1,732,492 research outputs found
Volledige teksten : Paus Johannes-Paulus II in België mei 1985 /
Officiële uitgave van de 25 toespraken van de paus, samen met toespraken van de bisschoppen en de vertegenwoordigers van de katholieke organisaties.Deze uitgave is een initiatief van de Belgische bisschoppen.Officiële uitgave van de 25 toespraken van de paus, samen met toespraken van de bisschoppen en de vertegenwoordigers van de katholieke organisaties.Vandendriessche, Gasto
Perianal ultrasound (PAUS): visualization of sphincter muscles and comparison with digital-rectal examination (DRE) in females
Abstract Background The aim of this study was to determine the reproducibility and tolerance of perianal ultrasound (PAUS) and detect differences in sphincter muscles between various measuring positions and different maneuvers. PAUS was compared to digital-rectal examination (DRE) to see if sphincter contraction is visible and gradable in ultrasound volumes. Methods Fifty women underwent a medical history, DRU and PAUS by two uro-gynecologists in a prospective trial. PAUS volumes were measured via different parameters in different maneuvers. Examiners’ DRE impressions of sphincter tone were scaled with the DRESS-score. All patients completed a questionnaire. Results Thirty-five patients with complete PAUS and DRE were included in the study. Fifteen patients were excluded due to poor ultrasound volume quality or sphincter defects. Comparison of sphincter muscle thickness at different positions in PAUS showed significant differences between 6 and 12 o’clock positions (12 > 6 o’clock) and diameters (horizontal > vertical). No difference was found between the examiners. In comparison of rest and contraction only the vertical diameter changed. There was a negative but not significant correlation between PAUS measurements and DRESS-scores. Twenty-six patients completed the questionnaire that revealed women preferred PAUS over DRE. Conclusion PAUS is a reproducible and good tool to visualize the anal canal. It is comfortable for patients and easily handled by examiners. Sphincter muscle contraction is iso-volumetric. Vertical diameter changes during contraction leading the anal canal change its shape to oval due to external influence. PAUS is the ideal additional tool to visualize relevant structures that are palpable on DRE
Langzeitstudie zur Rolle von Medien in der Sozialisation sozial benachteiligter Heranwachsender: Lebensphase Jugend / Paus-Hasebrink, Ingrid / Die Familien des Panels im Überblick
Im nachfolgenden Kapitel werden die 18 Familien,1 die zum Ende der Erhebung noch an der Studie teilgenommen haben, in Kurzprofilen vorgestellt. Entsprechend den zentralen Auswahlkriterien der Familien zur Zusammenstellung des Panels (siehe dazu die Ausführungen in Kapitel 2 sowie ausführlicher Paus-Hasebrink/ Bichler 2008 und Paus-Hasebrink/ Kulterer 2014a) bestehen die Familienprofile im
Wesentlichen aus Angaben zur sozio-ökonomischen Lage der Familie. Mitbedacht werden insbesondere Einkommen, Arbeitslosigkeit, mit etwaigem Empfang von Sozialhilfe – auch mit Blick auf die Wohnsituation der Familie –, formale Bildung der Eltern und eine Beschreibung der Familienkonstellation, d.h. ob es sich um Kern- bzw. Patchwork-Familien, Ein-Eltern-Familien, Großfamilien und um Familien mit Migrationshintergrund handelt. Die Familienprofile beziehen sich auf alle sechs Erhebungswellen
sowie die telefonische Nachbefragung. Sie geben einen ersten Überblick über das von großer Dynamik geprägte Leben der Panelfamilien über die Gesamterhebungszeit von circa zwölf Jahren und ihre wechselvollen sozio-ökonomischen Entwicklungen
Langzeitstudie zur Rolle von Medien in der Sozialisation sozial benachteiligter Heranwachsender: Lebensphase Jugend / Paus-Hasebrink, Ingrid / Die Familien des Panels im Überblick
Im nachfolgenden Kapitel werden die 18 Familien,1 die zum Ende der Erhebung noch an der Studie teilgenommen haben, in Kurzprofilen vorgestellt. Entsprechend den zentralen Auswahlkriterien der Familien zur Zusammenstellung des Panels (siehe dazu die Ausführungen in Kapitel 2 sowie ausführlicher Paus-Hasebrink/ Bichler 2008 und Paus-Hasebrink/ Kulterer 2014a) bestehen die Familienprofile im
Wesentlichen aus Angaben zur sozio-ökonomischen Lage der Familie. Mitbedacht werden insbesondere Einkommen, Arbeitslosigkeit, mit etwaigem Empfang von Sozialhilfe – auch mit Blick auf die Wohnsituation der Familie –, formale Bildung der Eltern und eine Beschreibung der Familienkonstellation, d.h. ob es sich um Kern- bzw. Patchwork-Familien, Ein-Eltern-Familien, Großfamilien und um Familien mit Migrationshintergrund handelt. Die Familienprofile beziehen sich auf alle sechs Erhebungswellen
sowie die telefonische Nachbefragung. Sie geben einen ersten Überblick über das von großer Dynamik geprägte Leben der Panelfamilien über die Gesamterhebungszeit von circa zwölf Jahren und ihre wechselvollen sozio-ökonomischen Entwicklungen
Paus wanita= Misteri paus Joan: Dokumentasi pertama paling lengkap di balik fakta sang legenda
Bibliografi hlm. 201-206; Indeks hlm. 207-222xi, 222 hlm.: ilus.; 24 cm
PERAN GREENPEACE MENGHENTIKAN PERBURUAN IKAN PAUS
Perburuan paus yang dilakukan oleh Jepang mengundang protes banyak pihak
karena perburun paus ini dianggap memberikan dampak ke arah kepunahan spesies
paus. Selain itu banyaknya daging paus yang diperjualbelikan secara bebas di pasar
Jepang, menguatkan dugaan bahwa perburuan paus yang dilakukan oleh Jepang
bertujuan komersil. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran Greenpeace
dalam menyebarkan norma anti perburuan paus di Jepang.
Penelitian ini dilakukan melalui metode pengumpulan data dengan
mengumpulkan data-data melalui penelitian kepustakaan. Dari penelitian kepustakaan
ini diperoeh data yang diperlukan baik yang bersumber dari buku-buku literature,
situs internet maupun tulisan-tulisan lain yang relevan. Adapun tempat yang
digunakan untuk melakukan penelitian kepustakaan antara lain: perpustakaan
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember, Perpustakaan Pusat
Universitas Jember, situs-situs internet dan media massa cetak.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa pelarangan perburuan
paus merupakan norma yang dimunculkan untuk dapat diterima oleh Negara-negara
sebagai penentu kebijakan. Greenpeace sebagai agen yang memunculkan norma
tersebut memiliki peran yang bertingkat yakni, mempengaruhi opini; memberikan
tekanan; dan melakukan aksi.
Kesimpulan yang didapat dari hasil analisis data dan pembahasan adalah
dalam melaksanakan kampanye anti perburuan paus di Jepang, ada beberapa
tantangan yang dihadapi Greenpeace yakni tantangan dari pemerintah, swasta dan
masyarakat. Sehingga hal terpenting yang harus diusahakan oleh Greenpeace adalah
lobi terhadap pihak pemerintah sebagai pembuat kebijakan
PERAN GREENPEACE MENGHENTIKAN PERBURUAN IKAN PAUS
Perburuan paus yang dilakukan oleh Jepang mengundang protes banyak pihak
karena perburun paus ini dianggap memberikan dampak ke arah kepunahan spesies
paus. Selain itu banyaknya daging paus yang diperjualbelikan secara bebas di pasar
Jepang, menguatkan dugaan bahwa perburuan paus yang dilakukan oleh Jepang
bertujuan komersil. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran Greenpeace
dalam menyebarkan norma anti perburuan paus di Jepang.
Penelitian ini dilakukan melalui metode pengumpulan data dengan
mengumpulkan data-data melalui penelitian kepustakaan. Dari penelitian kepustakaan
ini diperoeh data yang diperlukan baik yang bersumber dari buku-buku literature,
situs internet maupun tulisan-tulisan lain yang relevan. Adapun tempat yang
digunakan untuk melakukan penelitian kepustakaan antara lain: perpustakaan
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jember, Perpustakaan Pusat
Universitas Jember, situs-situs internet dan media massa cetak.
Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa pelarangan perburuan
paus merupakan norma yang dimunculkan untuk dapat diterima oleh Negara-negara
sebagai penentu kebijakan. Greenpeace sebagai agen yang memunculkan norma
tersebut memiliki peran yang bertingkat yakni, mempengaruhi opini; memberikan
tekanan; dan melakukan aksi.
Kesimpulan yang didapat dari hasil analisis data dan pembahasan adalah
dalam melaksanakan kampanye anti perburuan paus di Jepang, ada beberapa
tantangan yang dihadapi Greenpeace yakni tantangan dari pemerintah, swasta dan
masyarakat. Sehingga hal terpenting yang harus diusahakan oleh Greenpeace adalah
lobi terhadap pihak pemerintah sebagai pembuat kebijakan
Lelaki Berkayak Ditelan Paus
Page 29Seorang lelaki di Chile nyaris menjadi mangsa ikan paus apabila dia ditelan bersama kayak dinaikinya
Paus Fransiskus dan Etika Masa Kini
Paus Fransiskus, pimpinan tertinggi umat Kristiani saat ini,
merupakan seorang pembaharu etika yang mempunyai perhatian bukan
hanya di gereja, namun juga di ranah sosial. Etika Paus Fransiskus tersebut
berasal dari tuntunan gereja dan juga dari masyarakat. Selain aturan dari
gereja, moral itu sebagai bantuan untuk menjaga cinta dan kehidupan
tetap hidup. Ada beberapa sikap dan perilaku Paus Fransiskus yang
menjadi panutan umat Kristiani untuk menghadapi masalah kemanusiaan
yaitu: kasih sayang terhadap sesama dan cinta damai dengan berdialog
antaragama; rendah hati dengan bergaul semua umat; pertaubatan ekologi
dengan melestarikan lingkungan; keberpihakan pada kaum lemah seperti
kaum miskin, dan terpinggirnya LGBTQ dan memberikan kesempatan
pada mereka untuk berkarya; terbuka pada perubahan sesuai perkembangan
teknologi. Pemikiran, sikap dan perilaku Paus Fransiskus dapat ditafsirkan
sesuai dengan kondisi umat Kristiani tersebut dan menjadi pedoman untukbersikap dan berperilaku tidak hanya bagi umat Kristiani saja, namun juga
pemerhati Paus Fransiskus untuk mewujudkan cita-cita bersama seluruh
umat beragama yaitu masyarakat yang damai, adil, makmur, sejahtera,
indah dan bermartabat
- …
