4 research outputs found
Analisis Sifat Mekanis Kuat Tekan dan Kuat Geser pada Bambu di Wilayah Sumatera Utara Bagian Timur
Material adalah faktor kunci untuk menentukan harga produk, bambu memiliki harga yang murah dan memiliki prospek yang besar untuk masa depan tetapi kekuranganya adalah penelitian dan standardisasi yang masih minim membuat bambu bukan pilihan pertama untuk menajdi bahan struktur daripada kayu. Penelitian ini mengandung sifat material kuat tekan dan geser pada bambu yang tumbuh di wilayah timur Sumatera Utara dengan menggunakan ISO 22157. Untuk uji geser, diuji dengan 2 metode berbeda yaitu ISO 22157 dan ISO 3347. ISO 3347 dibuat. untuk kayu tetapi rasio konversi dapat mengubah nilai ISO 3347 menjadi ISO 22157 untuk mendukung antek standardisasi. Hasilnya, kekuatan tekan tertinggi adalah Gigantochloa robusta dengan 65,41 Mpa dari Asahan dan Tanjung Balai dan untuk kekuatan geser tertinggi adalah Bambusa bleumana dengan 6,32 Mpa dari Batubara dan untuk Rasio konversi untuk ISO 3347 adalah 0,63. Hasil sifat material menunjukkan bahwa bambu memiliki prospek yang sangat besar untuk menjadi salah satu material untuk konstruksi.126 HalamanSkripsi Sarjan
RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI TINGGI BADAN DAN ANTRIAN OTOMATIS PADA PINTU MASUK WAHANA BERMAIN
The amusement rides, has a height limit for riding a rides. The regulation was made for security and safetywhen riding a rides. In dangerous amusement rides, height regulation is made with a minimum height with a high enoughnumber, the height limit can be above 130 cm. The limit makes many visitors can’t ride rides because they have less height.But even though the regulation has been made, there are still many visitors who still want to ride the amusement rides eventhough its height is insufficient. Therefore, it would be more effective if an automatic door was made that could detect theheight of the visitor\u27s and the door would open if the visitor\u27s had a sufficient height. This door is placed in the positionbefore the queue, so in addition to the automatic door, there is also a system of counting the number of visitors who are in thequeue. The number of queues will be displayed on the seven segment screen and if the queue is full it will be informed on theLCD. The height limit on this door is made with a minimum height of 130 cm so that the door is open. This door height andautomatic queuing system uses the Arduino Mega microcontroller and the FC-51 infrared obstacle sensor to detect visitors.Besides this door is equipped with LEDs and loudspeakers as a provider of information about the visitors of the amusementrides is allowed to enter or not due to the height of the visitor\u27s. ABSTRAK:Sebuah wahana bermain, memiliki peraturan batas tinggi badan untuk menaiki wahana. Peraturan tersebutdibuat demi keamanan dan keselamatan saat menaiki suatu wahana. Dalam wahana yang berbahaya, peraturan batas tinggibadan dibuat dengan tinggi minimal dengan angka yang cukup tinggi, batas tinggi bisa berupa diatas 130 cm. Batas tersebutmembuat banyak pengunjung wahana tidak bisa menaiki wahana karena memiliki tinggi yang kurang. Walaupun peraturantersebut sudah dibuat, masih banyak pengunjung wahana yang tetap ingin menaiki wahana walaupun tinggi nya kurangmencukupi. Oleh karena itu, akan lebih efektif jika dibuat sebuat pintu otomatis yang dapat mendeteksi tinggi badanpengunjung wahana dan pintu akan terbuka jika pengunjung wahana memiliki tinggi yang cukup. Pintu ini diletakan padaposisi sebelum antrian, maka selain pintu otomatis, juga ada sistem penghitung jumlah pengunjung yang berada didalamantrian. Jumlah antrian akan ditampilkan di layar seven segment dan jika antrian penuh akan diinformasikan pada LCD. Batastinggi badan pada pintu ini dibuat dengan tinggi minimal 130 cm agar pintu terbuka. Sistem pintu pengukur tinggi dan antrianotomatis ini menggunakan mikrokontoler Arduino Mega serta sensor infrared obstacle FC-51 untuk mendeteksi adanyapengunjung. Selain itu pintu ini dilengkapi dengan LED dan loudspeaker sebagai pemberi informasi tentang pengunjungwahana diperbolehkan untuk masuk atau tidak dikarenakan tinggi badan pengunjung wahana
PERTANIAN ORGANIK: PERBANYAKAN PUPUK HAYATI RAMAH LINGKUNGAN DEMI UPAYA SWASEMBADA BERAS NASIONAL
ABSTRAKPupuk Hayati merupakan inokulan berbahan aktif organisme hidup yang berfungsi untuk menfiksasi hara tertentu atau memfasilitasi tersedianya hara dalam tanah bagi tanaman. Progam Mahasiswa Berdesa (PROMAHADESA) ini dilakukan di Desa Pecoro Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember. Beberapa masalah pokok yang menjadi masalah di Desa Pecoro Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember yaitu produktivitas padi yang rendah ±3,7 ton/ha, tanah bersifat masam serta penggunaan pupuk urea berlebih, oleh sebab itu penggunaan inovasi pupuk hayati diharapkan mampu memberikan solusi terbaik terhadap permasalahan. Metode yang digunakan adalah Model Community Development (MCD), Persuasif, Edukatif. Hasil dari kegiatan berupa sosialisasi pemanfaatan pupuk hayati serta pelatihan dan pembuatan pupuk hayati. Melalui Pelatihan dan Pembuatan Pupuk Hayati para petani memiliki pengetahuan dan wawasan yang lebih banyak terkait pertanian organik terutama pada manfaat pupuk hayati dengan menggunakan bakteri-bakteri baik bagi lingkungan. Kata kunci: pupuk organic; pupuk hayati; ramah lingkungan; swasembada beras ABSTRACTBiological Fertilizers are inoculants made from active living organisms that function to bind certain nutrients or facilitate the availability of nutrients in the soil for plants. The Village Student Program (PROMAHADESA) was carried out in Pecoro Village, Rambipuji District, and Jember Regency. Some of the main problems that are a problem in Pecoro Village, Rambipuji District, and Jember Regency are low rice productivity of 3.7 tons/ha, acidic soil, and excessive use of urea fertilizer; therefore, the use of biofertilizer innovations is expected to be able to provide the best solution to the problem. The methods used are Model Community Development (MCD), Persuasive, and educational. The results of the activity are in the form of Socialization of the Utilization of Biological Fertilizers as well as Training and manufacturing of Biological Fertilizers. Through training and the production of biological fertilizers, farmers gain more knowledge and insight regarding organic farming, especially the benefits of biological fertilizers using good bacteria for the environment. Keywords: organic fertilizers; biological fertilizers; environmentally friendly; rice self-sufficienc
