1,720,955 research outputs found

    TESIS KARYA SENI BAJAMBAU

    Get PDF
    Bajambau merupakan proses penciptaan karya video tari yang berlandaskan tradisi makan bersama masyarakat melayu di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau yang melaksanakan Bajambau untuk menutup atau membuka berbagai kegiatan atau upacara-upacara tertentu. Misalnya pada setiap Raya Enam atau perayaan hari keenam setelah hari raya Idul Fitri, upacara pernikahan , prosesi membuka ladang pertanian dan sebagainya. Rumusan gagasan dalam karya yang diciptakan ini adalah untuk mengungkapkan kegelisahan, perenungan, permasalahan, etika, kebersamaan, tradisi yang harus dipertahankan yang mana didalamnya terdapat nilai-nilai perbedaan, pengorbanan, kebersamaan dan rasa persatuan dalam entitas masyarakat Melayu di Kampar yang berbentuk karya video tari. Metode dalam penciptaan video karya tari ini adalah Re-Visiting, Re-Questioning, Re-Interpreting dan metode Videography. Proses penciptaan karya tari bajambau dimulai dengan konsep garap, proses garap, dan isi garap. Bajambau mengungkapkan nilai-nilai perbedaan, pengorbanan, kebersamaan, dan rasa persatuan dalam entitas masyarakat Melayu yang di intrepretasikan melalui video karya tari

    SOSAK

    No full text
    “Sosak” merupakan susunan karya tari yang dilatarbelakangi oleh ketertarikan pengkarya terhadap fenomena kebakaran hutan yang terjadi di Provinsi Riau. Isi dalam laporan deskripsi karya bertujuan untuk mendeskripsikan karya koreografi “Sosak” mulai dari latar belakang sampai pada deskripsi sajian. Karya “Sosak” merupakan kelanjutan dari karya penyaji pada mata kuliah Bimbingan karya koreografi VII. Karya “Sosak” terbentuk atas ide pengalaman empiris penyaji sebagai korban fenomena kebakaran hutan. Hidup di Provinsi Riau yang mempunyai potensi alam yang sangat bagus, membuat para investor-investor tertarik untuk membangun lahan-lahan perusahaan. Dalam segi positifnya Provinsi Riau menjadi berkembang pesat terutama ibu kotanya yaitu Pekanbaru, tetapi dalam hal negativenya membuat banyak dampak yang tidak baik untuk masyarakat setempat. Salah satu fenomena yang membuat masyarakat hingga mengalami kerugian baik dari segi waktu, perekonomian, dan kesehatan adalah fenomena kebakaran hutan yang menyebabkan banyak asap dimana-mana dan membuat kerugian besar untuk kalangan masyarakat Riau. Dampak ini tidak hanya di rasakan oleh masyarakat Riau saja, tetapi adanya surat peringatan dari negara tetangga sebelah yaitu Singapura dan malaysia untuk Presiden Indonesia. Karya ini tidak dibuat dengan alur naratif atau bercerita, melainkan disusun berdasarkan hasil dari eksplorasi dari imajinasi terhadap motivasi bentuk dari sifat asap yang sering bergerombol, dan memecah disaat terkena angin, motivasi tangan terikat yang ditafsirkan sebagai ketidak berdayaan manusia dalam melakukan hal apapun, kerisihan baju yang melakat pada tubuh ditafsirkan sebagai kesesakan nafas yang dibuat oleh baju yang melekat pada tubuh penari dan yang terakhir kegelisahan karena baju tidak memberi kebebasan dan selalu menjadi penghalang. Pemilihan bahan eksplorasi yang digunakan, merupakan hasil dari pengembangan ragam gerak tari tradisi zapin Riau dan dikolaborasikan dengan tekhnik koreografi kelompok non tradisi. Hasil karya “Sosak” merupakan ketertarikan pengkarya dalam fenomena kebakaran hutan di provinsi Riau

    SOSAK KARYA SENI PENCIPTAAN

    Get PDF
    “Sosak” merupakan susunan karya tari yang dilatarbelakangi oleh ketertarikan pengkarya terhadap fenomena kebakaran hutan yang terjadi di Provinsi Riau. Isi dalam laporan deskripsi karya bertujuan untuk mendeskripsikan karya koreografi “Sosak” mulai dari latar belakang sampai pada deskripsi sajian. Karya “Sosak” merupakan kelanjutan dari karya penyaji pada mata kuliah Bimbingan karya koreografi VII. Karya “Sosak” terbentuk atas ide pengalaman empiris penyaji sebagai korban fenomena kebakaran hutan. Hidup di Provinsi Riau yang mempunyai potensi alam yang sangat bagus, membuat para investor-investor tertarik untuk membangun lahan-lahan perusahaan. Dalam segi positifnya Provinsi Riau menjadi berkembang pesat terutama ibu kotanya yaitu Pekanbaru, tetapi dalam hal negativenya membuat banyak dampak yang tidak baik untuk masyarakat setempat. Salah satu fenomena yang membuat masyarakat hingga mengalami kerugian baik dari segi waktu, perekonomian, dan kesehatan adalah fenomena kebakaran hutan yang menyebabkan banyak asap dimana-mana dan membuat kerugian besar untuk kalangan masyarakat Riau. Dampak ini tidak hanya di rasakan oleh masyarakat Riau saja, tetapi adanya surat peringatan dari negara tetangga sebelah yaitu Singapura dan malaysia untuk Presiden Indonesia. Karya ini tidak dibuat dengan alur naratif atau bercerita, melainkan disusun berdasarkan hasil dari eksplorasi dari imajinasi terhadap motivasi bentuk dari sifat asap yang sering bergerombol, dan memecah disaat terkena angin, motivasi tangan terikat yang ditafsirkan sebagai ketidak berdayaan manusia dalam melakukan hal apapun, kerisihan baju yang melakat pada tubuh ditafsirkan sebagai kesesakan nafas yang dibuat oleh baju yang melekat pada tubuh penari dan yang terakhir kegelisahan karena baju tidak memberi kebebasan dan selalu menjadi penghalang. Pemilihan bahan eksplorasi yang digunakan, merupakan hasil dari pengembangan ragam gerak tari tradisi zapin Riau dan dikolaborasikan dengan tekhnik koreografi kelompok non tradisi. Hasil karya “Sosak” merupakan ketertarikan pengkarya dalam fenomena kebakaran hutan di provinsi Riau

    Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis

    Get PDF
    The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed

    Variations on the Author

    Get PDF
    “Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship

    Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis

    Get PDF
    We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis

    Dispelling the Myths Behind First-author Citation Counts

    Get PDF
    We conducted a full-scale evaluative citation analysis study of scholars in the XML research field to explore just how different from each other author rankings resulting from different citation counting methods actually are, and to demonstrate the capability of emerging data and tools on the Web in supporting more realistic citation counting methods. Our results contest some common arguments for the continued use of first-author citation counts in the evaluation of scholars, such as high correlations between author rankings by first-author citation counts and other citation counting methods, and high costs of using more realistic citation counting methods that are not well-supported by the ISI databases. It is argued that increasingly available digital full text research papers make it possible for citation analysis studies to go beyond what the ISI databases have directly supported and to employ more sophisticated methods

    Author Index

    No full text
    Nao informado

    koamabayili/VECTRON-author-checklist: VECTRON author checklist

    No full text
    We have done our best to complete the author checklist relating to the use of animals in the hut study. Note that the objective for the hut study was to evaluate the IRS treatment applications for residual efficacy against Anopheles mosquitoes, including the local An. coluzzii mosquito population. Cows were only used to attract mosquitoes into the huts and no tests were carried out directly on the cows. The author checklist is intended for use with studies where experiments are carried out on animals, which is why we have had such difficulty in completing this for the hut study, as many of the questions do not relate to how the cows were used
    corecore