21 research outputs found
Analisis Faktor-faktor Yang Berpengaruh Terhadap Nilai Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia
Masalah keagenan menjadi pemicu munculnya teori keagenan yang yang disebut Agency Problem, belakangan menjadi ramai dibicarakan. Terakhir dapat diatasi dengan menjaga keseimbangan antara memposisikan kedudukan sebagai manager dan sebagai pemilik saham. hal ini menimbulkan biaya sebagai konsekwensi diterapkanya pengawasan secara terstruktur terutama pemisahan anatara Keputusan Managerial dan kapan dia sebagai pemilik sahan dalam Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indoneia. Sebagai pengukur terbukti bahwa nilai Perusahaan meningka
Persistensi Laba dan Suku Bunga terhadap Penilaian Ekuitas
This study aims to test and obtain empirical evidence regarding the effect of profit persistence and interest rates on equity valuation. This study uses a sample of Property and Real Estate Sector Companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2022. The research method used in this study is the purposive sampling method using SPSS 21 for data analysis. This type of company is quantitative with a population of 92 companies and 23 companies that are used as research samples with 5 (five) years of observation, so that the total research sample is 115 samples. The analysis technique used is multiple regression. The results of this study show that profit persistence has no effect on equity valuation. Meanwhile, interest rates have a significant positive effect on equity valuation
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Profitabilitas pada Perusahaan Farmasi yang Terdaftar pada Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi dan efektifitas penggunaan modal kerja yang mempengaruhi Profitabilitas pada Perusahaan farmasi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah variabel independennya yaitu Working Capital Turn Over (WCTO), Return On Investment (ROI), dan Return On Working Capital (ROWC). Sedangkan variabel dependennya yaitu Profitabilitas Perusahaan. Penelitian ini diteliti pada Perusahaan farmasi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2008-2012. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan alat bantu SPSS (statistical program of social science), for windows versi.16 untuk mengetahui analisis regresi linier berganda tingkat signifikansi parsial untuk variable ROI yaitu 0,392>0,05, variable ROWC signifikan yaitu 0,439>0,05 sedangkan variable WCTO tingkat signifikan yaitu 0,0,027<0,05. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ROI tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Dan ROWC tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Sedangkan WCTO berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas
Pengaruh Konservatisma Akuntansi, Roa dan Sales Growth terhadap Sengketa Pajak Penghasilan
Penelitian ini dilakukan untuk menguji Pengaruh Konservastisma Akuntansi, Return On Asset dan Sales Growth terhadap sengketa pajak. Penelitian ini menggunakan data sekunder Perusahaan Property dan Real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian ini adalah Perusahaan Property dan Real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013. Sedangkan sampel penelitian sebanyak 19 Perusahan, teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil pengujian diperoleh konservatisma akuntansi berpengaruh signifikan terhadap sengketa pajak dengan nilai t-hitung sebesar 3,763 dengan nilai signifikan 0,000, ROA tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung sebesar 0,215 dengan nilai signifikan 0,830 terhadap sengketa pajak, sales growth tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung sebesar -0,520 dengan nilai signifikan 0,604 terhadap sengketa pajak, dan secara simultan berpengaruh signifikan dengan nilai F-hitung sebesar 6,097 dengan nilai signifikan 0,001 terhadap sengketa pajak
Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Voluntary Disclosure
Setiap Perusahaan publik diwajibkan membuat laporan keuangan tahunan yang diaudit oleh kantor akuntan publik sebagai sarana pertanggungjawaban, terutama kepada pemilik modal. Laporan keuangan menjadi alat utama bagi Perusahaan untuk menyampaikan informasi keuangan mengenai pertanggungjawaban pihak manajemen seperti dinyatakan dalam kerangka konseptual Financial Accounting Standards Board (FASB No. 2) bahwa tujuan laporan keuangan adalah untuk memberikan informasi yang berguna untuk keputusan bisnis. Sedangkan menurut Standar Akuntansi Keuangan (SAK) tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi keuangan, kinerja serta Perubahan posisi keuangan suatu Perusahaan yang bermanfaat bagi sejumlah besar pemakai dalam pengambilan keputusan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Laba dan Return On Asset terhadap Voluntary Disclosure, pada sektor industri Food and Baverage yang terdaftar di BEI periode 2009-2013. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini bersifat Kuantitatif, dengan rancangan kausal komparatif, menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh antara variabel dependen yaitu Laba dan Return On Asset terhadap variabel dependen yaitu Voluntary Disclosure. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Secara Parsial Laba dan Return On Asset berpengaruh tidak signifikan terhadap Voluntary Disclosure. Secara simultan Laba dan Return On Asset tidak signifikan terhadap Voluntary Disclosure
Pengaruh Konservatisma Akuntansi, ROA Dan Sales Growth Terhadap Sengketa Pajak Penghasilan
Penelitian ini dilakukan untuk menguji Pengaruh Konservastisma Akuntansi, Return On Asset dan Sales Growth terhadap sengketa pajak. Penelitian ini menggunakan data sekunder perusahaan Property dan Real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian ini adalah perusahaan Property dan Real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013. Sedangkan sampel penelitian sebanyak 19 perusahan, teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil pengujian diperoleh konservatisma akuntansi berpengaruh signifikan terhadap sengketa pajak dengan nilai t-hitung sebesar 3,763 dengan nilai signifikan 0,000, ROA tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung sebesar 0,215 dengan nilai signifikan 0,830 terhadap sengketa pajak, sales growth tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung sebesar -0,520 dengan nilai signifikan 0,604 terhadap sengketa pajak, dan secara simultan berpengaruh signifikan dengan nilai F-hitung sebesar 6,097 dengan nilai signifikan 0,001 terhadap sengketa pajak. Kata Kunci : Konservatisma Akuntansi, ROA, Sales Growth, Dan Sengketa Paja
QUALITY OF FINANCIAL REPORTS IN PAPUA PROVINCE: WHAT FACTORS INFLUENCE IT?
Government accounting standards, internal control systems, regional government financial accounting systems, and resource competencies were tested to see whether they had an effect or not on the quality of local government financial reports in Papua Province. A total of 57 questionnaires from 27 OPDs were analyzed using multiple linear regression analysis. The results of this research indicate that government accounting standards and human resource competency respectively have an influence on the quality of local government financial reports. In other hand, internal control system and regional government financial accounting system respectively has no effect on the quality of regional government financial reports. It is hoped that the implications of this research can be input for the government of Papua Province to improve the quality of its financial reports
Skeptisme profesional sebagai pemoderasi hubungan pemahaman-pemahaman kode etik auditor, time pressure, dan independensi terhadap kemampuan auditor mendeteksi kecurangan
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pemahaman kode etik, time pressure, independensi, kode etik terhadap kemampuan auditor mendeteksi kecuragan dengan skeptisme sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini seluruh auditor yang bekerja pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jayapura yang beralamat di jalan Balaikota No. 2, Entrop, Jayapura Selatan. Jumlah populasi yaitu 83 auditor dari 120 pegawai yang berkerja pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jayapura, sampel yang digunakan sebanyak 83 responden yang bekerja sebagai auditor. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dan analisis regresi moderasi dengan basis teknik uji statistik t dan koefisien determinasi dengan bantuan sofware SPSS versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman kode etik, time pressure auditor berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kemampuan auditor mendeteksi kecurangan. independensi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemampuan auditor mendeteksi kecurangan. Skeptisme Profesional dapat memoderasi (memperkuat) pengaruh time pressure dan independensi terhadap kemampuan auditor mendeteksi kecurangan. Akan tetapi skeptisme profesional tidak dapat memoderasi (memperlemah) pengaruh pemahaman kode etik auditor terhadap kemampuan auditor mendeteksi kecurangan
Synthesis and characterization of CMC from water hyacinth for lithium-ion battery applications
Desain Modifikasi Struktur Gedung Social Security (SS) Tower dengan Menggunakan Metode Beton Pracetak
Perencanaan Gedung Social Security (SS) Tower pada kondisi existing dirancang dengan menggunakan metode cor di tempat dengan ketinggian mencapai 28 lantai. Dalam tugas akhir ini, gedung tersebut akan dilakukan perancangan dengan menggunakan metode beton pracetak dan memiliki sistem ganda (dual system) dengan kategori desain seismik D. Rangka utama didesain sebagai sistem rangka pemikul momen menengah dan dinding struktur beton khusus. Gedung ini direncanakan dengan ketinggian mencapai 15 lantai. Perencanaan dengan elemen beton pracetak diaplikasikan pada balok dan pelat saja. Metode konvensional juga diterapkan pada elemen kolom, dinding geser, dan sambungan. Sambungan direncanakan menggunakan sambungan basah dengan cor di tempat dan injeksi grouting pada NMB coupler sleeve. Dari hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa rangka utama gedung mampu menahan beban lateral X dan Y yang masing-masing bernilai sebesar 35,10% dan 27,91%, sehingga persyaratan untuk sistem ganda terpenuhi. Perencanaan elemen pracetak didasarkan pada tiga kondisi, yaitu sebelum komposit, saat pengangkatan, dan setelah komposit. Pada elemen plat digunakan tebal plat sebesar 18 cm. Dimensi balok anak terbesar adalah 40 x 55 cm dan dimensi untuk balok induk terbesar adalah 55 x 80 cm. Untuk dimensi kolom terbesar adalah 85 x 85 cm, dan dinding geser dengan ketebalan 40 cm. Dalam perencanaan tugas akhir ini penulis menggunakan aturan berdasarkan SNI 2847:2013, SNI 1726:2012, SNI 1727:2013, PCI Design Handbook, dan juga referensi aturan lainnya. Selanjutnya perencanaan tersebut dituangkan dalam bentuk gambar perencanaan sesuai dengan aturan atau standarisasi yang berlaku.
==============================================================================================================================
Planning for the Social Security (SS) Tower Building on the existing condition was designed using the cast method in a place with a height of up to 28 floors. In this final project, the building will be designed using a precast concrete method and has a dual system with a seismic design category D. The main frame is designed as a medium moment bearing frame system and a special concrete structure wall. This building is planned with a height of up to 15 floors. Planning with precast concrete elements is applied only to beams and plates. The conventional method is also applied to column elements, shear walls and joints. The connection is planned to use a wet connection with cast in place and injection grouting on the coupler sleeve.
From the results of the analysis carried out, it can be concluded that the main frame of the building is able to withstand lateral X and Y loads which are worth 35.10% and 27.91% respectively, so the requirements for multiple systems are fulfilled. Preprinted element planning is based on three conditions, namely before the composite, when lifting, and after the composite. Plate thickness of 18 cm is used on the plate element. The dimensions of the largest joist are 40 x 55 cm and the dimensions for the largest beam are 55 x 80 cm. The largest column dimensions are 85 x 85 cm, and the shear wall is 40 cm thick.
In planning this thesis the author uses rules based on SNI 2847: 2013, SNI 1726: 2012, SNI 1727: 2013, PCI Design Handbook, and also other rule references. Furthermore, the planning is outlined in the form of planning drawings in accordance with the applicable rules or standard
