1,720,958 research outputs found
Peningkatan hasil belajar tema 4 berbagai pekerjaan melalui model numbered head together berbasis kearifan lokal pada siswa kelas Iv sdn karangkonang
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dan keterampilan guru dalam pembelajaran tema 4 Berbagai Pekerjaan melalui model Numbered Head Together berbasis kearifan lokal berbantuan media ular tangga pada siswa kelas IV SDN Karangkonang.
Hasil belajar adalah hasil yang diperoleh siswa setelah dilakukan kegiatan pembelajaran yang diberikan oleh guru sehinga siswa bisa mengaplikasikan pengetahuan mereka dalam kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran Numbered Head Together adalah model pembelajaran yang dibuat berkelompok dimana dalam satu kelompok mendapat nomor yang berbeda dari setiap nomor yang berbeda juga, model ini melatih siswa untuk saling bekerja sama, saling membantu, dan bertanggung jawab terhadap tugas kelompoknya. Kearifan lokal adalah sesuatu yang khas dari daerah seperti makanan, bahasa, ekonomi, tradisi budaya, hasil bumi, sumber daya alam, sumber daya manusia yang diangkat dalam keunggulan daerah dan menjadi ciri khas dari daerah tersebut. Media ular tangga adalah media permainan tradisional yang dilakukan secara berkelompok, dan tidak bisa dilakukan secara individu dan terdapat beberapa gambar kearifan lokal di dalamnya.
Dalam penelitian ini menggunakan desain PTK dari Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahapan dalam setiap siklusnya, yaitu setiap siklusnya terdiri perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini berlangsung 2 siklus, setiap siklus terdapat 2 pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Karangkonang, yang berjumlah 18 siswa. Variabel terikat pada penelitian ini adalah hasil belajar. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dari penelitian ini terdiri analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif.
Hasil penelitian peningkatan hasil belajar siswa tema berbagai pekerjaan dan keterampilan guru. Hasil belajar ranah pengetahuan muatan Bahasa Indonesia mengalami peningkatan pada siklus I memperoleh presentase 67%, dan di siklus II memperoleh presentase 78%. Muatan IPS di siklus I memperoleh presentase 72% dan di siklus II memperoleh presentase 83%. Keterampilan guru mengalami peningkatan di siklus I memperoleh persentase 79% dengan kategori baik, sedangkan untuk siklus II memperoleh persentase 88% dengan kategori sangat baik.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah dilaksanakan di kelas IV SDN Karangkonang, disimpulkan bahwa adanya peningkatan hasil belajar tema 4 berbagai pekerjaan melalui model Numbered Head Together berbasis kearifan lokal pada siswa kelas IV SDN Karangkonang
Pengembangan Media Big Book “Bimatas” Materi Pubertas Di Sekolah Dasar
Puspaningrum (NIM. 210404021). Pengembangan Media Big Book BIMATAS Materi Pubertas di Sekolah Dasar. (Dibimbing oleh Nataria Wahyuning Subayani, M.Pd., dan Nanang Khoirul Umam, M.Pd).
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan media Big Book BIMATAS Materi Pubertas di Sekolah Dasar yang digunakan peserta didik kelas VI SD melalui model ADDIE (2) Mendeskripsikan validitas dari Big Book BIMATAS yang dikembangkan sebagai media pembelajaran untuk mata pelajaran IPA tentang pubertas (3) Mendeskripsikan respon dari peserta didik pada media Big Book BIMATAS.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini dilakukan di UPT SD Negeri 17 Gresik pada semester ganjil. Subjek penelitian ini adalah 25 peserta didik kelas VI. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli media, ahli materi, angket respon peserta didik, lembar soal tes, observasi dan wawancara.
Hasil penelitian pengembangan ini adalah (1) Media Big Book BIMATAS Materi Pubertas di Sekolah Dasar yang dilaksanakan melalui 5 tahapan model ADDIE, (2) Hasil kevalidan media Big Book BIMATAS Materi Pubertas dilihat dari hasil validasi tim ahli yaitu ahli media sebesar skor 95% dikategorikan sangat valid dan ahli materi sebesar 100% dikategorikan sangat valid, (3) Hasil Keefektivitas media Big Book BIMATAS yang diperoleh dari hasil tes belajar peserta didik mendapatkan persentse sebesar 92% dikategorikan sangat valid (4) Angket respon peserta didik mendapatkan nilai 96,8% berkategori sangat baik dan dampak positif dalam proses pembelajaran
Pengembangan Media Big Book “Bimatas” Materi Pubertas Di Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan media Big BookBIMATAS Materi Pubertas di Sekolah Dasar yang digunakan peserta didik kelas VI SD melalui model ADDIE (2) Mendeskripsikan validitas dari Big BookBIMATAS yang dikembangkan sebagai media pembelajaran untuk mata pelajaran IPA tentang pubertas (3) Mendeskripsikan respon dari peserta didik pada media Big BookBIMATAS. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development)dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini dilakukan di UPT SD Negeri 17 Gresik pada semester ganjil. Subjek penelitian ini adalah 25 peserta didik kelas VI. Teknik pengumpulandatamenggunakanangketvalidasiahlimedia,ahlimateri,angketresponpesertadidik,lembarsoal tes, observasi dan wawancara. Hasil penelitianpengembangan iniadalah (1) Media Big BookBIMATAS Materi Pubertas di Sekolah Dasar yang dilaksanakan melalui 5 tahapan model ADDIE, (2) Hasil kevalidan media Big BookBIMATAS Materi Pubertas dilihat dari hasil validasi tim ahli yaitu ahli media sebesar skor 95% dikategorikan sangat valid dan ahli materi sebesar 100% dikategorikan sangat valid, (3) Hasil Keefektivitas media Big BookBIMATAS yang diperoleh dari hasil tes belajar peserta didik mendapatkan persentse sebesar 92% dikategorikan sangat valid (4) Angket respon peserta didik mendapatkan nilai 96,8% berkategori sangat baik dan dampak positif dalam proses pembelajaran
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Pengaruh Pelatihan Komunikasi untuk Meningkatkan Efikasi Diri Karyawan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan komunikasi terhadap efikasi diri karyawan .Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dipilih berdasarkan purposive sampling.Analisis data yang diperoleh menggunakan model Miles dan Huberman,dan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi data atau sumber.Efikasi diri Karyawan merupakan tingkat keberhasilan Karyawan dalam melaksanakan tugasnya.Faktor yang mempengaruhi efikasi diri karyawan adalah pelatihan komunikasi.Pelatihan merupakan proses peningkatan keterampilan kerja karyawan untuk membantu mencapai tujuan perusahaan.Komunikasi adalah penyampaian atau pertukaran informasi dari pengirim kepada penerima, baik secara lisan, tertulis maupun dengan menggunakan alat komunikasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelatihan komunikasi telah efektif,dapatdilihat dalam indikator fungsi pelatihan komunikasi sehingga berdampak pada efikasi diri karyawan yang baik/optimal .Hal tersebut juga dilihat dari terpenuhinya hampir keseluruhan indikator efikasi diri karyawan yang telah ditentukan oleh peneliti sebelumnya.Diharapkan adanya pelatihan yang terkhusus untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, sehingga karyawan dapat memberikan pelayanan sebaik mungkin di dalam meningkatkan efikasi diri Karyawan
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
