1,734,722 research outputs found
PROSES PEMBUATAN DJEMBE OLEH PURWANTO
ABSTRAK
Penelitian dengan judul “Proses Pembuatan Djembe Oleh Purwanto” ini merupakan penelitian kualitatif. Pokok penelitian ini difokuskan pada proses pembuatan alat musik djembe yang dilakukan Purwanto, salah satu pengrajin yang ada di Kota Surakarta. Djembe menjadi objek penelitian, karena fenomena yang terjadi pada alat musik tersebut yang mengalami perkembangan luar biasa di Kota Surakarta. Perkembangan itu tidak terlepas dari jasa dan talenta Purwanto yang diakui oleh berbagai kalangan seniman musik, khususnya pengguna djembe. Di samping itu, djembe buatan Purwanto memiliki kualitas tinggi ditinjau dari sisi bahan dan produk.
Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi. Peneliti terjun langsung mengikuti proses yang dilakukan narasumber untuk mendapatkan data dan informasi tentang proses pembuatan alat musik djembe. Untuk menjawab permasalahan penelitian ini, digunakan konsep Organologi Mantle Hood yang membahas tentang ilmu instrumen musik secara luas dan tidak hanya sebatas sejarah serta deskripsi secara fisik, tetapi juga menyangkut proses, perkembangan dan peran alat musik dalam satu ensemble.
Hasil analisis data dan fakta yang terkumpul melalui wawancara, pengamatan dan studi pustaka adalah proses pembuatan djembe mengalami perkembangan pada peralatan. Perkembangan tersebut ditemukan pada (1) pemilihan bahan kayu yang baik yaitu kayu mahoni, (2) pemilihan bahan kulit yang baik yaitu kulit sapi dan kambing, (3) Proses pembuatan dengan teknologi mesin, (4) Kualitas yang baik adalah djembe yang dapat menghasilkan suara bass, tone (nada sedang), dan slap (nada tinggi) dengan baik.
Kata kunci : organologi, djembe, bentuk, Afrika, Purwanto
Epistemologi Sains Islam Perspektif Agus Purwanto
Tulisan ini mengkaji pemikiran Agus Purwanto tentang epistemologi Sains Islam sebagaimana yang dituangkannya dalam buku Ayat-Ayat Semesta dan Nalar Ayat-Ayat Semesta. Hubungan Islam dan sains memiliki 3 (tiga) macam model, yaitu: Islamisasi Sains, Saintifikasi Islam dan Sains Islam. Dari tiga macam model tersebut, Agus Purwanto memilih model yang ketiga, yaitu Sains Islam. Sains Islam adalah konstruksi sains yang berbasis wahyu (al-Qur'an dan as-Sunah). Karena itu, Agus Purwanto menawarkan 800 ayat-ayat kauniyah dalam al-Qur'an untuk dapat dilakukan analisis teks, yang kemudian dilanjutkan dengan observasi dan eksperimentasi fenomena alam secara langsung dengan menggunakan metode ilmiah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya dalam menemukan temuan-temuan baru ilmu pengatahuan yang berbasis wahyu. This paper examines the thoughts of Agus Purwanto on the epistemology of Islamic Science as he poured in the book by the title Ayat-Ayat Semesta dan Nalar Ayat-Ayat Semesta. The relationship between Islam and science have three (3) kinds of models, are: the Islamization of Science, Saintification of Islam and Islamic Science. From the models, Agus Purwanto chooses a third model, the Islamic Science. Islamic science is science-based construction revelation (al-Qur'an and as-Sunna). Therefore, Agus Purwanto offers kauniyah 800 verses in the Qur'an to analyse of the text, which is then followed by observation and experimen-tation natural phenomena directly by using the scientific method. This step is done as an effort to find new findings for the science-based revelation
Tari Berthema"Tebang Nurani"
Tari Berthema"Tebang Nurani"
Karya: Purwanto, Ujian penyajian tugas akhir Jur. Tari, Pendapa ISI Surakarta
Suporting data for Hartojo Budi Purwanto et al., 2024
<p><strong>Supporting data (model results) for</strong></p>
<p><strong><span>Water Resources Management Model Based on Regional Development: </span></strong><strong><span>Case Study of Magetan Regency, INDONESIA </span></strong></p>
<p><strong><strong><span>Hartojo Budi Purwanto, Sunarto, Prabang Setyono, Mochamad Gamal Rindarjono, Aditya Arief Rachmadhan, Muchammad Bima Gegana Sakti and Andian Hidayat.</span></strong> Tropical and Subtropical Agroecosystems, 2024, Volumen 27, </strong></p>
- …
