2 research outputs found

    Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Konkret dalam Peningkatan Pembelajaran IPA tentang Energi pada Siswa Kelas IV SDN Ketiwijayan Tahun Ajaran 2016/2017

    Full text link
    ABSTRACT Septina Cipta Putri. THE USE OF PROBLEM-BASED LEARNING (PBL) MODEL USING CONCRETE MEDIA IN IMPROVING THE LEARNING OF IPA ABOUT ENERGY FOR FOURTH GRADE STUDENTS OF SDN KETIWIJAYAN IN THE ACADEMIC YEAR OF 2016/2017. Thesis, Teacher Training and Education Faculty, Sebelas Maret University of Surakarta, April 2017. The objectives of this research are: (1) to describe the steps on the use of problem-based learning (PBL) model using concrete media; (2) to improve the learning of IPA about energy through the use of problem-based learning (PBL) model using concrete media; dan (3) to describe obstacles and solutions on the use of problem-based learning (PBL) model using concrete media. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR) conducted within three cycles. Each cycle was done in two meetings. Each meeting consisted of four stages, namely; planning, conducting, observing, and reflecting. Subjects of the research were 21 fourth grade students of SDN Ketiwijayan in the academic year of 2016/2017. The data were collected from the teacher, student, and document. Techniques of collecting data were test and non-test. The validity of data in this research was analyzed using triangulation of sources and triangulation of technique. The results of this research show that: (1) the steps on the use of problem-based learning (PBL) model using concrete media, namely: (a) problem orientation; (b) organizing learning; (c) guiding students; (d) presenting the results or discussion; and (e) analysis and evaluation of the process of problem solving. (2) the use of problem-based learning (PBL) model using concrete media can improve the learning of IPA about energy for fourth-grade students of SDN Ketiwijayan in the academic year of 2016/2017. It was proven by It was proven by the increase the students’ completeness each cycle 75,58% in cycle I, 82,98% in cycle II, and 85,71% in cycle III. (3) the problem faced during the research was there was some students who were still being passive and teacher that less-controlled the class. The solution given was asking the teacher to be more rigid, be caring to students, and giving motivation to students then controlling the class in order to create a more comfortable class. The conclusion of this study is the use of problem-based learning (PBL) model using concrete media can improve the learning of IPA about energy for fourth-grade students of SDN Ketiwijayan in the academic year of 2016/2017. Keywords: Problem-Based Learning (PBL), Concrete media, IPA ABSTRAK Septina Cipta Putri. PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA KONKRET DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI PADA SISWA KELAS IV SDN KETIWIJAYAN TAHUN AJARAN 2016/2017. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta. April 2017. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan langkah-langkah PBL dengan media konkret; (2) meningkatkan pembelajaran IPA tentang energi melalui penerapan model PBL dengan media konkret; dan (3) menemukan kendala dan solusi dalam penerapan model PBL dengan media konkret. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Ketiwijayan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 21 siswa. Sumber data berasal dari siswa, guru, dan dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini adalah: (1) penerapan model PBL dengan media konket dilaksanakan dengan langkah-langkah yang tepat yaitu (a) orientasi masalah; (b) pengorganisasian belajar; (c) pembimbingan siswa; (d) penyajian hasil kerja atau diskusi; dan (e) analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah. (2) penerapan model PBL dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran IPA tentang energi pada siswa kelas IV SDN Ketiwijayan. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya ketuntasan hasil pembelajaran pada tiap siklus. Persentase ketuntasan pada siklus I=75,58%, siklus II=82,98%, dan siklus III=85,71%. (3) kendala yang dihadapi yaitu terdapat beberapa siswa yang kurang memperhatikan pembelajaran dan masih pasif pada saat diskusi maupun penyampaian pendapat, serta guru kurang mengelola kelas secara kondusif dan menyeluruh. Solusi yang diberikan yaitu mengarahkan guru untuk bersikap tegas, lebih memperhatikan siswa dan memberikan motivasi kepada siswa, serta mengondisikan kelas supaya lebih kondusif dan menyeluruh. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model PBL dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran IPA tentang energi pada siswa kelas IV SDN Ketiwijayan tahun ajaran 2016/2017. Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Media Konkret, IP

    Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Konkret dalam Peningkatan Pembelajaran IPA tentang Energi pada Siswa Kelas IV SDN Ketiwijayan Tahun Ajaran 2016/2017

    Full text link
    Abstrak: Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Konkret dalam Peningkatan Pembelajaran IPA tentang Energi pada Siswa Kelas IV SDN Ketiwijayan Tahun Ajaran 2016/2017. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan pembelajaran IPA tentang energi melalui penerapan model PBL dengan media konkret. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Setiap pertemuan terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Ketiwijayan tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 21 siswa. Sumber data berasal dari siswa, guru, dan dokumen. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan langkah-langkah PBL dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Ketiwijayan. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya ketuntasan hasil pembelajaran pada tiap siklus. Persentase ketuntasan pada siklus I=75,58%, siklus II=82,98%, dan siklus III=85,71%.Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Media Konkret, IP
    corecore