1,720,971 research outputs found
Waras di zaman edan : mencerap hikmah dan humor di setiap kejadian/ Prie GS
xiii, 236 hal.; 20 cm
BENTUK WACANA PRIE GS DAN CANDRA MALIK PADA HUMOR SUFI MERAWAT KEBERKAHAN (KAJIAN SOSIOPRAGMATIK)
Permasalahan yang diusung dalam penelitian ini ialah bentuk wacana yang digunakan oleh Prie GS dan Candra Malik dalam acara Humor Sufi. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk wacana dalam tuturan yang dilakukan oleh Prie GS dan Candra Malik. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Berdasarkan hasil analisis dan pemaparan data-data yang ditemukan dapat disimpulkan bahwasannya terdapat bentuk dramatik dan naratif yang dilakukan oleh Prie GS dan Candra Malik pada Humor Sufi Merawat Keberkahan
Analisis Perubahan Gaya Bahasa dan Latar Belakang Sosial Budaya Dalam Novel Hidup Ini Keras Maka Gebuklah (Trilogi Ipung) Karya Prie GS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk gaya bahasa dan bentuk latar sosial budaya dalam novel Hidup Ini Keras Maka Gebuklah (Trilogi Ipung) karya Prie GS. Dalam penelitian ini mengkaji tentang perubahan penggunaan gaya bahasa dan latar belakang sosial budaya novel Hidup Ini Keras Maka Gebuklah (Trilogi Ipung) karya Prie GS. Jenis penilitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan dalam novel Hidup Ini Keras Maka Gebuklah (Trilogi Ipung) karya Prie GS. Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan teknik baca dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis isi. Data yang ditemukan pada penelitian ini berjumlah 503 data berupa bentuk unsur gaya bahasa dan unsur sosial budaya dalam novel Hidup Ini Keras Maka Gebuklah (Trilogi Ipung) karya Prie GS. Bentuk unsur stile yang ditemukan pada penelitian ini berupa unsur leksikal, gramatikal, kohesi, pemajasan, dan penyiasatan struktur. Bentuk unsur sosial budaya yang ditemukan pada penelitian ini berupa unsur bahasa, organisasi sosial, ilmu pengetahuan, peralatan dan teknologi, ekonomi dan pencaharian, kesenian, serta unsur religi. Perbandingan penggunaan gaya bahasa pada buku pertama, kedua, dan ketiga didominasi oleh unsur penyiasatan struktur yang memiliki frekuensi kemunculan data terbanyak. Perbandingan penggunaan unsur sosial budaya pada buku pertama, kedua, dan ketiga didominasi oleh unsur bahasa yang memiliki frekuensi kemunculan data terbanyak. Adanya kemunculan jumlah data terbanyak dipengaruhi oleh jumlah halaman
VIRILITAS TOKOH UTAMA DALAM BUKU PRIE GS “HIDUP BUKAN HANYA URUSAN PERUTâ€
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk virilitas seksual dan virilitas sosial yang terdapat dalam buku Prie Gs yang berjudul “hidup bukan hanya urusan perutâ€. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dimana penelitian ini meneliti fenomena yang terdapat dalam buku tersebut dan mendeskripsikan data penelitian yang ditemukan, secara jelas. Pengumpulan data dilakukan secara metode simak, dimana peneliti menempatkan dirinya sebagai penyimak data dengan cermat untuk memperoleh data yang sesuai. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik bagi unsur langsung yaitu, peneliti membagi data untuk mengindentifikasi dan menseleksi bentuk data yang di dapatkan. Penyajian data dilakukan secara informal. Pendekatan pada penelitian ini, menggunakan pendekatan kajian gender. Berdasarkan teori dominasi maskulinitas Pierre Bourdieu. Pemilihan objek yang diteliti, tidak dipilih secara acak. Tetapi, dipilih karena buku ini berisikan kumpulan kolom mingguan Prie Gs yang memuat opini singkat dan menekankan sisi pengamatan dan pemaknaan terhadap suatu persoalan atau keadaan. Kumpulan kolom ini, sudah pernah terbit di internet antara lain, keluarga tabloid cempaka, suara merdeka cyber news, dan blog andriewongso. Hasil penelitian ini, menemukan virilitas yang terdapat pada penelitian ini, dua macam yaitu virilitas seksual berdasarkan simbol kenjantanan dalam dominasi maskulinitas dan virilitas sosial berdasarkan simbol kekuasaan laki-laki dalam dominasi maskulinitas.Kata kunci: Dominasi Maskulinitas, Kajian Gender, Virilita
Tiga pil kecerdasan dosis tinggi obat mujarab untuk menemukan keajaiban hidup dan sukses bisnis
viii + 136 hal; 15 x 23 c
Ipung 2
"Atas nama cinta dan kehilangan!" pekik Gredo.Kini kerumunan itu menunggu. Paulin tekah mengerti kedatangan pasukan perusuh itu. Tika, si karib yang tak henti-hentinya menangis, telah membocorkan semua rencana itu kepadanya. Maka jika Paulin belum berani keluar kamar, bukan karena ia tak kuat menahan gelombang empati itu. Melainkan karena ia tahu rencana yang mengerikan, yang ia tahu, siapa sutradara di balik itu semua."Dendam Gredo, masih menyala," kata Paulin ngeri. Kengerian yang jelas, karena rencana Gredo itu cerdik sekali, lembut sekali, mulia sekali. Untuk menarik niatnya mundur dari sekolah jelas tidak mungkin. Tetapi untuk menolak pesta, juga tidak mungkin.Dan itulah jenis pesta yang berkali-kali telah digelar di Budi Luhur, dengan Ipung sebagai terget korbannya. Itulah pembantaian terencana dengan Ipung yang akan dipanggang hidup-hidup dala pengadilan massa. Selama ini, secara menakjubkan Ipung lolos dan malah menjadi tambahan bagi popularitasnya."Tidak untuk kali ini," kata Anak Mami lirih.Kepergianku, hanya akan dimanfaatkan untuk membunuhnya!"130 hlm.; 13,7 cm x 20,6 c
Ipung 1
"Kamu... Kamu menyebutnya kekasih... bukan pacar..." kata Mami mulai serak. Lirih sekali suara itu. Tapi terdengar pekak di kuping Paulin. Jelas sudah orang tuanya menolak calon menantu yang belum pernah mereka lihat wajahnya itu."Kamu bisa mengulanginya lagi Paulin..." desak Mami yang mulai kehilangan ngomong inggrisnya."Ya Mi. Kekasih..."Kekasih, bukan pacar, bukan doi, ooo kekasih. Sebutan cinta dalam novel-novel dewasa. Dalam percintaan serius. Mami langsung merana. siapapun pilihan Paulin, ia merasa yak percaya kalau manusia itu bisa mengungguli simpanan Mami untuk Paulin. Mereka sudah saling negosiasi antar orang tua. Ini tidak cuma urusan cinta kanak-kanak. Lebih dari itu, ini soal bisnis Papi juga.Papi berusaha tersenyum. Senyum yang tawar."Bawa dia masuk," pintanya tenang. Paulin tak kalah tenang. Papi terkesima. Baru beberapa bulan Paulin ngotot minta hidup pisah, mendadak ia telah menjadi dewasa. Papi menyimpang kata astaga dalam hatinya."Tak apa-apa kalau mami-Papi keberatan ketemu Ipung. Lihat fotonya saja," Paulin mengeluarkan Majalah MM. Ia telah menyiapkan segalanya.Majalah? Anak itu ada di majalah? Siapa? Ipung..."Diam-diam saya mengidolakan kehadiram Ipung dalam dunia nyata."-ADI PRASETYA, Produser Program khusus Liputan 6."Novel yang membumi. Ceritanya enak dinikmati. Dan Menyimpan kedalaman."_STEPHANI, Redaktur majalah remaja Aneka Yess!196 hlm.; 13,7 cm x 20,6 c
WARAS DI ZAMAN EDAN:MENCERAP HIKMAH DAN HUMOR DI SETIAP KEJADIAN/SM-16
xiv+238hlm;13x20,5c
Ipung: novel motivasi pembangkit kepercayaan diri
Kebanyakan novel cinta remaja yang bukan kategori fiksi Islam seringkali terlalu asyik dengan dunia cerita cinta ABG yang diterapkannya, sehingga lupa akan persoalan-persoalan di luar cinta ABG
- …
