96 research outputs found

    PERAN IBU RUMAH TANGGA DALAM PEMBINAAN MORAL ANAK (STUDI DI DESA MOROMPAI TONGA KECAMATAN MENUI KEPULAUAN)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk memahami peran ibu rumah tangga nelayan dalam pembinaan moral anak di Desa Moropaitonga Kecamatan Menui Kepulauan, dan (2) untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat peran ibu rumah tangga dalam pembinaan moral anak di Desa Moropaitonga. Jenis penelitian ini adalah penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan 3 cara, yaitu teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Responden penelitian adalah ibu rumah tangga di Desa Morompaitonga Kecamatan Menui Kepulauan sebanyak 6 orang, serta informan, yaitu Kepala Desa Morompaitonga Kecamatan Menui Kepulauan. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini adalah peranan ibu rumah tangga dalam pembinaan moral anak di Desa Moropaitonga adalah mendidik akhlak dan moral seorang anak. Pendidikan akhlak dan moral anak tersebut dilakukan dengan cara memberikan pengertian, pemahaman dan mengimplementasikan akhlak dan moral yang baik dan positif dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun demikian, dalam penerapannya ibu rumah tangga tentu memiliki hambatan dalam membina moral kepada anak-anak

    PELAKSANAAN PINGITAN DI DESA WASILOMATA, KECAMATAN MAWASANGKA, KABUPATEN BUTON TENGAH

    No full text
    Tujuan dalam penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui proses pelaksanaan pingitan pada masyarakat Desa Wasilomata; 2) dan untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan pingitan di Desa Wasilomata, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dimana data diperoleh melalui observasi dan wawancara serta melakukan pengamatan yang berkaitan dengan proses pingitan dan nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan pingitan selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) proses pelaksanaan pingitan pada masyarakat Desa Wasilomata ada beberapa tahap; tahap  pertama adalah peserta pingitan memasuki bilik kurungan dan di dalam kurungan ada tahapan pergantian posisi yang semula kepala dari arah barat ke arah timur. Untuk tahapan permbukaan pintu tidak dilakukan yang ada pembukaan pintu pada saat masuk bilik kurungan/keluar bilik, setelah itu dilanjutkan dengan tahap pemindahan peserta pingitan dari rumah ke panggung utama sekaligus turun ke tanah yang diartikan sebagai sentuhan tanah. Tahap selanjutnya aktualisasi diri yang dipentaskan melalui tari linda dan untuk tahap permbersihan selama proses pingitan di Desa Wasilomata tidak dilakukan karena sudah menjadi perbedaannya dengan pingitan di tempat atau daerah-daerah lain. 2) adapun nilai-nilai pingitan pada masyarakat Desa Wasilomata terdiri dari nilai Religi, nilai Etika/Moral, nilai Budaya, nilai Ekonomi, dan nilai Sosial

    PERAN GURU DALAM MEMBINA MORAL SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 SIOTAPINA

    Full text link
    Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui peran guru dalam membina moral siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Siotapina, (2) Untuk mengetahui hambatan bagi guru dalam membina moral siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Siotapina. Jenis penelitian deskriptif kualitatif yaitu suatu penelitian dengan memberikan gambaran, data, dan informasi tentang peran guru dalam membina moral siswa dan hambatan dalam membina moral siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Siotapina. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Peran guru dalam membina moral siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Siotapina, yaitu peran guru sebagai pembimbing, peran guru sebagai model, peran guru sebagai motivator, dan peran guru sebagai komunikator. (2) Hambatan bagi guru dalam membina moral siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Siotapina, yaitu Kurangnya partisipasi guru dalam memberikan pembinaan moral kepada siswa, Kebiasaan-kebiasaan yang tradisional oleh para guru sulit sekali untuk dibuang atau dihilangkan, dan Tidak ada keikut sertaan para guru dalam usah-usaha memberikan penanaman moral siswa

    KAJIAN EKOLOGI SASTRA DALAM CERITA RAKYAT KONGGA OWOSE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SEKOLAH DASAR

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya hubungan unsur ekologi cerita rakyat Kongga Owose yang meliputi lingkungan secara fisik. Ekologi sastra penting implikasinya terhadap pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian bertujuan mendeskripsikan unsur-unsur ekologi sastra dalam cerita rakyat Kongga Owose serta implikasinya terhadap pembelajaran di Sekolah Dasar.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Teknik analisis data didasarkan pada pendekatan deskiptif, pendekatan fungsional dan pendekatan evolusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cerita rakyat Kongga Owose memiliki kesan sastra ekologi yang mendalam dengan pendekatan dekriptif, fungsional, dan evolusi. Cerita ini merupakan salah satu materi pembelajaran yang di ajarkan di sekolah-sekolah dasar yang ada di Kabupaten Kolaka yang diajarkan dalam mata pelajaran Muatan Lokal (Bahasa Tolaki Mekongga) di kelas 4 (Empat). Cerita rakyat mengandung nilai-nilai moral yang dapat diajarkan kepada peserta didik. Nilai-nilai moral tersebut adalah nilai-nilai sosial, religius, patriotik dan  budaya

    PERAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN MORAL REMAJA (Studi di Desa Wakobalu Agung Kecamatan Kabangka Kabupaten Muna)

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran orang tua terhadap pendidikan moral remaja. Jenis penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan informan berjumlah 6 orang yang terdiri dari: 25 Remaja, dan Kepala Desa, responden berjumalah 5 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukan bahwa peran orang tua terhadap pendidikan moral remaja yaitu orang tua sangat berperan penting dalam pembentukan moral remaja dimana orang tua mempunyai tanggung jawab untuk melindungi keluarganya, orang tua menggunakan cara atau metode yang berberda-beda untuk mendidik anak mereka. Ada orang tua yang mendidik semampunya dan ada pula orang tua yang mampu mengundang guru ngaji kerumahnya untuk membekali dan mengajarkan ilmu agama lebih dalam lagi karena dengan pengetahuan agama yang baik tentunya juga akan menimbulkan moralitas yang baik juga terhadap diri remaja. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa Peran orang tua terhadap pendidikan moral remaja terdiri dari beberapa bagian, Pertama sebagai pelindung pemelihara keluarga; Kedua sebagai teladan; Ketiga sebagai motivator; Keempat sebagai fasilitator; Kelima sebagai figur utama. Dimana setiap orang tua melaksanakan semua tanggung jawabnya di dalam keluarga dengan cara atau metode yang berbeda-beda. Ada orang tua yang mengajarkan moral dengan semapunya Ada juga orang tua yang mampu mengundang guru ngaji ke rumah nya

    POLA PEMBINAAN KARAKTER KEBANGSAAN DI LINGKUNGAN PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR PUTRI 4 KENDARI

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pembinaan karakter kebangsaan di lingkungan Pondok Modern Darussalam  Gontor Putri 4 Kendari dan faktor yang mempengaruhi pola pembinaan karakter kebangsaan di lingkungan Pondok modern Darussalam Gontor Putri 4 Kendari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah ustadz/ustazah dan 5 orang santri. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan interview dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan  bahwa 1) Pola pembinaan karakter kebangsaan yang dilakukan kepada para santri di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 4 Kendari terdiri dari  pembinaan terprogram melalui kegiatan dan kehidupan santri selama dalam lingkungan pesantren, proses pengajaran dalam lingkungan pesantren, keteladanan, pembiasaan atau habituasi santri  dan pemberian punishment dan reward  kepada santri dalam kehidupan di lingkungan Pondok Modern Darussalam  Gontor Putri 4 Kendari.  2). Faktor yang mempengaruhi pola pembinaan karakter kebangsaan dilingkungan Pondok Modern Darussalam  Gontor Putri 4 Kendari adalah mencakup intelegensi dan kecerdasaran santri, motivasi santri, lingkungan pesantren,  sarana dan prasarana penunjang serta tenaga pendidik yaitu ustadz dan ustazah yang mempengaruhi dalam proses pembinaan karakter kebangsaan santri dilingkungan pesantren Modern Darussalam  Gontor Putri 4 Kendari

    HAMBATAN MASYARAKAT DALAM PENGURUSAN SERTIFIKAT TANAH DI DESA SIMBANGU KECAMATAN ANGATA KABUPATEN KONAWE SELATAN

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mengetahui hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan, (2) untuk mengetahui upaya yang dilakukan kepala desa dalam menangani sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan masyarakat di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Teknik pengumpulan data yakni (1) Wawancara mendalam (Indepth Interview), (2) Dokumentasi. Responden dalam penelitian ini diperoleh dari 8 orang masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah. Sedangkan informan dalam penelitian ini yaitu 1 orang Kepala Desa, 1 orang Kepala Kantor PertanahanKonawe Selatan dan 4 orang Kepala Dusun. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran/deskripsi mengenai hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hambatan masyarakat dalam pengurusan sertifikat tanah pemukiman dan perkebunan di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan yaitu mahal, ketidaktahuan masyarakat tentang prosedur pendaftaran tanah, dan ketidakmauan masyarakat untuk mendaftarkan tanahnya karena prosesnya yang rumit.(2) Upaya yang dilakukan kepala desa dalam menangani sertifikat tanah pemukiman di Desa Simbangu adalah dengan menyelenggarakan program Ptsl (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), sedangkan upaya yang dilakukan Kepala Desa dalam menangani sertifikat tanah perkebunan masyarakat di Desa Simbangu Kecamatan Angata Kabupaten Konawe Selatan ialah dengan mengusulkan Prona (Program Proyek Operasional Agraria).

    EFEKTIVITAS CARA BELAJAR DAN NILAI SISWA PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SMP NEGERI 1 BARANGKA KECAMATAN BARANGKA KABUPATEN MUNA BARAT

    Full text link
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah (1). Untuk mengetahui efektivitas cara belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 1 Barangka Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat (2) Untuk mengetahui  nilai Siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 1 Barangka Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat. Metode penelitian dalam penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Informan penelitian sebanyak   55 orang siswa yang terdiri dari 28 orang siswa kelas VII dan 27 orang siswa kelas VIII dan 1 guru. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data model Milles dan Huberman. Keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMP Negeri 1 Barangka membuat jadwal dan pelaksanaannya pada mata pelajaran PPKn dengan jawaban ya sebanyak 35 orang siswa dengan  presentase 63.64%, membaca buku mata pelajaran PPKn dengan jawaban ya sebanyak 40 orang siswa dengan  presentase 72,73%, membuat catatan pada mata pelajaran PPKn dengan jawaban ya sebanyak 45 orang siswa dengan  presentase 81,82%, senang mengikuti mata pelajaran PPKn dengan jawaban ya sebanyak 50 orang siswa dengan  presentase 90,91%, senang mengulangi pelajaran pelajaran PPKn dengan jawaban ya sebanyak 20 orang siswa dengan  presentase 36,36%, senang melakuan konsentrasi pada saat pelajaran PPKn dengan jawaban ya sebanyak 32 orang siswa dengan  presentase 58,18%, senang menghafal pelajaran PPKn dengan jawaban ya sebanyak 38 orang siswa dengan  presentase 69,09%, dan senang menempuh ujian pelajaran PPKn dengan jawaban ya sebanyak 48 orang siswa dengan  presentase 87,27%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa Siswa SMP Negeri 1 Barangka mempunyai cara belajar PPKn yang berbeda-beda untuk setiap individu.untuk delapan indikator belajar rata-rata siswa senang dengan delapan indikator tersebut. Kata Kunci: Belajar, Cara Belajar

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 18 KENDARI MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TYPE STAD

    Full text link
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui Aktivitas guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa Kelas VI SDN 18 Kendari; 2) untuk mengetahui aktivitas siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model STAD siswa kelas VI SDN 18 Kendari; dan 3) untuk mengetahui hasil belajar Bahasa Indonesia yang diajar dengan metode pembelajaran kooperatif model STAD pada siswa kelas VI SDN.18 Kendari. Temuan pada pelaksanaan tindakan pada siklus I,aktivitas siswa dengan menggunakan pembelajaran Kooperatif Model STAD dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pertemuan I berada pada skor 53,93 atau kategori cukup dan pertemuan II diperoleh 64,48 atau kategori cukup dan rata-rata keseluruhan diperoleh 59,21 atau kategori cukup. Hasil belajar siswa pada siklus II diperoleh nilai rata-rata prestasi belajar siswa adalah 70,29 dan ketuntasan belajar mencapai 94,11% atau ada 32 siswa dari 34 siswa sudah tuntas belajar.Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus pertama secara klasikal Siswa tuntas belajar,karena siswa yang memperoleh nilai >70 hanya sebesar 94,11% hasil tersebut ketuntasan belajar telah tercapai karena yang mendapat nilai >70 lebih besar dari persentase ketuntasan yang dikehendaki.Hal ini disebabkan karena siswa sudah berulang guru menggunakan pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model STADBerdasarkan hal tersebut maka dapat dikatakan bahwa model pembelajaran kooperatif model STAD dapat memberikan dampak yang sangat baik terhadap aktivitas guru,siswa dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa pada Kelas VI SDN.18 Kendari. Kata Kunci : Pembelajaran, Kooperatif, Type Sta

    MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKn MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS VIII.D SMP NEGERI 20 KENDARI

    Full text link
    Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa, aktivitas pembelajaran yang dilaksanakan guru, dan hasil belajar PPKn siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siswa kelas VIII.D SMP Negeri 20 Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari dua pertemuan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas VIII.D SMP Negeri 20 Kendari. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif berupa data hasil belajar dan data kualitatif diperoleh melalui lembar observasi.Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw membawa dampak positif berupa peningkatan aktivitas belajar siswa, aktivitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru, dan peningkatan hasil belajar PPKn siswa. Aktivitas belajar pada siklus I sebesar 64,70% mengalami peningkatan sebesar 23,53% menjadi 88,23% pada siklis II. Aktivitas pembelajaran juga pada siklus I sebesar 63,63% mengalami peningkatan sebesar 27,28% pada siklus II menjadi 90,91%. Hasil belajar siswa pada observasi awal mencapai 33,33% dan pada siklus I sebesar 53,33%  dan pada siklus II menjadi 83,33%.Kesimpulan yaitu aktivitas belajar siswa, aktivitas pembelajaran yang dilaksanakan guru, dan hasil belajar PPKn siswa kelas VIII.D SMP Negeri 20 Kendari dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Kata Kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran, Kooperatif Tipe Jigsa

    94

    full texts

    96

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SELAMI
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇