1,721,059 research outputs found

    Pemanfaatan Media Google Classroom Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Masa Pandemi Covid-19 Studi Kasus di SMPN 3 Kismantoro

    No full text
    ABSTRAK Nur Rahma, Annisa. 2021. Pemanfaatan Media Google Classroom Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di SMPN 3 Kismantoro). Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegururan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing : Dr. Sugiyar,M.Pd.I. Kata Kunci : Pemanfaatan Media, Google Classroom, PAI. Penyebaran Covid-19 yang pasif dan relatif cepat membuat warga masyarakat merasa khawatir. Semua orang harus tinggal di rumah selama waktu tertentu guna memutus penularan virus tersebut. Covid-19 berdampak serius di segala bidang, termasuk pendidikan. Sekolah harus mendorong seluruh guru dan siswanya untuk tinggal di rumah. Kegiatan pembelajaran yang biasanya dilakukan secara tatap muka kini harus diubah menjadi pembelajaran online sebagaimana instruksi menteri pendidikan.Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi diperoleh data bahwa Google Classroom dapat menjadi solusi sebagai media pembelajaran online selama kondisi darurat pandemi covid-19.Google Classroom sebagai media pembelajaran online di Sekolah/Madrasah dapat dimanfaatkan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Mengetahui pemanfaatan media Google Classroom dalam pembelajaran PAI pada masa pandemi Covid-19 di SMPN 3 Kismantoro. (2) Mengetahui faktor penghambat dan penunjang pembelajaran online melalui Google Classroom dalam pembelajaran PAI di SMPN 3 Kismantoro. (3) Mengetahui dampak dari penggunaan Google Classroom bagi siswa sebagai media pembelajaran PAI di SMPN 3 Kismantoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah Kepala madrasah, guru agama dan siswi SMPN 3 Kismantoro. Dalam teknik pengumpulan data Peneliti menggunkan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data Peneliti menggunakan teknik analisis kualitatif Miles, Huberman dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan yang dilengkapi dengan teknik pengkodean. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Pemanfaatan Media Google Classroom siswa dapat menggunakan fitur-fitur yang tersedia secara maksimal. Pemanfaatannya dimulai perencanaan RPP, Menyiapkan media Google Classroom, metode serta strategi. (2) Dampak dari penggunaan Google Classroom bagi siswa yakni sudah berhasil mendorong siswa untuk disiplin dan memahami materi yang disampaikan. Sedangkan dampak negatifnya adalah siswa menjadi malas belajar

    Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Laboratorium UM Malang

    No full text
    ABSTRAK Agrisa, Sahla Rahma Annisa. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Laboratorium UM Malang. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Sunarmi, M.Pd., (II) Dra. Amy Tenzer, M.S. Kata Kunci: Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing, Keterampilan Proses Sains, Hasil Belajar.Berdasarkan hasil observasi di kelas XI IPA 2 SMA Laboratorium UM ditemukan bahwa keterampilan proses sains siswa masih kurang terlatih terbukti saat praktikum uji makanan siswa belum mempersiapkan diri dan mempelajari tujuan, alat, dan bahan serta prosedur kerja yang akan dilakukan saat praktikum. Siswa juga belum dibiasakan merumuskan masalah dan hipotesis sebelum praktikum. Hasil wawancara dengan guru kelas XI IPA 2 mengenai hasil belajar bahwa ada 9 orang dari 27 siswa atau 37,5% belum tuntas dengan kriteria ketuntasan minimal 78 pada materi sistem gerak. Keterampilan proses sains siswa yang kurang menyebabkan hasil belajar pun rendah. Melalui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing diharapkan dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa kelas XI IPA SMA Laboratorium UM.Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang memiliki 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan selama 2 siklus pada materi Sistem Pernapasan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi dan tes. Keterampilan proses sains siswa diukur menggunakan lembar observasi keterampilan proses sains siswa dan catatan lapangan. Hasil belajar siswa yang diukur meliputi hasil belajar afektif menggunakan lembar observasi ranah afektif sedangkan hasil belajar kognitif menggunakan tes akhir setiap siklus.Hasil penelitian menunjukkan keterampilan proses sains siswa siklus II mengalami peningkatandari siklus I dengan rincian melakukan pengamatan siklus I 68% menjadi 70% pada siklus II, merumuskan masalah siklus I 45% menjadi 88% siklus II, menyusun hipotesis siklus I 58% menjadi 85% siklus II, merancang prosedur siklus I 90% menjadi 93% siklus II, melaksanakan prosedur siklus I 88% menjadi 89%, mengumpulkan data siklus I 55% menjadi 96%, menyimpulkan siklus I 84% menjadi 95% siklus II, dan mengkomunikasikan siklus I 85% menjadi 95% siklus II. Hasil belajar afektif siswa pada siklus I sebesar 88% menjadi 96% pada siklus II. Hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 71% menjadi 93% pada siklus II.Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa.Adapun saran yang diberikan adalah sebelum penerapan model inkuiri terbimbing siswa harus diberi penjelasan dan bimbingan mengenai langkah dan prinsip pembelajaran inkuiri sebelum pembelajaran dimulai supaya siswa tidak mengalami kebingungan

    PENGARUH METODE OUTDOOR STUDY TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V DI MI AL HIDAYAH 02 BETAK KALIDAWIR TULUNGAGUNG

    Full text link
    Skripsi dengan judul Pengaruh Metode Outdoor Study terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPA Kelas V di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung, ini ditulis oleh Rahma Annisa’ Fauziah, NIM 1220518323, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, yang dibimbing oleh Dra. Siti Zumrotul Maulida, M.Pd.I. Kata Kunci : Metode Outdoor Study, Minat, Hasil Belajar. Pembelajaran IPA merupakan pembelajaran yang dianggap sulit untuk dipahami dan menjadi momok yang menakutkan karena IPA identik dengan banyaknya materi yang harus dihafalkan dan banyaknya soal yang harus dikerjakan. Selain itu, metode yang digunakan masih konvensional dan berpusat pada guru, sehingga proses pembelajaran cenderung kaku, monoton, dan tidak komunikatif. Hal itulah yang menjadi penyebab kurangnya minat siswa pada pembelajaran IPA. Salah satu cara untuk membuat siswa tertarik pada pembelajaran IPA adalah menggunakan metode outdoor study. Melalui metode ini diharapkan dapat menumbuhkan minat siswa yang nantinya akan berpengaruh pada hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Adakah pengaruh metode outdoor study terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung? (2) Adakah pengaruh metode outdoor study terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung? (3) Bagaimana pengaruh metode outdoor study terhadap minat dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung?. Adapun tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode outdoor study terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung. (2) Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh metode outdoor study terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung. (3) Untuk mengetahui pengaruh metode outdoor study terhadap minat dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MI Al Hidayah 02 Betak yang berjumlah 32 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas V-A dengan jumlah 17 siswa dan kelas V-B dengan jumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah angket, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa angket dan tes. Analisis data melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji homogenitas, uji t-test dan uji manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh metode outdoor study terhadap minat belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung, berdasarkan uji t diperoleh sig. 0,000 < 0,05. (2) Ada pengaruh metode outdoor study terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung, berdasarkan uji t diperoleh sig. 0,000 < 0,05. (3) Ada pengaruh metode outdoor study terhadap minat dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas V di MI Al Hidayah 02 Betak Kalidawir Tulungagung, berdasarkan uji manova diketahui ke empat P-value sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Full text link
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Full text link
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Full text link
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Full text link
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore