1,720,971 research outputs found
Perilaku Asertif Remaja Terhadap Kekerasan Seksual di Sekolah
Kekerasan seksual merupakan semua tindakan yang bertujuan untuk mendorong terjadinya tindakan seksual atau tindakan lain, seperti penghinaan, degradasi, pelecehan dan/atau penyerangan paksa terhadap tubuh dan/atau fungsi reproduksi .Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungfan perilaku asertif terhadap kekerasan seksual disekolah. Penelitian ini menggunakan sumber data primer, dengan pendekatan kuantitatif .Desain penelitian adalah Cross sectional untuk melihat hubungan komunikasi asertif pada remaja dengan kekerasan seksual di sekolah. Jumlah sampel 87  pasien. Kuesioner dibuat dan dikembangkan dari kerangka teori dan disebar melalui Google form. Hasil penelitian: Dalam penelitian ini dihasilkan siswa perempuan yang pernah mengalami kekerasan seksual sebanyak 43,9 % dan siswa laki laki sebanyak 53,3%. Pelaku tindakan kekerasan seksual Sebagian besar (72,4%) dilakukan oleh orang tidak dikenal dan hampir sebagian besar siswa ( 47,1%) pernah menjadi korban kekerasan seksual dengan bentuk perlakuan kekerasan seksual terbanyak (28,7 %)  adalah berupa ucapan, sikap yang membuat tidak nyaman secara seksual Mendapat pesan seks 19,5 %, dikomentari tentang organ tubuh yg bersifat seksual yg membuat tidak nyaman 17,5 %, dipaksa menonton fornografi dan foto seks 9,2 % dan yang terendah dipaksa memegang alat kelamin orang lain dan dipaksa melakukan hubungan seks 2,2 %. Sebagian besar siswa (63,2%). Ada hubungan yang bermakna antara Prilaku asertif dengan kekerasan seksual. Siswa/siswa yang tidak tahu tentang Prilaku asertif berisko 3 kali mengalami kekerasan seksual dibandingkan siswa/siswi yang tahu tentang Prilaku asertif. Perilaku asertif dapat meningkatkan citra diri siswa dan pemahaman akan harga diri, serta memberikan langkah-langkah praktis untuk mencegah terulangnya perilaku kekerasan yang dialami remaja di sekolah dan meminimalisir keseriusan dari apa yang dialaminya. Remaja.Kata kunci : Prilaku asertif, Remaja, kekerasan seksua
HUBUNGAN KETAATAN KONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN MAKASAR
Masa kehamilan merupakan masa periode kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan janin. Keadaan ini berkaitan dengan tingginya kejadian anemia pada masa kehamilan sehingga mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. Anemia dapat meningkatkan resiko terjadinya kematian ibu pada saat persalinan. Anemia dipengaruhi oleh ketaatan ibu dalam mengkonsumsi tablet Fe selama kehamilan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan ketaatan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Makasar. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 87 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Hasil Penelitian ini menunjukkan sebanyak 45 responden (51,7%) mengalami anemia dengan kadar Hb < 11 g/dl. Hasil uji chi square menunjukkan ada hubungan bermakna antara ketaatan konsumsi tablet Fe, umur ibu, dan tingkat pendidikan dengan kejadian anemia. Sedangkan, variabel yang tidak ada hubungan yang bermakna antara pekerjaan ibu dengan kejadian anemia. Kesimpulannya Dengan konsumsi tablet Fe minimal 1 tablet sehari secara rutin selama kehamilan, dapat mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil. Ibu hamil yang tidak taat dalam mengkonsumi tablet Fe berisiko 2.70 kali mengalami Anemia
ANALISIS KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN DI RS MH. THAMRIN CILEUNGSI
Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa seseorang yang timbul karena membandingkan kinerja yang dipersepsikan produk atau hasil terhadap ekspektasi mereka. Jika kinerja gagal memenuhi ekspektasi, pelanggan akan tidak puas, jika kinerja sesuai ekspektasi, pelanggan akan puas, jika kinerja melebihi ekspektasi, pelanggan akan sangat puas atau senang (Kotler, 2015). Tujuan Penelitian ini adalah  mengetahui tingkat kepuasan kepuasan pasien rawat inap  dan rawat jalan di Rumah Sakit MH.Thamrin Cilengsi., Mengidentifikasi karakteristik pasien  rawat inap dan rawat jalan serta mempelajari dan menganalisis hubungan karakteristik pasien di RS MH Thamrin Cilengsi. Dengan Penentuan Prioritas Perbaikan Mutu Pelayanan menggunakan digram kartesius.Desain penelitian cross sectional dengan metode pengumpulan sampel yang dilakukan pada penelitian ini adalah convinience sampling,jumlah sample pada penelitianini adalah 388 responden, terdiri dari pasien rawat inap140 responden dan rawat jalan 248 responden. Ditemukan  71,4 % responden merasa puas akan pelayanan rawat inap dan  80,6 % pasien merasa puas akan pelayanan rawat jalan. Terdapat hubungan antara pekerjaan dengan kepuasan pasien rawat inap . Prioritas perbaikan mutu pelayanan rawat inap di RS. MH. Thamrin Cileungsi adalah kenyamanan dan kebersihan ruangan. Sedangkan prioritas perbaikan rawat jalan adalah komponen kompetensi dan pelayanan yg diberikan oleh dokter dan keberadaan petugas Apotik dan lamanya pasien menunggu obat.  Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Rawat Inap, Rawat Jala
Analisis Adaptasi Kebiasaan Baru Terhadap Kepatuhan Pasien Dalam Menjalankan Terapi Hemodialisa di Rumah Sakit Radjak Hospital Cileungsi
Ketidakpatuhan klien terhadap terapi pengobatan disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah faktor lingkungan dan sosial . Saat ini kondisi lingkungan dan sosial di negara kita Sedang dalam kondisi pandemic covid -19. Sejak dua tahun ini dunia dan Indonesia mengalami pandemi covid-19. Adaptasi kebiasaan baru tentunya berdampak pada pasien yang mengalami rutinitas pengobatan, baik secara fisik maupun psikologis, seperti stress, gangguan kecemasan, dan Depresi . Perilaku baru yang harus dilakukan saat pasien menjalani terapi hemodialisis yaitu  selalu menggunakan masker mencuci tangan setiap selesai kontak dan tidak ditunggu oleh keluarga selama hemodialisis. Kondisi tersebut mengakibatkan munculnya rasa khawatir akan tertular virus ketika pasien melakukan terapi pengobatan hemodialysis. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Kepatuhan pasien dalam menjalankan hemodialisa di masa adaptasi kebiasaan baru. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain  cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang melakukan hemodialisa yang bersedia diwawancara saat Tindakan hemodialisis. Dari 41 responden 90,2 %) memiliki Pendidikan tinggi, 95,1% berpengetahuan baik, 70,7 % biaya menggunakan /BPJS, 82,9% ditunggu keluarga dan 96.7% pasien patuh menjalankan terapi hemodialisa. Adaptasi kebiasaan baru tidak berpengaruh kepada kepatuhan pasien dalam menjalankan terapi hemodialisa. Dengan Pendidikan yang tinggi dan pengetahuan yang baik dari responden tidak mengurangi kepatuhan pasien dalam menjalankan hemodialisa walaupun adanya kebijakan adaptasi kebiasaan baru
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN BAYI USIA 0-6 BULAN DI POSYANDU WILAYAH KERJA PUSKESMAS MAKASAR JAKARTA TIMUR
Di Indonesia cakupan pemberian ASI Eksklusif sebesar 52,3 %, angka tersebut masih jauh dari target yaitu sebesar 80 %. Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kenaikan berat badan bayi usia 0-6 bulan di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Makasar Jakarta Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 92 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Hasil: Hasil analisa univariat menunjukan dari 92 responden, sebanyak 58.7%  memiliki bayi dengan kenaikan berat badan normal. 47.8% responden  memberikan ASI eksklusif dan 41.3% responden memiliki bayi tidak pernah sakit. Hasil analisa bivariat menemukan variable pemberian ASI eksklusif dengan kenaikan berat badan bayi usia 0-6 bulan, Hasil uji statistik p- value 0,016 berarti  ada hubungan yang bermakna antara pemberian ASI eksklusif dan frekuensi kejadian sakit dengan kenaikan berat badan bayi usia 0-6 bulan. Kesimpulan : Berdasarkan hasil tersebut dapat dibuat suatu gambaran betapa pentingnya pemberian ASI ekslusif selain dapat memberikan kenaikan berat badan secara normal tetapi dengan pemberian ASI eklusif memberikan kekebalan alami sehingga anak menjadi tidak mudah terkena penyakit. Dengan demikian diharapkan setiap ibu untuk selalu memberikan ASI secara eksklusif kepada bayinya minimal 6 bulan
DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP MOTIVASI LANJUT USIA DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS HIDUP MELALUI SENAM LANSIA
Dukungan keluarga merupakan suatu bentuk perilaku melayani yang dilakukan oleh keluarga baik dalam bentuk dukungan emosional, penghargaan/penilaian, informasional dan instrumental. Dukungan keluarga merupakan salah satu unsur yang dapat memotivasi lansia yg ada dikeluarga untuk melakukan kegiatan, salah satunya adalah Senam lansia. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui adanya hubungan dukungan keluarga terhadap motivasi lansia untuk mengikuti senam . Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan desain cross-sectional.Sampel digunakan  total Sampling . Dukungan keluarga sangat penting dalam meningkatkan motivasi lanjut usia sehingga lanjut usia tetap produktif dalam kegiatan peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit. Dalam penenlitian ini belum maksimalnya dukunganyang diberikan oleh keluarga sehingga motivasi lanjut usia untuk mempertahankan produktifitasnya sangat kurang, walaupun demikian tetap memberikan penghargaan kepada keluarga yang telah berusaha memberikan dukungan walaupun hanya berupa dukungan meterial. Dengan demikian diharapakan kepada pihak terkait seperti petugas kesehatan lebih sering lagi memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga , sehingga keluarga dapat memberikan dukungan baik dukungan penilaian, intrumental, informasi dan emosi . Dengan berbagai dukungan yg diberikan oleh keluarga dapat meningkatkan motivasi lania untuk tetap pruduktif untuk mempeertahankan kesehatannya.Kata Kunci: Dukungan keluarga, Motivasi, Lanjut usia
Stress dan Zoom Fatigue pada Mahasiswa Selama Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19
Pandemi covid-19 yang terjadi di Indonesia menyebabkan diterapkannya pembelajaran daring di institusi Pendidikan. Termasuk di Universitas Mohammad Husni Thamrin. Perubahan yang cepat dalam metode pembelajaran menimbulkan Permasalahan yang berdampak pada Kesehatan fisik dan psikis. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran Kecemasan dan kelelahan (fatique) pada mahasiswa Selama Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19. Metode penelitian deskriptif kualitatif Desain Cross sectional, jumlah sampel 134 mahasiswa Prodi D-III Keperawatan Universitas MH. Thamrin. Kuesioner menggunakan google form. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran daring 62,7 % menggunakan aplikasi zoom. 83,6 % responden mengalami stress ringan dan 59,7% responden mengalami kelelahan saat pembelajaran daring. Ada hubungan yang bermakna antara pembelajaran daring dengan stress dan kelelahan (Fatique). Media pembelajarn menggunakan aplikasi zoom berisiko 2 kali mengalami kelelahan pada mahasiswa dan berisiko 4 kali mengalami stress. Ada hubungan yang bermakna antara sakit saat pembelajaran daring, Frekuensi makan dan durasi belajar dengan kelelahan, dan ada hubungan yang bermakna antara durasi belajar dengan stress. Modifikasi media pembelajaran dengan berbagai aplikasi yang tidak memerlukan konsentrasi yang tinggi Sehingga kelelahan dan stress pada mahasiswa tidak terjadi. Serta dipilih desain/ metode  yang digunakan saat pembelajaran online di masa pandemi Covid-19, yang efektif dan dapat meminimalisasi dampak secara fisik, psikis maupun sosial pada mahasiswa.Kata Kunci: Pembelajaran Daring, Covid-19, Stres, Kelelahan /Fatigue.Â
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
- …
