382 research outputs found
Magang di PT Terminal Petikemas Surabaya
Laporan magang ini mendokumentasikan pengalaman Angelica Vania Putri W. di PT Terminal Petikemas Surabaya dari Januari hingga Mei 2025. Tujuan magang ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang penerapan statistika dalam proses operasional terminal pelabuhan utama. Tugas yang diselesaikan meliputi pembuatan infografis untuk kunjungan pelanggan, pengembangan dashboard untuk profil perusahaan, dan pembuatan video yang menjelaskan proses ekspor. Setiap proyek berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi operasional dan komunikasi di dalam terminal, khususnya dalam layanan pelanggan, pengelolaan limbah, dan pemantauan kontainer longstay. Magang ini memberikan wawasan berharga tentang aplikasi data di dunia nyata, serta menyoroti pentingnya inovasi teknologi dalam operasional pelabuhan. Selain itu, laporan ini menyarankan peningkatan efisiensi operasional melalui transformasi digital. Magang ini berhasil menjembatani kesenjangan antara pengetahuan akademik dan pengalaman praktis, mempersiapkan mahasiswa untuk tantangan profesional di masa depan.
=====================================================================================================================================
This internship report documents the experience of Angelica Vania Putri W. at PT Terminal Petikemas Surabaya from January to May 2025. The internship aimed to enhance understanding of statistical applications in the operational processes of a major port terminal. The tasks completed included creating an infographics guide for customer visits, developing a dashboard for the company profile, and creating a video detailing the export process. Each project contributed to improving the efficiency of operations and communication within the terminal, specifically in customer service, waste management, and longstay container monitoring. The internship provided valuable insights into real-world data applications, highlighting the importance of technological innovation in port operations. Additionally, the report outlines recommendations for enhancing operational efficiency through digital transformation. The internship successfully bridged the gap between academic knowledge and practical experience, preparing the student for future professional challenges
UJI ALAT DINAMIKA PROSES ORDE DUA NON-INTERACTING DENGAN VARIABEL BUKAAN VALVE –½, – ⅜, dan – ¼ (Performance Test of Second Order Non Interacting Capacities Dynamic Process with Manipulated Variable –½, – ⅜, and – ¼)
(Performance Test of Second Order Non Interacting Capacities
Dynamic Process with Manipulated Variable –½, – ⅜, and – ¼)
Dwidya Vania Putri*
21030114060020
Measurement of fluid flow rate is a very important variable in industrial process. This measurement is needed to determine the amount of fluid used in a process (flowing in and out of the process). One way of measuring fluid flow rate is by using Dynamics Process system or manual control system. The second order process contains two capacity elements, non-interacting capacities and interacting capacities configuration. In the second order process of non-interacting capacities, thelevelin both tanks clearly does not affect each other. The test was performed using a valve opening (interference) of –½ (-50%), – ⅜(-37,5%), and – ¼ (-25%). The change of the fluid flow rate from the steady state conditions is observed over a period of time and observation of the elevation level every 10 seconds. The resulting response is a kind of overdamped stable response (slow response).
Keywords: level height, flow rate, dynamics proces
Makalah aktivitas kebugaran jasmani- Vania Amanda Putri Alwi-X MIA 3
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Kebugaran jasmani sangat penting dalam menunjang aktifitas kehidupan sehari-hari, akan tetapi nilai kebugaran jasmani tiap-tiap orang berbeda-beda sesuai dengan tugas/profesi masing-masing. Kebugaran jasmani terdiri dari komponen-komponen yang dikelompokkan menjadi kelompok yang berhubungan dengan kesehatan (Health Related Physical Fitness) dan kelompok yang berhubungan dengan ketrampilan (Skill Related Physical Fitness).. Kebugaran Jasmani yang di miliki setiap orang berbeda-beda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan profesi dan tugas masing-masing orang.
Komponen Jasmani dibagi atas dua yaitu, Komponen Jasmani yang berkaitan dengan Kesehatan dan Komponen Jasmani yang berkaitan dengan Keterampilan. Semua bentuk kegiatan manusia memerlukan dukungan kemampuan fisik, oleh karena itu kemampuan fisik merupakan faktor dasar (fundamental factor) untuk setiap aktivitas manusia. Untuk menjalankan tugas sehari-hari, seseorang minimal memiliki kemampuan fisik yang selalu mampu mendukung tuntutan aktivitas itu dan lebih baik lagi bila memiliki kemampuan cadangannya. yang bertingkat-tingkat itu adalah kemampuan jasmani / kondisi fisik (sehat dinamis) dan beratnya tugas yang harus dilaksanakan.
1.2. Rumusan Masalah
1. Apa Pengertian Kebugaran Jasmani ?
2. Apa Tujuan Kebugaran Jasmani ?
3. Apa saja Komponen-komponen Kebugaran Jasmani ?
1.3. Tujuan Penulisan
1. Untuk memenuhi tugas mata pelajaran Penjaskes pada SMK Negeri 02 Bengkulu Utara Tahun 2019.
2. Untuk memberi pengertian betapa pentingnya kebugaran bagi tubuh supaya kita bisa bekerja secara energik,efisien dan tidak mudah terserang penyakit
makalah penyakit menular-vania-XMIA3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Setiap manusia pernah mengalami sakit.Penyakit yang diderita oleh setiap makhluk berbeda satu dan yang lainnya.Sakit merupakan suatu keadaan dimana tubuh tidak berada pada kondisi normal yang disebabkan oleh beberapa faktor dari dalam maupun luar tubuh.Berdasarkan karakteristiknya penyakit dapat digolongkan menjadi 2 yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular.Penyakit menular mendapatkan perhatian yang lebih dari pemerintah dibanding dengan penyakit tidak menular.Penyakit menular adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit yang dapat ditularkan melalui media tertentu.Penyakit menular sering juga disebut penyakit infeksi karena penyakit ini diderita melalui infeksi virus, bakteri, atau parasit yang ditularkan melalui berbagai macam media seperti udara, jarum suntik, transfusi darah, tempat makan atau minum, dan lain sebagainya (Vatimatunnimah, 2013).Penyakit menular merupakan hasil perpaduan berbagai faktor yang saling mempengaruhi.(Widoyono, 2008).Menurut (Vatimatunnimah, 2013) penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak disebabkan oleh kuman melainkan dikarenakan adanya masalah fisiologis atau metabolisme pada jaringan tubuh manusia. Penyakit menjadi salah satu Secara atronomis Indonesia terletak antara 6° Lintang Utara sampai 11° Lintang Selatan dan juga antara 95° Bujur Timur sampai 141° Bujur Timur. Oleh karena letak astronomis Indonesia merupakan daerah yang memiliki iklimtropis.Kondisi ini menyebabkan Indonesia memiliki dua musin yaitu penghujan dan kemarau.Masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan ataupun sebaliknya disebut pancaroba.Pada masa ini banyak orang yang jatuh sakit.Banyak di antara mereka mengaku bahwa penyebabnya adalah daya tahan tubuh orang tersebut menurun karena belum siap menghadapi pergantian musim.Penyakit yang terjadi di daerah tropis dan subtropis yang umumnya berupa infeksi sering disebut sebagai penyakit tropis (Purnama, 2012). Penyakit tropis terbagi menjadi 4 macam, yaitu: infeksi oleh bakteri seperti deman tifoid, infeksi yang disebabkan oleh virus seperti DBD, infeksi yang disebabkan oleh parasite seperti malaria, dan sindrom penyakit menular seperti ISPA (Sudiono, 2003).
B. Identifikasi masalah
Dari latar belakang yang ada, dapat diidentifikasi masalah yang terjadi sebagai berikut :
1. Penyakit menular yang ada di dunia
2. Pandemi virus corona atau COVID-19
C. Pembatasan masalah
Makalah ini hanya membahas tentang jenis jenis penyakit yang dapat mmenular ke masyarakat serta proses muncul dan terjadinya COVID-19 di belahan dunia serta Indonesia.
D. Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
1. Apa saja jenis jenis penyakit menular yang menyerang manusia?
2. Bagaimana proses dan penyebaran virus corona atau COVID—19 di seluruh dunia dan di Indonesia?
E. Tujuan masalah
1. Menjelaskan apa saja jenis jenis penyakit menular yang menyerang manusia.
2. Menjelaskan proses dan menyebaran virus corona atau COVID-19
PENGELOLAAN PERPARKIRAN DI DALAM RUANG MILIK JALAN KOTA PEKANBARU
ABSTRAK
PENGELOLAAN PERPARKIRAN DI DALAM RUANG MILIK JALAN KOTA PEKANBARU
Oleh :
VANIA APRILIA PUTRI NIM. 11970523567 Email : [email protected]
Kota Pekanbaru yang berkembang menjadi kota metropolis dengan tingkat mobilitas masyarakat tinggi, salah satu persoalan dengan tingginya tingkat mobilitas adalah banyaknya jumlah kendaraan dan terbatasnya lahan parkir oleh karena itu pemerintah kota pekanbaru melakukan pengelolaan perparkiran melalui Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengelolaan perparkiran di dalam ruang milik jalan dan hambatan dalam pengelolaan perparkiran di dalam ruang milik jalan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan dari pihak Dinas Perhubungan, Koordinator parkir, juru parkir, dan masyarakat. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dalam pengelolaan perparkiran di dalam ruang milik jalan belum sepenuhnya berjalan maksimal, dimana fasilitas parkir perlu diperbaiki dan dilengkapi lagi serta pelayanan yang dirasakan masyarakat perlu ditingkatkan seiring dengan adanya kenaikan tarif, kemudian pemberian sanksi harus lebih tegas lagi karena masih ada juru parkir yang tidak menggunakan atribut lengkap, KTA dan karcis. Adapun hambatan dalam pengelolaan perparkiran di dalam ruang milik jalan kota pekanbaru yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru yaitu kurangnya personil dan kendaraan berupa mobil patroli dalam melaksanakan pengawasan dilapangan dan kurangnya pemahaman, kepatuhan dan partisipasi masyarakat tentang aturan perparkiran serta masih banyaknya Juru parkir ilegal di beberapa titik lokasi parkir.
Kata Kunci : Pengelolaan, Perparkiran, Pelayanan
PENGARUH VIDEO BLOGGING (VLOG) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER NASIONALIS (Studi Kuasi Eksperimen Pembelajaran dalam Jaringan di Kelas XI pada Materi Memperkukuh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia SMA Pasundan 8 Bandung)
VANIA PUTRI NURHASANAH, 2021. PENGARUH VIDEO BLOGGING (VLOG) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER NASIONALIS PESERTA DIDIK (Studi Kuasi Eksperimen Pembelajaran dalam Jaringan di Kelas XI Pada Materi Memperkukuh Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia SMA Pasundan 8 Bandung)
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Teknologi komunikasi pada saat ini sudah berkembang semakin pesat. Mulanya pola berkomunikasi secara langsung atau tatap muka, kini telah terintegrasi melalui suatu cyberspace. Ini pun terjadi pada dunia pendidikan saat ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Video Blogging (Vlog) sebagai media pembelajaran terhadap pembentukan karakter nasionalis peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Pasundan 8 Bandung dengan populasi siswa SMA kelas XI. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian kelompok kontrol ekuivalen pada dua kelas sampel eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes dan dokumentasi. Temuan pada penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dalam penggunaan media Video Blogging (Vlog) sebagai media pembelajaran. Hasil pretest yang dilakukan di kelas eksperimen dan kelas kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Pembentukan karakter Nasionalis pada kelas eksperimen yang diberikan perlakuan (tereatment) berupa penggunaan media Video Blogging (Vlog) memiliki peningkatan yang besar dibandingkan dengan kelas kontrol menggunakaan pembelajaran konvensional.
Kata Kunci: Video Bloggimg (Vlog), Media Pembelajaran, Pembentukan Karakter Nasionalis
ABSTRACT
VANIA PUTRI NURHASANAH, 2021. THE EFFECT OF VIDEO BLOGGING (VLOG) AS A LEARNING MEDIA ON THE FORMATION OF THE NATIONALIST CHARACTER OF STUDENTS (A Quasi-Experimental Study of Networking in Class XI on Material Strengthening National Unity in the Unitary State of the Republic of Indonesia, SMA Pasundan 8 Bandung)
This research is motivated by communication technology at this time has been growing rapidly. Initially the pattern of communicating directly or face to face, has now been integrated through a cyberspace. This also happens in the world of education today. Therefore, this study aims to examine the effect of Video Blogging (Vlog) as a learning medium on the formation of the nationalist character of students. This research was conducted in SMA Pasundan 8 Bandung with a population of high school students in class XI. This research uses quantitative research with an equivalent control group research design in two classes of experimental and control samples. Data collection techniques using questionnaires, tests and documentation. The findings in this study indicate that there is a positive influence in the use of Video Blogging (Vlog) media as a learning medium. The results of the pretest conducted in the experimental class and the control class showed no significant difference. The formation of the character of nationalism in the experimental class that was given treatment in the form of using Video Blogging (Vlog) media had a large increase compared to the control class using conventional learning.
Keywords: Video Blogging (Vlog), Learning Media, Nationalist Character Buildin
Makalah Penyakit Menular Dan Covid-19 (Vania X MIA 3)
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kasus infeksi pneumonia misterius ini memang banyak ditemukan di pasar hewan tersebut. Virus Corona atau COVID-19 diduga dibawa kelelawar dan hewan lain yang dimakan manusia hingga terjadi penularan. Coronavirus sebetulnya tidak asing dalam dunia kesehatan hewan, tapi hanya beberapa jenis yang mampu menginfeksi manusia hingga menjadi penyakit radang paru.
Sebelum COVID-19 mewabah, dunia sempat heboh dengan SARS dan MERS, yang juga berkaitan dengan virus Corona. Dengan latar belakang tersebut, virus Corona bukan kali ini saja membuat warga dunia panik. Memiliki gejala yang sama-sama mirip flu, virus Corona berkembang cepat hingga mengakibatkan infeksi lebih parah dan gagal organ.
Kelelawar, ular, dan berbagai hewan eksotis lain hingga kini masih dianggap sebagai vektor virus Corona atau COVID-19. Terlepas dari benar-tidaknya informasi tersebut, COVID-19 membuktikan diri mampu menular antarmanusia. Penularan sangat cepat hingga Organisasi Kesehatan Dunia WHO menetapkan pandemi virus Corona atau COVID-19 pada (11/3/2020).
Pandemi atau epidemi global mengindikasikan infeksi COVID-19 yang sangat cepat hingga hampir tak ada negara atau wilayah di dunia yang absen dari virus Corona. Peningkatan jumlah kasus terjadi dalam waktu singkat hingga butuh penanganan secepatnya. Sayangnya, hingga kini belum ada obat spesifik untuk menangani kasus infeksi virus Corona atau COVID-19.
WHO menyatakan saat ini Eropa telah menjadi pusat pandemi virus Corona secara global. Eropa memiliki lebih banyak kasus dan kematian akibat COVID-19 dibanding China. Jumlah total kasus virus Corona, menurut WHO, kini lebih dari 136 ribu di sedikitnya 123 negara dan wilayah. Dari jumlah tersebut, nyaris 81 ribu kasus ada di wilayah China daratan. Italia, yang merupakan negara Eropa yang terdampak virus Corona terparah, kini tercatat memiliki lebih dari 15 ribu kasus.
B. Identifikasi masalah
Dari latar belakang yang ada, dapat diidentifikasi masalah yang terjadi sebagai berikut :
1. Penyakit menular yang ada di dunia
2. Pandemi virus corona atau COVID-19
C. Pembatasan masalah
Makalah ini hanya membahas tentang jenis jenis penyakit yang dapat mmenular ke masyarakat serta proses muncul dan terjadinya COVID-19 di belahan dunia serta Indonesia.
D. Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
1. Apa saja jenis jenis penyakit menular yang menyerang manusia?
2. Bagaimana proses dan penyebaran virus corona atau COVID—19 di seluruh dunia dan di Indonesia?
E. Tujuan masalah
1. Menjelaskan apa saja jenis jenis penyakit menular yang menyerang manusia.
2. Menjelaskan proses dan menyebaran virus corona atau COVID-19
Cutting Dress pada Pembuatan Busana Ready to Wear "Fancy Digitally"
ABSTRAK Vania, Putri. 2018.Cutting Dress Pada Pembuatan Busana Ready To Wear “Fancy Digitally". Tugas Akhir, Teknologi Industri, Program Studi Diploma III Tata Busana, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Nurul Hidayati,S.Pd.,M.Sn. KataKunci: Cutting, dress, ready to wear, fancy digitally. Pemilihan teknik cutting pada busana ini karena teknik cutting memiliki tingkat kesulitan yang tinggi serta melambangkan sifat Digitarian yang ingin bereksperimen hal-hal yang baru dan berbeda, sehingga diwujudkan pada busana ready to wear “Fancy Digitally” ini. Teknik cutting ini di terapkan dalam bentuk dress. Istilah dress berasal dari Bahasa Inggris yang memiliki arti gaun.Gaun adalah sepotong pakaian yang mempunyai bagian badan atas (bodice) dan rok bawah (skirt). Dress ini termasuk jenis busana ready to wear yaitu busana yang dibuat dalam kondisi siap pakai dengan menggunakan acuan ukuran standar yang telah ditetapkan. Busana ini memiliki judul Fancy Digitally. Kata Fancy berasal dari Bahasa Inggris yang artinya adalah keceriaan, sedangkan Digitally juga berasal dari Bahasa Inggris yang artinya adalah kecanggihan. Pemilihan judul Fancy Digitally memiliki makna keceriaan dan kecanggihan. Keceriaan melambangkan nuansa dari busana ready to wear yang memiliki warna-warna cerah dan berani. Sedangkan kecanggihan melambangkan inspirasi dari busana yaitu mobil Mini Cooper dengan segala kecanggihannya. Proses pembuatan busana ready to wear ini terdiri dari pembuatan desain, persiapan alat, pengukuran, pembuatan pola, pembuatan rancangan bahan dan harga, proses cutting, proses menjahit hingga proses finishing. Kesimpulan pada pembuatan busana ini adalahmembutuhkan kecermatan dalam mengukur pada proses pembuatan pola karenaterdapat banyak potongan serta proses pemasangan furing yaitu ada beberapa yang tidak terjahit sehingga kurang rapi. Proses pressing pada bahan organza harus dilakukan secara hati-hati karena kain organza memiliki permukaan yang licin dan tipis sehingga mudah robek jika salah menentukan suhu setrika. Proses pressing yang kurang maksimal akan menyebabkan hasil akhir dress terlihat agak kusut
makalah permainan bola voli-vania-x mia 3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pada awal penemuannya, olahraga permainan bola voli ini diberi nama Mintonette. Olahraga Mintonette ini pertama kali ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massachusetts (Amerika Serikat).
William G. Morgan dilahirkan di Lockport, New York pada tahun 1870, dan meninggal pada tahun 1942. YMCA (Young Men’s Christian Association) merupakan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, seperti yang telah diajarkan oleh Yesus. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni 1884 di London, Inggris oleh George William.
Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket yang lahir pada tanggal 6 November 1861, dan meninggal pada tanggal 28 November 1939), Morgan menciptakan sebuah olahraga baru yang bernama Mintonette. Sama halnya dengan James Naismith, William G. Morgan juga mendedikasikan hidupnya sebagai seorang instruktur pendidikan jasmani. William G. Morgan yang juga merupakan lulusan Springfield College of YMCA , menciptakan permainan Mintonette ini empat tahun setelah diciptakannya olahraga permainan basketball oleh James Naismith. Olahraga permainan Mintonette sebenarnya merupakan sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasikan beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam karakter olahraga permainan menjadi satu, yaitu bola basket, baseball, tenis, dan yang terakhir adalah bola tangan (handball). Pada awalnya, permainan ini diciptakan khusus bagi anggota YMCA yang sudah tidak berusia muda lagi, sehingga permainan ini-pun dibuat tidak seaktif permainan bola basket.
Perubahan nama Mintonette menjadi volleyball (bola voli) terjadi pada pada tahun 1896, pada demonstrasi pertandingan pertamanya di International YMCA Training School. Pada awal tahun 1896 tersebut, Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekaligus sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengundang dan meminta Morgan untuk mendemonstrasikan permainan baru yang telah ia ciptakan di stadion kampus yang baru. Pada sebuah konferensi yang bertempat di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh seluruh instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan tersebut, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim beranggotakan lima orang.
Dalam kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang dapat dimainkan di dalam maupun di luar ruangan dengan sangat leluasa. Dan menurut penjelasannya pada saat itu, permainan ini dapat juga dimainkan oleh banyak pemain. Tidak ada batasan jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan tersebut. Sedangkan sasaran dari permainan ini adalah mempertahankan bola agar tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari satu wilayah ke wilayah lain (wilayah lawan).
B. Rumusan Masalah
. 1. Bagaimana sejarah dalam permainan bola voli ?
2. Bagaimana peraturan dalam permainan bola voli ?
3. Berapa ukuran lapangan dalam permainan bola voli ?
C. Tujuan Penulisan
1. Dapat mengetahui sejarah bola voli
2. Dapat mengetahui peraturan dalam permainan bola voli
3. Dapat mengetahui ukuran lapangan bola voli
D. Manfaat Penulisan
makalah ini dapat dijadikan acuan dalam melakukan olahraga Bola Voli dan mendapat pengetahuan tentang sejarah olahraga Bola Voli, pengetian olahraga Bola Voli, tehnik-tehnik yang digunakan dalam olahraga Bola Voli, mengatahui ukuran dan bentuk lapangan dari olahraga Bola Voli, mengetahui peraturan dalam olahraga Bola Voli dan dapat mengetahui sara dan prasarana yang digunakan dalam olahraga Bola Voli
Peranan Citra Tubuh Terhadap Perilaku Konsumtif Online Shop Remaja Putri di SMA X;
Perkembangan teknologi dan digital platform sudah semakin maju, sehingga
membuat jumlah online shop sekarang ini semakin banyak. Hal tersebut
memberikan kemudahan masyarakat dalam berbelanja, terutama kaum remaja.
Kemudahan remaja dalam berbelanja tidak menutup kemungkinan menimbulkan
perilaku konsumtif, terutama bagi remaja putri. Perilaku konsumtif juga berkaitan
dengan citra tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah citra tubuh
remaja putri di SMA X berperan terhadap perilaku konsumtif online shop. Metode
penelitian yang dilakukan yaitu secara kuantitatif dengan teknik purposive
sampling dalam mengambil sampel penelitian menggunakan alat ukur berupa
kuesioner, yaitu kuesioner perilaku konsumtif dan kuesioner citra tubuh. Jumlah
subyek dalam penelitian ini yaitu sebanyak 59 remaja putri dari SMA X.
Pengambilan data dilakukan pada bulan Mei 2020. Teknik olah data yang
digunakan dalam analisis data utama yaitu dengan uji regresi. Berdasarkan hasil
uji regresi yang telah dilakukan diperoleh hasil R square= 0.333 yang berarti
besar peranan citra tubuh terhadap perilaku konsumtif online shop yaitu sebesar
33.33%, kemudian diperoleh juga nilai t= 5.331, P= 0.000 < 0.05. Jadi dengan
demikian terdapat peran positif dan signifikan citra tubuh terhadap perilaku
konsumtif online shop remaja putri di SMA X
- …
