1,695 research outputs found

    Kebahagiaan Pada Remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh Ditinjau Dari Kebersyukuran

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebahagiaan pada remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh ditinjau dari Kebahagian. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 90 orang dengan sampel 81 remaja yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kebersyukuran dengan kebahagiaan pada remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh dengan nilai r=0,632 dengan p=0,000 (p˂0,05). Hal ini mengidentifikasikan bahwa tingginya kebersyukuran diikuti dengan tingginya kebahagiaan, sebaliknya rendahnya kebersyukuran diikuti dengan rendahnya kebahagiaan pada remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh. Sumbangan relatif dari Kebersyukuran terhadap Kebahagiaan remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh adalah 39,9% sedangkan 60,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Besarnya sumbangan relatif tersebut menunjukkan bahwa Kebersyukuran memberikan kontribusi besar terhadap Kebahagiaan. Hasil penelitian ini memberikan implikasi besar pada remaja di Panti Asuhan Nirmala Banda Aceh, yakni dengan bersyukur maka dapat meningkatkan kebehagiaan

    Profil RAPD Rhyncostylis Gigantea (Lindl.) Ridl. Koleksi Puspa Nirmala Orchids Banyumas

    No full text
    Rhyncostylis gigantea (Lindl.) Ridl merupakan spesies anggrek yang tersebar luas di Asia Tenggara dan Indocina. Spesies ini sangat digemari oleh pecinta tanaman hias sehingga banyak diperdagangkan di tempat-tempat penjualan tanaman hias, termasuk Puspa Nirmala Orchids Banyumas. Upaya pengembangan lebih lanjut R. gigantea di Puspa Nirmala Orchids dapat dilakukan melalui studi keanekaragaman genetik secara molekuler. Salah satu marka molekuler yang dapat digunakan untuk mempelajari keanekaragaman genetik adalah Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil RAPD dan keanekaragaman genetik kultivar R. gigantea koleksi Puspa Nirmala Orchids Banyumas. Secara garis besar penelitian terdiri atas tiga tahapan kerja, yaitu ekstraksi DNA, amplifikasi marka RAPD dengan teknik PCR, dan visualisasi hasil PCR-RAPD. DNA genom diekstraksi dari sampel daun delapan individu R. gigantea, sedangkan amplifikasi marka RAPD dilakukan menggunakan lima primer acak, yaitu OPA-15, OPK-16, OPP-15, OPP-08, dan OPO-08. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil amplifikasi marka RAPD menunjukkan bahwa semua primer yang digunakan menghasilkan monomorfisme 100%. Hal ini menunjukkan keanekaragaman genetik yang sangat rendah pada populasi R. gigantea koleksi Puspa Nirmala Orchids. Rendahnya keanekaragaman genetik ini diduga karena semua individu yang digunakan merupakan hasil seleksi hibrid dari persilangan yang sama

    Hubungan Gratitude dengan Happiness Pada Remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara bersyukur dengan kebahagiaan pada remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik penentuan sampel yaitu nonrandom sampling menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh yang berjumlah 90 orang dan sampel yang diperoleh adalah 81 remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara gratitude dengan happiness pada remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh. Pada penelitian ini diperoleh nilai r=0,632 dengan p=0,000 (p˂0,05) yang menggambarkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara gratitude dengan happiness pada remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh. Hal ini mengidentifikasikan bahwa tingginya gratitude diikuti dengan tingginya happiness, sebaliknya rendahnya gratitude diikuti dengan rendahnya happiness pada remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh. Sumbangan relatif dari gratitude terhadap happiness remaja Panti Asuhan Nirmala di Kota Banda Aceh adalah 39,9% sedangkan 60,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Besarnya sumbangan relatif tersebut menunjukkan bahwa gratitude memberikan kontribusi besar terhadap happiness

    Cosmic ray exposure ages of iron meteorites using ³⁹K-⁴⁰K-⁴¹K dating

    No full text
    This research involves the determination of the cosmic ray exposure ages of iron meteorites using ³⁹K-⁴⁰K-⁴¹K dating. Potassium was separated from nickel using ~ 4 mL of Chelex-100 resin and 15 mL of ammonium acetate (a mixture of equal volumes of 2 M acetic acid and 3 M aqueous ammonia) as eluent. Nickel was retained as a complex and potassium elutes out. The method is effective because of a low value for the blanks (~ 50 ng of potassium) that could be achieved. The concentration of the separated K, measured using Graphite furnace atomic absorption spectrometry (GFAAS), inductively coupled mass spectrometry (ICPMS) and isotope dilution mass spectrometry (IDMS) and will be used for the calculation of ³⁹K-⁴⁰K-⁴¹K exposure ages of iron meteorites. Potassium was successfully separated from multiple samples of 8 iron meteorites. The calculated CRE age (378 Ma) agrees for the meteorite Brownfield (355 Ma, Voshage and Feldmann, 1979) with the literature value. The literature value (645 Ma, Voshage and Feldmann, 1979) is ~3 times the value calculated (190 Ma, this work) for Picacho. Further studies are suggested and may be the awaited results from Harvard for some 8 samples will give us more information. A portion of the research is also focused on the measurement of activities of the cosmogenic nuclides ²⁶Al, ¹⁰Be, ³⁶Cl and ⁶⁰Fe. The ¹⁰Be(dpm/kg) and ³⁶Cl(dpm/kg) activities obtained were combined with available data from literature (Ammon et al., 2009) and the ⁴⁰K(dpm/kg) activities were predicted. The predicted K[subscript cos] (Total) concentrations were ~40 % higher for Brownfield and ~100 % higher for Picacho as compared with the experimentally determined values. To validate these results further work is suggested for the separation of potassium isotopes from irons and measuring the cosmogenic content. Newly measured ⁶⁰Fe activities of the meteorites Brownfield, Charlotte, Grant, NWA468, Picacho, Signal Mountain and Tlacotepec were reported and the ⁶⁰Fe(dpm/[kgNi] activities are in the range 0.3 – 1.5(dpm/[kgNi]). The ⁴⁰Ar-³⁹Ar apparent age, isochron, and cosmic ray exposure ages of 3 martian meteorites (ALHA 77005, Shergotty, Y000749) and a eucrite (Pasamonte) were also reported.Ph. D.Includes bibliographical referencesIncludes vitaby Nirmala Shanka

    FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM MEMILIH BEROBAT RAWAT INAP PADA RS. NIRMALA SURI SUKOHARJO

    No full text
    Pada dasarnya tujuan utama setiap rumah sakit adalah memberikan pelayanan yang memuaskan terhadap pasien. Begitu juga RS. Nirmala Suri Sukoharjo yang mempunyai tujuan untuk memberikan kepuasan pada pasien dalam mutu pelayanan, fasilitas maupun biaya. Pada umumnya suatu penelitian bertujuan untuk menemukan atau menguji kebenaran suatu penelitian. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara mutu pelayanan, fasilitas dan biaya berobat rawat inap di RS. Nirmala Suri, serta untuk mengetahui faktor manakah dari atribut jasa rumah sakit pada RS. Nirmala Suri yang paling dominan pengaruhnya dalam pemilihan berobat rawat inap. Dari penelitian ini, faktor yang paling dominan berpengaruh dalam pemilihan berobat rawat inap di RS. Nirmala Suri Sukoharjo adalah mutu pelayanan. Metode analisa data yang digunakan adalah metode Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil analisa regresi linier berganda maka diperoleh persamaan sebagai berikut: Y= -1,595 + 0,124 X1 + 0,146 X2 + 0,219 X3. Konstanta -1,595 menunjukkan bahwa jika tidak ada Mutu (X1), Fasilitas (X2), Harga (X3), maka Rawat Inap sebesar -1,595. Koefisien regresi Mutu (X1) sebesar 0,124. Koefisien regresi Fasilitas (X2) sebesar 0,146. Koefisien regresi Harga (X3) sebesar 0,219. Adapun untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen dengan variabel dependen maka digunakan analisis koefisien determinasi, dan diperoleh R² sebesar 0,806 ini menunjukkan bahwa variabel mutu, fasilitas, dan harga mempunyai kontribusi pengaruh terhadap variabel rawat inap sebesar 80,6%. Dari hasil uji t terhadap seluruh variabel Independen diperoleh hasil thitung > dari ttabel (2,013) dan nilai probabilitas < dari 0,05, dimana untuk variabel: mutu nilai thitung sebesar 6,809 dan nilai probabilitas 0,000. Untuk variabel fasilitas diperoleh nilai thitung sebesar 3,628 dan nilai probabilitas 0,001. variabel harga nilai thitung sebesar 5,448 dan nilai probabilitas 0,000. Maka berdasarkan perhitungan diatas seluruh variabel independen (variabel bebas: mutu, fasilitas, dan harga) masingmasing berpengaruh terhadap pemilihan rawat inap di Rumah Sakit Nirmala Suri. Hasil uji F diperoleh F hitung sebesar 63,887 dan nilai probabilitas 0,000 sehingga secara bersama-sama variabel mutu, fasilitas, dan harga berpengaruh signifikan terhadap pemilihan rawat inap di Rumah Sakit Nirmala Suri Berdasarkan hasil analisa data tersebut maka hipotesis yang mengutarakan “ada pengaruh antara mutu pelayanan, fasilitas dan biaya berobat rawat inap terhadap kecenderungan memilih berobat rawat inap di RS. Nirmala Suri dan faktor yang paling dominan mempengaruhi pemilihan berobat rawat inap di RS. Nirmala Suri adalah mutu pelayanan” dapat diterima kebenaranya

    RAPD Profiles of Rhynchostylis gigantea (Lindl.) Ridl. Collected from Puspa Nirmala Orchids Banyumas, Central Java

    No full text
    Rhynchostylis gigantea (Lindl.) Ridl. is an orchid species spread over Southeast Asia countries. This species is very popular among ornamental plant collectors, especially due to its densely pack inflorescences. Hence, it is commercially found in many ornamental plant nursuries, such as Puspa Nirmala Orchids Banyumas, Central Java. Further development of the species should be supported by scientific data, particularly regarding the genetic variation. One of the molecular markers commonly used to study genetic variation is Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD). This study aims to assess genetic variation of R. gigantea cultivars of Puspa Nirmala Orchids Banyumas collection &nbsp;by RAPD profiles. Genomic DNAs were extracted from leaf samples of eight R. gigantea individuals, while RAPD markers were amplified using five random primers (OPA-15, OPK-16, OPP-15, OPP-08 and OPO-08). Descriptive analysis was employed on the data obtained. It was revealed that all of the primers resulted in a 100% monomorphism. This indicates an extremely low genetic variation among R. gigantea population of Puspa Nirmala Orchids collection, which is probably due to the same origin from a selected hybrid of the same crosses

    Magnetocaloric effect across the metamagnetic transition in Dy5Si2Ge2 single crystal

    No full text
    A single crystal of rare earth intermetallic compound Dy5Si2Ge2 (Orthorhombic, Space group Pnma) has been prepared by Czochralski method. Magnetization of Dy5Si2Ge2 single crystal has been measured with magnetic field applied (i) along b axis and (ii) parallel to ac plane. Although a same Neél temperature (TN) of ∼55K is obtained when 50 Oe field is applied along b axis and in ac plane, the magnitude of magnetization is substantially different. This TN value is close to the antiferromagnetic ordering temperature of polycrystalline Dy5Si2Ge2 as well. The magnetization vs field data at 1.8K shows an ultra-sharp metamagnetic transition when field is applied along both the directions, in a critical field of about 28 kOe. It is observed that b axis is easy direction of magnetization. Magnetocaloric effect of this Dy5Si2Ge2 crystal has been estimated using magnetization vs field data obtained at various temperatures. A maximum magnetic entropy change (δSm max) of ∼-15.6J/kg/K has been observed at 22K with field along b axis and δSm max is ∼-11.2J/kg/K at 54K when field is parallel to ac plane, for a field change of 50 kOe. Occurrence of metamagnetic transition at temperatures below TN gives rise to a second peak at ∼22K in the temperature dependent isothermal magnetic entropy change that leads to the observed large magnetocaloric effect. © 2017 Elsevier B.V.1

    Magnetic ordering in Sc2CoSi2-type R2FeSi2 (R=Gd, Tb) and R2CoSi2 (R=Y, Gd-Er) compounds

    No full text
    Magnetic and magnetocaloric properties of Sc2CoSi2-type R2TSi2 (R=Gd-Er, T=Fe, Co) compounds have been studied using magnetization data. These indicate the presence of mixed ferromagnetic and antiferromagnetic interactions in these compounds. One observes a ferromagnetic transition followed by an antiferromagnetic order and a further possible spin-reorientation transition at low temperatures. Compared to Gd2Fe, CoSi2, the Tb2FeSi2 and Tb-Er2CoSi2 compounds exhibit remarkable hysteresis (for e.g. Tb2FeSi2 shows residual magnetization Mres/Tb=2.45 μB, coercive field Hcoer=14.9 kOe, and critical field Hcrit∼5 kOe at 5 K) possibly due to the magnetocrystalline anisotropy of the rare earth. The R2Fe, CoSi2 show relatively small magnetocaloric effect (i.e. isothermal magnetic entropy change, ΔSm) around the magnetic transition temperature: the maximal value of MCE is demonstrated by Ho2CoSi2 (ΔSm=-8.1 J/kg K at 72 K and ΔSm=-9.4 J/kg K at 23 K in field change of 50 kOe) and Er2CoSi2 (ΔSm=-13.6 J/kg K at 32 K and ΔSm=-8.4 J/kg K at 12 K in field change of 50 kOe)

    Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dengan Kekambuhan pada Pasien Skizofrenia di RSK Puri Nirmala Yogyakarta

    No full text
    Latar Belakang: Skizofrenia adalah suatu penyakit yang mempengaruhi otak dan\ud menyebabkan timbulnya pikiran, persepsi, emosi, gerakan dan perilaku yang aneh\ud dan terganggu. Frekuensi kenaikan pasien skizofrenia tiap tahun terus mengalami\ud kenaikan. Oleh karena itu penanganan pasien skizofrenia dengan tepat sangat\ud diperlukan untuk membantu pasien agar dapat pulih atau makin jarang frekuensi\ud kekambuhannya. Salah satunya adalah dengan memberikan dukungan positif dari\ud para keluarga atau kerabat.\ud Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan antara\ud dukungan sosial keluarga dengan frekuensi kekambuhan pasien Skizofrenia yang\ud pernah dirawat inap di RSK Puri Nirmala, Yogyakarta tahun 2010.\ud Metode Penelitian: Jenis penelitian descriptive analytic correlational dengan\ud pendekatan waktu yang digunakan adalah cross sectional. Sampel diambil dengan\ud menggunakan cara purposife sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner\ud dan observasi dengan alat bantu lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan\ud analisis univariate, bivariate.\ud Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial keluarga pada pasien\ud Skizofrenia yang dirawat inap di RSK Puri Nirmala sebagian besar berada pada\ud kategori sedang dengan persentase mencapai 43,2%. Frekuensi kekambuhan pasien\ud Skizofrenia yang dirawat inap di RSK Puri Nirmala sebagian besar berada pada\ud kategori kadang/jarang dengan persentase mencapai 54,1%. Hubungan antara\ud dukungan sosial keluarga dengan frekuensi kekambuhan pasien Skizofrenia yang\ud dirawat inap di RSK Puri Nirmala adalah signifikan dengan r = -0,378 dan nilai p =\ud 0,017.\ud Saran: Bagi keluarga untuk lebih memperhatikan dukungan sosial keluarga untuk\ud pasien, misalnya keluarga meluangkan waktu untuk lebih memperhatikan anggota\ud keluarganya yang menderita skizofrenia
    corecore