1,720,965 research outputs found

    PERANAN GURU DALAM PEMBINAAN MORAL SISWA (Studi Kasus SMP Negeri 3 Tomia Kec. Tomia Timur Kab. Wakatobi)

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan gutu PKn terhadap pembentukan moral siswa. Kegiatan penelitian ini dilakukan dalam bentuk observasi, wawancara, penyeberan angket dan pengumpulan data dokumen sekolah. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu  data yang diperoleh dari hasil observasi aktifitas guru dan siswa wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa dalam pembelajaran guru selalu memberikan contoh moral yang baik kepada siswa untuk diteladani sebagai suatu moral yang baik. Contoh dari moral yang ditunjukan pleh guru dalam pembelajaran diantaranya adalah menjadi suri tauladan, membimbing siswa menjadi manusia dewasa yang cakap tutur kata,sebagai motivator yaitu memberikan pelajaran siswa tentang kebaikan. Dengan contoh moral yang dipraktekan dan ditekankan guru dalam pembelajaran, yang menjadikan siswa terbentuk moralnya. Dilihat dari hasil wawancara dengan guru menarik kesimpulan bahwa, siswa di SMP 3 Tomia Kec. Tomia Timur Kab. Wakatobi sudah memiliki moral yang baik meski belum keseluruhan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa guru dalam pembelajaran memiliki peranan dalam pembentukan moral siswa di SMP Negeri 3 Tomia Kec. Tomia Timur Kab. Wakatobi. Kata Kunci: Peranan Guru, dan Moral Sisw

    PERHATIAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA (STUDI DI DESA LAKAPERA KECAMATAN GU KABUPATEN BUTON TENGAH

    Get PDF
    Abstrak: Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk-bentuk perhatian orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar  siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk perhatian orang tua dalam meningkatkan prestasi belajar  siswa  di Desa Lakapera Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah  metode deskriptif kualitatif, sumber data yaitu data primer, data sekunder dan informan, dalam  penelitian ini, informan di ambil secara sengaja (purposive sampling), maka di tetapkan 11 orang tua  sebagai informan  kunci (informant key) dan informan tambahan 3 orang siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk-bentuk  perhatian orang tua dalam meningkatkan  prestasi belajar (Studi di Desa Lakapera Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah) yaitu: a) pemberian bimbingan atau  nasehat adalah pada saat siswa belajar di rumah orang tua selalu memberikan bimbingan dan mendampingi siswa  belajar dirumah; b) pengawasan terhadap anak adalah orang tua siswa selalu mengingatkan dan mengontrol anak dalam belajar; c) pemberian penghargaan yaitu  orang tua selalu  memberikan  penghargaan kepada anaknya sesuai kemampuan ekonominya; d) Pemenuhan fasilitas, adalah orang tua  memberikan fasiltas kepada anaknya dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan; e) Penciptaan suasana yang tenang nyaman dan tentram adalah mendukung anak dengan mudah untuk  berkosentrasi belajar. Kesimpulan  dalam penelitian ini bahwa bentuk-bentuk perhatian orang tua dalam meningkatkan  prestasi belajar (studi di Desa Lakapera Kecamatan  Gu Kabupaten Buton Tengah)  yaitu: a) orang tua memberikan  bimbingan dan mendampingi siswa belajar; b) mengontrol dan mengingatkan waktu belajar anak; c) pemberian penghargaan atau hadiah kepada anaknya,memberikan fasiltas kepada siswa/anaknya  dalam  belajar; d) mendukung anak berkosentrasi belajar di rumah. Kata kunci:  Perhatian  Orang Tua, Prestasi Belaja

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR PPKn KELAS VIII (Studi di SMPN 2 Sampolawa Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan )

    Get PDF
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar PPKn kelas VIII di SMPN 2 Sampolawa Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan, 2) untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru dan orang tua siswa dalam meningkatkan motivasi belajar kelas VIII di SMPN 2 Sampolawa Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton Selatan.Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini yaitu 15 orang siswa kelas VIII, kepala sekolah, guru PPKn, guru BK, wali kelas, dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar PPKn kelas VIII di SMP Negeri 2 Sampolawa dipengaruhi oleh dua yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi faktor jasmani (keadaan fisik), faktor psikologi, dan faktor kelelahan (mencatat, dan jalan kaki). Sedangkan faktor eksternal terdiri dari faktor sekolah dan faktor keluarga, faktor sekolah meliputi guru (metode pembelajaran, alat pengajaran/media pembelajaran, hubungan guru dan siswa), fasilitas (keadaan gedung, fasilitas belajar); adapun faktor keluarga meliputi perhatian, cara orang tua mendidik, relasi antar anggota keluarga dan keadaan ekonomi keluarga. Upaya guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII yaitu : menyesuaikan pengajaran dengan bakat dan kemampuan siswa, memberikan penguatan, melengkapi sumber dan peralatan belajar, dan mempelajari hasil belajar yang di peroleh. Upaya yang dilakukan orang tua/keluarga dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu : mengontrol wakttu dan cara belajar anak, memantau perkembangan akademik anak, memantau efektifitas jam belajar di sekolah, dan menyiapkan fasilitas belajar.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat dua faktor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar PPKn yaitu faktor internal dan faktor eksternal.  Keluarga dan sekolah harus menjadi elemen yang mampu bekerja sama dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Kesadaran baik dari guru maupun keluarga sangat diperlukan. Membangkitkan motivasi belajar siswa adalah hal yang penting. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Pelajaran PPK

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    PERARANAN TOKOH ADAT DALAM PERKAWINAN PINANG DI DESA NAPA KECAMATAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH

    Get PDF
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan tokoh adat dalam perkawinan pinang di Desa Napa. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan maksud menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian tetapi tidak digunakan untuk membuat kesimpulan yang lebih luas. Adapun pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan maksud mendeskripsikan fenomena yang ada di dalam lokasi penelitian dengan menggunakan data kualitatif yaitu memperoleh data dalam bentuk uraian atau narasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan tokoh adat dalam perkawinan pinang di Desa Napa adalah (a) sebagai mediator yaitu sebagai perantara dan juru bicara dari pihak keluarga laki-laki dan pihak keluarga perempuan dalam pelaksanaan perkawinan pinang. (b) sebagai fasilitator yaitu menyiapkan kelengkapan-kelengkapan adat yang dibutuhkan dalam perkawinan pinang. (c) sebagai organisator yaitu mengelompokan diri bersama-sama keluarga laki-laki dan keluarga perempuan agar perkawinan pinang dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan adat setempat. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah peranan tokoh adat dalam perkawinan pinang di Desa Napa adalah sebagai mediator, fasilitator, dan organisator yaitu sebagai perantara kedua keluarga bela pihak dan menyiapkan kelengkapan adat serta mengelompokan diri bersama-sama keluarga calon mempelai agar perkawinan pinang dapat berjalan lancar. Kata kunci : Tokoh Adat, Perkawinan Pinan

    PENGELOLAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) TEPULE DESA TUDUNGANO KECAMATAN SAWA KABUPATEN KONAWE UTARA

    Get PDF
    Abstrak: Masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tepule Desa Tudungano Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara; 2) Faktor penghambat apa saja yang dihadapi badan usaha milik desa (Bumdes) dalam pengelolaan Bumdes Tepule Desa Tudungano Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara; dan 3) Upaya apa saja yang dilakukan pengurus badan usaha milik desa (Bumdes) dalam mengatasi hambatan yang dihadapi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tepule Desa Tudungano Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara.Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk  mengetahui bagaimanakah pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tepule Desa Tudungano Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara; 2) Untuk  mengetahui Faktor penghambat apa saja yang dihadapi badan usaha milik desa (Bumdes) dalam pengelolaan Bumdes Tepule Desa Tudungano Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara; dan 3) Untuk mengetahui Upaya apa saja yang dilakukan pengurus badan usaha milik desa (Bumdes) dalam mengatasi hambatan yang dihadapi Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tepule Desa Tudungano Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara, dengan  menggunakan jenis penelitian kualitatif yaitu mendeskripsikan data dan informasi hasil penelitian.Hasil penelitian menunjukan bahwa badan  usaha  milik desa mempunyai dua unit usaha yaitu penambangan batu gunung, dan usaha sewa barang yaitu kursi, yang dijalanakan  mulai dari tahun terbentuknya Bumdes Tepule yaitu tahun 2016 yang terbentuk berdasarkan hasil musyawarah desa, akan  tetapi  kesenjagan yang  terjadi di Badan usaha milik Desa Tudungano Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara antara dimulai dari pembentukan unit-unit usaha yang tidak melibatkan masyarakat sebagai objek Bumdes ini, sumber daya manusia pengurus Bumdes yang kurang, transparansi anggaran kepada masyarakat termasuk pemerintah desa tidak dilakukan, terjadinya kerugian bumdes diakibatkan karena tidak adanya pemasaran dari hasil penambangan batu gunung sebagai program utama Bumdes Tepule, tidak terjalinnya komunikasi yang baik antar pengurus Bumdes, pemerintah dan pengurus Bumdes.Kesimpulan dari penelitian ini adalah Faktor penghambat Bumdes Tepule di Desa Tudungano Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe Utara, upaya telah dilakukan pemerintah bersama masyarakat. Kata Kunci: Bumdes, Peningkatan dan Ekonom

    ANALISIS DAMPAK SOSIAL PENAMBANGAN NIKEL DI KECAMATAN PALANGGA SELATAN KABUPATEN KONAWE SELATAN

    Get PDF
    Abstrak: Analisis dampak sosial penembangan nikel di Kecamatan Palangga Selatan  Kabupaten Konawe Selatan ini menunjukan pula  masyarakat di Kecamatan Palangga Selatan memiliki persepsi positif, yaitu meningkatnya nilai tambah ekonomi dan mengurangi jumlah pengangguran yang ada, meningkatnya usaha-usaha kecil masyarakat maupun meningkatnya tenaga kerja lokal. Namun di lain pihak masyarakat juga memiliki pemikiran negatif hadirnya aktivitas pertambagan Nikel pemikiran negatifnya adalah adanya sikap penolakan dan ketidaksukaan masyarakat terhadap adanya tambang perusahaan dimana aktivitas pertambangan nantinya dapat berdampak negatif  bagi lingkungan seperti rusaknya hutan, polusi dimana-mana, rusaknya jalan, dan tercemarnya air akibat limbah Pabrik. Di lain pihak juga kearifan sosial masyarakat yang tidak akan terjaga baik lagi di sebabkan adanya permasalahan-permasalahan horizontal seperti tumpang tindih lahan antara masyarakat satu dan yang lainnya di Kecamatan Palangga Selatan kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kata Kunci: Analisis Dampak Sosial Penambangan Nike

    KETAATAN HUKUM PEDAGANG DALAM MEMBAYAR RETRIBUSI PASAR DI PT. SABHO KARYA ALAM KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON

    Get PDF
    Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitiian ini adalah: 1.Untuk mengetahui ketaatan hukum terhadap  pedagang dalam membayar Retribusi pasar di pasar  Sabho Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. 2. Untuk mengetahui upaya yang dilakukan dalam meningkatkan ketaatan hukum terhadap Pedagang dalam membayar retribusi pasar di pasar Sabho Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan mixmethode (Campuran) atau kualitatif/kuantitatif.Responden dalam penelitian ini berjumlah 45 orang dari unsur Pedagang. Informan penelitian berjumlah 4 orang. Terdiri dari Manajer pasar sabho, petugas akuntansi, 2 orang petugas penagih retribusi berjumlah. Teknik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Tehnik analisis data sebagaimana yang dikemukakan oleh miles Huberman terdiri pengumpulan data, reduksi data, verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, ketaatan hukum pedagang dalam membayar retribusi pasar sudah cukup baik, hal ini dipengaruhi oleh tiga ketaatan hukum yaitu: (1)  ketaatan yang bersifat Compliance artinya pedagang taat dalam membayar retribusi disebabkan karena takut diberikan sanksi oleh petugas pengelola pasar. (2) ketaatan yang  bersifat Indentification yaitu taat karena adanya penghargaan yang diberikan oleh pengelola pasar dan takut hubungan dengan pihak pengelola pasar menjadi rusak. (3) ketaatan yang bersifat Internalizationyaitu pedagang taat dalam membayar retribusi pasar karena adanya kesadaran dalam diri sendiri. Upaya yang selalu diterapkan di pasar Sabho untuk meningkatkan ketaatan hukum pedagang dalam membayar retribusi pasar diantaranya yaitu: (a) Pengelolaan Manajemen yaitu dilakukanoleh seorang manager pasaryang tugasnya memimpin, mengarahkan,dan menetapkan jadwal pembayaran retribusi pasar, baik itu pembayaran yang ditetapkan perhari maupun perbulan, agar pedagang membayar retribusi pasar sesuai dengan waktu yang ditentukan. (b) Pengawasan, yaitu para petugas penagih melakukan pengawasan,dan penagihan untuk meningkatkan pembayaran rteribusi pasar. Kesimpulan penelitian ini yaitu pedagang taat dalam membayar retribusi pasar, karena takut diberikan sanksi oleh petugas pengelola pasar.Upaya yang dilakukan petugas pengelola pasar yaitu melakukan Pengelolaan Manajemen dan pengawasan agar semua pedagang taat membayar retribusi pasa

    PERANAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR DALAM PEMBELAJARAN PPKn STUDI DI SMPN 2 BOMBANA

    Get PDF
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) peranan guru sebagai motivator dalam pembelajaran PPKn di SMP Negeri 2 Bombana dan (2) kendala yang dihadapi guru PPKn dalam pelaksanaan pembelajaran PPKn di SMP Negeri 2 Bombana. Manfaat penelitian ini adalah (1) secara teoritis dan (2) secara praktis. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Subyek dan responden penelitian ini adalah guru PPKn sebanyak 3 orang dan siswa sebanyak 5 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kualitaif. Fokus penelitian ini adalah peranan guru sebagai motivator dan kendala guru dalam pembelajaran.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) peranan guru sebagai motivator diantaranya menjelaskan tujuan belajar kepada peserta didik, memberi hadiah kepada peserta didik, mengadakan saingan/kompetisi, memberi hukuman, membangkitkan dorongan siswa, menggunakan metode bervariasi dan menggunakan media yang baik, (2) kendala yang dihadapi guru PPKn dalam pelaksanaan pembelajaran PPKn di sekolah diantaranya kendala yang berasal dari siswa, kendala yang disebabkan oleh waktu pembelajaran dan kendala yang disebabkan oleh sarana dan prasarana pembelajaran.Kata Kunci: Peranan Guru, Motivator, Pembelajaran PPK
    corecore