1,723,905 research outputs found
LKP : Pembuatan Aplikasi Pengelolaan Data Pelanggan Menggunakan Microsoft Access pada Kantor Konsultan Pajak Permadi
Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, pengelolaan manajemen yang lebih baik bagi instansi atau perusahaan dapat mendatangkan manfaat atau keberhasilan dalam suatu instansi atau perusahaan. Salah satunya pada Kantor Konsultan Pajak Permadi, yang menerapkan manajemen perusahaannya dengan baik. Namun ada beberapa permasalahan terhadap pemeliharaan manajemennya, yaitu pengelolaan data pelanggan. Pengelolaan data data pelanggan dengan baik, bisa dapat mempertahankan loyalitas pelanggan.
Hubungan dengan pelanggan yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Pajak Permadi kurang terstruktur, terkadang data pelanggan yang ditangani oleh Kantor Konsultan Pajak Permadi tidak tercatat dengan baik. Akibatnya instansi tidak bisa mengetahui jumlah data pelanggan yang ditangani pada Kantor Konsultan Pajak Permadi. Selain itu kelalaian pada pihak instansi harus mencari berkas-berkas terlebih dahulu untuk menemukan data pelanggan yang diperlukan. Dalam hal ini pengelolaan yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Pajak Permadi masih belum dapat dikatakan efektif, perlu pembenahan lebih baik lagi untuk menjadikan pelanggan menjadi lebih loyal kepada instansi atau perusahaan.
Oleh karena itu pengelolaan hubungan dengan pelanggan secara komputerisasi dapat mendukung kelancaran dalam suatu instansi atau perusahaan. Maka dari itu pengelolaan tersebut bisa menggunakan Microsoft Access. Hal ini bisa meminimalisir dan lebih efektif dalam penggunaannya. solusi yang tepat dan menarik untuk diteliti dengan membuat aplikasi pengelolaan data pelanggan dengan menggunakan Microsoft Access
[Exchange Lecture] ID 492 Immersive Design - Mr. Dendi Permadi
Exchange Lecture ID 492 Immersive Design dibawakan oleh Mr. Dendi Permadi selaku Dosen dari Fakultas Multimedia Kreatif, Akademi Seni Budaya dan Warisan Kebangsaan (ASWARA), Multimedia University (MMU)
LAYANAN BIMBINGAN KARIR UNTUK MENINGKATKAN JIWA ENTREPRENEURSHIP REMAJA KARANG TARUNA PERMADI 25 DI DESA JABAN SINDUHARJO NGAGLIK SLEMAN
Latar belakang penelitian ini adalah mereka yang dalam kehidupannya
mungkin tidak seberuntung remaja pada umumnya, karena mereka berasal dari
keluarga yang kurang mampu, sebagian besar pendidikan mereka hanya lulusan
SMA, dan mereka pun belum memiliki keterampilan yang menonjol, sehingga
mereka menjadi pengangguran. Dengan demikian karang taruna mempunyai
pengaruh yang penting untuk membantu perkembangan remaja dan membantu
mengatasi masalah-masalahnya. Karang taruna Permadi 25 memberikan
pembinaan agar para remaja tersebut bisa hidup mandiri. Salah satu Bimbingan
Karir yang dilakukan oleh karang taruna Permadi 25 adalah dengan melatih para
remaja tersebut berwirausaha.
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan serta mendiskripsikan
dari rumusan masalah terkait Bagaimana bentuk bentuk bimbingan karir yang
dilakukan Karang Taruna dalam proses meningkatkan jiwa entrepreneurship
Remaja Karang Taruna Permadi 25. Dalam hal ini bentuk-bentuk bimbingan karir
yang dipilih dalam proses meningkatkan jiwa entrepreneurship remaja Karang
Taruna Permadi 25. Karena dengan bimbingan karir mamp memberikannya suatu
solusi, nasehat atau pencerahan.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis
penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Subyek yang menjadi
sumber penelitian yaitu Ketua Karang Taruna yakni bapak Muhammad Ridwan
Mas dan remaja Karang Taruna Permadi 25. Sedangkan obyek penelitian adalah
bentuk bentuk bimbingan karir yang dipakai oleh ketua karang taruna terhadap
anggota Karang Taruna Permadi 25 Jaban Sinduharjo Ngaglik Sleman. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk bentuk bimbingan karir
untuk meningkatkan jiwa entrepreneurship remaja Karang Taruna Permadi 25
yaitu, Layanan Individu dan Layanan Kelompok
Aplikasi metode Material Requirement Planning (MRP) pada CV. Kana permadi dalam merencanakan kebutuhan bahan baku
The global pandemic of the Covid-19 virus has resulted in high demand for face masks as a means of personal protection against the transmission of the virus. Several Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) have started to produce their cloth masks because it is increasingly challenging to obtain surgical masks/medical masks. The planning of raw materials can determine the efficiency of production costs and profits from this business. Material Requirement Planning (MRP) is a system or concept used to manage raw material demand planning to meet the expected quantity of raw materials in production is called Material Requirement Planning (MRP). In this research, the author wants to help SMEs, especially CV. Kana Permadi is engaged in making cloth masks to manage the use of their raw materials optimally. They can reduce the cost of raw material inventory and obtain maximum profit by applying the MRP method. In addition, the authors want to know the effect of MRP on the planning of the raw material inventory of the cloth mask product. This study uses the MRP method with the EOQ technique to predict the number of raw material needs for the next period. Exponential Smoothing and Least Squares methods are used. The study results obtained the total cost of planning raw materials CV. Kana Permadi, with the conventional way from April 2020 to March 2021, is IDR 258,763,200 while using the MRP method with the EOQ technique, and the inventory cost is only IDR 46,827,179. So that the application of EOQ techniques on inventory management CV. Kana Permadi in producing cloth masks resulted in inventory cost savings of Rp.211,936,021. In addition, this study proves that the MRP technique can be used in various industries, including MSMEs engaged in convection, such as the production of cloth masks
Naskah akademik peraturan perundang-undangan tentang pengobatan tradisional/ Permadi
vii, 47 hal.; 22 cm
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
ANALISIS NILAI KARAKTER CERITA RAKYAT DALAM BUKU "40 CERITA ASLI INDONESIA" KARYA GILANG PERMADI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai karakter yang terkandung dalam buku "40 Cerita Asli Indonesia" karya Gilang Permadi dan mengetahui proporsi nilai karakter yang terkandung dalam buku "40 Cerita Asli Indonesia" karya Gilang Permadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, simak dan catat. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa di dalam buku "40 Cerita Asli Indonesia" karya Gilang Permadi terdapat nilai-nilai karakter, jumlah total nilai karakter tersebut sebanyak 141 dengan referensi 18 nilai karakter versi Kemendiknas.Nilai karakter tersebut antara lain rasa ingin tahu muncul sebanyak 25 kali (17,73%), peduli sosial sebanyak 22 kali (15,6%), jujur muncul sebanyak 20 kali (14,18%), kreatif muncul sebanyak 17 kali (12 ,06%), disiplin muncul sebanyak 14 kali (9,93%), kerja keras muncul sebanyak 14 kali (9,93%), religius muncul sebanyak 9 kali (6,38%), tanggung jawab muncul sebanyak 6 kali (4 ,26%), cinta damai muncul sebanyak 5 kali (3,55%) . Nilai karakter toleransi, demokratis, menghargai prestasi dan bersahabat/komunikatif masing-masing nilai karakter muncul sebanyak 2 kali (1,42%) dan nilai karakter peduli lingkungan sebanyak 1 kali (0,7%). Nilai karakter yang tidak muncul yaitu mandiri, semangat kebangsaan, cinta tanah air dan gemar membaca.42%) dan nilai karakter peduli lingkungan muncul sebanyak 1 kali (0,7%). Nilai karakter yang tidak muncul yaitu mandiri, semangat kebangsaan, cinta tanah air dan gemar membaca. 42%) dan nilai karakter peduli lingkungan muncul sebanyak 1 kali (0,7%). Nilai karakter yang tidak muncul yaitu mandiri, semangat kebangsaan, cinta tanah air dan gemar membaca
- …
