1,721,077 research outputs found
FALSAFAH INFAK DALAM PERSPEKTIF ALQURAN
Falsafah Infaq dalam Perspektif Alquran. Politeisme dan ketidakadilan ekonomi merupakan dua
aspek penting yang menjadi sorotan ketika Alquran pertama kali diturunkan. Dalam periode Makkah, Alquran
mengecam keras penumpukan dan pemusatan harta kekayaan, sedangkan pada periode Madinah dibicarakan
masalah zakat sebagai salah satu mekanisme distribusi kekayaan yang ditetapkan sebagai kewajiban agama.
Selain kewajiban zakat, Alquran juga menganjurkan untuk bersedekah, memberikan pinjaman tanpa bunga,
berlaku lunak terhadap yang berutang, merelakan untuk membebaskan beban utang pada mereka yang
dalam kesulitan, dan membantu mereka untuk membayarkan utang. Dalam konteks ini, menunaikan zakat
dengan segala bantuan yang dapat meringankan beban ekonomi orang lain secara umum dikategorikan
sebagai infak. Sebagai aktivitas ekonomi, infak tidak dapat dipisahkan dari prinsip-prinsip etika karena aspek
ekonomi merupakan salah satu pondasi penting keberlangsungan kehidupan masyarakat Islam. Oleh karena
itu, Alquran memberi petunjuk berupa rambu-rambu dalam menunaikan infak baik terkait dengan syarat-syarat
pelaksanaannya, hal-hal yang dapat diinfakkan, manfaat infak maupun terkait dengan tujuan ditunaikannya
infak itu sendir
Problematika Al-'Athfu dalam Menafsirkan Al-Qur'an
Dalam kenyataannya, setiao mufassir harus menguasai dengan baik kaidah-kaidah bahasa Arab. Tanpa penguasaan kaidah itu secara baik sulit dibayangkan seorang dapat menafsirkan al-Qur'an sebab kitab suci itu diturunkan dalam bahasa Arab
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) PADA DESA PLAMPANG KECAMATAN PLAMPANG KABUPATEN SUMBAWA
Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas anggaran pendapatan belanja desa (APBDES) di desa plampang kecamatan plampang kabupaten sumbawa tahun 2017-2019. Jenis penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif metode analisis daskristif. Hasil pembahasan dalam skripsi ini untuk mengetahui signifikasi tingkat efektivitas terhadap pengelolaan anggaran pendapatan belanja desa (APBDES). Implikasi dari efektivitas anggaran pendapatan belanja desa (APBDES) Sebagai bahan masukan bagi Kepala Desa Plampang khususnya dan Kepala Desa umumnya dalam upaya meningkatkan kualitas pembangunan Desa secara efektif dan efisien. Bagi pemerintah desa, hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai evaluasi dan bahan pertimbangan bagi pemerintah desa dalam menentukan kebijakan yang dapat meningkatkan pengelolaan keuangan desa sehingga pembangunan dapat dilakukan secara merata dan tepat sasaran
Menakar Terminologi Ekstremisme Beragama dalam Neraca Al-Qur'an
Eksremisme pada dasarnya bukan istilah monopoli komunitas yang berbasis agama, namun juga terdapat dalam komunitas yang berbasis non-agama, bahkan komunitas yang menentang agama juga terkadang merefleksikan eksremisme, meskipun dengan tujuan dan model yang berbeda. Hal utama yang perlu dilakukan dalam mengojektifikasi terminologi ekstremisme keberagamaan adalah tidak menjadikan pendekatan sosial-politik sebagai satu-satunya pisau analisis dalam mendiskusikan wacana ekstremisme, namun mengembalikan tolok ukur wacana tersebut kepada doktrin agama adalah sikap yang adil dan bijaksana. Buku ini ditulis sebagai bentuk ikhtiar berkontribusi dalam mengembangkan wacana ekstremisme beragama dengan menjadikan al-Qur'an dan hadis sebagai starting point
Density and Biting Activity Vector of Malaria in Labuan and Sindue Subdistrict Donggala District Central Sulawesi
One of the factors that play a role in malaria control efforts is an understanding of the behavior of malaria vectors that differ from one species to the another. The objectives of this study to determine the density and activity of malaria vectors in the District ofLabuan and Sindue.This research is a descriptive observational study. Data collected by catching adult mosquito bait by people inside and outside the home and also catching mosquitoes resting on walls and around cattle.Of the 12 species of Anopheles captured, there are 3 species of malaria vectors in Central Sulawesi, namely An. barbirostris, An. nigerrimus, and An. falvirostris. Density of An. barbirostris by indoor and outdoor collection is 0.19 per man/hour and 0.63 per man/hour with the peak biting inside and outside the home that is at 9.00 p.m. to 3:00 a.m. and 23:00 to 03:00 hours. Density of An. nigerrimus inside and outside the home is 06.00 adn 0.03 with the peak biting respectively are at 22:00 to 23:00 and 20:00 to 21:00 hours. Density of An. flavirostris by indoor and outdoor collection are 0.53 and 0.44 with the peak biting are at 21:00 to 22:00 and 23:00 to 01:00 hours indoor and outdoor respectively. </p
Pengaruh Strategi Pustakawan Terhadap Peningkatan Minat Kunjung Pemustaka di Perpustakaan Muhammadiyah Makassar
Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan tabel frekuensi menunjukkan bahwa strategi yang telah diterapkan pustakawan untuk menarik minat kunjung pemustaka di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Makassar yaitu jumlah rata-rata 2,94 hal itu menunjukkan bahwa strategi yang telah diterapkan sudah dalam kategori baik. Hasil analisis data dengan menggunakan program SPSS menunjukkan bahwa variabel strategi pustakawan memiliki hubungan terhadap minat kunjung pemustaka sebesar 0,446 dengan nilai signifikansi sebesar 0.000. Nilai ini berada dalam level cukup yang artinya tingkat hubungan strategi pustakawan terhadap minat kunjung itu cukup. Tingkat minat kunjung pemustaka di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Makassar dipengaruhi 63,10% oleh strategi pustakawan, Sedangkan angka signifikan variabel strategi pustakawan sebesar 0,000 lebih kecil dari pada α = 0.05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa strategi pustakawan mempengaruhi minat kunjung
pemustaka di perpustakaan Universitas Muhammadiyah Makassar
Euthanasia dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Nasional
Euthunasia bertentangan dengan etika kedokteran, pasal 7d, “seorang dokter harus senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi hidup makhluk insani”.Tindakan euthunasia menurut kode etik kedokteran Indonesia tidak membolehkan dilakukannya euthanasia aktif dan kelihatannya membolehkan euthanasia pasif dalam menghadapi pasien yang menurut perkiraan berdasarkan ilmu kedokteran sudah tidak mungkin disembuhkan lagi. UU No. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan, pasal 5 ayat 3 menyebutkan bahwa “setiap orang berhak secara mandiri dan bertanggung jawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan bagi dirinya. Walaupun euthunasia itu merupakan perbuatan yang dilarang dan diancam dengan hukuman namun kenyataanya di Indonesia, sejak terbentuknya kitab undang-undang hukum pidana sampai sekarang belum ada kasus nyata dan di putus oleh pengadilan. Menurut Hukum Islam bahwa euthunasia pasif, di mana seorang dokter menghentikan pengobatan terhadap pasien yang menurut perkiraannnya tidak mungkin disembuhkan lagi, atas permintaan pasien atau keluarganya, hukumnya dibolehkan. Termasuk juga dalam kategori ini, penghentian pengobatan karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkannya
EKSTRIMISME DALAM PERSFEKTIF AL-QUR’AN
Akidah dan syariat Islam adalah akidah dan syariat yang moderat diantara berbagai syariat agarna-agama. Allah swt. menjadikan dan memilih umat Islam sebagai umat moderat di antara pemeluk agama yang lain agar umat Islam berlaku adil dan seimbang dalam sikap dan perilakunya. Wujud Ekstremisme Keberagamaan dalam Al-Qur'an terdiri setidaknya tiga macam yaitu; Ekstremisme Keberagamaan dalam Akidah, Ekstremisme Keberagamaan dalam Ibadah Mahdah dan Ekstremisme Keberagamaan dalam Hukum dan Muamalah. Islam adalah agama terakhir dan jalan menuju kebahagiaan sejati. Ajaran-ajaran konstruktif dan sempuma agama ini bermanfaat untuk semua manusia. Salah satu kriteria jelas agama Islam adalah mendorong manusia untuk berbuat adil dalam kehidupan ini. Keadilan dipahami sebagai jalarj tengah dalam segala urusan, yang tidak terjebak pada ekstrem kanan dan ekstrem kiri. Metode itu juga didukung oleh logika dan hati nurani manusia. Manusia berakal dan berhati nurani senantiasa menghindari sikap berlebihan dalam kehidupan
Narasi di Era Layar Sentuh: Studi Kualitatif Minat Menulis Siswa Sekolah Dasar di Tengah Budaya Digital
Abstract: This study aims to comprehensively analyse the meaning and dynamics of primary school students' interest in writing in the context of the development of touchscreen-based digital culture. This study uses a qualitative method with a descriptive-interpretative approach to explore students' subjective experiences and how they interpret writing activities. The research subjects include five students as main informants and three class teachers as supporting informants who were selected purposively. Data collection techniques were conducted through observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted with reference to the Miles and Huberman model, which includes the stages of data collection, data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that students still perceived writing activities as an academic requirement that required high cognitive and emotional effort, thus giving rise to reluctance, boredom, and low engagement in the writing process. In addition, digital culture shaped students' learning habits, which tended to favour visual, fast, and interactive activities, which were not in line with the characteristics of writing activities. Student engagement increases when writing instruction is supported by pre- writing activities such as storytelling, discussion, and meaningful social interaction. This study concludes that interest in writing is a narrative and social practice, requiring adaptive writing instruction strategies that are responsive to digital culture and emphasise process and interaction in classroom writing activities.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif makna serta dinamika minat menulis siswa Sekolah Dasar dalam konteks perkembangan budaya digital berbasis layar sentuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-interpretatif guna menggali pengalaman subjektif siswa dan cara mereka memaknai aktivitas menulis. Subjek penelitian meliputi lima siswa sebagai informan utama dan tiga guru kelas sebagai informan pendukung yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada model Miles dan Huberman yang mencakup tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas menulis masih dipersepsikan siswa sebagai tuntutan akademik yang memerlukan beban kognitif dan emosional tinggi, sehingga memunculkan sikap enggan, kebosanan, serta rendahnya keterlibatan dalam proses menulis. Selain itu, budaya digital membentuk kebiasaan belajar siswa yang cenderung menyukai aktivitas visual, cepat, dan interaktif, yang kurang sejalan dengan karakteristik kegiatan menulis. Keterlibatan siswa meningkat ketika pembelajaran menulis didukung oleh aktivitas pramenulis seperti bercerita, berdiskusi, dan interaksi sosial yang bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa minat menulis merupakan praktik yang bersifat naratif dan sosial, sehingga diperlukan strategi pembelajaran menulis yang adaptif terhadap budaya digital serta menekankan proses dan interaksi dalam kegiatan menulis di kelas
POLA PEMBELAJARAN GURU PPKn DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI AFEKTIF SISWA PADA MATA PEMBELAJARAN PPKn DI MTs AR-RAHMAN MEROMBOK DESA GOLO BILAS KECAMATAN KOMODO KABUPATEN MANGGARAI BARAT TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Tujuan penelitian ini untuk 1) mendiskripsikan pola pembelajaran guru dalam mengembangkan potensi afektif siswa pada pembelajaran PPKn 2) mendiskripsikan hambatan-hambatan yang di alami dalam proses pengembangan pengembangan potensi afektif siswa pada pembelajaran PPKn 3) mendiskripsikan cara-cara yang dilakukan oleh guru dalam mengembangkan potensi afektif siswa
pada pembelajaran PPKn. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian Kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian di MTs Ar-Rahman Merombok. Subjek penelitian Guru PPKn, Kepala Sekolah dan Kurikulum sedangkan yang menjadi objek penelitian yaitu siswa.
Jenis data kualitatif dan sumber data yaitu data primer dan sekunder. Teknik analisis data dibagi menjadi tiga yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil data, dapat disimpulkan bahwa pola pembelajaran guru dalam mengembangkan potensi afektif siswa di MTs ArRahman Merombok guru PPKn belum memberikan feed back yang baik. Faktor penghambatnya adalah 1) Kurangnya minat siswa terhadap mata pelajaran PPKn 2) Fasilitas sekolah yang kurang memadai 3) sikap malas dan respon siswa yang tidak memperdulikan materi ketika pelajaran berlangsung. Cara-cara yang
dilakukan guru yaitu 1) menggunakan media pembelajaran 2) merancang strategi pembelajaran dan 3) melakukan pendekatan kepada siswa
- …
