1,721,079 research outputs found

    Analisis Current Ratio dan Total Assets Turnover terhadap Return on Assets pada PT. Perkebunan Nusantara IV Medan periode 2012-2016

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan PT. Perkebunan Nusantara IV Medan periode 2012-2016 ditinjau dari Current Ratio dan Total Assets Turnover berdasarkan analisis Return on Assets. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendektatan deskriptif. Penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan situasi atau objek dalam fakta yang sebenarnya, secara sistematis dan karakteristik dari subjek dan objek tersebut secara akurat, tepat dan sesuai kejadian yang sebenarnya. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi yang bersumber dari data sekunder yaitu data yang berupa laporan keuangan yang diambil dari PT. Perkebunan Nusantara IV Medan periode 2012-2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Current Ratio mengalami penurunan dan peningkatan yang cukup signifikan, Total Assets Turnover mengalami naik turun dan Current Ratio dan Total Assets Turnover mempengaruhi meningkat dan menurunnya profitabilitas dalam penelitian ini adalah Return on Assets pada PT. Perkebunan Nusantara IV periode 2012-2016

    Pengaruh Kekuatan Impact Tekan Dengan Pembebanan Gaya Jatuh Bebas Pada Bahan Komposit

    No full text
    Bahan komposit telah berkembang pesat dan meluas ditanah air. Komposit banyak dimanfaatkan dalam peralatan rumah tangga dan sektor industri baik industri kecil maupun industri besar. Komposit merupakan material yang terbentuk dari kombinasi antara dua atau lebih material pembentuknya melalui pencampuran yang tidak homogen, dimana sifat mekanik dari masing-masing material pembentuknya berbeda. Komposit terdiri dari matriks yang berfungsi untuk perekat atau pengikat dan pelindungan filler (pengisi) dari kerusakan eksternal dan filler berfungsi sebagai penguat. Material komposit yang berpenguat serat terutama serat alam merupakan material alternatif yang sangat menguntungkan bila dibandingkan dengan material alternatif lainnya, dimana dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan memperoleh perhatian yang serius bagi para ilmuwan. Pada pengujian ini bahan komposit yang digunakan adalah matriks polyester resin dan katalis, dengan penguat serat serabut kelapa atau komposisi serat serabut kelapa. Alat uji impact menggunakan metode impact gaya jatuh bebas dengan variasi ketingian 2 m, 3 m, dan 4 m. Impector memiliki berat 1,3 kg. Dari hasil pengujian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa semankin tinggi impector maka tegangan yang terjadi besar. Komposisi serat serabut kelapa menggunakan variasi berat pada setiap spesimen uji, yakni berat 131 gr, 133 gr dan 138 gr. Dari perbandingan serat yang didapat maka dapat disimpulkan semakin sedikit campuran serat yang diberikan maka semakin besar pula tegangan yang terjadi. Dan ketinggian sangat berpengaruh pada bentuk pecahan spesimen pada saat pengujian dilakukan

    Analisa Koefisien Gesek Pada Paduan Aluminium Dengan Kecepatan Putaran Bervariasi

    No full text
    Aluminium merupakan salah satu logam bukan besi yang termasuk paling banyak digunakan didunia industri. Karena beberapa manfaat yang didapat pada aluminium sebagai bahan industri atau bahan keteknikan. Untuk mengetahui seberapa besar kenaikan sifat mekanis aluminium terutama uji gesek pada spesimen aluminium. Aluminium memiliki kekuatan tensil sebesar 90 MPa, terlalu lunak untuk penggunanaan yang luas, sehingga seringkali aluminium dipadukan dengan logam lain, titik lebur aluminium 660,3°C. Penambahan logam paduan hingga konsentrasi tertentu meningkatkan kekuatan tensil dan gesekan. Tribology pin-on-disc menjadi metode untuk mendapatkan nilai koefisien gesek pada suatu matrial. Spesimen yang dipakai menggunakan bahan material aluminium paduan, yang pada titik tengahnya di beri lubang 8 mm untuk mengikat pada dudukan motor agar spesimen tidak lepas pada saat pegujian gesek.gesekan yang terjadi akibat kecepatan putaran 450 rpm pada spesimen uji yang dimana bebannya 11,5 N , setelah melakukan uji gesek nilai koefisien geseknya 0,12. Lalu pengujian kedua dengan kecepatan putaran 600 rpm, setelah melakukan uji nilai koefisien geseknya 0,16. Lalu pengujian ketiga dengan kecepatan putaran 900 rpm, setelah melakukan uji nilai koefisien geseknya 0,2. Semakin tinggi kecepatan putaran, maka koefisien gesek pada spesimen semakin besar, begitu juga sebalikny

    TINDAK PIDANA TURUT MENEMPATKAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA TANPA SURAT IZIN PEREKRUTAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA (SIP2MI)

    Get PDF
    Pratama, Rizki Aditya. Tindak Pidana Turut Menempatkan Pekerja Migran Indonesia Tanpa Surat Izin Perekrutan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI). Skripsi. Tegal: Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum, Universitas Pancasakti Tegal. 2021. Secara yuridis negara memberikan perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Fungsi dari perlindungan hukum ini adalah untuk memenuhi hak asasi para pekerja migran Indonesia secara adil dan terhindar dari perbuatan melawan hukum. Namun realitasnya banyak pekerja migran Indonesia yang tidak mengikuti tahapan-tahapan yang ada, sehingga mereka bekerja secara ilegal di luar negeri tanpa adanya dokumen pendukung yang jelas. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaturan dalam melaksanakan penempatan pekerja migran Indonesia dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan penerapan hukum pidana bagi pelaku yang turut menempatkan pekerja migran Indonesia tanpa Surat Izin Perekrutan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI) pada putusan nomor: 79/Pid.Sus/2020/PN Slw. Penelitian ini merupakan jenis riset kepustakaan (library research). dengan pendekatan penelitian hukum normatif. Sumber data utama yang digunakan adalah data sekunder dengan metode pengumpulan data studi kepustakaan dan dokumen. Metode analisis data adalah normatif kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa 1) Pengaturan dalam melaksanakan penempatan pekerja migran Indonesia dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia diatur dalam Pasal 49. Sedangkan ketentuan tindak pidana dalam pelaksanaan pengiriman dan penempatan pekerja migran Indonesia diatur dalam Pasal 79-87; 2) Penerapan hukum pidana bagi pelaku yang turut menempatkan pekerja migran Indonesia tanpa Surat Izin Perekrutan Pekerja Migran Indonesia (SIP2MI) pada putusan nomor: 79/Pid.Sus/2020/PN Slw, yaitu perbuatan terdakwa melanggar ketentuan Pasal 86 huruf c Undang Undang Republik Indonesia Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Juncto Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP. Menurut penulis penerapan pasal tersebut sudah benar, hal ini sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan atas dasar alat bukti, keterangan saksi-saksi, pendapat ahli dan keterangan terdakwa, serta faktafakta yang terungkap di persidangan dan telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana yang didakwakan. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan akan menjadi bahan informasi dan masukan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, dan semua pihak yang membutuhkan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Pancasakti Tegal. Kata Kunci: turut menempatkan, pekerja migran, dan SIP2MI

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado
    corecore