109 research outputs found
Ilmu budaya: Pengantar Ilmu Budaya Dasar ditinjau dari Perspektif Filsafat
Secara ontologi budaya adalah hasil cipta karsa manusia, dalam teori kebudayaan CA Van Peursen, perkernbangan budaya manusia dibagi menjadi tiga tahap, yaitu mistis, ontologis, dan fungsionalis. Peursen (1976) mengajukan bahwa kebudayaan terdiri dari tiga dimensi yaitu mitis, ontologis, dan fungsional. Dalam dimensi mitis, relasi manusia dengan lingkungannya bersifat terbuka. Pada dimensi ontologis relasi manusia dengan lingkungannya bersifat tertutup. Dan pada dimensi fungsional, relasi manusia dengan lingkungan bersifat partisipatif
MANAJEMEN SISTEM INFORMASI KEBENCANAAN: STUDI KASUS JOGJA TANGGAP CEPAT DALAM MENGELOLA INFORMASI BENCANA ERUPSI MERAPI
This study aims to determine the management of disaster information system Jogja Tanggap Cepat (JTC) in information management Merapi eruption. Jogja Tanggap Cepat (JTC) is a civil society movement who participated concerned about the events of Mount Merapi eruption in 2010 ago. This study used a qualitative approach to assess the disaster information management system Jogja Tanggap Cepat (JTC), the informants in this study is the leader of the institution, the multimedia division, and volunteer coordinator Jogja Tanggap Cepat (JTC). Data collected by in-depth interviews. The collected data were then analyzed using descriptive analytic model. The results showed that information and communication technologies Jogja Tanggap Cepat (JTC) has the potential to play an important role in disaster prevention and mitigation management. Remote sensing for early warning was made possible by various technologies that are available, including satellite telecommunications, telemetry and radar meteorology. Communications and information technology is used as a channel for disseminating information about the impending disaster. Making it possible to take the necessary precautions to reduce the impact of disasters. In line with this, after the eruption of Mount Merapi in Yogyakarta, Yogyakarta Rapid Response in cooperation with local governments, Yogyakarta special region and is supported by XL Axiata build a program "Java Semesta" a program based on ICT and use of information and communication technology
Bencana Dan Anugerah : Sebuah Pendekatan Kajian Sosial Budaya Masyarakat Lereng Merapi
Gunung Merapi dalam kosmologi masyarakat Jawa berperan sangat penting, Khususnya bagi masyarakat Cangkringan percaya bahwa Gunung Merapi merupakan penderma (anugerah) dan juga pengambil (bencana). Dikatakan penderma karena letusan Gunung Merapi dapat memberikan manfaat berupa material batu dan pasir serta abu vulkanik yang dihasilkan dari letusan Gunung Merapi dapat memberikan kesuburan tanah. Kewajiban alam telah memberika kehidupan bagi manusia sehingga ketika Gunung Merapi menuntut haknya untuk mengabil semua apa yang sudah dikeluarkan oleh Gunung Merapi bagi masyarakat Cangkringan itu hal yang wajar. Masyarakat Cangkringan selalu nrimo lan lilo dalam menyikapi bencana erupsi Gunung Merapi karena menurut pandangan masyarakat Cangkringan, melalui sikap nrimo maka keberuntungan (kebegjan) akan datang dengan sendirinya.Buku ini memberikan sisi gambaran tentang persepsi yang dimiliki masyarakat Cangkringan bahwa bencana erupsi Gunung Merapi bisa membawa ancaman (tesa) dan disisi lain masyarakat mengharapkan terjadinya erupsi Gunung Merapi karena bagi masyarakat erupsi Merapi bisa membawa anugerah (antitesa), mekipun demikian masyarakat harus tetap eling lan waspodo (sintesa). Persepsi ini harus selalu tertanam didalam hati masyarakat menjadi sebuah kepercayaan sehingga ketika ada stimulus (terjadinya erupsi Gunung Merapi) masyarakat harus dapat lebih TITEN
Filsafat pendidikan : pengantar filsafat pendidikan IPS kontemporer
Ilmu pengetahuan dipandang dengan beberapa dimensi. Pertama, dimensi fenomenalnya yaitu bahwa ilmu pengetahuan menampakkan diri sebagai masyarakat, proses, dan produk. Kedua, dimensi strukturalnya, yaitu bahwa ilmu pengetahuan harus terstruktur atas komponen-komponen, objek sasaran yang hendak diteliti, yang diteliti atau dipertanyakan tanpa mengenal titik henti atas dasar motif dan tata cara tertentu. Hasil-hasil semuanya diletakkan dalam satu kesatuan sistem. Filsafat tidak lepas dari masalah epistemologi. Pertanyaan pokok dalam bidang epistemologi adalah bagaimana manusia memperoleh pengetahuan dan apakah sarana yang paling memadai untuk mencapai pengetahuan yang benar. Dalam filsafat terdapat beberapa teori kebenaran, antara lain pragmatism, eksistensialisme, idealisme, progesivisme, esensialisme, dan perenialisme
KORELASI LAYANAN INFORMASI DIGITAL DENGAN KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK JURUSAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNTUK MELANJUTKAN STUDI PADA PERGURUAN TINGGI
This study aims to determine the correlation of digital information services with self-adjustment (independence of character) of students majoring in social studies in obtaining higher education information.This study uses a quantitative approach. The population of this study was all social studies students of class X. XI, and XII in SMA N 2 Bantul Yogyakarta in 2018/2019 Academic Year, totaling 111 students. Intake by using quota random sampling technique by taking 25% of the number of class XII students that is a number of 35 students. Data collection methods in this study used a validated questionnaire with logical validity. Data analysis techniques using multiple regression analysis.The results showed that there was a positive and significant correlation between digital information services and self-adjustment (independence of character) of students majoring in social studies in obtaining higher education information, by knowing the results of the calculation of rx1y = 0.741 with (P) 0,000 kurang dari 0.01, which means there is a positive and significant correlation between digital information services and self-adjustment (independence of character) of students majoring in social studies in obtaining higher education information. Implications in this study, schools should provide an intensive digital information service in accordance with the needs of students, so students will have comprehensive information about several aspects that exist in themselves as well as directions about higher education information services that are expected by students in develop their talents, interests, and potentials, so that they will influence and enhance the attitude of independence of good students
- …
