh antara audit operasi dan pengendalian persediaan terhadap efektivitas audit internal. Untuk mengetahui besarnya pengaruh audit operasi dan pengendalian persediaan terhadap efektivitas audit internal secara simultan penulis melakukan uji f dengan koefisien determinasi (Kd). Dari hasil uji fhitung> ftable yaitu (1695,775) lebih besar dari ftabel (2,86). Perhitungan tersebut menghasilkan audit operasi dan persediaan kontrol dengan nilai 98,3% sedangkan sisanya sebesar 1,7% adalah faktor lain yang diperiksa
Edukasi Tentang Hiperemesis Gravidarum di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru
Hyperemesis Gravidarum is nausea and vomiting during pregnancy. Although complaints of nausea and vomiting are considered normal for pregnant women and do not harm the fetus in the womb. However, if the frequency of nausea and vomiting is excessive, caution is still needed. Nausea followed by severe vomiting can be a sign of a problem with your pregnancy. For example in wine pregnancy, where the placenta develops into a group of abnormal cysts. Another possibility is hyperemesis gravidarum, which is a condition when pregnant women lose large amounts of body weight and body fluids. So that nausea and vomiting need to be avoided by being given drugs or other alternatives to reduce the complaint. So that education is needed about hyperemesis gravidarum to mothers who experience nausea and vomiting. The purpose of this activity is to provide education about hyperemesis gravidarum. The subjects of this community service activity are pregnant women in the Rejosari Health Center, Pekanbaru. Community service activities are supported by extension methods, question and answer, and discussion. The results showed that the participants were able to understand about emesis gravidarum, including understanding, causes, predisposing factors, and handling of emesis gravidarum.Hyperemesis Gravidarum is nausea and vomiting during pregnancy. Although complaints
Hyperemesis Gravidarum is nausea and vomiting during pregnancy. Although complaints of nausea and vomiting are considered normal for pregnant women and do not harm the fetus in the womb. However, if the frequency of nausea and vomiting is excessive, caution is still needed. Nausea followed by severe vomiting can be a sign of a problem with your pregnancy. For example in wine pregnancy, where the placenta develops into a group of abnormal cysts. Another possibility is hyperemesis gravidarum, which is a condition when pregnant women lose large amounts of body weight and body fluids. So that nausea and vomiting need to be avoided by being given drugs or other alternatives to reduce the complaint. So that education is needed about hyperemesis gravidarum to mothers who experience nausea and vomiting. The purpose of this activity is to provide education about hyperemesis gravidarum. The subjects of this community service activity are pregnant women in the Rejosari Health Center, Pekanbaru. Community service activities are supported by extension methods, question and answer, and discussion. The results showed that the participants were able to understand about emesis gravidarum, including understanding, causes, predisposing factors, and handling of emesis gravidarum.
of nausea and vomiting are considered normal for pregnant women and do not harm the fetus in the womb. However, if the frequency of nausea and vomiting is excessive, caution is still needed. Nausea followed by severe vomiting can be a sign of a problem with your pregnancy. For example in wine pregnancy, where the placenta develops into a group of abnormal cysts. Another possibility is hyperemesis gravidarum, which is a condition when pregnant women lose large amounts of body weight and body fluids. So that nausea and vomiting need to be avoided by being given drugs or other alternatives to reduce the complaint. So that education is needed about hyperemesis gravidarum to mothers who experience nausea and vomiting. The purpose of this activity is to provide education about hyperemesis gravidarum. The subjects of this community service activity are pregnant women in the Rejosari Health Center, Pekanbaru. Community service activities are supported by extension methods, question and answer, and discussion. The results showed that the participants were able to understand about emesis gravidarum, including understanding, causes, predisposing factors, and handling of emesis gravidarum
HUBUNGAN EFIKASI DIRI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU BEKERJA DI PABRIK KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA
Pemberian ASI eksklusif dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi, mengurangi risiko penyakit kronis, dan membantu perkembangan bayi. Kembali bekerja merupakan salah satu alasan terbanyak ibu berhenti menyusui. Secara global, terdapat sekitar 51% perempuan yang terlibat dalam angkatan kerja, dibandingkan dengan laki-laki yakni sekitar 82%. Salah satu hambatan pemberian ASI Eksklusif pada ibu bekerja adalah keyakinan dirinya untuk memberikan ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu bekerja di pabrik wilayah Kabupaten Sleman. Metode penelitian ini adalah kuantitatif survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan didapatkan 75 sampel ibu pekerja pabrik yang memiliki bayi berusia 6-12 bulan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner The Breastfeeding Self-Efficacy Scale oleh Dennis (2003). Metode analisis data yang digunakan adalah analisis univariat, analisis bivariat dengan Chi Square Test. Hasil analisis bivariat diketahui efikasi diri memiliki p value 0,002 (OR 5,225 CI 1,871-14,593). Efikasi diri berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang bekerja di pabrik. Efikasi diri bisa ditingkatkan dengan pemahaman dan dukungan dari lingkungan ibu.Exclusive breastfeeding can reduce infant morbidity and mortality, reduce the risk of chronic disease, and help the baby\u27s development. Returning to work is one of the most common reasons mothers stop breastfeeding. Globally, there are around 51% of women involved in the workforce, compared to men, which is around 82%. One of the obstacles to providing exclusive breastfeeding to working mothers is their confidence in providing breast milk. This study aims to determine the relationship between self-efficacy and exclusive breastfeeding in mothers who work in factories in the Sleman Regency area. This research method is a quantitative analytical survey with a cross sectional approach. Sampling used a purposive sampling technique and obtained 75 samples of factory worker mothers who had babies aged 6-12 months. The research instrument used the Breastfeeding Self-Efficacy Scale questionnaire by Dennis (2003). The data analysis method used is univariate analysis, bivariate analysis with the Chi Square Test. The results of bivariate analysis showed that self-efficacy had a p value of 0.002 (OR 5.225 CI 1.871-14.593). Self-efficacy is related to exclusive breastfeeding for mothers who work in factories. Self-efficacy can be increased with understanding and support from the mother\u27s environment
Analysis of Computerization Accounting Information System Implementation using Technology Acceptance Model (TAM) in Padang Pratama Tax Service Office
- …
