1,934 research outputs found

    0480_023_006_Wendell_philips_Stapled_Set_04

    No full text
    1. One-page typewritten letter dated 1 November 1949 to Wendell Phillips from Dr. Aziz S. Atiya, Professor of Medieval History, Faculty of Arts, Farouk I University. 2. One-page handwritten letter to Monseigneur Porphyrios III, Archbishop of Mt. Sinai, from Dr. Aziz S. Atiya, Professor of Medieval History, Faculty of Arts, Farouk I University. 3. One-page typewritten letter dated 28 October 1949 to Dr. Aziz S. Atiya, Professor of Medieval History, Faculty of Arts, Farouk I University, from unknown author. 4. One-page typewritten letter dated 14 October 1949 from Wandell Phillips to Dr. Aziz S. Atiya, Professor of Medieval History, Faculty of Arts, Farouk I Universit

    Kad Hari Raya

    No full text
    Kad ucapan hari raya yang diutuskan kepada Profesor Diraja Ungku Abdul Aziz daripada Dr. O. K. Rahmat S. H. dan keluarg

    Metodoologi tafsir Annisa karya M. Rahmat Najieb

    No full text
    Penelitian ini meneliti mengenai metodologi yang digunakan M. Rahmat Najieb dalam menafsirkan Al-Qur’an pada Tafsir Annisa, yang di dalamnya meliputi metode, corak dan bentuk penafsiran. Adapun tujuan penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsikan metode, corak, dan bentuk penafsiran dalam Tafsir Annisa karya M. Rahmat Najieb. Agar mampu mencapai tujuan penelitian tersebut, dilakukan penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode deskriptif dan analisis isi (content analysis) sehingga mampu mendeskripsikan dan mengidentifikasi metodologi dalam Tafsir Annisa karya M. Rahmat Najieb. Tafsir Annisa karya M. Rahmat Najieb merupakan salah satu karya tafsir berbahasa Indonesia yang membahas kandungan surat al-nisa’ secara utuh. Dengan meneladani kandungan dalam surat al-nisa’, sebagai pedoman lingkungan terkecil dan mendasar yaitu keluarga dalam menjalankan kehidupan sesuai syariat Islam yang diharapkan berimbas pada lingkungan yang lebih luas. Penafsiran dalam Tafsir Annisa disajikan dengan keluasan penjelasan maksud ayat yang relevan dengan situasi dan kondisi saat ini membuatnya menarik untuk diteliti lebih lanjut. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diperoleh kesimpulan bahwa metode yang digunakan M. Rahmat Najieb dalam menafsirkan Tafsir Annisa yaitu metode tahlili (analitis) yang menafsirkan Al-Qur’an dengan uraian panjang dan menyinggung berbagai aspek dalam penafsiran. Adapun corak penafsirannya merupakan corak kombinasi, yang di dalamnya terdiri dari dua corak dengan porsi yang sama yaitu lughawiy dan adabi al-ijtima’i. Sedangkan bentuk penafsirannya termasuk ke dalam tafsir bi al-ra’yi, diperhatikan dari penafsiran terhadap ayat yang berdasar pada ijtihad mufassir yang didukung dengan Al-Qur’an dan Hadis

    A half-century of metal and metalloid-containing polymers

    No full text
    Alaa S. Abd-El-Aziz ... [et al.]; Includes bibliographical references and indexes.; Editor, Alaa S. Abd-El-Aziz, is currently President of the University of Prince Edward Island.Source type: Electronic(1

    Servant leadership pada perguruan tinggi berbentuk BLU untuk meningkatkan kinerja dengan self efficacy sebagai variabel mediasi

    No full text
    Kepemimpinan telah sejak lama menjadi kajian yang menarik minat para peneliti pada empat dekade terakhir. Mulai dari Stogdill 1974, Rauch & Behling 1984, Bass 1985, Bass & Avolio 1994, Beekun, 1999 dan terus berkembang sampai saat ini. Kisah bagaimana Rektor memaafkan dosen yang kehilangan mobil dinas, serta bagaimana beliau senantiasa meng-sms para dosen dan karyawan di pertengahan malam agar dikaruniai rahmat, barkah serta ampunan dari Allah swt, serta bagaimana beliau berusaha untuk merangkul orang-orang yang mungkin secara ideologi politik kampusnya yang berbeda, serta bagaimana beliau kemudian memberikan hadiah kepada orang yang baru saja ditegur karena melakukan kesalahan, merupakan fenomena yang lahir dari rasa cinta dan kasih sayang yang mendalam dalam lubuk hati beliau. Model di atas jelas selaras dengan apa dikemukan Greenleaf sebagai Servant Leadership, yang tercermin dalam karakter Listening, Empathy dan Stewardship. Pertama, seorang pemimpin harus memiliki karakter yang bermoral melalui peningkatan keyakinan kepada Tuhan sehingga melahirkan empat kekutan spiritual berupa iman, islam, taqwa dan ihsan. Ke empat karakter ini dapat diukur dengan lima parameter kunci berupa perilaku Islami yang menyangkut tentang keadilan, amanah, kebajikan, berusaha meningkatkan kemampuan diri dan menepati janji (Beekun, 1999). Dalam penelitiannya, Beekun (1999) meyakini bahwa karakter yang memiliki moralitaslah yang akan mengarahkan seorang pemimpin untuk mengelola organisasi ke arah yang lebih baik. Karena itu, nilai spiritual yang menyangkut iman, islam, taqwa dan ihsan merupakan bagian dari dimensi kinerja bagi kepemimpinan Islami (Yunus,2009)

    Servant leadership pada perguruan tinggi berbentuk BLU untuk meningkatkan kinerja dengan self efficacy sebagai variabel mediasi

    No full text
    Kepemimpinan telah sejak lama menjadi kajian yang menarik minat para peneliti pada empat dekade terakhir. Mulai dari Stogdill 1974, Rauch & Behling 1984, Bass 1985, Bass & Avolio 1994, Beekun, 1999 dan terus berkembang sampai saat ini. Kisah bagaimana Rektor memaafkan dosen yang kehilangan mobil dinas, serta bagaimana beliau senantiasa meng-sms para dosen dan karyawan di pertengahan malam agar dikaruniai rahmat, barkah serta ampunan dari Allah swt, serta bagaimana beliau berusaha untuk merangkul orang-orang yang mungkin secara ideologi politik kampusnya yang berbeda, serta bagaimana beliau kemudian memberikan hadiah kepada orang yang baru saja ditegur karena melakukan kesalahan, merupakan fenomena yang lahir dari rasa cinta dan kasih sayang yang mendalam dalam lubuk hati beliau. Model di atas jelas selaras dengan apa dikemukan Greenleaf sebagai Servant Leadership, yang tercermin dalam karakter Listening, Empathy dan Stewardship. Pertama, seorang pemimpin harus memiliki karakter yang bermoral melalui peningkatan keyakinan kepada Tuhan sehingga melahirkan empat kekutan spiritual berupa iman, islam, taqwa dan ihsan. Ke empat karakter ini dapat diukur dengan lima parameter kunci berupa perilaku Islami yang menyangkut tentang keadilan, amanah, kebajikan, berusaha meningkatkan kemampuan diri dan menepati janji (Beekun, 1999). Dalam penelitiannya, Beekun (1999) meyakini bahwa karakter yang memiliki moralitaslah yang akan mengarahkan seorang pemimpin untuk mengelola organisasi ke arah yang lebih baik. Karena itu, nilai spiritual yang menyangkut iman, islam, taqwa dan ihsan merupakan bagian dari dimensi kinerja bagi kepemimpinan Islami (Yunus,2009)

    Bringing Down an Uprising: Egypt's Stillborn Revolution

    No full text
    Peer reviewe

    Democracy, Like Revolution, is Unattainable Without Women

    No full text
    The biggest challenge facing women in Arab Spring countries is transforming their leadership and attendant influence during the revolutions into high-level governance positions, both elected and appointed, after the revolutions. To achieve this goal, reform efforts should include: 1) amending election laws to increase the proportion of women represented at the local, state, and national levels; 2) increasing high-level employment opportunities; and 3) using public education to highlight the role of women and counter perceptions of traditional gender roles.Peer reviewe
    corecore