1,720,964 research outputs found
HUBUNGAN SIKAP DAN PERSEPSI MANFAAT DENGAN KOMITMEN PENCEGAHAN TERSIER PENYAKIT HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SE-KOTA METRO
Penyakit hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian. Faktor resiko pada penyakit hipertensi yaitu faktor yang tidak dapat diubah atau dikontrol dan faktor yang dapat diubah atau dikendalikan. Faktor yang dapat diubah atau dikendalikan adalah obesitas, mengkonsumsi garam, olah raga, mengkonsumsi alkohol dan merokok. Pencegahan tersier ditujukan untuk meminimalkan komplikasi, menghindari kecacatan dan meningkatkan kualitas hidup agar dapat menjalani kehidupan secara normal dan dapat diterima oleh lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap dan persepsi manfaat dengan komitmen pencegahan tersier penyakit hipertensi pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas Se-Kota Metro. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan pendekatan studi cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 99 responden. Data diperoleh dengan tehnik wawancara menggunakan kuesioner. Analis data menggunakan uji chi square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan variabel sikap (p-value = 0,001) dengan komitmen pencegahan tersier penyakit hipertensi, dan tidak ada hubungan persepsi manfaat (p-value = 0,084). Saran bagi petugas kesehatan perlu ditingkatkan program promosi kesehatan pada masyarakat dalam pencegahan tersier penyakit hipertensi di masyarakat  melalui media masa maupun elektronik. Penyuluhan dan kunjungan rumah pada pasien hipertensi perlu dilakukan dalam rangka memantapkan program pencegahan tersier penyakit hipertensi
EFEKTIFITAS PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG KANKER SERVIKS
The incidence of cancer increased from 12.7 million cases in 2008 to 14.1 million cases in 2012 or an increase of 12 percent. The number of cancer deaths worldwide in 2012 was found to be 8.2 million deaths. The prevalence of cancer in Indonesia is also quite high. The number of women of childbearing age who have not followed the early detection program of cervical cancer using IVA method. The purpose of this research is to know the effectiveness of health counseling to the knowledge of women of childbearing age about early detection of cervical cancer using Visual Acetic Acid Inspection method (IVA). The type of research is a comparative study conducted in Iringmulyo sub district. Metro Timur Kota Metro in October 2016. The population of this study is all mothers in awa mulyo village, amounting to 35 people. Analysis using paired sample t-test. Result of research got from 35 respondents show knowledge of respondent before giving counseling equal to 59,23 while knowledge after counseling is equal to 80,77 and result of t-test show show (p-value = 0,000 <0,05). Research indicates that counseling has proven to be effective in improving knowledge about early detection using IVA method
GAMBARAN TINGKAT KECEMASAN MAHASISWA AKPER DHARMA WACANA METRO ANGKATAN XXII SAAT PERTAMA TINGGAL DIASRAMA AKPER DHARMA WACANA METRO
Kecemasan adalah gangguan alam perasaan ketakutan / kehawatiran yang mendalam dan berkelanjutan, perilaku dapat terganggu tetapi masih dalam batas-batas normal. Kecemasan banyak ditemui pada mahasiswa saat menghadapi lingkungan baru. Tujuan penelitian  adalah untuk mengetahui gambaran Akper Dharma wacana Metro Angkatan XXII saat pertama tinggal di asrama Akper Dharma wacana dengan mengukur tingkat kecemasan mahasiswa. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, yaitu mengetahui gambaran tingkat kecemasan pada mahasiswa Akper Dharma wacana Metro Angkatan XXII saat pertama tinggal di asrama Akper Dharma wacana. Sedangkan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 108 responden. Upaya mengukur tingkat kecemasan dengan menggunakan ZSAS yang telah diadaptasi terdiri dari 38 item pernyataan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa didapatkan 95 orang ( 87 %) mengalami kecemasan ringan, ada sebanyak 13 orang ( 12 %) mengalami kecemasan sedang dan ada 1 orang (1%) yang mengalami tingkat kecemasan berat. Hal ini memberikan arti bahwa kecemasan pada mahasiswa Akper Dharma wacana Metro Angkatan XXII saat pertama tinggal di asrama Akper Dharma wacana secara umum adalah kecemasan ringan. Saran yang disampaikan antara lain dilakukan secara khusus kepada pihak akper dharma wacana Metro khususnya pengelola asrama perlunya pengarahan, penguatan mental serta bimbingan dan arahan di asrama. Bagi mahasiswa baru yang tinggal pertama di asrama perlu melakukan teknik relaksasi dengan cara mengendurkan otot pada tangan, lengan, kaki, perut, punggung, bahu, leher, dahi hingga mencapai relaksasi kemudian berkonsentrasi sambil berdoa sebelum saat terjadi kecemasan
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
PENGARUH AIR KELAPA MUDA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang sangat berbahaya. Jika tidak diatasi maka dapat menyebabkan komplikasi. Pengendalian tekanan darah ini dapat dilakukan dengan pengobatan farmakologi dan non farmakologi (terapi komplementer). Salah satu bentuk pengobatan non farmakologi hipertensi yaitu menggunakan air kelapa muda. Tujuan penelitian ini adalah diketahui pengaruh air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sumberejo. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasy eksperimen dengan rancangan pre and post test without control. Jumlah sampel dalam penelitian sebanyak 24 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, tensimeter dan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan ada Pengaruh air kelapa muda terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Sumberejo. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji t diperoleh p-value = 0,003 < (0.05). Kesimpulan penelitian adalah ada Pengaruh air kelapa muda Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada pasien Hipertensi. Disarankan kepada penderita hipertensi untuk mencoba alternatif pengobatan lain dalam mengurangi tekanan darah, selain melakukan pencegaha
Pendidikan Kesehatan Dengan Media Digital (WAG) Terhadap Pengetahuan Dan Prilaku Cerdik Penderita Hipertensi Pada Pencegahan Stroke
World Health Organization (WHO) memperkirakan 25% penduduk dunia akan menderita hipertensi pada tahun 2025. Di Asia Tenggara hipertensi berada pada posisi ketiga tertinggi dengan prevalensi 25% dari total penduduk dan di Indonesia peningkatan prevalensi sekitar 5% dari jumlah penduduk. Hipertensi juga berdampak pada kerusakan retina mikrovaskular, peningkatan intraokular dan lesi trombo emboli. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efek pendidikan kesehatan dengan media digital (WAG) terhadap pengetahuan dan prilaku CERDIK penderita hipertensi pada pencegahan stroke. Metode: metode pada penelitian adalah Pra-Eksperiment Design dengan pendekatanone Group Pretest-Posttest. Dalam penelitian ini peneliti melakukan (pretest) terlebih dahulu kemudian diberikan perlakuan berupa pendidikan kesehatan melalui penggunaan media dengan mengirim pesan melalui group WhatsApp pada responden yang dijadikan sampel. Setelah diberikan perlakuan selama 4 minggu selanjutnya dievaluasi kembali dengan pengisian koesioner (posttest). Populasi dalam peneliian ini adalah penderia hipertensi grade i-III di UPTD Puskesmas Gading rejo kabupaten Pringsewu Lampung. Sampel penelitian ini berjumlah 26 orang dengan tehnik sampling pourposive tehnik sampling. Variabel independent dalam penelitian ini adalah Pendidikan kesehatan dengan media digital (WAG) dan variable dependen dalam penelitian ini adalah pengetahuan dan perilaku penderita hipertensi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji paired sample T-Test. Hasil: Uji statistik post-intervensi pada pengetahuan menunjukkan nilai p-value = 0,007 dan perilaku menunjukkan niilai p-value = 0,001.Hasil ini menunjuklan bahwa Intervensi pendidikan berpengaruh terhadap pengetahuan dan perilaku penderita hipertensi Kesimpulan: pendidikan melalui WAG efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku penderita hipertensi dalam mencegah stroke
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts
We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued
use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation
counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more
sophisticated methods
- …
