1,720,960 research outputs found
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PJOK YANG EFEKTIF DISKEOLAH SE-KECAMATAN PULAU LAUT TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk rnengetahui hasil dari Strategi Pembelajaran Guru PJOK Yang Efektif Disekolah Se-Kecamatan Pulau Laut Timur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah rnetode penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pendekatan survei dan teknik pengambilan data menggunakan Kuesioner. Populasi dalam penelitian adalah seluruh sekolah se-kecamatan Pulau Laut Timur yang berjumlah 10 sekolah. Sampel dalam penelitian ini berjurnlah 10 orang guru Pendidikan Jasrnani Olahraga dan Kesehatan di sekolah se-kecamatan, yang diarnbil menggunakan teknik total sampling.Dari hasil data penelitian yang telah dianalisa menunjukan bahwa Strategi Pembelajaran Guru PJOK Yang Efektif Disekolah Se-Kecamatan Pulau Laut Timur berada pada kategori “Sangat Kurang” sebesar 0% (0 guru), “Kurang Efektif” sebesar 10% (1 guru), “Cukup Efektif” sebesar 50% (5 guru), “Efektif” sebesar 30% (3 guru) dan “Sangat Efektif” sebesar 10% (1 guru). Dari hasil Penelitian disimpulkan bahwa peran Strategi Pembelajaran Guru PJOK Yang Efektif Disekolah Se-Kecamatan Pulau Laut Timur berada pada kategori “Cukup”
INDEX PEMBANGUNAN OLAHRAGA DITINJAU DARI ASPEK KEBUGARAN JASMANI MASYARAKAT DI KOTA BANJARBARU TAHUN 2019
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kebugaran jasmani masyarakat sebagai gambar pembangunan keolaharagaan pada Kota Banjarbaru. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan test kebugaran jasmani berupa Multistage Fitnes Test (MFT).
Metode penelitian ini kuantitatif. Digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik.Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Banjarbaru diambil dari 3 Kecamatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Banjarbaru Utara, dan Landasan Ulin. Sedangkan yang menjadi sampel pada penelitian ini berjumlah 100 individu yang dibagi kelompok per-umur yaitu, anak-anak, remaja, dan dewasa pria dan wanita. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah Indeks kebugaran jasmani olahraga kecamatan Landasan Ulin 0.414 lebih tinggi daripada 2 kecamatan lainnya. Kecamatan Banjarbaru Utara dengan nilai 0,408 dan kecamatan Banjarbaru Selatan sebesar 0,314. Dari nilai indeks kebugaran jasmani ketiga kecamatan inilah kemudian dihitung dan didapatlah nilai Indeks pembangunan olahraga pada aspek kebugaran jasmani Kota Banjarbaru adalah 0.379. Nilai indeks ini termasuk kategori rendah karena indeksnya berada diantara nilai 0,000-0,499
KUALITAS TEKNIS BAHAN AJAR PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN YANG DIGUNAKAN GURU PJOK SEKOLAH DASAR DI KEBUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui kualitas materi bahan ajar yang digunakan oleh guru dala proses mengajar pada jenjang sekolah dasar dan untuk mengetahui kualitas tampilan bahan ajar yang digunakan oleh guru dalam proses mengajar pada jenjang sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan instrumen lembar observasi pengamatan untuk menilai bagaimana kualitas materi dan tampilan bahan ajar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Populasi pada penelitian ini adalah Sekolah Dasar Dikabupaten Hulu Sungai Selatan. Sebagai sampel penelitian ini adalah Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Hulu Sungai Selatan berakreditasi A yang diambil menggunakan teknik porposive sampling. Dari data hasil penelitian yang telah dianalisa menunjukan bahwa kualitas teknis bahan ajar yang digunakan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Sekolah Dasar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Untuk kualitas materi bahan ajar dikategorikan “tinggi” dan “sesuai”. Sedangkan untuk kualitas tampilan bahan ajar dikategorikan “tinggi” dan “sesuai” untuk digunakan oleh guru di sekolah dasar yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Berdasarkan analisis dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kualitas teknis bahan ajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan yang digunakan guru sekolah dasar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan berada pada ketegori “tinggi” dan “sesuai”
MINAT PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 1 DUSUN TENGAH KABUPATEN BARITO TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH DALAM MENGIKUTI PEMBELAJARAN PJOK DALAM MASA PANDEMI COVID – 19
Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui seberapa besar minat PD kelas XI SMAN 1 Dusun Tengah Kab. Barito Timur Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti pembelajaran PJOK dalam masa pandemic covid–19. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan data menggunakan angket/kuesioner. Dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif. Jumlah populasi 211 orang siswa siswi kelas XI SMANSA DUTA. Jumlah sampel 172 orang PD kelas XI SMANSA DUTA. Dengan teknik Proporsional Random Sampling. Kesimpulan penelitian ini minat PD kelas XI SMANSA DUTA Kab. Barito Timur dalam mengikuti pembelajaran PJOK di masa pandemi covid – 19 yang berkategori “sangat tinggi” pada 26 PD 15%, “tinggi” pada 2 PD atau 1%, “sedang” pada 3 PD 2%, “rendah” pada 2 PD 1%, “sangat rendah” pada 139 PD 81%. adalah pada kategori “sangat rendah”. Hasil akhir penelitian menunjukkan tingkat minat peserta didik kelas XI SMANSA DUTA Kab. Barito Timur dalam mengikuti pembelajaran PJOK di masa pandemi covid – 19 Dengan pertimbangan frekuensi terbanyak berada di “sangat rendah” dengan 139 PD 81%
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC JUMP TO BOX TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI PEMAIN BOLA VOLI PUTRA KABUPATEN TAPIN
Dimana tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh latihan plyometric jump to box pada pemain bola voli putra Kabupaten Tapin terhadap daya ledak otot tungkai Kabupaten Tapin. Studi ini menggunakan metodologi eksperimental, merawat peserta selama 16 sesi dengan latihan plyometric jump to box, dengan sesi yang terjadi tiga kali per minggu. Satu kelompok pretest-posttest digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan penelitian pra-eksperimental. Dalam penelitian ini diambil populasi sebanyak 15 pemain bola voli putra kabupaten Tapin. Ada 9 peserta dalam sampel penelitian. Strategi pengambilan sampel yang bertujuan digunakan untuk mengambil sampel sambil mempertimbangkan beberapa faktor. Kemudian diberikan tes lompat vertikal setelah 16 kali pertemuan. Hasil penelitian : Daya ledak otot tungkai pemain bolavoli putra Kabupaten Tapin mengalami peningkatan setelah melakukan lompat plyometrik ke kotak sesuai dengan t hitung (3,445) > t tabel (2,364) dan nilai signifikansi (0,009). (0,05). Latihan plyometric jump to box, yang dimulai dengan gerakan melompat ke depan dan mendarat di atas kotak, meningkatkan kekuatan ledakan otot kaki
SURVEI DENGAN KECAKAPAN GERAK DASAR SEKOLAH DASAR NEGERI BERLAHAN BASAH DI KECAMATAN BABIRIK KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Tujuan didalam penelitian ialah agar mengetahui Kecakapan Gerak Dasar Sekolah Dasar Berlahan Basah di Kecamatan Babirik Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Penggunaan metodenya ialah melakukan metode survey dengan taktik mengumpulkan data dalam bentuk tes, wawancara, dan observasi, serta dokmentasi. Untuk sampelnya ialah peserta didik lingkungan berlahan basah pada sekolah dasar di Kecamatan Babirik tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah keseluruhan 203 peserta didik, tetapi untuk menjadi sampel didalam penelitian ini ialah kelas V dan VI yang berjumlah 60 orang, yang terdiri dari 31 peserta didik laki-laki dan 29 peserta didik perempuan.
Hasil akhir penelitian ini diperolehlah kecakapan gerak dasar berkategori Baik Sekali (BS) yang jumlahnya 4 peserta didik dengan presentasi 6,67%; berkategori Baik (B) jumlahnya 7 peserta didik dengan presentasi 11,67%; berkategori Sedang (S) jumlahnya 25 peserta didik dengan presentasi 41,67%; berkategori Kurang (K) jumlahnya 23 peserta didik dengan presentasi 38,33%; dan berkategori Kurang Sekali (KS) jumlahnya 1 peserta didik dengan presentasi 1,67%.
Kesimpulan dari penelitian yang didapat ialah Kecakapan Gerak Dasar Sekolah Dasar Berlahan Basah di Kecamatan Babirik Kabupaten Hulu Sungai Utara berada pada kategori Sedang (S)
Going Beyond Counting First Authors in Author Co-citation Analysis
The present study examines one of the fundamental aspects of author co-citation analysis (ACA) - the way co-citation
counts are defined. Co-citation counting provides the data on which all subsequent statistical analyses and mappings
are based, and we compare ACA results based on two different types of co-citation counting - the traditional type that
only counts the first one among a cited work's authors on the one hand and a non-traditional type that takes into
account the first 5 authors of a cited work on the other hand. Results indicate that the picture produced through this non-traditional author co-citation counting contains more coherent author groups and is therefore considerably clearer. However, this picture represents fewer specialties in the research field being studied than that produced through the traditional first-author co-citation counting when the same number of top-ranked authors is selected and analyzed. Reasons for these effects are discussed
Variations on the Author
“Variations on the Author” discusses two of Eduardo Coutinho’s recent films (Um Dia na Vida, from 2010, and Últimas Conversas, posthumously released in 2015) and their contribution to the general question of documentary authorship. The director’s filmography is characterized by a consistent yet self-effacing form of authorial self-inscription: Coutinho often features as an interviewer that rather than express opinions propels discourses; an interviewer that is good at listening. This mode of self-inscription characterizes him as an author who is not expressive but who is nonetheless markedly present on the screen. In Um Dia na Vida, however, Coutinho is completely absent form the image, while Últimas Conversas, on the contrary, includes a confessional prologue that moves the director from the margins to the center of his films. This article examines the ways in which these works stand out in the filmography of a director who offers new insights into the notion of cinematic authorship
Appropriate Similarity Measures for Author Cocitation Analysis
We provide a number of new insights into the methodological discussion about author cocitation analysis. We first argue that the use of the Pearson correlation for measuring the similarity between authors’ cocitation profiles is not very satisfactory. We then discuss what kind of similarity measures may be used as an alternative to the Pearson correlation. We consider three similarity measures in particular. One is the well-known cosine. The other two similarity measures have not been used before in the bibliometric literature. Finally, we show by means of an example that our findings have a high practical relevance.information science;Pearson correlation;cosine;similarity measure;author cocitation analysis
- …
