1,720,960 research outputs found

    KEMATANGAN BERAGAMA MAHASISWA PROGRAM KHUSUS ULAMA ASAL PALEMBANG DI UIN ANTASARI BANJARMASIN

    Get PDF
    Setiap orang pasti merasakan kesedihan dan kebahagiaan dalam kehidupan karena itulah yang akan membuat hidup menjadi lebih berwarna. Kesedihan yang dialami bisa berupa ujian maupun musibah namun hal itu pasti akan berlalu jika dijalani dan bukan lari dari kenyataan. Untuk melewati ujian atau musibah itu diperlukan kemampuan resiliensi sehingga bisa mengatasi ujian yang ada. Resiliensi merupakan kemampuan untuk mengatasi kesulitan atau tantangan yang terjadi dalam kehidupan dan bukan lari dari kesulitan dan tantangan tersebut. Selain kemampuan resiliensi seseorang juga patut meminta pertolongan kepada Tuhan menurut agama yang dianutnya karena Dia lah yang mengendalikan seluruh alam semesta beserta isinya. Dalam penelitian Psikologi kematangan beragama biasa banyak dimiliki oleh orang dewasa atau orang yang telah matang umurnya (22/25-65 tahun). Namun tidak menutup kemungkinan kematangan beragama juga dimiliki oleh orang yang sedang berada pada fase dewasa awal (22-25 tahun). Tujuan dari penelitian skripsi ini ialah untuk mengetahui bentuk kematangan beragama mahasiswa program khusus ulama asal Palembang dan mendeskripsikan apa faktor pendukung dan faktor penghambat kematangan beragama mahasiswa program khusus ulama asal Palembang di UIN Antasari Banjarmasin. Penelitian skripsi ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan psikologi agama. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa program khusus ulama asal Palembang. Pengumpulan data dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik observasi partisipan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data model interaktif. Sedangkan teknik keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil temuan yang dilakukan penulis dalam penelitian ini, maka kematangan beragama mahasiswa program khusus ulama asal Palembang jika dilihat dari aspek rasa beragama dan ciri-ciri kematangan beragama. Maka dapat dikatakan bahwa mahasiswa program khusus ulama telah cukup matang dalam beragama dan telah mampu menerima, memahami serta menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kematangan beragama mahasiswa program khusus ulama ini juga dipengaruhi oleh faktor pendukung dan faktor penghambat sehingga menambah kematangan beragama mereka. Faktor-faktor yang dimaksudkan ialah faktor internal dan faktor eksternal

    PERANAN DEPATI AMIR DALAM PERANG MELAWAN KOLONIAL BELANDA TAHUN 1848-1850 DI PULAU BANGKA

    Get PDF
    Tesis yang berjudul “Peranan Depati Amir dalam Perang Melawan Kolonial Belanda Tahun 1848-1850 di Pulau Bangka” dilatar belakangi oleh adanya rasa ketidakadilan yang dirasakan oleh para elit tradisional (depati, batin, krio) dan rakyat biasa terutama umat Islam. Ketidakadilan yang dirasakan penduduk pulau Bangka setelah Belanda berhasil menguasai Kesultanan Palembang. Ketidakadilan tersebut bertambah setelah adanya penghapusan Kesultanan Palembang Darussalam oleh pemerintah Belanda. Ketidakadilan itulah yang akhirnya menyebabkan terjadinya pemberontakan dalam bentuk peperangan. Adapun tujuan penelitian ini adalah: a. Untuk mengungkap faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perlawanan Depati Amir terhadap kolonial Belanda. b. Untuk mengetahui kedudukan dan peran Depati Amir secara politis dan sosiologis. c. Untuk mengetahui pengaruh perang Bangka terhadap kehidupan sosial masyarakat. Penelitian dalam tesis ini menggunakan metodologi penelitian sejarah dengan tahapan-tahapannya. Adapun data yang digunakan adalah data yang diperoleh dari sumber primer, seperti naskah “De Muiterij Van Amir of Banka in 1850” dan data skunder berasal dari hasil penelitian terdahulu yang dianggap relevan dengan penelitiaan ini. Studi ini merupakan penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan metode deskriptif-analisis, yaitu penulis berupaya memaparkan kondisi masyakarakat Bangka secara umum kemudian mendeskripsikan faktor-faktor penyebab terjadinya perlawanan yang dipimpin oleh Depati Amir kepada kolonial Belanda. Kemudian dilakukan analisis dengan interpretasi yang berkaitan dengan peranan Depati Amir dalam perang melawan kolonial Belanda di pulau Bangka. Dari hasil analisis diketahui bahwa perlawanan yang dipimpin oleh Depati Amir disebabkan adanya keikutsertaan bangsa asing (Belanda) dalam pemerintahan di pulau Bangka. Secara umum faktor perlawanan yang dipimpin Depati Amir disebabkan adanya penindasan terhadap rakyat, kerja paksa, sistem dan hukum adat, eksploitasi timah dan ekonomi. Sedangkan faktor perlawanan secara khusus mengenai penuntutan hak dan kewajiban, penangkapan maupun fitnah yang diberikan Belanda kepada Depati Amir. Kedua faktor tersebut yang memicu terjadinya perang Bangka. Peperangan tersebut mulai dari kampung Lukok sampai Ketiping. Untuk menghadapi pasukan musuh, penduduk Bangka membutuhkan seorang pemimpin perang yang tangguh dan berani, seperti Depati Amir. Selain sebagai panglima perang, depati Amir juga sebagai tokoh agama Islam di daerah tempat tinggalnya. Oleh karena itu, Depati Amir memiliki karisma yang tinggi di hadapan rakyat Bangka terutama umat Islam. Karisma tersebut mempermudah dirinya memobilisasi massa di daerah pedalaman untuk ikut berperang atas nama agama. Dalam peperangan itu, Depati Amir menggunakan taktik perang gerilya untuk mempersulit pasukan musuh melawan balik. Namun, di sisi lain peperangan tersebut membawa pengaruh besar terhadap kehidupan sosial masyarakat. Segala bentuk penindasan yang menyebabkan ketidakadilan mulai dihapuskan oleh pemerintah Belanda dengan membuat kebijakan-kebijakan yang baru

    Identifikasi Kemampuan Fluency Anak Usia Dini pada Pembelajaran STEAM Project Based Learning

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang proses pembelajaran STEAM-Project based learning yang dapat diimplementasikan di dalam pembelajaran PAUD. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan desain embedded. Subjek yang terlibat di dalam penelitian sejumlah 5 orang anak usia 4-5 tahun yang diamati secara intensif perkembangan kemampuan fluencynya selama 1 bulan terlibat di dalam pembelajaran STEAM-PBL. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas belajar dan kemampuan berpikir fluency anak. Data aktivitas belajar dipaparkan dalam bentuk narasi sedangkan data perkembangan anak dianalisis secara kuantitatif menggunakan teknik skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar anak di dalam pembelajaran STEAM berjalan kondusif pada setiap tahap yang terdiri dari tahap reflection, research, discovery, application, dan communication. Sementara itu perkembangan kemampuan fluency anak cenderung mengalami peningkatan yang positif setelah terlibat di dalam pembelajaran STEAM-PB

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore