2,915 research outputs found
Laporan Akhir Pengabidan LPPM di Koperasi Kain Tenun Songket Dengan Buk Rahmi Eka Putri
Laporan Akhir Pengabidan LPPM di Koperasi Kain Tenun Songket Dengan Buk Rahmi Eka Putr
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. M DENGAN ANSIETAS DAN MANAJEMEN KASUS KESEHATAN JIWA PENGGERAKAN MASYARAKAT KELOMPOK RESIKO DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS TAHUN 2018
ABSTRAK
Penyakit Diabetes Melitus merupakan masalah kesehatan dunia. Penyakit Diabetes mempunyai dampak negatif terhadap fisik maupun psikologis penderitanya. Perubahan dalam hidup yang mendadak membuat penderita Diabetes Melitus menunjukkan reaksi psikologis yang negatif diantaranya adalah marah, merasa tidak berguna, kecemasan yang meningkat, stres dan depresi. Data menunjukkan bahwa hampir 15 % pasien dengan Diabetes Mellitus memiliki komplikasi sindrom kecemasan. Pada pasien penderita Diabetes Mellitus ditemukan masalah kecemasan sehingga diperlukan asuhan keperawatan yang tepat untuk mengatasinya dan adanya penggerakan masyarakat kelompok resiko Community Mental Health Nursing (CMHN) di RW 06 Kelurahan Parak Gadang Timur. Tujuan umum pada karya ilmiah akhir ini adalah mahasiswa mampu memberikan asuhan keperawatan jiwa secara menyeluruh terhadap pasien dengan ansietas dan mampu memberikan manajemen kasus kesehatan jiwa terhadap kelompok resiko. Pelaksanaan asuhan keperawatan dilakukan pada tanggal 20 Agustus - 01 September 2018 dan manajemen kasus kesehatan jiwa kelompok resiko dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2018. Hasil asuhan keperawatan terdapat penurunan tingkat kecemasan dari kecemasan sedang kepada kecemasan ringan. Pada penerapan manajemen kasus kesehatan jiwa kelompok resiko dengan penyuluhan ansietas pada penderita Diabetes Mellitus, didapatkan hasil peserta yang tidak memahami cara mengatasi ansietas setelah diberikan penyuluhan, pengetahuan peserta menjadi baik dalam mengatasi ansietas yang dialaminya. Disarankan kepada perawat CMHN agar dapat mengimplementasikan pengelolaan kasus kesehatan jiwa kelompok resiko dan melakukan kunjungan rumah untuk melakukan pembinaan yang berkelanjutan pada keluarga dengan masalah ansietas.
Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Ansietas, CMHN
Daftar Pustaka : 50 (2006-2017
SK Dekan ttg Penguji Ujian Proposal 2018/ 2019 : Mahasiswa SHANTYA RAHMI PUTRI
SK Dekan ttg Penguji Ujian Proposal 2018/ 2019 : Mahasiswa SHANTYA RAHMI PUTR
Peran Pondok Pesantren Putri At-Thohiriyah Dalam Dakwah Islamiyah Di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala
Mutia Rahmi: 2016, Peran Pondok Pesantren Putri At-Thohiriyah Dalam Dakwah Islamiyah Di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala. Skripsi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Pembimbing: (I) Drs. H. Surianor, M.Si (II) Anita Ariani, S.Ag, M.Pd.I
Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa, dari dulu hingga sekarang pondok pesantren merupakan sebuah tempat atau sarana yang mempunyai peran dalam penyebar luasan dakwah Islamiyah dan memiliki ciri khas sendiri serta selalu mengembangkan diri baik itu pada ilmu dakwah dan ilmu pendidikan serta ilmu yang lainnya. Terkait dengan dakwah sudah barang tentu pondok pesantren memiliki peran di dalam masyarakat, begitu pula dengan pondok pesantren putri At-Thohiriyah.
Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian tentang peran pondok pesantren putri At-Thohiriyah dalam dakwah Islamiyah di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana peran pondok pesantren putri At-Thohiriyah dalam dakwah Islamiyah di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala, mengetahui faktor penunjang dan penghambat dakwah Islamiyahnya, dan mengetahui hasil yang telah dicapai pondok pesantren putri At-Thohiriyah dalam dakwah Islamiyah. Menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian lapangan.
Subjek penelitian ini pengasuh, pimpinan atau kepala pondok pesantren putri At-Thohiriyah, ustadz dan ustadzah, para santriwati, serta masyarakat di Kecamatan Mekarsari.
Objek penelitian ini adalah bagaimana peran pondok pesantren putri At-Thohiriyah dalam dakwah Islamiyah di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala, apa saja faktor penunjang dan penghambat dakwah Islamiyahnya, dan bagaimana hasil yang telah dicapai pondok pesantren putri At-Thohiriyah dalam dakwah Islamiyah. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian yang penulis peroleh ada beberapa hasil sebagai berikut:
Peran pondok pesantren putri At-Thohiriyah dalam dakwah Islamiyah di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala yaitu : sebagai sarana menyebar luaskan dakwah Islamiyah di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala, pendidikan ilmu agama Islam, dan mencetak para hafizah serta juru dakwah.
Faktor Penunjang yakni (1). fasilitas pondok pesantren yang cukup memadai, (2). para pengajar ustadz dan ustadzah yang mempunyai riwayat pendidikan beraneka ragam, (3). adanya anjuran dan contoh baik, (4). adanya rasa optimisme yang tinggi, (5). adanya badan yang menangani logistik dakwah dari segi pendanaan, (6). biaya pendidikan yang ringan dan tidak memberatkan santriwati. Faktor penghambat pondok pesantren putri At-Thohiriyah dalam dakwah Islamiyah, (1). tidak semua pengajar (ustadz dan ustadzah) bertempat tinggal di lingkungan pondok pesantren, tempat yang kurang memadai untuk menampung para jamaah majelis taklim pondok pesantren putri At-Thohiriyah karena besarnya minat para jamaah majelis taklim ini untuk berhadir dan lain sebagainya. Hasil yang telah dicapai pondok pesantren putri At-Thohiriyah dalam dakwah Islamiyah di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala, hasil penelitian yang didapatkan oleh penulis yaitu : tumbuhnya rasa kesadaran, mengamalan dan pengalaman beragama, tumbuh dan terjalinnya ukhuwah Islamiyah, meningkatnya minat untuk mempelajari ilmu agama, dan adanya kaderisasi juru dakwah
HUBUNGAN KONSEP DIRI DENGAN KEJADIAN MEROKOK PADA REMAJA AWAL DI KELURAHAN TERANDAM PADANG TAHUN 2014
FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS ANDALAS JULI 2014 Nama : Febri Rahmi Putri No Bp : 07121026 Hubungan Konsep Diri Dengan Kejadian Merokok Pada Remaja Awal Di Kelurahan Terandam Padang Tahun 2014 ABSTRAK Merokok bagi sebagian masyarakat Indonesia sudah dianggap sebagai perilaku yang wajar dan telah berkembang hampir di setiap kalangan termasuk remaja, padahal rokok merupakan 85% penyebab kanker paru –paru. Pada tahun 2001 sampai 2010 terjadi peningkatanlebih dari 50% jumlah usia perokok usia 10 – 14 tahun. Merokok ini selain dipengaruhi oleh faktor lingkungan juga dipengaruhi oleh faktor individu itu sendiri, seperti konsep diri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan konsep diri dengan kejadian merokok pada remaja SMP. Jenis penelitian ini adalah cross sectional. Teknik yang digunakan adalah accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 15 Juli 2014 di kelurahan Terandam dengan jumlah responden 50 orang. Data dianalisa univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan chi square. Hasil penelitian diperoleh bahwa tidak terdapat hubunganbermakna anatara konsep diri dengan kejadian merokok p= 0,065 (p>005).Berdasarkan hal tersebut disarankan kepada pihak sekolah untuk meningkatkan kegiatan ekstrakuliler sekolah.. Kepada pihak puskesmas agar lebih giat mengadakan penyuluhan – penyuluhan mengenai rokok. Kata kunci : konsep diri, merokok, remaja Daftar Pustaka : 26 (1994 - 2014) FACULTY OF NURSING ANDALAS UNIVERSITY JULI 2014 Name : Febri Rahmi Putri Registered numbered : 07121026 Relationship between self concept with the incident of early adolescence smoker at Terandam Padang In 2014 ABSTRACT Smoking for the majority of Indonesian society, regard as one of fine habit and already evolved in many group society include adolescent, but actually smoking is the main cause of lung cancer. Since 2001 until 2010, there are a huge increase of the early smokers about 50% in the age 10 to 14. Smoking habit is caused by various factor, beside of environment factors, the self factor also correlate to smoking habit. Example : self concept. The type of research is correlational with cross sectional design, and use an accidental sampling as a sampling technique. Data were collected using a questionnaire. Datas were collected on juli 16, 2014 at Terandam district area with the number of respondents were 50 people. Data were analyzed with univariat analysis, for frequencies distribution dan bivariate analysis with chi square test. The result analysis of chi square test, p = 0,065 (p<0,05). In other word, the zero hypothesis was accepted. Based on these finding, it can be conclude that there is no relationship between self concept and smoking for adolescent .Based on these, the school need to optimize the program or create an event for student to make them more active and for the clinic to give a more counseling in the future. Keyword : self concept, smoking, adolescent Bibliography : 26 (1994 - 2014
The Influence of Self-Esteem and Religiosity on the Academic Motivation of Batak University Students
This study aims to analyze the influence of self-esteem and religiosity on academic motivation among Batak ethnic university students. A quantitative approach was employed, with data collected using Likert-scale instruments: the Indonesian version of the Academic Motivation Scale (AMS) consisting of 29 items, the Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) consisting of 9 items, and the 4 Basic Dimensions of Religiosity Scale (4-BDRS) consisting of 12 items. The participants were 1,128 active Batak university students from 252 higher education institutions across Indonesia. The sampling technique used was accidental sampling. The collected data were analyzed using a parametric technique, namely multiple regression analysis. The results showed that self-esteem and religiosity simultaneously had a significant effect on academic motivation (p < 0.001), contributing 20.9% to the overall variance. Partially, both self-esteem and religiosity were found to have a significant effect (p < 0.001) on academic motivation, with religiosity emerging as the dominant predictor, contributing an effective value of 10.74%.173 PagesSkripsi Sarjan
OPTIMALISASI PENYEBARAN INFORMASI DAN DATA STUNTING MELALUI E-BOOKLET DI DINAS KESEHATAN KOTA BONTANG
Penyebaran informasi oleh dinas kesehatan dapat membangun sistem informasi kesehatan yang lebih responsif, transparan, dan terintegrasi yang mampu mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Permasalahan dalam manajemen data di dinas kesehatan berupa pengolahan data secara mendalam, yakni publikasi data yang disajikan mayoritas berupa hasil analisis data secara sederhana. Pemanfaatan media e-booklet sebagai pembelajaran elektronik yang digunakan untuk memudahkan penerimaan informasi karena materi disajikan dengan visualisasi yang mudah untuk dipahami dan mampu meningkatkan keterampilan berfikir secara sistematis serta menarik. Metode yang dilaksanakan terdiri dari persiapan (observasi, wawancara, dan diskusi); pelaksanaan (penentuan prioritas masalah dengan USG dan alternatif pemecahan masalah dengan CARL); dan evaluasi (uji kelayakan media dengan fitur rating). Peserta pengabdian terdiri dari 11 peserta yang terdiri dari pegawai pada setiap seksi di bidang kesehatan masyarakat yakni terdapat ahli media (1 orang), ahli materi (1 orang), dan pengguna (9 orang). Pada hasil evaluasi media e-booklet analisis data stunting melalui penilaian rata-rata kelayakan media dan tanggapan responden menggunakan rating (bintang) pada fitur g-form didapatkan rata-rata pada aspek media yakni mendapatkan rating 4,5, aspek materi mendapatkan rating 3,6, dan aspek pembelajaran mendapatkan rating 4,47 yang menunjukkan bahwa media e-booklet mengarah ke layak untuk digunakan sebagai alternatif penyebaran informasi dan data
- …
