1,720,989 research outputs found

    Implementasi Sensor Ultrasonik HC-SR04 dengan Arduino dan LabVIEW untuk Pengukuran Level Air

    No full text
    This study discusses the implementation of the HC-SR04 ultrasonic sensor using Arduino for distance measurement, and the integration of measurement results into LabVIEW. HC-SR04 is used to measure the distance of objects with the principle of ultrasonic wave reflection. Data generated by Arduino is sent to LabVIEW via serial communication, then visualized and analyzed. This method allows real-time data processing and provides interactive visualization to facilitate understanding of measurement results. This experiment successfully demonstrated that the combination of Arduino, HC-SR04, and LabVIEW can provide accurate measurement results with fast response in an air level monitoring system.Penelitian ini membahas implementasi sensor ultrasonik HC-SR04 menggunakan Arduino untuk pengukuran jarak, dan integrasi hasil pengukuran ke dalam LabVIEW. HC-SR04 digunakan untuk mengukur jarak obyek dengan prinsip pantulan gelombang ultrasonik. Data yang dihasilkan oleh Arduino dikirimkan ke LabVIEW melalui komunikasi serial, kemudian divisualisasikan dan dianalisis. Metode ini memungkinkan pemrosesan data secara real-time dan memberikan visualisasi yang interaktif untuk mempermudah interpretasi hasil pengukuran. Eksperimen ini berhasil mendemonstrasikan bahwa kombinasi Arduino, HC-SR04, dan LabVIEW dapat memberikan hasil pengukuran yang akurat dengan respon cepat dalam sistem monitoring level air

    SEGMENTASI CITRA USG KISTA OVARIUM SECARA OTOMATIS MENGGUNAKAN VISUAL BASIC

    No full text
    Ultrasonograti menghasilkan gambar yang tidak begitu jelas. karena ketcrbatasan titik manusia dalam hal ini dokter, misalnya kelelahan, ketidak cermatan akan rnempcngaruhi hasil dalam menginterprctasikan gambar, apabila terjadi kekeliruan akan fatal akibatnya. Pasien juga kesulitan untuk memaharni hasil USG tanpa bantuan dokter. Kesalahan yang discbabkan hasil interpretasi tersebut dapat diminimalkan sehingga lebih memudahkan dokter dalam melakukan diagnosis.Tujuan penelitian ini adalah mendeteksi keberadaan, melakukan segmentasi kista ovarium secara otomatis. Sainrx:1 penelitian adalah 25 gambar hasil USG yang didiagnosa ada kista pada alat reproduksi wanita (ovarium). Pada penelitian ini metoda yang digunakan untuk mendeteksi keberadaan kista mcnggunakan metoda Euclidean distance, dengan cara membandingkan window uji dengan template dari kista. Segmentasi kista menggunakan metoda deteksi (batas lingkar) yang dikombinasi dengan deteksi tepi untuk mengetahui garis tepi kista serta metoda region growing untuk mengetahui fisik dan kista berdasarkan inforrnasi titik tengah kista dan batas-batas kista. Basil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan deteksi kista dan proses segmentasi sebesar 92% dan 84% untuk template I 6x16, 88% dan 76% untuk template 20x20. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa ukuran template yang balk digunakan adalah template dengan ukuran 16x 16 dan 20x20. Kata Kunci: USG, kista, deteksi bolas lingkar, deteksi tepi, segmentasi, region growing

    KLASIFIKASI CITRA USG MENGGUNAKAN METODE EUCLIDEAN DISTANCE UNTUK ESTIMASI UKURAN KISTA OVARIUM

    No full text
    Salah satu cara untuk mendiagnosa seseorang terkena kista ovarium dapat dilakukan dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Namun demikian, hasil yang diperoleh para dokter menunjukkan diagnosa yang subyektif, yaitu sangat bergantung pad a ahli yang menangani kasus tersebut. Selain itu dapat pula terjadi perbedaan diagnosa antara satu dokter dengan dokter lainnya

    UV LEVEL MONITORING IN ANDROID-BASED SKIN HEALTH SYSTEMS

    No full text
    This research proposes a system to monitor the level of UV exposure to android-based skin, using the VEML6075 sensor and ESP32 module. Excessive UV exposure can have a negative impact on skin health such as premature aging and the risk of skin cancer. In this research, ESP32 module is designed and integrated with VEML6075 sensor to measure UV level accurately and send UV level data to android application through internet connection. The android application created allows users to monitor UV exposure levels in various environmental conditions. In addition, the application provides suggestions and alerts based on UV levels, helping users to take appropriate actions in caring for skin health. Tests were conducted on 3 environmental conditions namely indoors, indoors exposed to sunlight and outdoors exposed to direct sunlight. Also testing was carried out at 09.00 WIB to 15.00 WIB with a distance of 30 minutes. The results of the test obtained UV levels from 0.00125 to 5.02324.Penelitian ini mengusulkan sebuah sistem untuk memonitor tingkat paparan sinar UV terhadap kulit berbasis android, dengan menggunakan sensor VEML6075 dan modul ESP32. Paparan sinar UV yang berlebihan dapat berdampak negative pada kesehatan kulit seperti penuaan dini dan risiko kanker kulit. Pada penelitian ini, dirancang dan diintegrasikan modul ESP32 dengan sensor VEML6075 guna mengukur tingkat UV secara akurat dan mengirimkan data UV level ke aplikasi android melalui koneksi internet. Aplikasi android yang dibuat memungkinkan pengguna untuk memantau tingkat paparan UV dalam berbagai kondisi lingkungan. Selain itu, aplikasi memberikan saran dan peringatan berdasarkan level UV, membantu pengguna untuk mengambil Tindakan yang sesuai dalam merawat Kesehatan kulit. Pengujian dilakukan pada 3 kondisi lingkungan yaitu didalam ruangan, didalam ruangan yang terkena sinar matahari dan diluar ruangan yang terpapar sinar matahari langsung. Juga pengujian dilakukan pada jam 09.00 WIB hingga 15.00 WIB dengan jarak 30 menit. Hasil dari pengujian didapatkan level UV dari 0,00125 hingga 5,02324

    MONITORING SUHU DAN KELEMBAPAN PROSES PEMBUATAN KOMPOS MENGGUNAKAN ANTENA MIKROSTRIP PATCH PUZZLE BERBASIS MIKROKONTROLER

    Full text link
    Pemanfaatan sampah sisa hasil rumah tangga berupa sampah organik dapat dibuat menjadi kompos. Dalam proses pembuatan kompos terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat kematangan yaitu suhu dan kelembapan. Suhu yang dianjurkan 30 °C”“35 °C dengan kelembapan 40%”“75%. Pada set point tersebut aktifitas mikroorganisme yang membantu proses pembusukan bekerja dengan optimal. Pada penelitian ini dirancang suatu sistem yang dapat memantau suhu dan kelembapan secara otomatis menggunakan sensor DHT22, dalam implementasinya sensor DHT22 diletakkan pada drum kompos dibantu oleh mikrokontroler arduino uno, NRF24L01, antena mikrostrip patch serangga pada bagian transmitter dan nodemcu, NRF24L01, antena mikrostrip patch puzzle, LCD, android beserta thingspeak sebagai penyimpan data pada bagian receiver. Hasil pengujian pentransmisian data menunjukkan hasil yang baik begitu juga untuk pengujian program, untuk melihat apakah hasil pembacaan data sensor DHT22 dengan menggunakan serial monitor, LCD, android dan thingspeak menunjukkan nilai yang sama, dalam pengujian yang dilakukan diperoleh adanya kesesuaian dalam penerimaan data, yaitu untuk data suhu sebesar 33,50 °C dan data kelembapan sebesar 64,00%. Hasil pengujian menunjukkan, sistem aplikasi yang dibuat dapat memantau proses pembuatan kompos dengan baik , di mana data suhu dan kelembapan yang dikirim dari sensor DHT22 dan terbaca pada serial monitor, LCD, thingspeak dan android. Data diterima oleh antena mikrostrip patch puzzle, dengan jarak terjauh pada kondisi LOS 100 m dan kondisi NLOS 85 m.Kata kunci : antena mikrostrip patch puzzle, kelembapan, mikrokontroler, suh

    Implementasi Sensor Ultrasonik HC-SR04 dengan Arduino dan LabVIEW untuk Pengukuran Level Air

    No full text
    This study discusses the implementation of the HC-SR04 ultrasonic sensor using Arduino for distance measurement, and the integration of measurement results into LabVIEW. HC-SR04 is used to measure the distance of objects with the principle of ultrasonic wave reflection. Data generated by Arduino is sent to LabVIEW via serial communication, then visualized and analyzed. This method allows real-time data processing and provides interactive visualization to facilitate understanding of measurement results. This experiment successfully demonstrated that the combination of Arduino, HC-SR04, and LabVIEW can provide accurate measurement results with fast response in an air level monitoring system.Penelitian ini membahas implementasi sensor ultrasonik HC-SR04 menggunakan Arduino untuk pengukuran jarak, dan integrasi hasil pengukuran ke dalam LabVIEW. HC-SR04 digunakan untuk mengukur jarak obyek dengan prinsip pantulan gelombang ultrasonik. Data yang dihasilkan oleh Arduino dikirimkan ke LabVIEW melalui komunikasi serial, kemudian divisualisasikan dan dianalisis. Metode ini memungkinkan pemrosesan data secara real-time dan memberikan visualisasi yang interaktif untuk mempermudah interpretasi hasil pengukuran. Eksperimen ini berhasil mendemonstrasikan bahwa kombinasi Arduino, HC-SR04, dan LabVIEW dapat memberikan hasil pengukuran yang akurat dengan respon cepat dalam sistem monitoring level air

    PENINGKATAN GAIN ANTENA MIKROSTRIP PATCH LINGKARAN MENGGUNAKAN PARASITIC SUBSTRAT PADA FREKUENSI 2,4 GHz UNTUK APLIKASI WiFi

    Full text link
    Antena mikrostrip memiliki banyak kelebihan, diantaranya bentuknya yang sederhana, compact, ringan, dan murah. Akan tetapi juga memiliki kekurangan, salah satunya yaitu nilai gain yang rendah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sebagai state of the art pada penelitian ini diusulkan penggunaan parasitic subtrat yang diharapkan dapat meningkatkan gain antena. Parasitic subtrat merupakan penambahan subtrat  yang diletakan di atas antena utama dengan jarak tertentu. Desain antena mikrostrip ini bekerja pada frekuensi 2,45 GHz yang berguna untuk aplikasi WiFi. Nilai gain, bandwidth dan return loss (S11) antena akan dibandingkan, antara antena mikrostrip lingkaran konvensional dengan antena mikrostrip lingkaran yang sudah ditambahakan parasitic substrat. Untuk proses perancangan, pada penelitian ini dipergunakan mikrostrip FR4 dengan dielektrik konstan er = 4,3, loss tangen d = 0,002 dan ketebalan h =1,6 mm. Sementara, untuk simulasi digunakan perangkat lunak Advance Design System (ADS). Antena lingkaran ini memiliki dimensi jari-jari 17,5 mm. Hasil simulasi menujukan pada antena mikrostrip lingkaran konvensional memiliki nilai gain = 5,15 dBi, bandwidth = 25 Mhz dan return loss (S11) = -23,679 dB. Sementara antena mikrostrip lingkaran yang sudah ditambahakan parasitic substrat memiliki karakteristrik gain = 7,39 dBi, bandwidth = 50 Mhz dan return loss (S11) = -13,24 dB, nilai ini merupakan hasil optimasi jarak antara patch antena dengan parasitic subtatrat. Peningkatan gain yang paling besar diperoleh saat jarak patch utama dengan parasitic subtrat sebesar 10 mm. Hasil simulasi ini memperlihatkan bahwa antena dengan penambahan parasitic substrat mampu meningkatkan gain sebesar 2,24 dB dan meningkatkan bandwidth sebesar 25MHz. Kata kunci: ADS, gain, parasitic subtatrat, WiFi

    Perancangan Aplikasi Android Untuk Memonitoring Salinitas dan Suhu Air Aquarium pada Budidaya Ikan Badut

    No full text
    Clown fish is a fish that is widely cultivated by farmers in aquariums. In its cultivation, there are several parameters that need to be considered, namely air salinity levels ranging from 29 PPT - 37 PPT and air temperatures ranging from 25°C-30°C. To make it easier to monitor salinity and temperature in the aquarium, the NEMOKU application was created for a monitoring system and remote control of salinity and air temperature through the Android application, which has a control system in the form of an aquarium heater, as well as fresh and salt water pumps. The NEMOKU application has an automatic and manual monitoring system. In the manual system, the fish farmer activates the system through the application, according to the conditions of the aquarium. If the salinity is <29 PPT, the farmer activates the salt water pump, if the salinity value is >37 PPT, activates the fresh water pump and if the temperature is <25°C, activates the aquarium heater. In an automatic system, the system will automatically activate to maintain the salinity and temperature in the aquarium. From the tests carried out, the system that has been designed works well in sending salinity and temperature data as well as remote control. The specifications of the tool used for applications made using Android Studio Version Bumblebee software, laptops with Intel® Core TM i3 2370 M CPU @ 2.8 GHz, 4 GB Memory, 500 GB Harddisk and 14 inches Monitor.Ikan badut merupakan ikan yang banyak dibudayakan oleh petani pada aquarium. Dalam pembudidayaannya, terdapat beberapa parameter yang perlu diperhatikan, yaitu kadar salinitas air berkisar 29 PPT - 37 PPT dan suhu air beriksar 25°C-30°C. Untuk memudahkan dalam pemantauan salinitas dan suhu pada aquarium, maka dibuatlah Aplikasi NEMOKU untuk sistem monitoring dan kontrol jarak jauh salinitas dan suhu air melalui Aplikasi Android, yang terhubung dengan sistem pengontrol berupa heater aquarium, serta pompa air tawar dan air garam. Aplikasi NEMOKU memiliki sistem monitoring secara otomatis dan manual. Pada sistem manual, petani ikan mengakitfkan sistem memalui aplikasi, sesuai dengan kondisi pada aquarium. Apabila salinitas <29 PPT, petani mengaktifkan pompa air garam, jika nilai salinitas >37 PPT, mengaktifkan pompa air tawar dan apabila suhu <25°C, mengaktifkan heater aquarium. Pada sistem otomatis, sistem akan otomatis aktif untuk menjaga salinitas dan suhu pada aquarium. Dari pengujian yang dilakukan, sistem yang dirancang sudah bekerja baik dalam mengirimkan data salinitas dan suhu serta melakukan kontrol jarak jauh. Spesifikasi alat yang digunakan untuk aplikasi yang dibuat menggunakan software Android Studio Version Bumblebee,  laptop dengan processor Intel® Core TM i3 2370 M CPU @ 2.8 GHz, Memory 4 GB, Harddisk 500 GB dan Monitor 14 inches

    PERANCANGAN SISTEM POINTING ANTENA TOWER BTS OTOMATIS UNTUK KOMUNIKASI WI-FI BERBASIS APLIKASI ANDROID: RANCANG BANGUN APLIKASI KONTROL POINTING ANTENA BTS BERBASIS ANDROID

    No full text
    In this digital era, the demand for reliable and efficient communication networks is increasingly rising. One of the critical components in communication networks is the Base Transceiver Station (BTS), which requires an antenna with optimal orientation to ensure maximum signal quality. This research aims to design an automatic BTS antenna pointing system using an Android application. The system utilizes DC Gear Motors and Servo Motors to adjust the antenna's position and orientation in real-time. The Android application serves as an intuitive user interface, allowing technicians to easily calibrate and adjust the antenna. The system is designed to enhance time efficiency and accuracy in the antenna pointing process. The application is developed using Android Studio and Firebase Realtime Database. It is connected to the ESP32 via mobile Wi-Fi internet. The developed application functions effectively, enabling the tower to rotate to the specified angle accurately as commanded by the application. The code and system built significantly assist technicians in the antenna pointing process.Pada era digital ini, kebutuhan akan jaringan komunikasi yang handal dan efisien semakin meningkat. Salah satu komponen vital dalam jaringan komunikasi adalah Base Transceiver Station (BTS), yang memerlukan antena dengan orientasi optimal untuk memastikan kualitas sinyal yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah sistem pointing antena BTS secara otomatis menggunakan aplikasi Android. Sistem ini memanfaatkan Motor Gear DC dan Motor Servo untuk menggerakkan posisi dan orientasi antena secara real-time. Aplikasi Android berfungsi sebagai antarmuka pengguna yang intuitif, memungkinkan teknisi untuk melakukan kalibrasi dan penyesuaian antena dengan mudah. Sistem ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi waktu dan akurasi dalam proses Pointing antena. Aplikasi dibuat menggunakan android studio dan Firebase Realtime Database. Aplikasi ini terhubung dengan ESP32 menggunakan internet Mobile Wifi. Aplikasi yang dibuat bekerja dengan baik, dimana tower dapat berputar ke arah sudut sesuai dengan perintah yang diberikan oleh aplikasi dengan tepat, dengan kode dan sistem yang dibangun dapat memudahkan teknisi dalam melakukan pointing antena

    APLIKASI PENAJAMAN CITRA GRAYSCALE MENGGUNAKAN METODE GAUSS

    Full text link
    Pada bidang kedokteran, citra rontgen maupun citra USG digunakan dokter untuk memberikan informasi kepada pasien. Citra rontgen maupun citra USG yang dihasilkan ingin dibuat dalam bentuk komputerisasi untuk memudahkan dibawa kemana-mana oleh pasien ketika kontrol. Citra rontgen maupun citra USG yang diubah bentuknya biasanyaakan mengalami penurunan kualitas seperti citra terlihat buram sehingga perlu dilakukan proses pengolahan citra. Penelitian ini bertujuan memperbaiki kualitas citra khususnya untuk penajaman citra. Objek citra yang dipertajam menggunakan citra grayscale. Penajaman citra dilakukan karena citra yang ada mengalami penurunan mutu atau degradasi. Proses yang dilakukan adalah dengan melakukan inputan citra awal dan menampilkan matriks dari citra awal selanjutnya di atur nilai penajamannya mulai dari range 0 sampai dengan 10 dan akan didapatkan citra serta matriks hasil penajaman. Citra grayscale yang digunakan sebagai objek penelitian sebanyak empat buah. Hasil pengujian memperlihatkan citra grayscale berhasildipertajam tepi dan warna dari citra asli. Untuk nilai parameter yang digunakan dalam ketajaman citra tidak sama tergantung nilai intensitas ketajaman yang diperlukan
    corecore